Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Banjarmasin meningkat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencatat 2.580 kasus pada minggu ke-36, kemudian turun menjadi 2.008 kasus pada minggu ke-38. Total kasus selama periode tersebut mencapai 7.034 kasus.

Di tengah kondisi ini, seorang guru honorer penyintas asma meninggal dunia. Namun, Dinas Kesehatan belum dapat memastikan apakah kematian tersebut disebabkan kabut asap, meski paparan asap dapat memperparah kondisi penderita asma.

Ketua Bidang Pengabdian dan Humas IDI Kalimantan Selatan, dr. Erna Kusumawardhani, mengingatkan bahwa penderita asma sangat rentan terhadap partikel berbahaya dalam kabut asap karhutla.

IDI Kalsel mengimbau penderita gangguan pernapasan untuk disiplin menggunakan obat pengontrol asma atau inhaler, mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas.

#kabutasap #karhutla #ispa #asma #banjarmasin #kalsel

Baca Juga Ricuh! Demo Karhutla di Jambi, Massa Dorong Gerbang Kantor Gubernur hingga Roboh | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/regional/694997/ricuh-demo-karhutla-di-jambi-massa-dorong-gerbang-kantor-gubernur-hingga-roboh-kompas-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695019/ispa-tembus-7-034-kasus-di-banjarmasin-idi-kalsel-ingatkan-bahaya-paparan-asap-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Beralih ke informasi lainnya, sodara kasus infeksi saluran pernafasan akut di Banjarmasin,
00:04Ibas kebakaran hutan dan lahan, semakin menembus hingga 7.000 kasus.
00:10Kasus ISPA di Banjarmasin mencapai puncak peningkatan pada September lalu.
00:15Pada minggu ke-36, kasus ISPA meningkat signifikan hingga 2.580 kasus.
00:20Dari rentan minggu ke-36 hingga 38, kasus ISPA mencapai 7.034 kasus.
00:27Memasuki bulan Oktober, kasus ISPA kini menurun menjadi 2.008 kasus pada minggu ke-38.

Dianjurkan