Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Gaya hidup memilah sampah organik kini kian digemari warga. Sisa makanan yang dipisahkan dapat diolah menjadi kompos dan pakan ternak.

Sementara itu, minyak jelantah dikumpulkan untuk kemudian dijual kembali. Kebiasaan memilah sampah tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi warga.

Aksi pilah sampah pun menjadi salah satu cara mengelola limbah rumah tangga sekaligus mendatangkan cuan.

#pilahsampah #sampahorganik #kompos #minyakjelantah #lingkungan

Baca Juga Juara China Open 2026, Fajar/Fikri Ingin Bangkitkan Ganda Putra Indonesia dan Motivasi Pemain Muda di https://www.kompas.tv/olahraga/682432/juara-china-open-2026-fajar-fikri-ingin-bangkitkan-ganda-putra-indonesia-dan-motivasi-pemain-muda

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692591/dari-sampah-jadi-cuan-sisa-makanan-jadi-kompos-dan-minyak-jelantah-dijual-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara gaya hidup pilas sampah organik yang digemari warga.
00:04Sisa makanan bisa diolah jadi kompos dan pakan ternak.
00:08Sementara minyak jelantah dikumpulkan untuk dijual kembali.
00:11Tak hanya berdampak lingkungan, aksi pilas sampah pun datangkan cua.
00:31Selain sampah organik, sisa makanan, minyak bekas menggoreng atau minyak jelantah juga jadi bagian dari masalah persampahan rumah tangga.
00:41Jika asal buang, minyak jelantah bisa menyumbat pipa, saluran air, hingga cemari lingkungan.
00:47Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, ada jelantah?
00:51Oh ada, ada jelantah.
00:53Berangkat dari kekhawatiran inilah, ibu-ibu PKK Dasawisma di RT 6 RW 12 Kelurahan Pondok Kelapa mengumpulkan minyak jelantah.
01:04Mereka mengetuk pintu warga, jemput bola, mengumpulkan limbah penggorengan.
01:10Halo ibu-ibu.
01:11Iya.
01:12Hari ini dapat berapa nih bijanya?
01:14Berapa, Mbak Ica?
01:155 liter.
01:1655 liter kemarin.
01:19Iya, coba kalau kayak gini masuk ke gont.
01:22Iya, ini baru satu RT ya?
01:23Baru satu RT, biasanya numpuk pak kita.
01:27Setiap bulan, seluruh minyak jelantah warga RW 12 Pondok Kelapa dikumpulkan untuk dijual kepada pihak ketiga secara serentak.
01:37Bulan ini, ibu-ibu RT 6 mengumpulkan 55 liter minyak jelantah.
01:41Dijual Rp 3.000 per liter, mereka bisa menghasilkan Rp 165.000.
01:47Ramah kantong, baik untuk lingkungan.
01:51Dilihatannya sepele, hanya limbah, tapi efeknya luar biasa.
01:56Yang pertama, untuk kelestarian lingkungan.
01:58Dan yang kedua, ada nilai ekonomisnya.
02:02Selain melalui kelompok, minyak jelantah juga bisa dikumpulkan secara individu.
02:08Salah satunya dengan menukarkan minyak jelantah menjadi saldo dompet elektronik melalui U-Collect.
02:14Mesin pengumpul minyak jelantah yang tersedia di sejumlah SPBU Pertamina.
02:19Sangat terbantu, sebenarnya dulu itu aku nggak tahu ya kalau minyak jelantah itu bisa jadi rupiah ya.
02:25Baru tahu semenjak ada mesin U-Collect ini, ternyata ya bisa kita belikan minyak baru lagi.
02:31Jadi sangat terbantu buat ibu-ibu rumah tangga.
02:33Aku biasanya sekitar 1-2 bulan sekali datang, itu bisa dapat sekitar Rp 90.000an.
02:39Buat beli minyak lagi.
02:41Kan lumayan, misalnya dapat Rp 90.000an bisa dapat 4 liter minyak baru.
02:47Sudah mengumpulkan sejak setahun yang lalu, Sarah mengaku terbantu apalagi di tengah ekonomi yang tak menentu.
02:54Dengan cara ini, limba minyak jelantah tak lagi dibuang sembarangan, tetapi dikumpulkan untuk dimanfaatkan kembali.
03:02Minyak itu termasuk limbah ya, jangan sampai dibuang, karena kalau dibuang sebenarnya mencemarkan lingkungan juga.
03:08Tapi sebenarnya ini bisa jadi Rp 90.000an bisa kalian gunakan untuk check out atau jajan di wallet kalian, atau
03:15bisa juga kalian beli untuk beli minyak baru lagi.
03:26Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan