00:00Para relawan terus bersiaga di garda depan untuk memadamkan Karhutla yang hingga kini masih merajalela.
00:07Apa tantangan dan hal apa yang dibutuhkan para relawan?
00:11Kita sudah tersambung bersama Chandra Ardinata, relawan Karhutla yang berada di Kalimantan Tengah.
00:17Selamat malam Mas Chandra. Apa kabar Mas Chandra?
00:26Baik kami masih mencoba untuk menghubungi Mas Chandra.
00:30Alhamdulillah.
00:31Baik suara Anda sudah terdengar di studio Mas Chandra.
00:34Pertama-tama saya ingin tanya bagaimana untuk kondisi kesehatan Anda sendiri Mas?
00:43Kesehatan Alhamdulillah kita sehat kondisi sekarang karena teman-teman juga diberikan oleh suplemen vitamin.
00:53Dan juga teman-teman yang di sini juga kita supply juga makanan yang sehat juga untuk mereka mengaksanakan tugas memadaman
01:02api.
01:05Baik Mas Chandra, beberapa hari lalu, sekitar 4 hari lalu kalau saya tidak salah, kita melihat begitu banyak informasi yang
01:13menunjukkan bahwa khususnya di Kalimantan Tengah, di Palangka Raya sampai langit berwarna merah, oranya begitu.
01:20Kalau untuk saat ini Anda bisa gambarkan bagaimana kondisi di Kalimantan Tengah?
01:27Bagaimana kondisi di Kalimantan Tengah?
01:55Cuma kita terasa di planet emas, katanya mereka.
01:59Jadi sangat sesak sekali udaranya tidak enak, jadi lebih banyak masyarakat itu di rumah.
02:08Baik, jadi kalau dibandingkan beberapa hari lalu yang sempat terjadi langit berwarna oranya, dan saat ini atau hari ini bagaimana
02:16Mas jika dibandingkan untuk situasinya atau keadaannya?
02:23Kalau keadaannya sudah agak mendingan dibandingkan beberapa hari yang lalu karena ada hujan, dan itu membuat udara sedikit agak lebih
02:37tidak terlalu seperti yang sebelum-sebelumnya.
02:40Kalau sebelum-sebelumnya kan sempat orange tuh, jadi sempat tidak enak kita.
02:45Kalau sekarang ini sudah mulai berkurang lah, akan tetapi asap juga masih, tetap masih asap ini.
02:56Oke, Mas Chandra tadi juga disebutkan oleh Kepala BNPB, kalau ada beberapa upaya yang dilakukan, begitu salah satunya adalah OMC
03:04atau Operasi Modifikasi Cuaca.
03:05Tadi ada bilang, kalau sudah sempat turun hujan di Palangkaraya beberapa hari lalu, apa saja yang sudah upaya yang dilakukan
03:13dari pemerintah yang sudah diterapkan di Palangkaraya?
03:22Pemerintah sampai saat satuan tugas yang dilapangan, pemerintah pada saat ini saja masih memantau, tadi lewat drone, melihat kondisi titik
03:36api yang terjadi di daerah sekitar sini.
03:38Di sini kan di Jalan Geobos 14 dan Jalan Soekarno, api sempat di belakang dan tim relawan juga dipersiapkan untuk
03:47penanganan pada malam hari ini.
03:50Kawan-kawan Satgas dari Karantaruna, ini sudah selesai bertugas sampai jam 20.00, gantian dengan tim relawan yang lainnya.
04:00Baik, Mas Chandra, untuk posisi Anda sekarang di Jalan Insinyur Soekarno, Geobos, Palangkaraya,
04:06kalau saya tidak salah itu langsung berbatasan dengan Jalan Raya yang masih dilalui oleh para pengendara.
04:12Lantas bagaimana untuk dampaknya langsung ke para pengendara saat ini jika Anda masih melakukan untuk pemadaman di sana?
04:24Lokasi Jalan Soekarno, tadi sempat kebakaran, sempat kebakaran lahan itu langsung diatasi.
04:33Memang pada mulanya itu mengganggu lalu lintas dan sangat berbahaya sekali kalau kita lewat apalagi kondisi malam ini.
04:40Jadi harus hati-hatilah untuk lewat di situ.
04:44Dan kondisi agak, karena sudah terjun, kawan-kawan relawan dari BBBD dan relawan gabungan,
04:52langsung terjun mengatasinya.
04:53Karena daerah Insinyur Soekarno, Geobos 14, ini kan daerah-daerah dekat permukiman dan akses untuk menuju ke sini itu lebih
05:01mudah.
05:02Begitu. Jadi lebih cepat lah untuk melakukan pemadaman.
05:07Ada dilakukan pengalihan arus lalu lintas kah?
05:10Atau bagaimana Mas Chandra di sana melihat situasi masih dilakukan pemadaman atau masih berbahaya untuk dilewati para pengendara?
05:21Kalau untuk pengalihan lalu lintas tidak ada, karena ada berapa alternatif-alternatif jalan yang di sekitar ini.
05:30Jadi masyarakat punya banyak pilihan untuk melintasi jalan-jalan kecil.
05:34Kalau jalan Insinyur Soekarno, itu adalah jalan utama, jalan besar ya.
05:40Alternatif mereka bisa melewati jalan menteng, jalan temanggung tilung, atau jalan lingkar luar bisa juga.
05:48Jadi banyak sekali alternatif-alternatif jalan yang bisa dilewati masyarakat.
05:54Oke.
05:55Pelan-pelan dan berhati-hati.
05:58Mas Chandra, mungkin Anda bisa ceritakan kepada kami apa saja yang sudah dilakukan oleh para relawan untuk membantu memadamkan api.
06:07Beberapa tadi juga kita sempat dengar ada mungkin dry ice apakah sudah sempat dicoba mas atau apa?
06:16Kalau kami, relawan, ini sistem suntik.
06:20Sistem suntik, jadi air itu, apa namanya itu, apa namanya?
06:24No gel, no gel itu ditancapkan ke dalam tanah, dalam lahan gambut.
06:31Jadi kita nyiramnya langsung ke dasar.
06:35Kalau lihat di permukaan, itu seperti asap saja, tetapi apinya itu berada di bawah.
06:40Bahkan gambut ini bisa kedalaman sampai 2-3 meter, kedalaman yang di sekitar sini.
06:45Jadi sangat-sangat inilah kita melihat kondisi asap.
06:50Kalau dilihat dari atasnya itu, kayaknya seperti tidak ada api.
06:54Tapi kalau cek di bawahnya itu ada api, ada bakar api di dalamnya.
06:58Jadi sistem suntiklah yang kita lakukan.
07:00Teman-teman, di lapangkan ini.
07:10Ya, baik. Terima kasih Mas Chandra yang sudah berbagi informasi langsung dari Jalan Insinyur Soekarno, Geobos 14.
07:18Tetap jaga kesehatan dan selalu berhati-hati.
07:21Salam untuk para relawan. Terima kasih Mas.