Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Sehari tidak diguyur hujan, kabut asap tipis di Palangka Raya, Kalimantan Tengah mulai tampak dan terasa.

Kualitas udara masih dalam level tidak sehat. Sementara kepulan asap masih keluar dari dalam bara api lapisan gambut.

Kabut asap di Palangka Raya kini tampak tipis, namun kualitas udara masih dalam level tidak sehat dengan konsentrasi partikulat PM 2,5 pada angka 107 mikrogram per meter kubik.

Tentu saja dengan kualitas udara seperti ini, warga yang beraktivitas di luar ruangan tetap menggunakan masker sebagai pelindung kesehatan dari paparan kabut asap.

Dan untuk memantau perkembangan terkini, kita sudah terhubung dengan Jurnalis KompasTV Kurnia Tarigan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Baca Juga Kucing-Anjing Terdampak Kabut Asap Karhutla, ISPA Hewan Naik 50% | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/698892/kucing-anjing-terdampak-kabut-asap-karhutla-ispa-hewan-naik-50-sapa-malam

#karhutla #palangkaraya #kabutasap

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699280/sehari-tak-diguyur-hujan-kabut-asap-tipis-kembali-muncul-di-palangka-raya-kompas-siang
Transkrip
00:00Udara sehari tidak diguyur hujan, kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah mulai tampak dan terasa kualitas udara masih dalam level
00:08tidak sehat.
00:09Sementara kepulauan asap masih keluar dari dalam bara lapisan gambut.
00:15Kabut asap di Palangkaraya kian tipis namun kualitas udara masih dalam level tidak sehat dengan konsentrasi partikuler PM 2,5
00:25pada angka 107 mikrogram per meter kubik.
00:29Tentu saja dengan kualitas udara seperti ini warga yang beraktivitas di luar ruangan tetap menggunakan masker sebagai pelindung kesehatan dari
00:36papanan kabut asap.
00:39Kalau menurut saya sih ada terasa asap dari tadi malam agak sedikit menyengat juga.
00:46Sedangkan kemarin sudah pulih, dari sekarang kayaknya kembali sedikit berkabut.
00:51Dan untuk memantau perkembangan terkini di Palangkaraya, Kalimantan Tengah kita telah terhubung dengan jurus kompasivi Kurnia Tarigan.
00:58Kurnia untuk saat ini bagaimana dengan kondisi asap yang informasinya masih dalam kualitas tidak sehat?
01:15Oke Kurnia untuk saat ini informasinya kabut asap mulai menipis namun status kualitas udara atau indeks kualitas udara masih dalam
01:24level tidak sehat.
01:26Lalu seperti apa pantauan Anda dan juga aktivitas warga di sana?
01:30Ya selamat siang Juno dan Saudara.
01:33Dapat kami informasikan kondisi terkini dari Palangkaraya terkait dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan yang sudah 6 bulan terjadi di
01:42kota Palangkaraya.
01:43Dampaknya 4 bulan kabut asap terus menyelimuti kota Palangkaraya.
01:48Namun Juno dan Saudara dalam sepekan terakhir kondisi kabut asap di kota Palangkaraya jauh lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya.
01:58Hal tersebut disebabkan karena tingginya intensitas curah hujan yang turun dalam sepekan yang lalu membuat banyak titik api di lokasi
02:09kebakaran hutan dan lahan menjadi padam.
02:11Namun Juno kebakaran hutan dan lahan yang di lahan gambut yang menyisakan bara api dalam lapisan gambut masih terus aktif
02:21sehingga kepulan asap masih terus keluar dari dalam lapisan gambut yang berasal dari bara api yang masih aktif di lapisan
02:29gambut.
02:30Hari ini kondisi cuaca atau kondisi udara di kota Palangkaraya sangat tidak baik.
02:38Sejak pagi tadi kami memantau bahwasannya kepulan asap atau sebaran asap di kota Palangkaraya mulai tampak menyebar bahkan sedikit lebih
02:50pekat dari hari-hari sebelumnya bahkan lebih pekat daripada pagi tadi.
02:54Tentu saja kondisi ini membuat kualitas udara di kota Palangkaraya.
02:59Pagi tadi kami memantau sekitar pukul 8 kualitas udara di kota Palangkaraya pada konsentrasi partikulat PM 2,5 mencapai 75
03:10mikrogram per meter kubik.
03:12Namun saat ini konsentrasi partikulat PM 2,5 di Palangkaraya sudah memasuki pada angka 287 atau kembali kepada level berbahaya.
03:24Kondisi seperti ini sangat sulit selama 4 bulan untuk mencari kualitas udara sehat di Palangkaraya, Juno.
03:35Ya kondisi untuk saat ini juga kita mengatau bahwa intensitas hujan tinggi namun kendala terkait dengan lapisan gambut bar api
03:45masih terjadi.
03:45Dia lu seperti apa titik api yang masih ada dan juga terdeteksi oleh tim Basarnas ataupun tim SAR ataupun tim
03:54BNPB yang berada di sana?
03:56Ya benar sekali Juno.
03:58Sehingga saat ini memang intensitas hujan yang cukup tinggi membantu upaya pemadaman dari Satgas, Karutlah, kota Palangkaraya.
04:07Namun upaya tersebut atau curah hujan tersebut hanya mampu memadamkan api yang sedang terbakar pada permukaan lahan gambut.
04:19Namun Juno dan Saudara, barak api yang berada dalam lapisan gambut sampai saat ini masih terus aktif.
04:26Bahkan berpotensi akan kembali menyala di saat angin bertiup kencang.
04:31Bisa membakar pohon dan ranting yang kering yang ada di sekitarnya.
04:36Untuk itu sampai saat ini memang kami memantau Satgas, Karutlah, kota Palangkaraya dan provinsi masih terus berupaya untuk melakukan upaya
04:47pemadaman barak api yang hingga saat ini masih terus aktif.
04:53Menggunakan semprotan khusus yaitu dengan penyuntikan, menggunakan alat khusus penyuntikan ke dalam lapisan gambut.
05:03Dengan harapan barak api yang berada dalam lapisan gambut bisa dipadamkan dengan tuntas sehingga tidak terus mengeluarkan kabut asap yang
05:14terus akan menyelimuti kota Palangkaraya tentunya akan berdampak buruk bagi seluruh aspek kehidupan warga kota Palangkaraya.
05:22Bahkan Juno memang sudah dalam sepekan jalur pendidikan yang sebelumnya sudah sempat menjalani masa pendidikan pembelajaran jarak jauh dari rumah
05:33melalui daring selama dua bulan sudah sepekan ini memang dimulai kembali tetap muka.
05:39Namun mengingat kondisi kabut asap yang berangsur-angsur mulai tampak dan menyelimuti kota Palangkaraya tidak akan menutup kemungkinan pendidikan akan
05:49dilanjutkan, akan diberlakukan lagi pembelajaran jarak jauh melalui daring dari rumah.
05:56Begitu juga Juno dan Saudara jalur penerbangan yang sudah dua hari mulai tampak ada aktivitas jalur penerbangan dari dan menuju
06:06Bandara Cili Kriwud Palangkaraya namun mengingat kondisi kabut asap yang terus semakin pekat tidak akan menutup kemungkinan juga Juno dan
06:14Saudara jalur penerbangan di kota Palangkaraya akan kembali lumpuh seperti waktu-waktu sebelumnya sejak awal Oktober sampai akhir Oktober, Juno.
06:23Baik, personel Mangga Lakni dan juga tim Satuan Gabungan Karhutlah masih terus melakukan pemadaman dan kita harapkan upaya pemadaman terus
06:33mendapatkan ataupun bantuan dengan adanya cuaca juga intensitas hijau yang tinggi agar pemadaman ini berhasil dan juga efektif.
06:41Terima kasih atas laporan Anda Jurnalis Kompasivi Kurnia Tarigan dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dianjurkan