00:00Hari ini Bapak Presiden memanggil tim ekonomi terutama untuk mengupdate situasi perekonomian
00:10menghilangkan akhir tahun ini dan berkarigus dalam berapa dua tahun pemerintahan Bapak Presiden Bapak Prabowo.
00:22Tadi kami sampaikan bahwa kondisi makro ekonomi relatif stabil juga disampaikan terkait dengan kondisi pertumbuhan ekonomi
00:33kemudian juga terkait dengan target inflasi dan juga terkait dengan situasi makro dari perbankan
00:42kemudian juga dari investasi yang sudah berjalan dan dari berbagai angka-angka makro itu
00:52kemudian juga kami membahas bagaimana caranya untuk meningkatkan ekspor.
00:59Jadi ekspor kita akan pacu dari seluruh sektor termasuk manufaktur sehingga berbagai hal yang bisa mengurangi ekspor
01:10nanti akan kita diboternake-in yang sudah diberikan penugasan oleh Bapak Presiden melalui Satgas.
01:19Selanjutnya saya minta Pak Menteri Keuangan terkait dengan APBN yang juga tadi disampaikan kepada Bapak Presiden.
01:27Silahkan Pak Menteri.
01:31Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman-teman media semua.
01:34Jadi satu aspek dari kondisi ekonomi makro yang kita sampaikan adalah
01:39bagaimana APBN terus bekerja melihat kondisi di dunia global impactnya kepada ekonomi yang domestik
01:50dan bagaimana penanganan pelaksanaan APBN untuk sisa tahun 2026 ini.
01:58Kita lihat sebenarnya kondisi ekonomi dunia itu cukup volatile.
02:02Jadi cukup banyak Amerika Serikat punya kurakan yang masih meningkat terus termasuk inflasinya masih tinggi.
02:11Lalu kemudian Eropa juga mengalami kondisi yang kita tahu cukup volatile.
02:17Nah ini semuanya memiliki dampak di global yang pasti akan terkena dampak ke Indonesia.
02:23Kami mengaporkan kepada Bapak Presiden kondisi ekonomi makro masih sangat resilient.
02:28Kondisi transaksi di masyarakat juga masih sangat resilient.
02:33Jadi kita akan terus menjaga stabilitas ke depan dan tetap mendorong pertumbuhan.
02:38Khusus tentang ekonomi pelaksanaan APBN tadi kami melaporkan kepada Bapak Presiden
02:45bahwa di dalam sisa tahun 2026 ini Kementerian Keuangan akan terus melakukan penelahan dan efisiensi anggaran.
02:56Nah teman-teman media telah mengetahui juga bahwa langkah-langkah yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan
03:01adalah bagian dari langkah-langkah akhir tahun yang memang secara rutin dilakukan untuk memastikan anggaran itu terlaksana
03:09namun tetap dilaksanakan dengan efisien.
03:11Namun kalau kita mengatakan efisiensi anggaran itu bukan berarti bahwa menyetop anggaran.
03:17Karena untuk Q4 ini APBN akan belanja sekitar 1.300 triliun rupiah lebih tinggi dibandingkan Q4 tahun 2025 yaitu 1
03:31.200 triliun rupiah.
03:32Jadi belanja APBN akan terus lebih tinggi dibandingkan Q4 tahun lalu dan ini akan mendorong kegiatan ekonomi di masyarakat termasuk
03:41layanan publik,
03:43pemerintah dan juga perlindungan sosial, bantuan pangan sudah mulai bergulir untuk Q4 dan ini akan mendorong kegiatan konsumsi
03:52dan mendorong kegiatan government expenditure di perekonomian kita.
04:00Dan tentu nanti bersama Bank Indonesia kita akan terus bekerjasama memastikan stabilitas dari sektor keuangan Indonesia dan kita akan terus
04:09mendukung teman-teman di OJK yang melakukan pengawasan mikroprudensial.
04:14Mungkin dari saya itu dulu.
04:18Baik, terima kasih Bapak Menko. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:24Dari Bank Indonesia tadi kami melaporkan terkait dengan stabilitas karena tetap Bank Indonesia fokus kita adalah menjaga stabilitas rupiah
04:33baik dalam kaitannya dengan inflasi maupun kaitannya dengan nilai tukar.
04:37Untuk inflasi kami juga laporkan untuk inflasi inti yang menjadi menggambarkan pergerakan dari perekonomian masih cukup terkendali di bulan September
04:48masih 2,8 persen.
04:49Memang kami juga laporkan yang memang perlu menjadi perhatian adalah inflasi di pangan ya volatile food inflation yang memang mencapai
04:575 persen.
04:57Nah ini tadi kami laporkan dan juga koordinasi nanti dengan Kementerian Pertanian bagaimana kita bisa menjaga untuk volatile food inflation
05:06agar masuk di dalam koridor Bank Indonesia 2,5 persen-1 persen.
05:11Kemudian untuk rupiah, kita tahu juga global situasinya juga tadi sampaikan oleh Pak Menko bahwa volatilitas masih tinggi.
05:22Mereka menghadapi situasi higher for longer juga, inflasi yang jauh di atas target mereka.
05:28Dan fat fund rate diperkirakan naik namun probability di bulan Oktober akan menjadi lebih kecil saat ini sehingga itu yang
05:36tentu menjadi salah satu tantangan buat rupiah kita.
05:40Tapi so far dua hari ini rupiah bisa kami jaga stabilitasnya sehingga terjadi memang pelambatan, sedikit pelambatan dan itu juga
05:51sesuai dengan beberapa negara di emerging market.
05:54Intinya Bank Indonesia akan selalu tetap berjaga di pasar, kami diminta juga oleh Bapak Presiden untuk terus melihat upayakan kebijakan
06:03-kebijakan yang kami miliki
06:05apakah itu bentuknya intervensi di spot, BNDF dan NDF ataupun juga dalam bentuk insentif biaya hedging yang juga sudah kami
06:14berikan sejak akhir bulan Juni yang lalu
06:18dan hingga saat ini sudah bisa mendatangkan inflow baik dalam bentuk efek swap ataupun dalam bentuk BNDF senilai sekitar 8
06:26miliar sampai 9 miliar USD.
06:28Jadi itu yang disampaikan dari kami tadi kami mencapai dua hal seperti itu. Terima kasih.
06:35Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:39Terima kasih Pak Menko.
06:42Rekan-rekan media yang saya hormati selamat malam. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:47Salam sejahtera untuk kita semua.
06:48Tadi kami melaporkan kepada Bapak Presiden terkait perkembangan terkini.
06:55Tentu saja terkait dengan stabilitas sektor keuangan.
06:58Tadi menyambung apa yang disampaikan Pak Menko, Pak Menko dan juga Ibu Gubernur Bank Indonesia.
07:03Terkhusus terkait dengan pasar modal Indonesia kami juga sampaikan kepada beliau dan kami menyampaikan akan meneruskan reformasi pasar modal
07:13terkait dengan peningkatan transparansi, kemudian likuiditas dan tadi pesan khusus juga terpenting adalah bagaimana kita terus menegakkan enforcement ya
07:25kepada mereka-mereka yang telah melakukan pelanggaran terkait dengan koordinasi trading dan lain sebagainya
07:32sehingga kita akan semakin terus menegakkan kredibilitas, integritas dan juga terus melakukan enforcement terhadap berbagai pelanggaran yang telah terjadi
07:45dan ini harapannya menimbulkan efek jera sehingga ke depan pasar modal Indonesia semakin likuid, semakin transparan
07:53dan menjadi tempat investasi yang baik untuk investor baik itu foreign maupun domestic
08:00apalagi sekarang dengan domestic investor retail kita sudah mencapai 32.700.000 SID
08:07yang tentu saja ini juga menaruh harapan besar untuk pasar modal Indonesia ke depan
08:12bisa menjadi tempat investasi untuk jangka panjang yang baik untuk masyarakat Indonesia
08:20dari saya itu, terima kasih
08:24ada pertanyaan?
08:26ada pertanyaan?
08:30ada pertanyaan?
08:34ada pertanyaan proto-pautanya juga konsum dari kanamaran
08:37dari kesehatan utama dari pemerintah
08:39bahkan untuk promosi ini harus menjalankan di pemerintahan di dua tahun pemerintahan counted
08:46Ya jadi untuk menyelesaikan akhir tahun 2026
08:54Yang namanya mencari efisiensi di anggaran itu adalah pekerjaan yang kontinu
08:59Jadi anggarannya sudah ditetapkan
09:02Tetapi dalam pelaksanaan anggarannya kita selalu mencari ruang untuk membuat
09:07Apakah memang perlu anggaran sedemikian besar
09:10Karena itu poinnya adalah bukan tentang potong anggarannya
09:14Tetapi bagaimana mencapai output dari yang direncanakan dengan pelaksanaan yang efisien
09:22Saya ambil contoh MBG
09:25Makan bergizi gratis kita sekarang sudah mengalami perubahan pengelolaan yang luar biasa
09:29Dan itu dilakukan oleh manajemen badan gizi nasional yang baru
09:34Sehingga dengan manajemen yang baru, pengelolaan yang baru
09:38Kemudian efisiensinya terbentuk
09:40Nah dengan demikian nanti kita pahami bahwa akan ada pelaksanaan anggaran yang lebih efisien
09:46Ini yang terus kita cari
09:47Namun seluruh kegiatan prioritas dari pemerintah dan Bapak Presiden terus kita jalankan
09:54Karena itu kita yakin bahwa belanjanya akan mencapai Rp1.300.000.000 di Q4
10:00Dan ini lebih tinggi dari tahun lalu
10:02Dengan belanja pemerintah yang lebih tinggi
10:05Berarti dorongan dari belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi juga akan ada efek positif
10:13Ini yang kita cari sehingga yang namanya APBN itu menumbuhkan ekonomi
10:17Namun APBN juga melindungi masyarakat
10:20Dan dilaksanakan dengan cara yang efisien sehingga dia kredibel
10:24Saya rasa itu
10:25Terima kasih ya
10:25Ada lagi?
10:32Depisit APBN tetap di angka yang kita laporkan kepada badan anggaran di bulan Juli yang lalu
10:38Yaitu sekitar 2,85% dari PDB
10:41Itu outlook yang kita jaga dan menjadi working agenda kita sampai dengan akhir tahun
10:49Ya, terima kasih
10:50Baik, terima kasih
10:52Selamat malam
10:53Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
10:55Terima kasih ya
10:57Terima kasih
10:58Terima kasih
11:02Terima kasih