Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
DENPASAR, KOMPAS.TV - Puluhan orang di Denpasar, Bali menjadi korban penipuan jual beli emas di sebuah toko. Total 93 korban telah melapor ke polisi.

Sejumlah korban penipuan jual beli emas di Denpasar, Bali mendatangi Toko Emas Now.

Mereka menuntut kejelasan atas emas yang sudah mereka bayar, namun tak kunjung diberikan.

Namun, para korban menghadapi kenyataan pahit, toko emas sudah tutup dan disegel.

Hanya ada selembar pengumuman terkait penipuan.

Salah satu korban, Agung Wulan mengaku ia menjual emas miliknya, namun uang tak kunjung ditransfer.

Tangisnya pecah, menelan kenyataan pahit, emas yang ia beli dari jerih payahnya menjadi petugas kebersihan jalan turut dibawa kabur pemilik toko emas.

Kasus ini tengah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.

Total 93 orang telah melapor dan 32 di antaranya berstatus saksi.

Penyidik Polda Bali kini berkoordinasi dengan Divisi Hubinter, untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga sudah pulang ke negaranya di India.

Baca Juga Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Riau, 4 Penambang Ditangkap | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/691724/polisi-bongkar-tambang-emas-ilegal-di-riau-4-penambang-ditangkap-borgol

#emas #penipuan #bali

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691907/93-orang-jadi-korban-penipuan-jual-beli-emas-di-denpasar-pelaku-diburu-berut
Transkrip
00:00Sorotan lainnya saudara, puluhan orang di Denpasar, Bali menjadi korban penipuan jual beli emas di sebuah toko.
00:05Total 93 korban telah melapor ke polisi.
00:18Sejumlah korban penipuan jual beli emas di Denpasar, Bali mendatangi toko emas now.
00:24Mereka menuntut kejelasan atas emas yang sudah mereka bayar, namun tak kunjung diberikan.
00:31Namun para korban menghadapi kenyataan pahit, toko emas sudah tutup.
00:37Hanya ada selembar pengumuman terkait penipuan.
00:41Salah satu korban Agung Wulan mengaku, ia menjual emas miliknya, namun uang tak kunjung ditransfer.
00:49Tangisnya pecah, menelan kenyataan pahit, emas yang ia beli dari cerih payahnya menjadi petugas kebersihan jalan, turut dibawa kabur pemilik
00:58toko emas.
00:59Mereka janji tanggal 11 September, karena menurut saya kok udah lama gak ada transperan.
01:05Saya coba kesini, dan kaget kok rame-rame disini, saya gak tahu kalau ini tutup.
01:10Ini uangnya rencananya, saya mau pakai upacara anak saya 6 bulanan, tapi saya gak nyangka kalau ini, ini bawa lari
01:18juga.
01:20Kasus ini tengah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.
01:25Total 93 orang telah melapor, dan 32 di antaranya berstatus saksi.
01:32Laporan polisi yang kita buat itu ada 5 laporan polisi, dengan 32 orang sebagai saksi.
01:43Yang tadi saya sebutkan, 32 orang ini kita bagi dalam 4 kluster, yaitu berperan sebagai penjual,
01:52yaitu 23 orang, kemudian pembelinya ada 7 orang, kemudian sebagai supplier perak ada 1 orang,
02:00dan pemisaris PT Nelava Fine, ini 1 orang.
02:04Sementara laporan ini kita terima, langkah-langkah penyelidikan dari penyidik tetap berjalan,
02:11termasuk mengecek legalitas PT yang dilaporkan ini ya, PT New Must Now.
02:20Sementara penyidik kita masih bekerja.
02:23Penyidik Polda Bali kini berkoordinasi dengan Divisi Hubinter
02:27untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga sudah pulang ke negaranya di India.
02:32Nandang Astika, Kompas TV, Denpasar, Bali.
02:40Penyidik Polda Bali
Komentar

Dianjurkan