Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Temuan 14 korban KM Virgo Transport dalam delapan hari terakhir menambah daftar korban yang berhasil dievakuasi dari dalam kapal.

Lantas, berapa total jenazah yang masih berada di dalam kapal dan belum dievakuasi?

Kita tanyakan kepada Jurnalis KompasTV, Jonah Hamonangan, dan juru kamera Arief Rahman dan Danguskamla KoARMADA II Laksma Edy Setiawan.



#kmvirgo #kapalvirgo #kapalterbalik

Baca Juga Jokowi Tanggapi Gugatan Syarat Pendidikan Gibran di MK: Nyatanya kan Diterima KPU di https://www.kompas.tv/nasional/692421/jokowi-tanggapi-gugatan-syarat-pendidikan-gibran-di-mk-nyatanya-kan-diterima-kpu



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692424/full-danguskamla-koarmada-ii-cerita-soal-situasi-dan-kondisi-pencarian-korban-km-virgo-hari-ke-12
Transkrip
00:00Dengan temuan 14 korban KM Virgo Transport 8 hari ini,
00:04lalu berapa total jenazah yang masih berada di dalam kapal dan yang belum dievakuasi?
00:10Kita tanyakan langsung ke jurnalis Kompas TV, Jona Hamonangan dan Juru Kamera Arief Rahman.
00:17Jona, hingga sore hari ini berapa lagi korban yang masih ditunggu untuk dievakuasi?
00:41Terima kasih.
00:52Salah itu adalah terkait dengan adanya body parts atau mungkin jenazah yang sudah cukup lama di air,
00:59dan itu saja ini bukan perkara mudah untuk menganggapnya.
01:02Terkait dengan masih adanya jenazah yang berada di kapal,
01:06memang ini tidak bisa serta-merta dihitung dari manifest,
01:08mengingat ada beberapa hal lain, itu saja ini masih dalam upaya lain,
01:13seperti menghitung adanya jumlah yang sudah diambil,
01:15ataupun dari ketika mereka sudah dibawa ke langut di Bajar Basin untuk diampil,
01:22di cross-check dengan sampel,
01:24maka nanti akan bisa diartikan apakah ini sesuai dengan manifest atau tidak.
01:27Terkait dengan adanya mungkin catatan khusus atau mungkin adanya evaluasi yang ada dalam pencarian ini,
01:33saat ini saya bersama dengan Komandan Gugus Kamana Laut,
01:37yang didampingi dengan Kepala Staf Gugus Kamla dan Komandan KRI,
01:41khususnya KRI Gugus Dikorai,
01:42yaitu dengan laksamana pertama TNI Edi Setiapan.
01:45Komandan, ini cukup menarik, kita masuk ke hari 12,
01:48ini terus sembari belayar ya, untuk melakukan pencarian.
01:51Mungkin Komandan boleh mencapaikan,
01:53mungkin ada catatan-catatan khusus,
01:54atau mungkin adanya evaluasi terkait dengan adanya pelaksanaan upaya pencarian ini, Komandan?
02:00Baik, terima kasih Mas.
02:01Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:02Ada beberapa catatan khusus,
02:05yaitu yang paling utama pada di hari pencarian yang ke-12 ini,
02:09yaitu adalah kondisi jenazah.
02:11Jadi saya mendapatkan laporan dari penyelam TNI Angkatan Laut,
02:14yang sudah melaksanakan tugasnya,
02:16yaitu kondisi jenazah sudah mengalami kerusakan,
02:20sehingga itu menjadi tantangan kita sendiri,
02:23khususnya bagi penyelam TNI Angkatan Laut,
02:24untuk mengevakuasi dari bawah.
02:26Para penyelam TNI Angkatan Laut yang sedang bekerja,
02:29kita akan berusaha maksimal untuk memastikan kondisi jenazah itu dalam keadaan utuh.
02:35Sehingga itu menjadi challenge kita,
02:38agar pada saat proses evakuasi dari bawah,
02:41dari kerangkanya KM Virgo Transport 8,
02:44menuju ke atas,
02:45kemudian dievakuasi ke RI,
02:47ataupun ke kapal basanas yang ada,
02:49itu dalam kondisi utuh.
02:51Dihadapkan dengan kondisi sebenarnya itu sudah dalam keadaan rusak.
02:53Itu sih catatan khusus kita hari ini.
02:56Menyambung pernyataan komandan terkait dengan pencarian jenazah.
02:58Kalau melihat dari data terakhir kan,
03:00informasinya kapal itu kan terbalik komandan ya.
03:03Kalau menurutnya begitu ya.
03:04Apa tantangan ada mencarinya?
03:05Apakah mungkin dari penyelam,
03:06mungkin mereka mencari waktu yang cocok,
03:09atau mungkin menunggu celah waktu,
03:11mungkin arusnya tidak terlalu tinggi seperti apa?
03:14Kondisi saat ini,
03:15posisinya dari KM Virgo Transport 8 itu adalah posisinya tengkurat.
03:19Jadi terbalik,
03:20di mana lambung kanannya agak sedikit ke atas,
03:23jadi agak miring.
03:23Ini membutuhkan strategi,
03:26makanya kemarin tadi pagi,
03:28itu penyelam TNI Angkat Laut mengambil langkah
03:31melaksanakan penyelaman dari buritan lambung kanan.
03:33Kenapa tidak lambung kiri?
03:35Takutnya nanti adalah mereka akan kebalik.
03:37Dihadapkan dengan gelombang permukaan,
03:39satu sampai dengan ulangi,
03:42kurang lebih sekitar satu setengah sampai dengan dua meter.
03:44Sehingga kita fokuskan pencarian korban itu
03:47di buritan lambung kanan oleh penyelam TNI Angkat Laut.
03:49Demikian mas.
03:50Untuk unsur-unsur KRI yang diikutkan dalam upaya pencarian,
03:54mungkin boleh dijelaskan.
03:55Ya, terima kasih mas.
03:56Saat ini yang ada di lokasi,
03:59KRI yang terlibat dalam operasi sari ini adalah pertama,
04:02yaitu KRI Gusti Ngurah Rai 332,
04:05kemudian ada KRI SIM 367,
04:08dan besok pagi itu ada perkuatan lagi
04:10dengan membawa tim dari Kopeba dan Kopaska,
04:14yaitu KRI Hiu,
04:14yang langsung berangkat dari Surabaya,
04:16insya Allah besok pagi sudah bisa bergambung dengan kita.
04:19Terima kasih mas.
04:20Kalau kita lihat kan upaya pencarian ini kan maksimal ya,
04:22tidak hanya dari unsur TNI AL,
04:24tapi juga ada unsur-unsur lagi.
04:25Mungkin boleh diceritakan,
04:27mungkin upaya mungkin satu sampai tiga hari ke depan,
04:29mungkin dari PAID ataupun dari unsur-unsur lain,
04:33mungkin boleh diceritakan,
04:33mungkin ada beberapa perencanaan yang akan dilakukan?
04:36Yang jelas,
04:37kita akan memaksimalkan tim penyelamnya TNI Angkat Laut,
04:41dan gabungan dari Basarnas.
04:43Itu yang paling utama.
04:44Makanya kami dapat perintah dari pimpinan,
04:47dari Bapak Kepala Staf Angkat Laut,
04:49oleh Panglima Kewarmada ERI,
04:51dan Panglima Kewarmada II,
04:52untuk menambah jumlah penyelam yang ada saat ini.
04:55Saat ini kita memilih,
04:56nantinya ketika KRI Hiu bisa bergabung dengan kita,
04:59kita totalnya ada 45 penyelam TNI Angkat Laut.
05:02Dan itu nanti akan kita maksimalkan
05:04di dalam proses evakuasi korban yang ada di KM Virgo Transpon 8.
05:08Ada satu hal menarik yang tadi dilihat kurang lebih sekitar 2 jam lalu ya,
05:12atau 1,5 jam lalu,
05:13ketika tadi helipenter datang ke kapal kita ini,
05:17dan membawa jenazah,
05:19dan langsung dibawa ke lalu ya.
05:21Kita melihat sebenarnya upaya ini cukup taktis ya,
05:23cukup cepat bagaimana proses evakuasi atau bisa dilakukan.
05:27Sebenarnya yang menjadi pertanyaan publik seperti ini,
05:30terkait dengan adanya mungkin cuaca buruk,
05:32atau mungkin adanya gelombang atau apa,
05:35kan harus diperhentikan ya,
05:37mungkin banyak publik yang tidak mengerti,
05:38kenapa harus diperhentikan?
05:40Supaya mungkin masyarakat juga tahu.
05:41Ya, jadi kita yang ada di lapangan ini,
05:44khususnya di laut ini,
05:45tentu saja pola kerja kita itu disesuaikan dengan cuaca.
05:49Kalau cuaca membaik,
05:50kita akan lebih maksimal lagi.
05:52Tapi ketika cuacanya tidak membaik,
05:54dan kita tetap melaksanakan operasi,
05:56malah akan membahayakan diri kita.
05:58Itu menjadi pertimbangan.
05:59Tapi kita tetap akan maksimal,
06:01kita akan maksimal,
06:02dan kita akan berprediksi weather forecast yang ada di lapangan.
06:05sehingga memastikan tim penyelamnya dari TNK Lalu
06:08dapat bekerja maksimal
06:09di dalam rangka evakuasi jenazah
06:11yang ada di KMT Rigo Transport 8.
06:13Demikian mas.
06:13Terima kasih banyak sesuatunya komandan,
06:15saja yang menjadi catatan agar masyarakat bisa tahu
06:17bagaimana proses pencari listrik.
06:19Terima kasih.
06:20Demikian mencari saya dengan
06:21Komandan Menggus Kamla Laut Kuara Mada II,
06:24yang tadi didampingi juga oleh
06:25Kepala Staff Gus Kamla dan
06:27Komandan Keri Gus di Murarai.
06:29Tadi juga disampaikan bagaimana upaya pencari dilakukan,
06:32khususnya untuk mencari kapal.
06:33Butuh waktu, butuh proses,
06:35tapi yang saya rasakan,
06:36upaya pencarian dilakukan sudah semaksimal mungkin,
06:40dan tinggal menunggu momen atau waktu yang tepat,
06:42hingga semua kegiatan pencarian bisa dilakukan
06:45atau sudah selesai secara putas.
06:47Sintia.
06:47Terima kasih jurnalis Kompas TV,
06:50Jona Hamonangan melaporkan langsung dari perairan Laut Jawa.
06:53Selamat bertugas kembali, Jona.
06:55Jona Hamonangan melaporkan.
06:57Terima kasih.

Dianjurkan