00:00Menlu-nya datang, minta waktu untuk mengada Bapak Presiden, dan Bapak Presiden memberikan waktu.
00:08Kemarin kan sudah ketemu.
00:10Saya tidak tahu ya kemarin pembicaraannya seperti apa, karena saya tidak ada di dalam pertemuan itu dengan Menlu.
00:20Saya tadi, ya sepintas lalu aja.
00:23Sepintasnya apa, Pak?
00:24Sepintasnya bahwa dia datang.
00:27Sepintas lalu itu adalah Menlu-nya datang, minta waktu untuk mengada Bapak Presiden, dan Bapak Presiden memberikan waktu.
00:39Kemarin kan sudah ketemu.
00:41Kerang gasnya dibuka lagi ya, Pak?
00:43Kerang gasnya dibuka lagi ya, Pak?
00:44Nah, kerang gas yang kita kirim itu kan totalnya ke Singapura itu M405,5 mm.
00:55Itu gas pipa dari Natuna dan dari Dataran Sumatera.
01:01Kemudian yang kita ekspor juga adalah 148 kargo daripada LNG.
01:07184 kargo, 148 kargo itu setara dengan 1480 mm.
01:15Itu yang kita kirim.
01:17Tapi keyakinan saya bahwa pengiriman 148 kargo itu tidak semuanya itu dipakai untuk kepentingan Singapura.
01:27Tapi sebagian dijadikan sebagai trading untuk kemudian diekspor lagi ke negara lain.
01:32Tapi ada sebagian pasti untuk konsumsi mereka.
01:34Nah, sekarang ini kan yang kita lakukan pemotongan sebagian itu kan adalah 31 mm.
01:42Dari total 409 mm dari kontrak yang ada.
01:47Dengan yang ada itu, kita belum melanggar kontrak karena ada batas minimum kan.
01:53Batas minimum itu belum kita lampaui.
01:56Jadi tidak ada masalah ya.
01:58Karena soal impor BBM terus minyak mentah sama LPG satu pintu belu ini kan misalnya dari sisi urgensinya apa sih?
02:06Apakah lebih murah kalau misalnya versi B7 ya?
02:08Dengan perpres 107 tentang babak baru daripada sistem pengadaan BBM, CRUD, LPG, itu artinya apa?
02:21Sekarang negara yang di depan.
02:23Jadi tidak ada lagi perusahaan-perusahaan cangkang yang 30 lebih itu.
02:27Tidak ada lagi.
02:28Jadi sekarang pemerintah langsung melakukan lobby, deal dengan negara lain yang mempunyai sumber energi itu.
02:36Dengan demikian, saya yakinkan bahwa ini memang kas prosedur yang begitu panjang.
02:41Kemudian kita bisa melakukan kontrak jangka panjang.
02:44Dan yang ketiga, ini menjadi alat komunikasi dalam konteks bilateral antara negara-negara.
02:53Ya contoh kalau kita membeli LPG dari Amerika.
03:01Dan selama ini ya silahkan.
03:03Itu ya nanti negara akan melakukan komunikasi dengan Amerika.
03:06Berarti bisa?
03:10Lagi transisi.
03:12Lagi transisi sekarang.
03:14Kita lagi transisi untuk membenahi agar betul-betul kejadiannya itu lebih baik.
03:19Berarti bisa dikatakan lebih murah dibandingkan?
03:21Itu kamu yang bilang.
03:23Permisi ya.
03:25Permisi ya.
03:33Terima kasih telah menonton!
03:57Cara baru nonton di Smart TV.
04:00Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
04:06Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
04:11Cari Kompas TV melalui pencarian.
04:14Pilih aplikasi lalu install.
04:16Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
04:21Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
04:25Terima kasih telah menonton!