00:00Perjuangan ini bukan komoditas, this is not for sale.
00:04Karena itu kami justru bantingan untuk melaksanakan kegiatan ini.
00:12Bang Demi tadi mungkin sedikit, boleh lebih detail terkait dengan tadi ada yang melaporkan,
00:19akhirnya ada yang minta uang, sejumlah uang sama Bang Demi karena itu gimana Bang Demi?
00:23Ya, ini hanya warning saja kepada siapapun yang ingin membantu, hati-hati.
00:31Karena selalu ada pihak-pihak yang akan atau ingin mengambil keuntungan dalam perjuangan-perjuangan semacam ini.
00:39Mengatakan mereka membantu para pemohon, membantu saya, terus mengatasnamakan kami,
00:46kemudian menerima sejumlah dana yang tentu saya dengar tidak kecil ya.
00:52Saya bilang hati-hati, yang begitu-begitu memang jamak terjadi.
00:57Ada saja yang mengambil keuntungan dari proses itu.
01:01Sayangnya, ini negeri para mafia.
01:05Buku saya negeri para mafioso.
01:07Jadi, makelar politik, makelar hukum, berbagai orang yang mengatasnamakan kita kemudian mengambil keuntungan.
01:17Dan para pemohon saya itu justru sangat menjaga agar perjuangan ini tidak dikotori dengan soal-soal pendanaan semacam itu.
01:31Saya ingin tegaskan, perjuangan ini bukan untuk diperjual belikan.
01:35Perjuangan ini bukan untuk ditransaksikan.
01:38Perjuangan ini bukan komunitas.
01:40This is not for sale.
01:42Karena itu kami justru bantingan untuk melaksanakan kegiatan ini.
01:49Ada yang mengikhlaskan tidak mendapatkan lawyer fee.
01:54Para sokat kami itu gratis, pro bono.
01:56Mas Bambang, Bung Revli, Mas Herianto, integrity sendiri.
02:02Itu semuanya tidak ada.
02:05Honorariumnya, lawyer fee-nya tidak ada.
02:07Itu bagian dari komitmen kita untuk menjaga kemurnian perjuangan ini.
02:12Jadi, kalau ada yang memanfaatkan itu terlalu culas.
02:16Dan, karenanya saya sampaikan ke publik halayak,
02:20tolong itu tidak diperhatikan.
02:25Dan, tidak ada itu pengumpulan dana ataupun pengumpulan logistik bagi perjuangan ini.
02:31Perjuangan ini kami menjaga tetap murni,
02:35tetap berkelandas pada integritas dan moralitas.
02:38Gue disipul, maksudnya yang dirugikan ini siapa yang melaporkan hal tersebut?
02:42Adalah informasi-informasi dalam beberapa hari ini,
02:45yang kemudian saya rasa ini harus disikapin dengan serius ya.
02:49Kalau cuma satu, dua informasi ya tidak terlalu penting.
02:55Tapi, karena sudah mulai saya rasa mengganggu,
03:00dan ini menyangkut juga kredibilitas kami yang disalahgunakan,
03:06tidak ada salahnya, akhirnya saya harus menyampaikan ini kepada publik.
03:10Jadi, tidak ada, jangan sampai tertipu, kami tidak mengumpulkan apa-apa.
03:14Ini perjuangan yang tentu saja membutuhkan tenaga, dana, dan pikiran,
03:19tapi kami tidak ingin menerima pendanaan-pendanaan yang justru merusak perjuangan.
03:25Ini ada respon spesifik ya terkait dengan,
03:28itu katanya nurunin fotonya Wakil Presiden,
03:31karena kemarin, putusan kemarin, Inggras Pak.
03:37Saya rasa ada penyikapan-penyikapan yang tentu ada yang radikal,
03:43ada yang masih pikir-pikir wajar saja,
03:49dan sayangnya kan putusan Mahkamah Konstitusi itu sebenarnya dengan tegas menatakan
03:55Saudara Gibran Raka Buming Raka itu tidak memenuhi syarat pendidikan
04:00yang ada dalam Undang-Undang Pemilu.
04:02Itu clear sebenarnya.
04:03Sehingga perdebatan di luaran ini menurut saya tidak perlu lagi.
04:06Saudara Gibran itu hanya punya pilihan untuk melengkapi pendidikannya
04:14kalau ingin tidak hanya maju cawap presidennya atau presiden.
04:18Semua kepala daerah itu syaratnya SMA.
04:22Dan karenanya banyak posisi-posisi publik yang mensyaratkan pendidikan SMA.
04:28Bejar paket C menjadi pilihan,
04:30atau saat sekarang sekali lagi saya tetap merasa
04:35Saudara Gibran itu perlu untuk mundur sebenarnya.
04:38Perlu untuk melakukan perdoaan pribadi
04:46dan menjadi putusan yang berlantaskan etika moralitas untuk berhenti.
04:57Dan kalau tidak ya memang kita masih sulit untuk mendorong proses pemakadulan
05:04karena konfigurasi politik,
05:06tapi ya itu akan menjadi salah satu opsi yang akan kami pertimbangkan dengan salah satu ini.
05:11Tentunya MK sudah mengatakan itu secara implisit ya.
05:15Ada lembaga yang bisa memproses ini
05:17dan itu pastinya kita duga adalah proses impeachment pemakadulan di parlement.
05:22Ya, begitu.
05:27Cara baru nonton di Smart TV
05:30Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
05:36Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:40Cari Kompas TV melalui pencarian.
05:43Pilih aplikasi lalu install.
05:46Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
05:51Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.