Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sosok profil Bima Setyawan kini mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah hukum ini diambil menyusul operasi tangkap tangan yang digelar oleh tim penindakan lembaga antirasuah.

Nama Bima Setyawan mencuat karena posisinya yang diketahui merupakan adik kandung dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Suharyanto. Ia diduga terlibat dalam skandal dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap Pakai kebencanaan di lingkungan BNPB.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #korupsi #BNPB #Danabencana

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Nama Bima Setiawan menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK
00:07dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.
00:11Bima diketahui merupakan adik kandung Kepala BNPB, Letchen TNI Suharyanto.
00:16Ia juga pernah beraktifitas sebagai tenaga ahli Kepala BNPB dan diketahui bergerak di sektor swasta.
00:22Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 13 Oktober 2026.
00:27Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan Bima bersama 13 orang lainnya untuk menjalani pemeriksaan.
00:34Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut perkara ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa yang menggunakan dana siap pakai untuk
00:42penanggulangan bencana.
00:43Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan 5 orang sebagai tersangka, yakni Bima Setiawan, Gabriel Purwakasigit, Richard Erlangga, Gary P., dan
00:53Shifa NG.
00:54Dalam operasi tersebut, penyidik turut menyita uang tunai sekitar 1,4 miliar rupiah, serta sejumlah logam mulia berupa emas batangan
01:02dan tabungan emas.
01:04Sementara itu, BNPB menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan dan menegaskan tidak akan melakukan intervensi terhadap penyidikan KPK.
01:11BNPB juga menyatakan siap bersikap kooperatif serta menjunjung tinggi asas peraduga tak bersalah.
01:17KPK dijadwalkan memaparkan konstruksi perkara dan barang bukti dalam konferensi pers pada 16 Oktober 2026.
01:25Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan