- 22 jam yang lalu
- #timnas
- #fifaaseancup2026
- #skuadgaruda
KOMPAS.TV - Langsung saja kita ulas bakal seperti apa penampilan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup yang baru pertama kali diselenggarakan, bersama analis sepak bola Gita Suwondo dan mantan penyerang Timnas, Zaenal Arif.
Pembahasan mencakup optimisme Herdman terhadap skuad saat ini, peluang Timnas Indonesia meraih juara, strategi rotasi pemain, hingga komposisi pemain di sisi kiri dan kanan.
#TIMNAS #fifaaseancup2026 #skuadgaruda
Baca Juga Tok! Hakim Banding Potong Vonis Nadiem Jadi 9 Tahun Penjara Kasus Chromebook di https://www.kompas.tv/nasional/692414/tok-hakim-banding-potong-vonis-nadiem-jadi-9-tahun-penjara-kasus-chromebook
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692415/full-analis-sepak-bola-eks-pemain-timnas-bahas-strategi-di-fifa-asean-cup-2026
Pembahasan mencakup optimisme Herdman terhadap skuad saat ini, peluang Timnas Indonesia meraih juara, strategi rotasi pemain, hingga komposisi pemain di sisi kiri dan kanan.
#TIMNAS #fifaaseancup2026 #skuadgaruda
Baca Juga Tok! Hakim Banding Potong Vonis Nadiem Jadi 9 Tahun Penjara Kasus Chromebook di https://www.kompas.tv/nasional/692414/tok-hakim-banding-potong-vonis-nadiem-jadi-9-tahun-penjara-kasus-chromebook
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692415/full-analis-sepak-bola-eks-pemain-timnas-bahas-strategi-di-fifa-asean-cup-2026
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01Selain Singapura, Harimau Malaya, Malaysia juga sudah tiba di Jakarta untuk menjajal kekuatan di FIFA ASEAN Cup 2026.
00:11Malaysia bersiap menghadapi pertandingan FIFA ASEAN Cup dengan menambah 3 amunisi naturalisasi mereka.
00:20Langsung saja kita ulas bakal seperti apa penampilan timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup yang baru pertama kali diselenggarakan
00:28bersama dengan analis sepak bola Gita Suwondo dan mantan penyerang timnas Zainal Arief.
00:34Selamat malam Bung Gita, Kak Abo.
00:38Selamat malam Friska.
00:39Selamat malam Friska.
00:41Selamat malam, saya akan bahas dulu soal formasi squad Garuda.
00:47Hedman optimistis kalau squad yang sekarang bisa memberikan hasil berbeda,
00:52tapi kalau Bung Gita lihat kan Jakob Sayuri absen, tapi ada Hien Patinama yang masuk.
00:57So far gimana sih prediksinya soal formasinya timnas?
01:03Sebenarnya kalau JHS absen, ada Kevin Dix yang bisa menggantikan posisinya di sana.
01:08Cukup kuat kah Kevin Dix buat gantiin JHS, Bu?
01:10Rasa-rasanya iya ya, karena kita punya banyak sekali pilihan di posisi center back.
01:15Ada Elkan Bagot, ada Justin Hoepner, ada Rizky Rido, ada Kevin Dix.
01:20Kemudian Jordi Ahmad juga bisa bermain di sana, bahkan Shane Patinama pun pernah bermain di posisi itu.
01:25Tapi kan memang yang diinginkan oleh John Hurtman ini adalah pemain yang bisa bermain di berbagai posisi.
01:31Yang mungkin menarik, tapi sebenarnya itu setback juga bagi kita adalah Jakob Sayuri pilihannya di back kanan itu.
01:38Dia sedang sakit sehingga dia tidak bisa bermain.
01:41Artinya Kevin Dix adalah pemain berpengalaman satu-satunya yang ada di posisi back kanan.
01:45Rizky Eka yang dimainkan ada di sana, tapi Rizky Eka kan kalau melihat caps internasional tidak semegah dari Kevin Dix.
01:52Kemudian Donitri juga cedera, padahal Donitri di Persija sama Sintayong Kang kadang-kadang dimainkan back kiri, kadang-kadang dimainkan back
01:58kanan.
01:59Jadi versatile juga.
02:00Ini mungkin, saya nggak bilang kekurangan, tapi ini yang harus dipikirkan oleh John Hurtman.
02:05Apakah Kevin Dix akan dimainkan di kanan atau di center back?
02:08Kalau Kevin Dix dimainkan di back kanan, berarti center back-nya akan ada Rizky Rido, Elkan Bagot, dan juga Justin
02:14Hopner nantinya.
02:15Saya pikir akan sama saja kekuatannya.
02:17Yang penting adalah bagaimana kita menggalang pertahanan jauh lebih baik dibandingkan dengan AFF lalu.
02:22Karena AFF lalu harus diakui bahwa lini belakang kita yang biasanya tumpuan kekuatan kita justru letak bocornya kita itu.
02:29Sehingga ada goal balasan dari Singapura yang harusnya tidak terjadi yang membuat kita tersingkir.
02:33Kalau kakak abu, lihatnya yang paling kira-kira baik formasinya, di mana Kevin Dix akan mengambil posisi di tengah absennya
02:42J.I.T. Zas?
02:44Ya, kalau berbicara masalah formasi, saya pikir tidak terlalu dan memang tidak harus terlalu fokus dengan formasi 3-4-1
02:51-1 juga ya.
02:52Yang jelasin bagaimana pemahaman taktikal yang sudah dicantangkan oleh John Hurtman, ini bisa membuat para pemain bisa lebih berkreasi.
03:00Jadi, mau 4-4-2 atau 4-3-3, saya kira dengan baterai pemain yang, saya pikir ini baterai pemain
03:08yang cukup puas ya.
03:09Walaupun ada beberapa pemain yang mungkin tidak bisa tampil, yang tadi dibahas oleh Bung Gita juga, seperti J.I.J.
03:16Tetapi, squad kedalaman ini sebetulnya squad kedalaman yang bisa dimanfaatkan.
03:21Jadi, saya berharap di FIFA ASEAN ini, para pemain yang selama ini juga belum mendapatkan kesempatan atau capsnya masih berkurang,
03:29saya kira ini momentum untuk mereka menampilkan kualitas terbaiknya.
03:33Nah, yang tidak kalah menantang sebenarnya Kevin Dix secara pengalaman, tidak usah diragukan lah ya, caps internasionalnya oke, juga mainnya
03:42oke.
03:42Tapi kan kalau jadi kapten, itu punya beban lainnya, mengatur ritme permainan, banyak-banyak beban yang sebelumnya sudah dipikul oleh
03:50J.I.Zes dan perform.
03:52Kalau Dix, ini masih jadi pertanyaan. Gimana menurut Kang Abuk soal ini?
03:56Iya, berbicara masalah kapten, kapten itu hanya ciri bagi orang yang mendapatkan mandat.
04:04Jadi, mandat antara pelatih dengan para pemain.
04:07Saya yakin dengan kemampuan ataupun pengalaman yang sudah dimiliki Kevin Dix, saya kira juga sebagai leader di sini, itu bukan
04:17jadi halangan dan bukan jadi masalah.
04:19Malah, sebaliknya, dengan dia ditunjuk menjadi kapten, dia akan lebih termotivasi dan dia akan memberikan sumbangsi lebih.
04:28Biasanya, para pemain yang mendapatkan kehormatan menjadi kapten, itu semangatnya akan lebih beberapa kali lipat.
04:35Itu yang mungkin pernah saya alami dan harapan hari ini Kevin Dix bisa membawa rekan-rekannya bisa lebih tenang.
04:47Pressure yang selama ini juga terjadi di Saddam GBK ini bukan halangan.
04:51Yang jelas, awal pertanian hari ini, saya pikir dengan tampilnya Kevin Dix sebagai kapten, ini menjadi pilihan juga buat John
05:01Hedman, yang akan menjadi leader nanti itu tidak akan menjadi sesuatu hal-hal yang perlu dikhawatirkan.
05:09Saya kira juga Tom Hedman, yang lain itu semuanya punya peluang untuk jadi leader.
05:15Karena sudah terbiasa, bisa mengatur ritme, bisa mengatur teman-temannya dan mungkin bisa menjadi katalisator bagi para pemain yang lainnya.
05:24Kalau Bung Gita juga apa melihat hal yang sama? Tidak biasa, bukan berarti tidak bisa. Dan Kevin Dix sudah cukup
05:31mature untuk itu.
05:32Ya, saya pikir dengan pengalamannya dia di Gladbach juga, saya pikir juga dikasih beban kapten tidak akan terlalu berpengaruh di
05:40dia.
05:40Tapi mungkin yang harus diperhatikan adalah, pada saat kualifikasi Piala Dunia di bawah Clever, dia pada saat berhadapan dengan Australia,
05:47dia pernah gagal penalti.
05:48Itu yang harus dia patahkan, bahwa tekanan seperti itu. Itu pada saat kita harusnya unggul 1-0.
05:53Kemarin di week terakhir Bundesliga kan juga, dia gagal penalti pertama, walaupun kemudian Gladbach mendapatkan penalti kedua.
05:59Jadi kemudian, rekan-rekannya sendiri tidak percaya dia ambil penalti.
06:03Kemudian ada pemain Jepang, striker Jepang yang sudah masuk sebagai cadangan, yang mencoba mengambil penalti.
06:07Sempat terjadi pertengkaran di antara mereka, saya pikir juga ini yang harus dipatahkan, bahwa jangan sampai dia gagal penalti.
06:13Jika kita mendapatkan penalti, untuk kemudian membuat rekan-rekannya tidak percaya dengan dia.
06:17Ini kan akan jadi, itu hanya kekhawatiran, tapi saya pikir sudah harus dipatahkan bahwa dia punya pengalaman seperti itu, pasti
06:23dia akan belajar lebih banyak dengan itu.
06:25Tapi, balik-balik lagi, tanpa JIZ, saya pikir kita masih punya peluang setidaknya untuk keluar sebagai juara grup dengan antara
06:32lainnya.
06:33Pastinya harus mengalahkan Singapura, yang gagal kita kalahkan pada saat AFF lalu.
06:38Dan ini juga sekaligus uji coba ya, kalau tidak ada kesempatan ini, mungkin kita hanya berharap pada JIZ saja ya,
06:45Bung Gita.
06:45Iya, betul.
06:47Dan saya pikir juga pilihannya sekarang banyak ya, seperti Zainal tadi bilang bahwa apapun kan kita sekarang skuadnya cukup tebal.
06:55Walaupun ada yang cedera, kita masih bisa pemain lain yang bisa menggantikan posisi itu.
07:00Oke, dan berikutnya PR-nya tadi melawan Singapura misalnya, nggak gampang juga buat Indonesia, meskipun di atas kertas kita percayalah
07:08dengan track recordnya John Hartman.
07:10Nah, apa yang harus jadi catatan khusus, kita akan bahas saat lagi di Sapa Indonesia Malam.
07:15Kami sering kembali.
07:15Masih di Sapa Indonesia Malam dan kami masih mengulas bakal seperti apa penampilan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup yang
07:22baru pertama kali diselenggarakan.
07:24Masih bersama dengan analis sepak bola Gita Suwondo dan mantan penyerahan Timnas Zainal Arief.
07:29Saya kekakak Aboh dulu, ini kan lawan Singapura, nggak gampang.
07:32Juga buat Timnas sekarang, apa sebenarnya yang harus jadi evaluasi?
07:37Ya mungkin harus agak sedikit bermain sabar ya, walaupun kita bermain di kandang, kita jangan terburu-buru juga.
07:43Karena saya yakin dengan kemarin hasil yang sebetulnya kurang memuaskan, para pemain kita juga terinspirasi untuk memperlihatkan bahwa kita itu
07:53mampu menaklukkan mereka.
07:55Tetapi ini sebaliknya, ini bisa menjadi bumerang.
07:58Saya percaya para pemain bisa belajar dari kesalahan kemarin dan mengoreksi apa yang menjadi hal-hal yang basic yang akhirnya
08:07bisa membuahkan gol yang sebetulnya mungkin sepakat sama Bung Gita ya.
08:12Kalau gol tersebut memang tidak perlu waktu itu.
08:15Tetapi ya itulah sepak bola, kita juga tidak harus melihat ke belakang.
08:20Yang terpenting bagaimana para pemain tetap fokus selama 2x45 menit dan tidak boleh menggap enteng lawan.
08:26Lalu kalau peta kekuatan kita, Bung Gita, bisa dibilang kan pemain sisi kiri kita itu berlebih ya dibandingkan kanan.
08:34Harus gimana John Hartman menyiasati ini?
08:37Ya sebenarnya kalau kita kehilangan Donitri, tapi ada Shane Patinama yang menggantikan.
08:42Kemudian Calvin Ferdong juga bisa bermain di dua posisi.
08:45Bisa berkiri, kemudian kalau Tom Hai juga harus keluar, dia akan bisa bermain sebagai defensive midfielder dengan tugas selebih menyerang
08:52ke depan.
08:52Joe Pelupesi yang menjaga kedalaman.
08:54Jadi saya pikir itu tidak akan jadi persoalan.
08:57Kemudian dia juga sudah bisa memperkuat kembali timnas kita setelah kemarin ada kasus pasport.
09:02Ini sekarang sudah bisa kembali memperkuat.
09:04Jadi saya pikir itu pilihannya juga cukup terbuka.
09:07Di samping nanti kalau di depan, di kiri juga ada Raktar Orak Mangun yang bisa bermain di sana.
09:11Tapi balik lagi seperti yang Zainal tadi bilang bahwa kita harus fokus.
09:16Contoh draw melawan Singapura itu kan karena kita tidak fokus.
09:19Mereka juga punya Ilhan Fandi.
09:21Dan anak Fandi Ahmad ini kadang-kadang suka ngeri ya melihat dia masuk dari bangku cadangan.
09:26Tiba-tiba dia bikin gol.
09:27Gol-gol yang tidak perlu gitu kan.
09:28Iya, iya.
09:29Kalau melihat dia masuk, ini kenapa orang harus masuk?
09:35Punya pilihan solusi bahwa kalau mereka mentok, mereka ada pemain yang bisa melakukan hal yang mengguntungkan mereka.
09:41Dan kemarin karena kita kalah dari Vietnam, kita juga harus menang dari mereka.
09:45Dan mereka menahan imbang Vietnam.
09:47Cara mereka menahan imbang Vietnam kan juga pragmatis.
09:49Cara mereka menahan imbang kita kan juga sepak bola pragmatis.
09:52Kadang-kadang itu.
09:53Saya ini sebagai penggemar sepak bola sedangnya sebenarnya senang banget dengan sepak bola nyerang.
09:59Tapi melihat yang pragmatis menang terus itu kan kadang-kadang miris juga ya.
10:01Iya, iya, iya.
10:04Walaupun ya itu strategi dan Singapura melakukannya dengan sangat baik.
10:08Jadi Singapura itu tim yang nggak gampang menang, tapi sulit dikalahkan ya.
10:13Itu yang harus kita patahkan.
10:14Itu yang bahaya, kalau selesai dikalahin itu punya stok sabarnya yang harus banyak.
10:19Betul, tiga pertandingan ke depan ini kan kita benar-benar harus dapat 9 poin untuk memastikan diri lolos.
10:24Nggak cuma hasil draw, itu aja.
10:26Dan kita kadang-kadang di tangan John Hartman pada saat kita berhadapan dengan tim pragmatis,
10:30sering bingung gimana caranya cetak gol, itu aja yang harus dipatahkan oleh kita.
10:36Bahwa peluang itu harus kita patahkan, klinis harus kita lakukan di depan.
10:40Kita bisa menang gede lawan tim burlese, tapi kita mentok pada saat harus berhadapan dengan lawan-lawan yang bermain,
10:46apa ya, lebih mengamankan daerah pertahanan mereka seperti Singapura, itu aja.
10:50Tapi kalau Mitchell Baker sama oleh Romani mungkin duet nggak ya, menurut Bung Gita?
10:55Kalau kita mau kuat di depan itu gimana, Bung Gita?
10:59Harusnya sih di lini depan pilihannya banyak, ada Luke Vickery juga.
11:03Tapi kan Luke Vickery belum pernah dicoba ya.
11:04Iya, iya, iya.
11:06Saya sih lebih memilih bahwa akan ada oleh Romani yang bisa berpindah ke kanan,
11:11eh bisa berpindah ke belakang untuk mengirimkan umpan dari belakang seperti halnya Harry Kane lakukan di Bayern München.
11:17Walaupun ya kemudian ada Ragnar Orat Mangum di kiri dan ada Mitch Baker sebagai target mereka.
11:22Jadi saya pikir hal-hal seperti ini yang pasti akan jadi opsi bagi John Hartman.
11:26Dan itu tadi, kalau dia bilang dia hanya bawa 5 pemain di AFF dan sekarang kekuatannya jauh lebih kuat dibandingkan
11:33pasukan AFF yang tidak lolos dari putaran grup.
11:36Saya percaya itu hal itu.
11:37Iya, di atas kertas sih harusnya kita lebih pede ya, Kang Abo.
11:41Tapi kalau kita lihat juga kan, misalnya Malaysia itu tambah naturalisasi baru, ini perlu diwaspadai atau nggak sih?
11:50Iya, kalau POV saya sih memang diwaspadai perlu.
11:54Tetapi kita juga jangan terlalu pengusaha dengan para pemain yang baru masuk, ya.
11:59Itu para pemain naturalisasi.
12:00Kita juga tetap, karena berbicara sepak bola itu bahasanya bahasa universal.
12:05Sepak bola itu bahasa sesuatu hal yang mungkin tidak bisa dilihat per individunya.
12:11Tetapi yang harus kita waspadai adalah kebersamaan dan kelompakan, itu timboknya yang paling sulit.
12:18Nah, jadi kita tadi ngebahas masalah Singapura.
12:22Sejauhnya juga Singapura belum terlihat para pemain yang nggak betul-betul bisa menjadi key player-nya lah ya.
12:28Boleh dikatakan seperti itu.
12:29Tetapi kalau melihat Malaysia sekarang dengan menambah tiga pemain naturalisasi, saya pikir juga kita tetap harus waspada.
12:37Tetapi juga kita jangan terlalu fokus dengan pemain yang baru masuk itu.
12:41Yang perlu kita waspadai adalah apa?
12:44Semangat bertanding mereka ketika mereka bertanding di Indonesia dan mereka sudah tahu.
12:50Kultur sepak bola kita bagaimana sejauh ini juga mereka bisa manfaatkan itu.
12:55Nah, itu yang mesti, saya lebih keberbicaraan masalah psikologisnya ya, bukan secara taktikalnya.
12:59Kalau taktikalnya saya sudah tidak pernah lagi seorang John Hartman ya.
13:04Ya, saya sudah percaya dalam hal itu.
13:06Tetapi hal-hal psikologis, kadang-kadang para pemain juga terlalu over forbidden.
13:10Itu yang perlu harus dijaga oleh para pemain kita.
13:13Kalau kita lihat secara psikologis pemain kita gimana?
13:17Karena saat John Hartman ada, seperti ada harapan.
13:21Tapi ASEAN saat ini tidak semudah dikalahkan pada masa jaya Timnas.
13:26Kita ingatlah, baru masuk-masuk naturalisasi.
13:28Itu kayaknya kita paling berjaya di antara negara-negara lain.
13:31Tapi sekarang kayaknya nggak bisa semudah itu juga.
13:34Ya, karena sekarang Vietnam sejak kalah 0-3 dari kita di Hanoi kan berbenah ya.
13:38Mereka juga diperbaiki, bukan saja naturalisasi.
13:41Tapi bagaimana grassroot mereka juga diperbaiki.
13:43Mereka kan juara hampir di semua ini, under 17, under 20, SEA Games under 23.
13:48Mengagetkan kemarin mereka gagal lolos ke putaran final Piala Asia under 20.
13:53Kita yang justru lolos.
13:54Jadi saya pikir juga ada keberhasilan kita, jauh banyak keberhasilan mereka.
13:58Mereka juara AFF juga, senior.
14:01Jadi itu yang benar-benar harus kita waspadai.
14:02Walaupun nanti ketemunya antara Vietnam dan Thailand juga di final ya.
14:06Nggak mungkin di grup.
14:07Kemudian Thailand, sejak kita naturalisasi, dengan Thailand tidak naturalisasi,
14:11kita kan belum pernah ketemu sama sekali.
14:12Baik di jaman Yusin Tayong, di jaman Patrick Lever, maupun di jaman John Hartman sekarang.
14:16Jadi tetap saja, kita ketemu Thailand itu sudah lama sekali.
14:19Jadi ya tetap harus diperhatikan bagaimana perkembangan Thailand sendiri.
14:23Walaupun perkembangannya di bawah Vietnam ya.
14:26Tapi tetap saja akan merupakan hal yang bahaya kalau mereka jadi juara grup dan kemudian kita lolos.
14:31Intinya adalah, tadi motivasi juga harus kita tingkatkan.
14:35Secara apa ya, secara kegemerlapan tim, kita paling atas.
14:40Secara kualitas tim dengan ada bermain di Eropa, di Austria, di Italy, di Spanyol, di Belanda, di Jerman bahkan.
14:47Itu kita di atas mereka.
14:48Tapi secara motivasi kan kurang lebih sama ya.
14:51Malaysia kan juga pasti ingin perbaiki apa ya, nama buruk mereka setiap mereka yang naturalisasi itu disebut oleh FIFA.
15:00Pasti mereka dengan naturalisasi yang benar-benar sekarang dengan tiga pemain Brazil yang sudah lama bermain bersama mereka di JDT.
15:07Itu pasti mereka akan mencoba berbuat sesuatu.
15:10Dan kita juga di IFF kemarin kan nggak ketemu dengan mereka.
15:13Jadi ini yang tetap harus kita perhatikan.
15:15Kita melawan Singapura, itu harus kita menangkan.
15:18Ya duel melawan Malaysia hari Senin nanti yang pasti akan sangat menegangkan ya.
15:24Apalagi kalau sudah lawan Malaysia, itu pasti akan tinggi tansinya ya Kakak Bo.
15:28Iya betul.
15:28Iya betul sekali.
15:30Jadi menambahkan tadi yang mau kita sampaikan, kita lawan Singapura kita harus menang.
15:38Dan melawan Malaysia juga kita harus menang tetapi menegangkan.
15:43Tetapi terakhir lawan Bangladesh, kita menang dan harus ditamankan.
15:46Mungkin gitu ya Bung Gita?
15:47Iya betul.
15:49Dan ngomong-ngomong juga ada Luke Vikry, singkat Bung Gita, apa yang kita bisa lihat?
15:54Dicobanya bukan di laga persahabatan, langsung di laga resmi.
15:57Ada dua yang tidak biasa.
15:59Satu tadi ya kita sudah bahas soal Kevin Dixie jadi captain.
16:02Kedua ada Luke Vikry masuknya sekarang.
16:04Iya, tapi balik-balik lagi.
16:07Dia kan cukup lama bermain di sepak bola yang tinggi juga ya.
16:10Jadi kemudian tingginya juga pasti akan membuat kita,
16:13kalau kita mentok dia akan masuk untuk bola-bola udara.
16:16Kemudian kita juga punya matchmaker yang punya kemampuan bola-bola udara.
16:19Artinya kalau kita sudah menunjukkan bahwa kita punya target nomor 9
16:23seperti dua pemain yang tinggi ini, ya kita harus ke arah sana.
16:27Pasti Abu tuh paling tahu lah, dia kan striker dulu.
16:29Tahu gimana caranya minta bola segala macam.
16:32Dan kalau John Harper kan salah satu keberhasilannya sekarang adalah
16:35membuat Ole Roman ini tidak saja jadi target main,
16:38tapi juga bisa bergerak ke belakang, jemput bola, kasih umpan.
16:41Ini yang saya pikir juga, ya itu tadi saya selalu menyamakan dia dengan Harry Kane.
16:46Walaupun ya kualitasnya mungkin beda ya,
16:47tapi Harry Kane-nya Indonesia lah jadinya.
16:50Asik.
16:53Semoga harapan ini sesuai dengan nanti permainan Timnas itu jadi doa kita semua.
16:56Setidaknya ada optimisme yang bisa kita bangun dengan jelang pertandingan di piala ini,
17:03di ASEAN 2026.
17:05Nggak mudah juga ya, tapi juga pasti bisa dilalui.
17:08Terima kasih Bung Gita, analis sepak bola-gila selalu.
17:11Terima kasih Kang Abo, Zainal Arief, mantan penyerang Timnas.
17:14Ya, terima kasih Bung Gita.
17:15Terima kasih Bung Gita.