00:00Bertahun-tahun menitipkan doa kepada kenalan yang mengerjakan umrah dan haji di Tanah Suci Mekah agar hati dibukakan untuk menerima
00:08Islam,
00:09akhirnya doa Adun Pitas, Datuk Seri Rudy Awah, dimakbulkan apabila beliau melafazkan dua kalimah syahadah di kediamannya di kampung Salimpodon
00:18Laut, Pitas, pada Ahad.
00:20Selepas lebih 10 tahun mencari pegangan hidup, Rudy 58 tahun akhirnya memilih Islam sebagai jalan hidupnya dan mengambil keputusan memeluk
00:30agama itu bersama isteri Datin Seri Asiauddin bersama anak bongsu mereka, Aswadi, 26 tahun.
00:51Anggil disuk untuk menjadi pilihan daisnya. Bayangkan ini punya besarnya, lihat saya sudah berbeda bodohnya. Bukan baru sekarang, berpuluh tahun,
01:02begitu paham.
01:03Saya dan istri saya kawin sudah sebuah-bibu hampir 40 tahun. Dalam tempoh 30 tahun itu berlalu dan 10 tahun
01:12itu kami mencari pegangan hidup untuk agama, mana sebenarnya kami pergi.
01:17Tidak, saya pagan. Istri punya pagan. Jadi dia tidak beli kata antara agama yang ada, tidak boleh kecewa.
01:28Tidak, saya masih di pagan. Apabila istri melihat kepada anak-anak kami ramai dalam Muslim, kami ada enam orang anak,
01:38empat juga Muslim.
01:40Jadi tinggal lagi kami bertiga lah. Dan satu anak saya, saya serai memang dia Presiden lah. Tapi tinggal bertiga, apabila
01:49kita mendapat satu hidayah, anak saya kecil pun yang berusia, bersama saya.
01:56Untuk memiliki agama Islam dan Islam. Jadi pada saya, tidak ada paksaan dari mana-mana pihak, tidak ada ugutan, tidak
02:12ada kepentingan kemasukan Islam ini pada saya untuk mengejar pangkat dan kekayaan.
02:18Tidak ada sudah, saya sudah wakil rakyat. Apa yang ada pada diri saya pun sebelum saya wakil rakyat dan hingga
02:25kini, cukup.
02:27Jadi apabila kita memilih dan cepat-cepat memeluk agama Islam, ada pengarah di hidup itu, karena itu saya kejar.
02:35Karena apa juga yang ada di dunia ini, hanya sementara, yang kekal pada diri kita adalah amalikadat kita.
02:44Sebenarnya kami ada dulu buat aniversari ke-30 tahun. Jadi saya cik dengan Datuk lah.
02:52Oke ini Datuk, kita punya aniversari kan sudah tertunai untuk 30 tahun begitu.
02:57Jadi apa lagi, ada lagi satu Datuk belum? Apa dong? Mas Islam.
03:03Tapi bilang Datuk, oke ini sudah saya tunai kan satu ini yang aniversari.
03:08Dia bilang, yang ini satu benda, kena tunggu ya. Saya tunggulah.
03:12Jadi syukurlah dia punya hati terbuka sudah tahun ini.
03:17Saya memang dulu waktu saya sekolah rendah, saya tinggal dengan kata sepupu saya.
03:21Dia memang agama Islam lah, dia pindah pak.
03:24Jadi saya memang lihat darang sembang begitu kan, dia adalah dalam apa?
03:31Niat saya bukan juga mau masuk Islam lah, tapi saya suka darang punya acara hidup gitu.
03:42Jika ini, dia ini menarех terbuka.
03:44Kamu tahu, saya suka.
Comments