Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia mulai memangkas pasokan gas ke Singapura dari wilayah Natuna dan Sumatera.

Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia membantah pemangkasan pasokan gas ke Singapura karena ada konflik dengan Indonesia.

Bahlil bilang, alasan pemangkasan pasokan gas lebih karena ada kebutuhan dalam negeri dan pemeliharaan.

Total gas yang dipotong besarannya 8 persen dari perjanjian kontrak dan itu masih dalam batas minimum.

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin menilai pembatasan ekspor gas ke Singapura harus mempertimbangkan dampaknya secara global.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan populasi dan sumber daya yang besar harus menjadikannya sebagai modal berdiplomasi secara kolaboratif, bukan justru memperpanas situasi politik kedua negara.

Baca Juga [FULL] Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Menko Bahlil Tegaskan RI Tak Langgar Aturan di https://www.kompas.tv/nasional/698077/full-ekspor-gas-ke-singapura-dipangkas-menko-bahlil-tegaskan-ri-tak-langgar-aturan

#bahlil #pasokangas #singapura

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698111/bahlil-soal-alasan-indonesia-pangkas-pasokan-gas-ke-singapura-karena-kebutuhan-domestik-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara Indonesia mulai pangkas pasokan gas ke Singapura dari wilayah Natuna dan Sumatera.
00:08Menko hilirisasi dan transisi energi, Bahlil Lahadalia membantah pemangkasan pasokan gas ke Singapura karena ada konflik dengan Indonesia.
00:16Bahlil bilang alasan pemangkasan pasokan gas lebih karena ada kebutuhan dalam negeri dan pemeliharaan.
00:23Petal gas yang dipotong besarnya 8% dari perjanjian kontrak dan itu masih dalam batas minimum.
00:34Ada negara tetangga kita yang kemarin menyampaikan tentang ekspor gas kita yang sebagian kita kurangi.
00:47Dan ini terjadi karena pertama adalah terjadi pemeliharaan, shutdown.
00:52Yang kedua adalah memang ada kebutuhan domestik.
00:55Pemerintah Indonesia sangat menghargai aturan.
01:02Anggota Komisi 1 DPR RI Nurul Arifin menilai pembatasan ekspor gas ke Singapura harus mempertimbangkan dampaknya secara global.
01:10Menurutnya Indonesia sebagai negara dengan populasi dan sumber daya yang besar harus menjadikannya sebagai modal berdiplomasi secara kolaboratif.
01:19Bukan justru memperpanas situasi politik kedua negara.
01:28Bahwa kita dalam mengambil keputusan itu harus betul-betul mempertimbangkan untung dan ruginya kemudian juga imbasnya apa begitu ya.
01:39Jangan sampai nanti kita membuat keputusan tapi juga menjadi defisitnya terlalu besar untuk negara ini.
01:46Pikir dalam situasi yang panas seharusnya kita bisa berpikir juga secara dingin dan negarawan lah.
01:54Berpikir untuk kepentingan yang lebih luas.

Dianjurkan