Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan menganggap remeh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memerintahkan pencabutan izin perusahaan yang terbukti melanggar aturan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026), berdasarkan hasil penyelidikan yang menemukan indikasi campur tangan manusia dalam karhutla.

“Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar,” tegas Prabowo.

Ia juga meminta kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, TNI, dan intelijen mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk korporasi yang terbukti terlibat dalam karhutla.

#Prabowo #karhutla #Sidangkabinet

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Dan ternyata hasil penyelidikan kita di lapangan bahwa fenomena karutlah tidak semata-mata alamiah.
00:13Ada campur tangan manusia dan menurut saya harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan seliti.
00:21Jadi saya minta kepolisian, kejaksaan, kementerian kehutanan, dibantu TNI, dibantu intelligence untuk serdiki.
00:38Karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab.
00:46Rakyat juga menangkep berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan.
01:00Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.
01:05Karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita.
01:17Kita tidak boleh menganggap ini remeh.
01:22Kita akan sekarang masif menangani itu.
01:27Tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas.
01:34Dan kali ini maaf kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja.
01:46Kalau bukti sudah jelas kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar.

Dianjurkan