- 2 menit yang lalu
- #lapascibinong
- #ombudsman
- #sidak
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Ombudsman RI, Syafrida R. Rasahan, mengatakan pihaknya menerima informasi dari mantan warga binaan yang baru saja bebas dari Lapas Cibinong.
Menurut Syafrida, mantan warga binaan tersebut mengaku mengetahui adanya pembayaran untuk mendapatkan kamar.
Syafrida mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bangunan yang menjadi sorotan Ombudsman tersebut mulai dibangun sekitar 2022 atau 2023.
Mantan warga binaan itu juga disebut memberikan informasi mengenai tarif kamar bagi warga binaan.
Ketika ditanya mengenai nominalnya, Syafrida menyebut tarif untuk warga binaan yang masih berada di dalam sel disebut bervariasi, mulai dari 5 juta rupiah.
Kemudian, bukan hanya soal kamar. Ombudsman juga menerima informasi mengenai dugaan transaksi telepon seluler di dalam lapas.
Syafrida mengatakan, mantan warga binaan tersebut menyebut harga telepon seluler yang dibeli melalui petugas berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta.
Menurut informasi yang diterima Ombudsman, jika telepon seluler tersebut kemudian disita dalam razia dan warga binaan ingin mengambilnya kembali, disebut ada pembayaran tambahan.
Syafrida menegaskan, informasi tersebut telah disimpan oleh Ombudsman dan dapat disampaikan apabila diperlukan untuk proses pendalaman.
Di sisi lain, saat melakukan sidak pada 23 September 2026, Ombudsman juga menemukan botol minuman keras di sejumlah lokasi.
Sebelumnya, dalam sidak 23 September, Ombudsman menyatakan menemukan lebih dari 10 bangunan yang diduga dihuni warga binaan, dengan fasilitas seperti sofa, kulkas, televisi, meja makan, hingga fasilitas kebugaran. Ombudsman juga menyebut adanya akses keluar yang terhubung ke area belakang lapas.
Ombudsman kemudian menyatakan informasi dan dokumentasi hasil sidak siap disampaikan kepada DPR RI sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/0K2J2Ivev9Q
#lapascibinong #ombudsman #sidak
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/693529/ombudsman-ungkap-cerita-eks-napi-kamar-di-lapas-cibinong-diduga-bertarif-rp5-juta-satu-meja
Menurut Syafrida, mantan warga binaan tersebut mengaku mengetahui adanya pembayaran untuk mendapatkan kamar.
Syafrida mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bangunan yang menjadi sorotan Ombudsman tersebut mulai dibangun sekitar 2022 atau 2023.
Mantan warga binaan itu juga disebut memberikan informasi mengenai tarif kamar bagi warga binaan.
Ketika ditanya mengenai nominalnya, Syafrida menyebut tarif untuk warga binaan yang masih berada di dalam sel disebut bervariasi, mulai dari 5 juta rupiah.
Kemudian, bukan hanya soal kamar. Ombudsman juga menerima informasi mengenai dugaan transaksi telepon seluler di dalam lapas.
Syafrida mengatakan, mantan warga binaan tersebut menyebut harga telepon seluler yang dibeli melalui petugas berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta.
Menurut informasi yang diterima Ombudsman, jika telepon seluler tersebut kemudian disita dalam razia dan warga binaan ingin mengambilnya kembali, disebut ada pembayaran tambahan.
Syafrida menegaskan, informasi tersebut telah disimpan oleh Ombudsman dan dapat disampaikan apabila diperlukan untuk proses pendalaman.
Di sisi lain, saat melakukan sidak pada 23 September 2026, Ombudsman juga menemukan botol minuman keras di sejumlah lokasi.
Sebelumnya, dalam sidak 23 September, Ombudsman menyatakan menemukan lebih dari 10 bangunan yang diduga dihuni warga binaan, dengan fasilitas seperti sofa, kulkas, televisi, meja makan, hingga fasilitas kebugaran. Ombudsman juga menyebut adanya akses keluar yang terhubung ke area belakang lapas.
Ombudsman kemudian menyatakan informasi dan dokumentasi hasil sidak siap disampaikan kepada DPR RI sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/0K2J2Ivev9Q
#lapascibinong #ombudsman #sidak
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/693529/ombudsman-ungkap-cerita-eks-napi-kamar-di-lapas-cibinong-diduga-bertarif-rp5-juta-satu-meja
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01Pasti, as soon as possible, oke tunggu lagi, belum minta seminggu paling lama
00:07Oh iya harus, investigasi harus ada hasilnya, kalau tidak ada hasilnya ya berarti gak kerja
00:14Ini nanti akan kita tindak lanjutin dari hasil investigasi, apalagi miras, mungkin ada narkoba, ada hal lain
00:22Ini kesempatan kita untuk bersih-bersih lapas seluruh Indonesia
00:31Masih di Satu Menjadah Forum, saya lanjut ke Pak Andreas
00:33Tadi saya ralat bukan Komisi 3, tapi RDP Komisi 13 yang sebagai mitranya Kementerian IMIPAS
00:40Menterinya gak hadir, situasi genting jadi sorotan, orang heboh, harusnya sebagai bentuk pertanggung jawaban
00:46Komisi 13 juga mempersoalkan ini?
00:48Gini, jadi ini respon cepat aja gitu, karena kalau dengan menteri itu dapat kerja
00:55Ini rapat dengan pendapat itu dengan dirjen atau eselon 1
01:00Jadi itu boleh secara latif?
01:01Nah itu biar bisa, sehingga bisa, karena ini kan hari Jumat ya, dari Ombudsman itu
01:07Rabu
01:09Rabu
01:10Rabu, ya tapi Jumat itu kan biasanya teman-teman banyak di daerah kan
01:14Jadi kita bersurat hari Jumat, minta supaya secepat mungkin gitu
01:20Tapi idealnya dalam situasi yang sangat krisis buat Kementerian IMIPAS yang membawai dirjen PAS
01:25Harusnya itu kan prioritas ya, artinya menjelaskan ke publik bahwa sudah datang ke lokasi ya satu hal
01:30Tetapi secara resmi
01:31Kita minta, kita minta supaya ini kehadiran, tapi kesiapan dari mungkin Pak Menteri ada tugas-tugas yang lain
01:38Atau ada hal-hal yang lain yang kemudian belum bisa hadir
01:42Sehingga memang waktu rapat itu juga sempat ada pertanyaan dari kawan kita di Komisi 13
01:50Yang minta, malah minta dibatalkan kalau tidak ada Pak Menteri
01:54Oh betul
01:55Sempat ada ini
01:56Karena itu tidak menunjukkan bahwa ada situasi minimal
01:59Ya kita minta sebenarnya dengan Ombudsman sekalian
02:01Tapi diwoleh Komisi 13
02:02Ya artinya kalau Ombudsman memang mitranya Komisi 2 gitu
02:07Dengan Pak Menteri, ya mungkin Pak Menteri ada halangan
02:11Sehingga akhirnya kita putuskan ini rapat dengan pendapat
02:16Dengan dirjen
02:17Dan segera kita tindak lanjuti dengan kunjungan kerja ke Lapas, Cibinong
02:25Sehingga apa temuan-temuan itu bisa langsung kita fact finding lah gitu
02:30Artinya Komisi 13 masih akan terus menjadwalkan dengan Menteri
02:36Karena ini kan bicara soal bukan hanya soal Cibinong
02:38Kalau dari penjelasan Bu
02:40Ini penting juga dijelaskan ke publik
02:43Bagaimana pengawasan dan konsen DPR terhadap ini
02:45Ya kita minta bahwa apa yang dari hasil kemarin
02:50Juga kita beberapa statement yang termasuk dari saya, saya sampaikan
02:54Supaya Menteri melakukan investigasi yang lebih mendalam dan menyeluruh
02:59Karena sebenarnya itu tadi, kehidupan di lapas ini kan kehidupan di balik tembok kan
03:05Yang tahu itu bahkan mungkin juga Menteri juga atau dirjen juga belum tentu semua tahu juga gitu
03:13Apa yang terjadi di balik tembok itu gitu
03:16Yang tahu itu kan persis day to day itu adalah petugas-petugas yang ada di lapas
03:20Berarti kan ini isinya soal pengawasan kan Pak
03:22Betul
03:23Di internal kan Pak
03:24Pengawasan internal
03:24Di mana pun ke lapas katakanlah struktur paling bawah
03:26Struktur yang paling bawah
03:27Tapi kan harusnya ada pelaporan, ada mekanisme dan sebagainya
03:31Ini yang mungkin harus diperbaiki
03:32Persis, itu yang ini
03:34Tadi pagi Pak saat kunjungan ke lapas
03:37Memang sudah mulai ada yang dicopotkan
03:39Sempat tuh dicopot-copot semua setelah rame viral beredar foto-foto atau video-video dari timnya Bu Ida
03:46Ya memang tapi ya kemudian ada yang ditaruh lagi kayak
03:49Ada yang ditaruh lagi
03:50Misalnya kayak minuman keras itu ada
03:52Kemarin katanya sempat diangkut gitu
03:56Artinya kita minta supaya apa yang
04:00Fakta-fakta yang ada tuh
04:01Ya jangan di ini, jangan dibongkar dulu gitu
04:04Memang sudah ada yang dibongkar
04:06Seharusnya kan itu disegel proyestisia
04:07Supaya bisa jadi menelanjutkan ke langkah hukum berikutnya
04:11Jangan sampai hilang karena itu kan bisa jadi alat bukti kan
04:14Alat bukti memang
04:14Alat bukti dan itu tadi salah satu poin yang kami tegaskan ke IRJEN
04:20Karena pengawasan internal itu ada di IRJEN kan
04:23IRJEN lapas
04:25Untuk mencatat semua alat bukti itu
04:27Untuk mencatat semua alat bukti
04:30Sehingga ini pelanggaran administrasi
04:31Atau ada pelanggaran yang sifatnya korupsi, kriminal disitu
04:36Yang menjadi dasar untuk pengambilan keputusan
04:41Pesangsi bagi petugas yang ada di dalam situ
04:44Jadi memang disini memang pengawasan ini
04:48Apa yang terjadi dengan peristiwa ini kan menunjukkan bahwa
04:52Apa yang terjadi di lapas itu adalah tanggung jawab kita semua
04:55Tanggung jawab disini
04:57Apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman ombudsman
05:00Apa yang komisi 13 melanjutkan itu
05:03Ya juga teman-teman media gitu
05:06Kalau tidak media tidak memberitakan disitu
05:07Mungkin juga tidak tahu kita semua apa yang terjadi disitu
05:10Saya ke Bu Ida dulu
05:11Bu Ida, kalau lihat tadi kan penyataan benar ya
05:14Bahwa ada miras yang persis saat Ibu Hari pertama tanggal 23 itu
05:18Itu tepat mencatat enggak ombudsman?
05:20Penting sekali takutnya ini udah kepala yang dibongkar
05:23Kemudian ada beberapa alat bukti yang dihilangkan
05:25Sehingga ke depan itu akan mempersulit
05:27Kalau memang mau ada penindakan hukum yang lebih tajam misalnya
05:30Ya kami bersyukurnya dokumentasi kami lengkap
05:33Lengkap ya
05:33Jadi Pak Andreas kemarin kami sudah serahkan ke komisi 2
05:37Video rekaman yang waktu kami menemukan pertama
05:40Sampai semua blog itu sebenarnya
05:42Saya sempat sampaikan sama ketua komisi 2 kemarin
05:46Kalau diperkenankan itu nanti kami sampaikan juga ke komisi 13
05:50Untuk sebagai bahan evaluasinya juga
05:54Dan pemantauan dari pengawasan dari komisi 13
05:57Jadi memang ya miras tadi itu memang
06:00Saya yang buka kulkas memang kelihatan itu
06:04Jumlahnya cukup banyak untuk
06:06Kalau yang di kulkas itu model wine itu ada mungkin 4 botol atau 3 botol
06:12Itu yang dibaringkan
06:13Tapi yang di pintu kulkas itu ada berapa macam ya
06:17Untuk dari satu rumah itu
06:18Belum lagi yang rumah yang lain gitu ya kan
06:21Dan itu kan terbukti ketika saya menjumpai tempat sampah
06:24Yang di ujung itu menemukan banyak botol miras disitu
06:27Sangat banyak
06:28Dan itu saya tanyakan sama UABP yang bertugas memilah-milah sampah
06:35Jadi ada botol aku air mineral
06:37Ada kardus-kardus gitu ya kan
06:41Jadi sampahnya dipisah memang
06:42Sampai saya ajak ngobrol
06:44Petugasnya pun saya ajak ngobrol
06:46Nah petugasnya itu juga menjawab
06:47Waktu saya tanya ini sampah berapa kali sehari diangkat
06:51Nah dia jawab
06:52Oh seminggu dua kali bu gitu
06:54Dia menjawab
06:55Jadi mereka itu semua sebenarnya menjawab Pak Andreas
06:57Jadi
06:58Jadi ada gambar yang seperti
06:59Yang dorong itu
07:00Nah itu memang
07:01Nah kalau yang dorong
07:03Sudah di depannya kali ya
07:04Enggak Pak
07:05Jadi di rumah yang putih itu
07:06Jadi kan kita setelah
07:09Setelah ini yang waktu saya nengok sampai ke tempat sampah itu dalam kondisi kita berbagi tim
07:13Berbagi tim
07:14Saya memang yang rumah putih itu
07:16Di dalam rumah-rumah itu Pak
07:17Ada satu vihara sebenarnya
07:19Tadi Pak Andreas ketemu gak?
07:20Ada satu apa?
07:21Vihara kecil
07:22Oh tempat bayangan
07:23Ada vihara di dalam rumah itu
07:24Tempat beribadahnya
07:26Bukan bagian dari lapas
07:27Tapi di dalam rumah itu ada dibangun vihara kecil
07:30Jadi saya memantau itu
07:32Nah kenapa bisa jadi dorong-dorongan di rumah yang itu
07:35Itukah setelah yang rumah pertama yang kami menemukan
07:41Warga binaan yang bernama Jimmy
07:43Nah itu ya
07:44Jimmy bu ya?
07:45Apa ya nama lengkapnya itu
07:47Patut diduga Jimmy lah ya
07:48Kalau ada nama Ahmad Albani dan Hasan Ci itu ada?
07:51Nah itu yang kita wawancarai
07:53Apa Ibu?
07:54Itu waktu itu wawancarakan tanya apakah Bapak siapa?
07:57Kasusnya apa gitu ya?
07:58Kalau kasus kita gak sempat tanya
08:00Kita cuma menanyakan Bapak siapa
08:01Dia bilang warga binaan
08:04Terus kemudian ini nempatin
08:06Ada
08:07Jadi waktu dia wawancar pakai kamera
08:09Dia gak mau ngaku
08:10Tapi waktu kita bicara
08:12Tanpa kamera
08:14Dia ngaku bahwa itu membayar
08:15Membayar?
08:16Disebutnya gak berapa jumlah membayar?
08:18Sudah berapa lama menempati pasir-pasir itu?
08:20Nah itu kami gak sempat
08:21Karena memang kan kami juga berkejaran dengan waktu
08:23Dan memang petugas sudah
08:24Sudah ya Bu, sudah ya Bu
08:26Jadi ya gitu
08:26Biayanya gak keluar dari dua nama yang tadi saya sebutkan
08:29Ada gak?
08:30Ombudsman tim yang mendapatkan
08:31Berapa sih sebenarnya perputaran uangnya?
08:33Berapa sih sebenarnya transaksi?
08:35Ya kami tidak tahu
08:36Tapi kami dapat info
08:37Dari beberapa teman-teman
08:38Seperti ICW
08:39Dari teman-teman media
08:41Sampai berapa Bu itu?
08:41Hitungannya ada tarifnya?
08:44Ya kami terima kasih
08:44Pak Andres kebetulan pas ke kejadian itu
08:47Ada mantan napi yang ditahan
08:49Warga binaan dari Cibinong
08:51Itu datang
08:52Dia baru bebas juga
08:53Dia datang ke kami
08:55Tapi Indonesia minta dirahasiakan
08:57Ya ya pasti mulai
08:57Jadi ada tiga
08:59Dua tiga orang
09:00Itu mendem saya
09:01Lewat Facebook
09:03Waktu itu
09:04Awalnya saya gak
09:04Awalnya saya gak respon
09:06Karena saya takut itu
09:07Ini kan biasa buzzer atau apa
09:09Tapi sampai dia bilang Bu
09:11Saya adalah mantan warga binaan
09:13Itu di tahun yang sama Bu dengan?
09:15Baru aja?
09:15Baru saja keluar
09:16Dia mungkin baru dua bulanan
09:17Apa yang Ibu dapatkan?
09:19Nah dia menjelaskan
09:20Bangunan itu dibangun tahun
09:242022 atau 2023
09:26Baru ya yang baru
09:28Kemudian dia bilang
09:30Kami di lapas itu
09:31Kalau mau kamar bayar sejumlah uang
09:35Berapa?
09:35Kesebut angka gak Bu?
09:36Waktu itu kisarannya
09:38Kalau yang masih di sel ya
09:39Yang di sel itu
09:41Variatif
09:41Antara berapa sampai berapa?
09:435 juta sampai ke atasnya
09:44Per bulan?
09:45Per bulan
09:46Terus kemudian handphone
09:48Handphone itu mereka boleh bawa
09:50Beli dengan petugas
09:51Dia beli dengan petugas
09:54Harganya itu sekitar
09:55Tiga sampai empat juta
09:57Tiga sampai empat juta
09:59Nanti kalau dia
10:01Itu dirazia ditangkap
10:02Kalau dia mau ambil
10:04Dia mau minta lagi
10:05Dia bayar lagi satu juta
10:06Bayar lagi satu juta
10:07Kalau dia mau ambil lagi
10:08Kalau ada lagi ya
10:09Jadi itu diceritakannya
10:11Dan kami tersimpan dengan rapi Pak Andreas
10:13Mungkin kalau dibutuhkan kami siap
10:14Tapi itu kan baru di Cibinong
10:16Nah tapi yang di rutan lain juga ada
10:19Oke kita fokus ke Cibinong Bu
10:20Jadi total berapa ya warga binaannya?
10:23Kalau yang memang punya uang lumayan
10:26Ya saya pikir lumayan juga
10:27Di atas 10 juta kali ya
10:28Itu 10 juta
10:29Tapi jumlah total
10:31Saya ingin tahu
10:32Dari total berapa
10:33Itu saya gak bisa pastikan
10:35Berapa persen yang menggunakan
10:36Valicitas mewah gitu
10:37Persoalannya kami gak bisa masuk
10:38Kami tidak tahu bloknya
10:40Termasuk blok yang
10:41Tapi data kan bisa minta
10:42Ombudsman kan
10:43Sampai hari ini kami belum
10:44Belum mendapatkan data itu
10:47Dari Dijenpas
10:48Karena kami memahami
10:49Mereka juga sedang melakukan
10:51Investigasi dan pendalaman
10:52Sebagaimana permintaan kami
10:54Jadi kayak
10:55Saya konfirmasi sekali lagi Bu
10:56Tahun 2023 itu dimulai
10:58Yang tadi menurut laporan
10:59Mantan warga binaan itu
11:00Bangunan itu
11:01Itu semua keseluruhan
11:0213 bangunannya
11:04Kayaknya bukan
11:04Kayaknya bertahap
11:06Oke bertahap
11:07Jadi dia ada
11:08Kalau yang 2023 itu
11:10Kayaknya kelihatan
11:10Yang waktu kami tarik menarik itu
11:12Oh itu yang mulai
11:14Dan kelihatan memang
11:14Bangunan masih
11:15Bawah 5 tahun lah ya
11:16Saya ke Pak Andreas
11:17Pak Andreas
11:18Kalau dengar cerita ini kan
11:20Sesuai judul ini
11:20Cerita Lawas
11:212018 kita tahu
11:22Di Sukamising juga ada
11:23Sidak gitu
11:25Sampai heboh juga
11:26Fasilitas mewah
11:27Terus 2010 juga sebelumnya
11:28Di Pondok Bambu juga ada
11:30Ada salon dan sebagainya
11:31Ini saya bicara soal
11:33Harusnya kan
11:34Sistemnya
11:35Ah sistem
11:36Yang kedua
11:37Ini cerita lama gitu
11:39Tapi apa iya
11:40Mau dibiarkan begini
11:41Sebagai mitra
11:42Komitian ini
11:44Pas
11:44Komisi 13
11:45Sebagai wakil pimpinan
11:47Seperti apa
11:47Ya jadi itu tadi
11:50Yang saya sampaikan bahwa
11:51Kehidupan dibalik
11:52Apa dibalik tembok
11:53Dibalik apa
11:54Kawat-kawat dan temboknya
11:56Tertutup ini gitu
11:58Dan disitu
11:59Ya ada warga binaan
12:01Yang seharusnya dibina
12:03Untuk kemudian
12:04Ya setelah mereka
12:06Meninggalkan tempat
12:08Lapas atau rutan
12:10Itu menjadi lebih baik lah gitu
12:12Nah cuma kita tahu bahwa
12:14Di dalam itu kan
12:16Petugas-petugas ya
12:17Saya juga beberapa
12:18Di beberapa lapas sebelumnya
12:19Pertama soal SDM nya
12:22Petugas yang langsung
12:24Petugas di lapangan langsung ini
12:26Yang sehari-hari
12:28Berhadapan dengan
12:29Para
12:30Pewarga binaan ini
12:32Ini memang
12:34Dari
12:35Yang saya tanya langsung
12:37Ke mereka
12:37Ini kebanyakan
12:39Mereka tidak terlatih
12:41Tidak terlatih
12:42Artinya tidak ada latihan khusus gitu
12:44Tidak ada
12:45Ini pelatihan khusus
12:46Itu satu hal
12:47Tetapi bukankah
12:48Kalau sistemnya diperbaiki
12:49Dengan baik
12:50Nah justru itu
12:50Dan ada
12:51Itu yang saya maksudkan
12:52Dengan
12:52Integritas dari masing-masing SDM nya itu
12:54SDM tadi gitu
12:55Karena kalau yang terlatih
12:56Dengan tidak jujur
12:57Dua hal berbeda
12:58Nah itu tadi
12:58Mana dalam hal ini
12:59Orang yang tidak disiapkan
13:01Oke
13:01Orang yang tidak disiapkan
13:03Jadi saya tanya
13:04Misalnya pernah saya tanya
13:05Dia tidak pakai dengan pakaian
13:07Apa
13:08Seragam
13:09Seragam bagus
13:10Eh kamu
13:13Petugas sudah berapa lama
13:14Sudah tiga tahun Pak
13:16Apa ini
13:17Lulusan SMA
13:18Terus sudah ada persiapan
13:20Latihan untuk
13:21Petugas-tugas disini
13:22Tidak Pak
13:23Kami langsung disini
13:24Jadi tamat SMA
13:26Langsung dikasih seragam
13:27Untuk tugas ini
13:28Oke
13:28Nah itu satu hal
13:29Dan itu di dalam panjang
13:31Dengan dirjen
13:32Itu kami konfirmasi
13:33Memang tidak ada
13:34Apa anggaran khusus
13:36Untuk petugas-petugas
13:37Lapangan ini
13:38Ini satu hal yang menyangkut
13:40SDM
13:41Petugas yang ada
13:41Langsung di lapangan
13:42Dan itu berpengaruh Pak
13:44Mas Yogi
13:45Jadi berpengaruh
13:46Ini kita tiap hari
13:48Berantara
13:49Warga Binaan
13:51Dengan petugas
13:52Langsung di lapangan
13:53Nah
13:54Di tempat-tempat
13:56Seperti Cibinong
13:57Atau di
13:57Sukamiskin
13:59Di beberapa tempat
14:00Status warga
14:02Status warga Binaan
14:03Yang datang
14:04Ini kan ada yang
14:05Dengan status yang
14:06Lebih tinggi
14:07Pak Andres
14:08Tahan dulu
14:09Saya harus jeda
14:10Dan saya akan nanti
14:11Bertanya ke
14:12Ibu Ida
14:13Apakah ini
14:14Benar-benar inisiatif
14:16Orang per orang
14:17Atau memang
14:17Secara sistem
14:18Diketahui oleh lembaga
14:20Diketahui oleh lembaga