Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam pertandingan ASEAN Cup.

Laga ini menjadi ujian bagi skuad asuhan John Herdman untuk menjaga konsentrasi dan memaksimalkan peluang di depan gawang.

Analis sepak bola Gita Suwondo menilai dengan kekuatan skuad saat ini, Timnas Indonesia seharusnya mampu tampil lebih dominan dibanding Singapura.

“Satu hal yang selalu menjadi kendala bagi Timnas kita adalah bagaimana kita sering kehilangan konsentrasi pada saat kita unggul dan bagaimana kita tidak bisa memanfaatkan peluang demi peluang pada saat kita punya peluang di depan gawang lawan,” ujar Gita di Dialog Sapa Pagi KompasTV, Jumat (25/9/2026).

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Timnas Indonesia bersiap menghadapi Singapura pada duel perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
00:06Squad Garuda akan turun dengan kekuatan berbeda setelah tampil mengecewakan di Biala AFF.
00:19Timnas Indonesia akan memulai perjalanannya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan bersua Singapura.
00:26John Hartman yakin skuad Garuda mampu berbicara banyak pada duel di Stadion Glorabung Karno 25 September.
00:33Cederanya Jay Itzes membuat Kevin Dix untuk pertama kalinya dipercaya menjadi kapten.
00:38Sang pelatih John Hartman memastikan penggawa yang dipanggil pada FIFA ASEAN Cup berbeda dari komposisi pemain pada turnamen AFF Agustus
00:46lalu.
00:47Dengan datangnya pemain abroad, alis strategi asal Inggris berharap skuad Garuda bisa tampil baik serupa di FIFA Matchday pada Maret
00:54dan Juni lalu.
00:56Ada dua tim yang berbeda.
00:58Ada tim FIFA ASEAN dan tim AFF, dan Anda akan melihat tim FIFA ASEAN.
01:04Jadi, kita akan melihat bagaimana itu menunjukkan dan apakah mereka bisa mengalami identitas yang kita lihat pada Maret dan Juni,
01:11yang membawa kita kelihatan dan menang.
01:15Akan bermain di hadapan supporter fanatik tim Nas, Kevin Dix dan kolega diharapkan tampil all out.
01:21Dukungan pemain ke-12 tentu akan meningkatkan motivasi dan menaikkan mental bertanding Kevin Dix dan kolega.
01:45Singapura bukanlah semenjana.
01:47Pada laga Piala AFF Agustus lalu, armada Gavin Lee mampu menahan imbang Indonesia satu-satu di jalan besar stadium.
01:55Di hadapan publik sendiri, ditopang penggawa diaspora yang abroad di Eropa.
02:00Mampukah armada John Hartman meraih jaya?
02:03Kita nantikan saja.
02:12Dan saudara, saat ini kita sudah bersama dengan analis sepak bola, Gita Suwondo.
02:16Salah pagi, Bung Gita.
02:18Selamat pagi, Okta.
02:19Ya, Bung Gita, bagaimana Anda melihat persiapan tim Nas Indonesia untuk melawan Singapura nanti malam?
02:25Saya pikir sih dengan kekuatan yang kita miliki sekarang,
02:28harusnya kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan pertandingan seperti halnya beberapa bulan lalu di jalan besar stadium di mana kita
02:37ditahan imbang satu-satu.
02:39Walaupun harus diakui pada saat pertandingan itu, kita sebenarnya menguasai jalannya pertandingan,
02:43tapi ada satu hal yang selalu menjadi kendala bagi tim Nas kita adalah
02:48bagaimana kita sering kehilangan konsentrasi pada saat kita unggul
02:52dan bagaimana kita tidak bisa memanfaatkan peluang demi peluang pada saat kita punya peluang di depan gawang lawan.
02:58Itu yang harus dipatahkan oleh anak asuhannya John Hartman nanti malam di Gelora Bung Karnot.
03:03Saya pikir dengan kekuatan yang kita miliki sekarang, ada 12 pemain dari Eropa yang baru datang,
03:09harusnya kita di atas-ketas jauh lebih unggul dari Singapura.
03:13Tapi seperti yang dikatakan oleh Kapten Kevin Diggs tadi,
03:16bahwa masalah utama dari sepak bola selalu mental.
03:19Mental block itu yang harus dipatahkan oleh kita,
03:21bahwa kita bisa menang di ASEAN,
03:23karena selama ini kita selalu gagal di ASEAN, dalam ASEAN Championship.
03:27Oke, mentalitas dan juga fokus tadi yang harus dijaga.
03:30Tapi kalau bicara soal bagaimana kekuatan Singapura,
03:32apa kekuatan dari Timnas Singapura yang bisa diantisipasi oleh Timnas Indonesia, Bung Gita?
03:38Dalam dua tahun terakhir ini, Singapura adalah salah satu negara ASEAN yang maju pesat.
03:42Mereka lolos ke Piala Asia,
03:43mereka selalu bersama dalam dua tahun ini,
03:46jadi pemainnya itu-itu aja.
03:48Secara negatif, sebenarnya pemain itu-itu aja,
03:50artinya mereka tidak kaya dalam hal bank pemain.
03:53Tapi dalam hal kebersamaan, mereka pasti sangat siap.
03:56Mereka mengejutkan lolos kemarin di ASEAN Championship bulan Juli lalu.
04:03Kemudian secara keseluruhan, pemain-pemain ini sudah selalu bermain bersama.
04:07Dan mereka punya Irvan Vandi yang selalu masuk dari cadangan untuk bikin gol.
04:11Salah satu golnya adalah yang menyingkirkan kita kemarin dari AFF.
04:14Jadi, itu yang harus diperhatikan,
04:17bahwa tim ini adalah tim yang sangat sulit dikalahkan,
04:20walaupun juga tim ini sulit menang.
04:22Artinya mereka kemarin baru gagal di tangan Thailand pada saat semifinal.
04:25Itu pun di Bangkok, mereka bisa menahan imbang Thailand dua-dua.
04:29Jadi, kalau harapannya adalah kita bisa menang melawan mereka di GBK sebagai tuan rumah,
04:35ya, benar.
04:37Di atas kertas kita bisa menang, tapi tetap saja Thailand pun bisa ditahan imbang oleh mereka.
04:42Jadi, mereka punya kemampuan untuk melakukan hal yang sama terhadap kita.
04:45Dan, di Viva ASEAN Cup kali ini kan kita,
04:49kalau ingin lolos ke final, kita harus juara grup,
04:51dan kita harus memulainya dengan mengalahkan Singapura hari ini.
04:55Secara kekuatan tim,
04:56kita jauh di atas mereka dengan banyaknya pemain-pemain dari Eropa yang datang sekarang.
05:01Oke, menarik tadi soal bagaimana tim nasi Singapura ini sulit dikalahkan,
05:06tapi juga sulit menang juga.
05:08Tapi kalau bicara soal potensi,
05:09sebetulnya di sektor mana dari tim nasi Indonesia yang berpotensi jadi kunci untuk mempongkar pertahanan dari Singapura?
05:15Sebenarnya kita di lini pertahanan kita sangat kuat ya.
05:18Walaupun kita tidak ada JICS yang bisa memperkuat kita karena cedera,
05:24tapi ada Kevin Dix di sana yang bisa bermain sebagai centerback.
05:27Di Gladbach, Borussia Mönchengladbach Klubnya,
05:30dia juga selalu bermain sebagai centerback.
05:33Tapi, ada sektor di sisi kanan, back kanan kita yang kekurangan orang.
05:36Dengan Jakob Sayuri sedang menderita demam berdarah sehingga tidak bisa dipanggil.
05:41Kemudian Rizky Eka juga yang dipanggil dari PSM sebagai penggantinya.
05:44Tidak terlalu punya pengalaman internasional yang banyak.
05:47Jadi, saya pikir nanti Kevin Dix akan dipindahkan ke kanan sebagai kapten.
05:50Ini artinya Rizky Rido yang akan melapis centerback.
05:54Sebenarnya itu kekuatan kita.
05:55Tapi, kemarin lawan Singapura di jalan besar kan kekuatan itu yang goyah.
06:00Karena kita tidak konsentrasi, ada kartu kuning,
06:03kurang koordinasi antara Rizky Rido dan juga penyegagawang kita.
06:06Ini yang benar-benar harus kita, apa ya, benar-benar kita harus fokuskan.
06:10Lini pertahanan kita, kemudian tengah kita juga akan menjadi salah satu kekuatan kita
06:15dengan adanya Tom Hai dan juga Kevin Ferdong yang bisa bermain di sana.
06:19Oke, Bung Gita ada juga sosok yang menarik dicermati.
06:22Ini Luke Fikir yang bisa berposisi sebagai penyerang sayap.
06:26Kita masih asing sebetulnya sama sosoknya.
06:27Tapi, kalau Anda melihat potensinya seperti apa, Bung Gita?
06:30Sebenarnya potensinya sangat tinggi ya.
06:32Kemudian dia badannya juga tinggi.
06:33Artinya, kalau kita sampai mentok, dia bisa diandalkan seharian seperti Mitch Baker,
06:38yaitu dengan bola-bola atas.
06:39Kemudian, dengan adanya Luke Fikir, kita kaya jadi akar formasi.
06:43John Sarban bisa pakai 3-4-3 dengan Luke Fikir bermain di sayap.
06:46Atau kalau dia mau dengan 3-5-2,
06:49karena Tom Hai kan di klubnya sekarang main di posisi nomor 10,
06:52di belakang striker.
06:53Kita bisa memainkan bukan Luke Fikir,
06:56tapi kita bisa Mitch Baker dan juga Ole Romani di depan.
07:00Kemudian juga, kalau kita lihat di pinggir kiri juga masih ada Raktor Orat Mangun
07:04yang bermain di Persib, di posisi yang sama.
07:06Jadi, sangat kaya sekali Luke Fikir, salah satu andalan kita
07:10yang selama ini belum pernah dicoba di tim nasional senior,
07:13dan ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa dia bisa dan mampu berbuat sesuatu.
07:17Oke, kita nantikan seperti apa nanti pertandingannya match antara tim nasi Indonesia
07:21versus Singapura tentunya akan jadi permanen yang menarik nanti malam.
07:24Terima kasih analisnya Pak Bula, Bung Gita Swodus,
07:26sudah bersama di Sampai Indonesia pagi.
07:28Sehat selamat, Bung Gita.
07:30Sama-sama, Opa.
07:35Saudara pencarian, hari keempat tim sergabungan menemukan sejumlah barang
07:40melik korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat.
07:44Kami hadirkan informasinya usai jeda.
07:45Terima kasih.
07:48Terima kasih.
07:50Terima kasih.

Dianjurkan