00:00Pak Andreas, apa harapan Anda kepada mitra kerja Kementerian Mipas, khususnya Dirjen Pemasyarakatan?
00:07Ya, di sini kan sebenarnya ada satu fakta kemewahan, ada fakta yang lain yang tadi saya sampaikan,
00:14over capacity, itu juga harus berbaiki, dan ada concern yang sama juga ya.
00:18Itu juga concern yang sama.
00:20Tapi di tengah itu ada diskriminasi.
00:24Ya, diskriminasi itu diskriminasi di dalam pelayanan terhadap perbedaan perlakuan.
00:29Dan itu terbaca orang yang punya uang bisa membeli fasilitas, dan itu bahaya sekali.
00:34Ini kan satu peristiwa yang berkaitan dengan apa yang terjadi ini adalah pelayanan yang tidak adil.
00:43Dan ini buat yang lain, yang lain sengsara, yang lainnya.
00:46Jadi perjuangan akan mendesak untuk DPR lebih menaikkan tensinya supaya lebih serius, bukan sederhana.
00:52Ya, justru poin itu gitu.
00:54Penting untuk ada keadilan di dalam memperlakukan para warga binaan.
01:02Dan itu harus dibuktikan dalam bentuk satu koreksi atas sistem?
01:05Sistem ini sistem.
01:07Yang berikut adalah juga perlu didukungan infrastruktur untuk pengamanan.
01:13Nah, ini juga berkaitan dengan, ya tadi misalnya soal CCTV yang seringkali dijadikan.
01:23Terus kemudian juga kalau soal penggunaan HP, kenapa kita tidak pakai alat gamer untuk mematikan sinyal gitu?
01:30Nah, kalau itu kan bisa dikontrol.
01:32Sebenarnya modal dibanding-modal dibanding-modal dibanding.
01:33Sikat saja Pak Andreas, siapa yang harus bertanggung jawab?
01:35Apakah berhenti di Kalapas?
01:37Nah, di situ.
01:37Atau kau berhenti ke Dirjen? Atau kau Menteri?
01:39Itu harus mulai dari paling atas, yaitu Menteri.
01:42Menteri.
01:42Karena kita bicara soal kebijakan secara menyeluruh gitu.
01:46Dan itu yang kami sedang lakukan di dalam pembahasan panjang Lapas, kusus panjang pemasarakatan ini gitu.
01:53Dan rekomendasi-rekomendasi itu sudah kami mulai siapkan supaya perbaikan ini menyeluruh gitu.
02:00Oke.
02:00Dan saya kira itu poin.
02:03Masyarakat penyaksikan kita semua dan kita berharap ini semua dalam waktu tegak tidak terulang lagi muncul kemauan-kemauan.
02:09Meskipun kita masih berpikir jangan-jangan ada yang belum ketahuan.
02:12Terima kasih Pak Andreas Ugo Parera, terima kasih Ibu Safrida R. Rahasan sudah bergabung dengan kami.
02:18Pelakuan tidak adil terhadap narapidana binaan Lapas dalam bentuk fasilitas mewah adalah pertemuan antara kebutuhan napi berduit dengan lemahnya integritas
02:28pengelola Lapas.
02:28Diskriminasi perlakuan napi merusak esensi pemindanaan.
02:32Tujuan pemindanaan dan pemberi efek jerah sebagai bentuk hukuman semakin kabur.
02:38Setelah penyalahgunaan wewenang, potensi korupsi harus segera ditutup.
02:42Jika tidak ingin hukuman penjara bukan lagi menakutkan, tapi jadi bahan tertawaan.
02:49Demikian satu menjadi forum malam ini, terima kasih dan sampai jumpa.