- 6 minutes ago
DW Dokumenter
Category
📺
TVTranscript
00:27KAPAL RISET JERMAN
00:45Misi ini akan menguji batas kemampuan tim.
01:01Ini peralatan kami.
01:03Thor Benriel adalah seorang ahli biologi kelautan.
01:07Beberapa minggu sebelum keberangkatan, tim peneliti menyiapkan 9 ton peralatan untuk dikirim ke Kepulauan Kanaria.
01:14Dari sana, mereka akan menyeberangi samudera Atlantik menuju Fortaleza, Brazil.
01:19Tidak ada libur, tidak ada turun ke darat.
01:22Kami akan berada di tengah samudera, jauh dari kapal lain.
01:25Ini pengalaman unik.
01:30Menjadi kepala ilmuwan dalam ekspedisi riset untuk pertama kalinya sungguh menyenangkan.
01:36Saya akan memimpin 28 ilmuwan di atas kapal.
01:39Jadi ini tanggung jawab dan kehormatan yang besar.
01:42Bekerja sama dengan kapten dan awak kapal, tugas saya adalah mempraktikan teori rencana penelitian saya.
02:05Ini pertama kalinya saya melaut sejak menjadi seorang ayah.
02:14Dia baru saja berusia 2 tahun, jadi 6 minggu ini akan terasa lama dan kami khawatir.
02:23Bukan karena dia akan lupa ayahnya, tapi karena dia takut ayahnya tidak akan kembali.
02:28...
02:29...
02:30so was ist das denn ja und wie heißt das schiff das schiff heißt meteor
02:42viele tage genau da kannst du jeden tag ein kleber aufkleben bis ich zurück
02:48also muss aus und ich sehe gugup tapi tidak sabar aufregend habe ich komme ich sehe
03:00tidak sabar untuk menaiki tangga kapal selalu menyenangkan disitulah semuanya terasa
03:06nyata-nyata-nyata kita bisa naik turun berkali-kali karena kita bawa banyak
03:12koper dimana kapalnya
03:18luar biasa rumah kita untuk enam minggu ke depan
03:25de kuning saya sekamar dengan Mendy
03:53kebanyakan anggota tim berbagi kabin dengan orang lain namun Torben memiliki kabin sendiri
03:58ini pertama kalinya saya berada di kabin kepala ilmuwan ukurannya sangat besar dibandingkan
04:08dengan yang lain saya mulai memahami pentingnya peran ini
04:18komando terakhir sebelum berlayar lepaskan tali depan saatnya berlayar
04:33meteor akan menempuh perjalanan hampir 5.000 kilometer tim peneliti dan awak kapal tidak akan melihat daratan selama beberapa minggu
04:43ke depan
05:04saat Torben dan timnya menyiapkan laboratorium kapal berlayar menuju laut lepas butuh empat hari untuk mencapai lokasi pertama
05:15saya suka berada di kapal dan melihat laut saya masih belum bisa tidur nyenyak karena harus beradaptasi dengan guncangan kapal
05:22tapi saya kangen ini sudah beberapa tahun sejak terakhir kali saya melaut
05:29para ilmuwan perlu waktu untuk adaptasi tetapi bagi pelaut berpengalaman seperti kapten ini sudah biasa
05:38kami pernah berlayar dari katania ke las palmas ketika ombak besar menerjang kapal dari depan dan belakang
05:47ombak itu menghancurkan dua kontainer di bagian buritan
06:00gila sekali
06:02namun saya tidak takut karena kapal ini cukup kuat
06:06kalau stabil kapal akan selalu kembali ke posisi semula
06:12setelah empat hari di laut meteor tiba di tengah samudera atlantik
06:17para peneliti ingin melihat makhluk apa yang hidup di dasar laut
06:24langkah pertama adalah mengangkat alat pengumpul sampel seberat 600 kg
06:36bukan hal yang mudah
06:42meteor kemudian akan menyeret alat itu melintasi dasar laut dengan jaring yang akan menangkap organisme laut
06:49jika ada yang menghalanginya tim dapat mengetahui dari tegangan tali penarik
06:57jika alat itu tersangkut tegangan tali akan semakin tinggi hingga akhirnya putus
07:06lebih bergelombang dari biasanya
07:09iya betul
07:11sekarang sudah lancar lagi tadi alat itu tersangkut sesuatu
07:16tiba-tiba sekali
07:19hampir saja
07:20angkanya sudah di 80
07:22kapten harus selalu waspada dalam situasi seperti itu
07:26dan siap untuk segera menghentikan kapal
07:28alat sudah diangkat dari dasar laut
07:31kondisi aman
07:33butuh beberapa jam untuk menariknya kembali ke dek kapal
07:38alat ini terbelit talinya
07:40kita akan membalik dan meletakkannya di sana
07:42terakhir kali kelihatan agak berbahaya
07:45awak kapal membantu para ilmuwan mengangkat alat pengumpul sampel
07:49selamat menikmati
07:52selamat menikmati
07:56selamat menikmati
07:58selamat menikmati
07:58coba dari situ
08:00di sini
08:05pegang yang kuat
08:16turunkan
08:18pengangkatan selesai
08:22alatnya membawa hasil
08:24suhu di dasar laut hanya 2 hingga 4 derajat celcius
08:28untuk menganalisis DNA hewan-hewan kecil
08:32para ilmuwan harus menjaga sampel tetap dingin
08:36Nicole asisten laboratorium ini menyisir sedimen
08:39untuk mencari tanda-tanda kehidupan
08:41ada cacing
08:42udang
08:43eh ini maisit
08:48di ruangan dengan suhu sekitar 4 derajat celcius ini
08:52Nicole menghabiskan waktu berjam-jam
08:54untuk memotret temuan mereka
08:55dan mendapat gambaran mengenai mahluk laut dalam
09:09di buku pelajaran laut dalam sering disebutkan monoton dan homogen
09:14padahal setiap sampel mungkin mengandung puluhan atau bahkan ratusan spesies
09:19jadi bagaimana bisa habitat ini dibilang membosankan
09:23saat mereka menjadi rumah begitu banyak spesies
09:27sebuah pertanyaan yang ingin dia jawab dengan kamera laut dalam
09:31kamera ini akan menjelajahi bagian dasar laut
09:35yang belum pernah dilihat sebelumnya
09:38Panung
09:45Operator Derek dengan hati-hati
09:47menurunkan kamera sedalam 5 km
09:49di bawah permukaan laut
09:53butuh satu setengah jam untuk mencapai dasar laut
10:07kapal meteor menyeret kamera secara perlahan di dasar laut
10:12gambar dari dasar laut menunjukkan permukaan yang tampak monoton dan tertutup sedimen
10:24namun sebenarnya rumah bagi beragam kehidupan hewan
10:34oh!
10:37nein!
10:38was ist das?
10:39das sind Steine
10:40niko
10:40das sind Steine, alter
10:44aaaaaaahhh
10:45Kruste
10:46Kruste
10:46ist das Mangan oder was?
10:49es ist auf jeden Fall irgendwas kantiges
10:57Why do we smell the water?
10:58Why do we smell the sea?
11:00Why do we smell the sea?
11:01Why do we smell the sea?
11:03Why do we smell the sea?
11:04In fact, there is hardly any certainty that we are on the Chocolate Sea.
11:08We have to imagine that when we think of it as like this,
11:10when there is an ar moisturizing environment and the rain on the surface,
11:15then we will eat the nut of the water.
11:21sediment halus.
11:23Kondisi ini membuat hewan laut beradaptasi
11:26dan memberi kami pemahaman baru
11:28akan keragaman laut dalam.
12:15Saya Thomas Kunz, dokter di kapal ini.
12:18Saya menangani masalah medis ringan
12:21seperti mabuk laut, pilek, dan mual.
12:25Cakupannya cukup luas.
12:32Kemudian,
12:39karena tidak ada layanan darurat
12:41yang dapat dihubungi di laut,
12:42awak kapal harus dilatih untuk memadamkan api.
12:45Setiap ruangan memiliki saluran ventilasi,
12:48yang dapat menyebarkan asap ke seluruh kapal.
12:51Jika terjadi cedera serius,
12:53kapten akan segera menuju pelabuhan terdekat
12:56yang jaraknya 4 hari perjalanan.
13:02Naikkan kadar oksigen hingga penuh
13:04dan arahkan ke wajah.
13:06Simulasi keadaan darurat diadakan setiap minggu
13:09karena kapal ini berada di luar jangkauan helikopter.
13:13Satu-satunya solusi yang pernah dilakukan
13:15adalah mengirimkan sinyal darurat medis.
13:18Jadi kalau ada kapal perang yang dekat,
13:21mereka dapat bergerak dan memungkinkan helikopter
13:23untuk mengisi bahan bakar.
13:27Hal ini pernah terjadi
13:29dengan berbagai negara bekerjasama,
13:31termasuk Rusia dan Amerika Serikat.
13:34Ini menunjukkan bahwa dunia sebenarnya dapat bekerjasama.
13:39Saya dulu ingin menjadi perwira angkatan laut.
13:42Tapi karena kecelakaan,
13:44saya harus memakai kacamata
13:45yang membuat saya tidak memenuhi syarat.
13:48Kemudian saya kuliah ke dokteran
13:50dan mendengar bahwa mereka menerima dokter
13:52yang memakai kacamata.
13:57Saya meninggalkan praktik saya
13:59dan ingin mendedikasikan hidup saya
14:02untuk pekerjaan ini hingga pensiun.
14:07Minggu kedua di laut,
14:09Torben harus merencanakan penurunan alat berikutnya.
14:13Anggota tim akhirnya punya waktu
14:14untuk menjalankan tradisi di kapal penelitian.
14:19Cangkir yang mereka gambar
14:20akan diturunkan bersama dengan alat pengumpul sampel berikutnya.
14:24Lima kilometer di bawah permukaan laut,
14:26tekanan begitu besar,
14:28sehingga cangkir menyusut menjadi seperlima dari ukuran aslinya.
14:32Kenang-kenangan yang unik.
14:35Kedua kolega ini adalah ahli geologi.
14:38Mereka meneliti debu dari gurun sahara
14:40yang terbawa angin hingga ke samudera Atlantik.
14:45Mineral dalam debu berperan sebagai pupuk alami
14:48dan mungkin memengaruhi keanekaragaman hayati laut dalam.
14:53Kami menduga ekosistem laut di permukaan samudera Atlantik
14:57mungkin dipupuk oleh debu sahara.
14:59Semakin produktif ekosistem tersebut,
15:01semakin banyak materi organik yang tenggelam ke dasar laut.
15:04Jadi dugaan kami ini adalah semacam pemupukan tidak langsung.
15:16Penelitian laut dalam di atas permukaan air.
15:18Untuk meneliti debu sahara,
15:22kedua ahli geologi itu memanjat tiang layar sekali sehari
15:26untuk memasang alat perangkap.
15:36Debu berterbangan jauh di atas tiang,
15:39yang tingginya hampir 40 meter.
15:41Jadi kami sedang mencari cara untuk naik lebih tinggi.
15:46Di dalam tim juga ada ahli meteorologi.
15:50Setiap hari, dia melepas balon helium
15:52dengan alat pengukur untuk mengumpulkan data cuaca.
15:56Balon biasanya tidak kembali,
15:58jadi ide kami adalah menerbangkan balon dengan tali
16:01lalu menariknya turun.
16:04Kapal sedang tidak bergerak dan angin stabil.
16:07Mari kita coba.
16:12Ide untuk mengambil sampel debu sahara
16:15dengan balon pun dicoba.
16:17Sebelum diterbangkan dengan tali,
16:20balon dilapisi dengan perekat.
16:41Satu jam kemudian,
16:44tali balonnya putus.
16:50Ahli meteorologi akan memberi kami satu balon lagi.
16:57Jumlah balon terbatas.
16:59Biasanya,
17:00hanya satu balon diterbangkan setiap hari
17:03untuk laporan cuaca.
17:04Namun, ide ini menarik perhatian banyak orang.
17:07Kini, mereka memakai tali pancing
17:10yang lebih kuat dari para pelaut.
17:12Scheiße!
17:14Apa?
17:15Saya berpikir dengan lampu saya.
17:19Pak Ishan,
17:20tidak ada yang terlalu panas?
17:22Saya berpikir sekali lagi.
17:24Sekarang, kita coba.
17:25Sekarang, kita coba.
17:28Menerbangkan balon dengan alat pancing
17:30untuk melihat bagaimana laut dalam mendapatkan nutrisi.
17:33Apakah cara ini akan berhasil?
17:39Hasil pertama menunjukkan bahwa kami mencapai
17:42ketinggian puncak 200 meter.
17:48Keren, saya senang sekali.
17:52Sekarang, tali pancing hanya perlu bertahan.
17:56Saat makan malam,
17:58kami memutuskan untuk menurunkan balon itu.
18:00Tapi malah hujan.
18:04Dan jika hujan menghapus debu di balon,
18:07usaha mereka akan sia-sia.
18:17Ini pertama kali saya menggunakan alat pancing.
18:21Sangat sulit.
18:22Balonnya susah ditarik.
18:31Akhirnya, balon berhasil ditangkap.
18:33Dan setelah pemeriksaan awal,
18:36saatnya untuk mengeringkan diri.
18:43Masih ada partikel debu di balonnya.
18:46Berhasil pada percobaan ketiga.
18:53Upaya lain tim untuk mempelajari keanekaragaman hayati
18:57adalah dengan mengambil sampel dasar laut yang lunak.
19:03Sayangnya, alat pengumpul sampel itu kosong.
19:06Untuk kelima kalinya berturut-turut.
19:13Melakukan percobaan lagi mengharuskan Torben
19:16untuk memperbarui jadwal operasi.
19:20Ini merupakan tantangan bagi kepala ilmuwan.
19:23Anda harus memastikan bahwa rasa frustrasi
19:25tidak membuat orang kehilangan semangat.
19:28Sebaliknya, Anda harus menjaga semangat mereka
19:31untuk bekerja bahkan pada dini hari.
19:34Itu tidak mudah.
19:39Karena waktu dan uang sangat berharga,
19:41pekerjaan terus berlanjut siang dan malam.
19:59Isinya cuma air, bukan sedimen.
20:01Jadi kami kehilangan waktu sekitar 12 jam.
20:05Banyak anggota tim yang kelelahan
20:07karena menunggu memproses sampel
20:09dan memasang peralatan.
20:12Jadi kami butuh plan B.
20:16Menggeser tiang ke sini
20:17agar kabel membentang di sepanjang lambung kapal
20:20akan mengurangi beban samping.
20:23Alat pengambil sampel berhasil dibuka.
20:25Tapi tidak ada yang tahu
20:27apa yang terjadi di bawah sana.
20:29Alat itu mungkin tersangkut tali penariknya
20:32dan menghalangi jalur masuk sampel.
20:35Saya ingin seluruh tim pengambil sampel beristirahat.
20:40Besok kita harus berkonsentrasi.
20:43Ini harus berhasil.
20:46Sejauh ini suasananya menyenangkan,
20:48tapi kemarin beberapa orang sedikit stres.
20:54Dampak pola tidur yang tidak teratur
20:57dan jadwal tugas malam mulai terasa.
21:00Itu terus menjadi kekhawatiran saya.
21:03Bagaimana saya bisa menjaga motivasi tim?
21:06Ini membuat saya sulit tidur.
21:24Menjaga agar kapal meteor tetap beroperasi di laut lepas
21:27adalah tugas tim teknisi yang bekerja sepanjang waktu.
21:34Volker adalah kepala teknisi kapal
21:37dan sudah 25 tahun bekerja di sini.
21:40Dia mengordinasi berbagai tugas di ruang mesin.
21:45Mungkin menambah lubang di pipa air
21:47atau menyegel saluran bahan bakar yang bocor.
21:50Hal-hal tidak terduga yang mengganggu rutinitas harian
21:53selalu muncul.
22:02Tidak ada kapal lain yang lebih berarti dari meteor bagi saya.
22:0625 tahun ini benar-benar istimewa.
22:14Kami biasanya bekerja 3 bulan di laut,
22:17lalu libur 2 atau 3 bulan.
22:20Kehidupan keluarga jadi prioritas kedua.
22:22Anda cenderung melewatkan hal-hal kecil yang penting bagi anak
22:27seperti ulang tahun.
22:31Keluarga Anda harus menjalani hidup tanpa Anda.
22:34Itu lebih sulit bagi mereka daripada bagi saya.
22:44Upaya selanjutnya untuk mengumpulkan sampel dasar laut.
22:48Teknisi ini sudah memantau penurunan alat pengumpul sampel
22:52sejak pukul tiga pagi.
23:05Momen kritis saat alat pengumpul sampel mencapai tujuannya.
23:12Alat itu sudah berada di dasar laut.
23:14Kami akan menunggu sebentar tapi tidak terlalu lama
23:16supaya talinya tidak terbelit di sekitar alat.
23:21Jika perintah untuk mengangkat diberikan terlalu cepat,
23:24alat akan tetap kosong.
23:25Namun jika menunggu terlalu lama dan melepaskan terlalu banyak tali,
23:29ada resiko alat akan terlilit.
23:38Di sini kosong akan sedikit lebih penuh nanti.
23:41Ini dia, seperti ini.
23:44Alat pengumpul sampel memakan waktu satu setengah jam
23:48untuk kembali ke kapal.
23:51Dari luar, terlihat menjanjikan.
23:58Bagus, meski tidak terlalu banyak sedimen.
24:01Kali ini berhasil.
24:04Setelah air laut disedot keluar,
24:06para peneliti dapat mengumpulkan
24:08organisme laut dalam yang sangat kecil.
24:24Anggota tim semakin kompak.
24:26Saya ingin berada bersama mereka,
24:28tapi sebagai kepala ilmuwan,
24:29saya hanya bergabung untuk memberi arahan.
24:32Lalu kembali ke kabin
24:33untuk memperbarui jadwal
24:35dan menulis laporan.
24:40Saat matahari terbit,
24:42para ilmuwan memeriksa lapisan-lapisan dasar laut.
24:48Peneliti dari Yale University, Amerika Serikat ini
24:52punya ide untuk menganalisi sampel
24:55dengan mesin ronsen dokter.
24:58So, bunta shenkel.
25:01And action.
25:03Ronsen, saya melakukan ronsen.
25:06Pada sampel sedimen ini,
25:08saya langsung mengirimkannya ke Yale.
25:10Luar biasa.
25:13Kami melihat bahwa hewan-hewan
25:15yang hidup di dasar laut
25:16menggali ke dalam dasar laut
25:18untuk berlindung atau mencari makan.
25:21Ini memungkinkan kami
25:22untuk melihat bagian dalam dari inti sedimen.
25:27Hari riset terakhir.
25:31Hal pertama yang akan saya lakukan
25:33adalah memeluk anak saya.
25:34Tapi saya takut dia akan lari.
25:36Takut dia tidak akan mengenali kamu.
25:39Dia akan mengenali saya.
25:42Tapi kadang ketika saya pulang,
25:44dia tidak mau melihat saya
25:45dan hanya ingin digendong ibunya.
25:49Tapi semoga itu tidak lama.
25:56Tim Torben akan membawa kontainer
25:59berisi sampel kembali ke Jerman.
26:00Terlepas dari kesulitannya,
26:03kami berhasil mendapatkan semua data
26:04dan sampel yang dibutuhkan.
26:06Sekarang pekerjaan sesungguhnya dimulai.
26:11Diperkirakan 90 persen
26:13dari semua spesies laut dalam
26:15masih belum diketahui.
26:16Namun, sebelum manusia mampu menemukannya,
26:19banyak spesies sudah akan punah.
26:22Habitat unik ini terancam
26:24oleh perubahan iklim,
26:26penangkapan ikan berlebihan,
26:27pengeboran bahan bakar fosil dan polusi.
26:30Ini berarti misi Torben masih jauh dari selesai.
26:36Akhirnya, daratan terlihat di Cakrawala,
26:39kota Fortaleza, Brazil.
26:42Kapal meteor telah mencapai
26:44sisi lain samudera Atlantik.
26:50Seorang pemandu pelabuhan tiba
26:53dan naik ke kapal.
27:07Ia membantu kapten memasuki pelabuhan,
27:10sementara juru Moody
27:11menggerakkan kapal sesuai arahan.
27:17Kapal akhirnya kembali berlabuh,
27:19saatnya mengucapkan selamat tinggal.
27:44Awak kapal tetap berada di kapal
27:46untuk ekspedisi berikutnya,
27:48sementara para peneliti pulang dengan pesawat.
27:51Setelah lima minggu di laut,
27:53menjelajahi misteri kehidupan laut dalam,
27:55Torben bertemu kembali dengan keluarganya.
27:59Bapak, bapak, bapak, bapak, bapak, bapak, bapak, bapak, bapak, bapak.
28:25Terima kasih.