Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan perkembangan penanganan kasus penembakan yang melibatkan Bharada AR di Pondok Cabe.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk selongsong dan senjata tajam, serta menahan satu orang tersangka.

Penyidik Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih mendalami perkara tersebut dan belum menyampaikan motif kejadian.

Baca Juga Pemukulan Koordinator BEM UI! Polisi Analisis Rekaman CCTV Kasus Penganiayaan, Pelaku Diselidiki di https://www.kompas.tv/video/696977/pemukulan-koordinator-bem-ui-polisi-analisis-rekaman-cctv-kasus-penganiayaan-pelaku-diselidiki

Terkait dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku, Budi Hermanto menyatakan pemeriksaan masih berproses dan membutuhkan waktu untuk mendalami kondisi psikologis yang bersangkutan.

Penanganan perkara dilakukan oleh Ditreskrimum dan Bidpropam Polda Metro Jaya, sementara proses sidang etik disebut masih berjalan. Kepolisian menegaskan perkara akan diusut tuntas dan tidak memberikan ruang bagi personel yang melakukan tindak pidana.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/696978/update-polda-metro-jaya-tahan-bharada-ar-dalam-kasus-penembakan-di-pondok-cabe-kejiwaan-didalami
Transkrip
00:00Pak yang dipotong KP, Pak, ambil adeknya, Pak, apakah sudah olah TKP, Pak, atau?
00:06Ya, kejadian Baratu LFFL dengan Barada AR.
00:17Terjadi di hari Jumat, ini sudah dilakukan olah TKP, penanganan, serta penahanan terhadap tersangka.
00:26Terhadap tersangka sudah dilakukan penanganan terhadap satu orang, beberapa barang bukti, ada selongsong, ada senjata tajam, dan barang-barang milik
00:35pribadi.
00:36Pastinya olah TKP sudah dilakukan.
00:38Kami mohon waktu kepada teman-teman sekalian untuk selalu mengupdate informasinya ini.
00:44Kami juga penyidik dalam hal ini juga masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif, melihat situasi dan kondisi dari si
00:54pelaku.
00:55Artinya ini juga harus kita melihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif, tetapi yang paling utama adalah penanganan.
01:02Polri, kepolisian, tidak memberi ruang pada personil yang melakukan pelanggaran ataupun kejahatan, bahkan melakukan tindak pidana.
01:10Pasti sudah diproses hukum, dan kami tekankan, sudah dilakukan penahanan.
01:14Kita bersama menyampaikan empati kepada korban maupun keluarga korban, dan pasti perkara ini akan diusut tuntas oleh baik itu dari
01:25Dead Rescrim Um Polda Metro Jaya maupun Bit Propam Polda Metro Jaya.
01:34Benar dia punya indikasi gangguan mental sama, satu lagi, statusnya sekarang di Polri seperti apa?
01:42Ya, kalau untuk terkait tentang kejiwaan, itu butuh proses. Ini masih berproses, makanya kami sampaikan.
01:50Kami butuh waktu, karena tidak bisa satu dua hari untuk mengenali psikologi seseorang.
01:56Nanti dokter Ali Psikiatrikum yang akan menyampaikan, termasuk posisinya pada saat ini menjadi tahanan Dead Rescrim Um Polda Metro Jaya,
02:06dan proses perkaraan nanti kita akan update, baik yang dilakukan oleh Bit Propam maupun Dead Rescrim Um Polda Metro Jaya.
02:14Yang lain?
02:17Sidang etiknya belum berarti?
02:19Belum, kan masih berproses.
02:20Oke.
02:21Ada lagi?
02:22Kasus kebetulan koordinator BIPP, kami menurutkan apa? Apakah sudah ditersangkan?
02:29Ya, kami mengupdate dari kemarin, sudah disampaikan ya pada saat konferensi PES oleh Dead Rescrim Um,
02:35saat sekarang masih proses analisa CCTV, ada penambahan beberapa CCTV, tentunya kita menjamin pasti proses perkara ini,
02:44penyelidikan dilakukan oleh Dead Rescrim Um, semoga menemukan hasil yang signifikan,
02:49dan segera mengungkap pelaku serta peristiwa kejadian-kejadian ini.
02:55Kita sangat tidak mentolerir kejadian yang menimpa aktivis ataupun salah satu BEM UI.
03:04Belum ada kendala?
03:07Tapi kalau yang BEM UI itu kan ada CCTV ya Pak, disitu tuh sebetulnya sudah kelihatan nggak sih yang katanya
03:14perencanaan itu?
03:15Ya makanya ini harus disusun.
03:18CCTV ini kan diolah melalui Laboratorium Digital Forensic.
03:21Ada timeline yang harus kita lihat per jam, kita juga harus menyesuaikan apakah CCTV ini real time.
03:29Ini kan juga butuh waktu berproses, makanya kan saya minta beri ruang kepada teman-teman penyelidik dan penyelidik untuk mendalam
03:36ini,
03:36termasuk beberapa keterangan dari saksi-saksi dan barang bukti.
03:40Kami juga masih menunggu hasil dari lapor terkait tentang barang terduga pelaku yang tertinggal.
03:47Kita akan sampaikan hasilnya nanti.
03:50Cimanggis Pak.
03:51Iya, Cimanggis.
03:54Oke, terkait tentang ledakan, kita yakini bahwa hasil dari tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya
04:03menyatakan tidak ada bom, bukan bom, dan bukan bahan peledak.
04:07Saat ini kita masih menunggu hasil Laboratorium Forensic tentang gas.
04:14Apakah itu gas LPG ataupun gas etilen yang menyebab terjadinya ledakan ataupun kebakaran.
04:22Nah, yang paling utama adalah bagaimana menyelamatkan pemulihan terhadap korban yang dalam kondisi luka.
04:28Ini masih dilakukan penyelidikan oleh Dead Rescue Mumpol Polda Metro Jaya.
04:33Apakah ada unsur kesengajian ataupun kelalaian.
04:36Ini pasti akan kami sampaikan kembali.
04:39Saya rasa itu teman-teman sekalian, kami nanti akan hadir untuk mengupdate situasi terkini.
04:43Kita berharap aktivitas penyampaian aspirasi pagi hari ini dan sore hari berjalan dengan tertib aman dan kondusif.
04:50Kita sama-sama cinta Jakarta sama-sama menjaga untuk Indonesia.
04:56Wabilai Taufik Waidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Santi Santi Santi Om.
05:02Nanti kita update ya.

Dianjurkan