Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri Indonesia Hashim Djojohadikusumo berbicara soal usulan MSCI terkait pasar modal Indonesia.

Hal ini disampaikan Hashim saat menghadiri acara Rapimnas Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

"Kalau investasi luar negeri keluar dari bursa saham kita, rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung bisa Rp 20.000 sampai Rp 21.000. Ada yang bilang Rp 22.000. Saya pernah diskusi sama Pak Rosan, kalau itu terjadi rupiah bisa 21.000-22.000, pinjaman luar negeri kita harus kita bayar lebih mahal, ini bisa jadi bencana dan malapetaka bagi ekonomi Indonesia," ujar Hashim.

Baca Juga Pertemuan Prabowo-Menlu Singapura Bahas Ekspor Gas? Ini Kata Menko Bahlil di https://www.kompas.tv/nasional/698800/pertemuan-prabowo-menlu-singapura-bahas-ekspor-gas-ini-kata-menko-bahlil

Hashim menyinggung soal dugaan manipulasi harga saham.

"Saya nggak usah sebut siapa, tapi ada saham-saham yang istilahnya digoreng, itu betul atau tidak? Ini yang disorot, dan dipertahankan, dan dipersoalkan," kata Hashim.

#hashim #ekonomi #msci

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698802/peringatan-hashim-terkait-msci-singgung-saham-gorengan-malapetaka-ekonomi-ri
Transkrip
00:00Ini bisa jadi bencana dan malapetaka bagi ekonomi Indonesia.
00:06Nah saudara-saudara, banyak yang persoalkan hutang negara.
00:12Indonesia gelap karena Indonesia dibebani hutang.
00:16Ternyata itu bohong.
00:20Enggak ini maaf ya, di sosial media itu banyak bohong.
00:23Menurut IMF dan Bank Dunia, hutang negara kita termasuk yang paling rendah di dunia.
00:34Itu kenyataan.
00:38Malaysia 61% dari GDP.
00:41Vietnam 57%, Thailand 54%, Amerika 120%, Jepang 250%,
00:51China 268%, Indonesia 40%.
00:59Ini adalah kekuatan kita.
01:02Hutang negara termasuk hutang pemerintah dan hutang swasta itu 40%.
01:0841% ini menurut IMF dan Bank Dunia.
01:14So saudara-saudara, kita semua sudah tahu bahwa Indonesia sudah swasembada pangan.
01:20Betul? Sudah tahu semua?
01:22Tiga tahun lebih cepat dari target.
01:26Ini suatu pencapaian prestasi yang banyak orang tidak tahu.
01:31Banyak orang asing, relasi saya, orang asing Pak Rosan tidak tahu.
01:35Bahwa sebetulnya fundamental kita kuat.
01:38Nah ini terakhir dari saya.
01:42Kita sekarang dihadapi dengan masalah besar.
01:46Masalah adalah seolah-olah kurang kepercayaan investor asing di negara kita.
01:53Tadi Mas Anin sudah sebut.
01:55Mungkin Pak Rosan juga akan.
01:57Saya diminta oleh Presiden untuk membantu Pak Rosan dan kawan-kawan di pemerintah
02:04untuk mitigasi masalah yang kita hadapi dari Moken Stanley.
02:11Masalah yang kita hadapi, saudara-saudara.
02:15Kalau MSCI tidak kita mitigasi,
02:19berarti sumber dana untuk pasar modal kita akan nanti semakin kering.
02:25Betul ya Pak Rosan?
02:27Banyak akan nanti keluar karena terpaksa.
02:31Kalau kita di downgrade menjadi stand alone market.
02:36Saya kira banyak sudah tahu ini ya.
02:39Masalahnya sekarang,
02:41dua hal.
02:43Ternyata di Indonesia,
02:45menurut OJK,
02:46Ibu Kiki yang cerita sama saya,
02:48Tercatat hari ini 32.700.000 individu warga negara Indonesia
02:57yang memiliki brokerage accounts,
03:02yang memilih akun-akun brokerage.
03:05Dengan kata lain,
03:07mereka ikut investasi melalui bursa.
03:11Nah masalah adalah saat ini
03:1532.700.000 warga Indonesia
03:21sangat tidak puas dengan keadaan.
03:27Tidak berbahagia.
03:29Karena nilai mereka saham berkurang.
03:35Dan saya yakin di antara kita ada.
03:38Betul?
03:39Ya kita harus jujur lah.
03:42Saya kira hampir setiap
03:44anggota kadin
03:46ikut beli saham.
03:48Betul?
03:49Kalian tidak puas kan?
03:51Betul?
03:53Termasuk saya.
03:56Saya juga punya saham
03:58di perusahaan publik.
04:00Saya tidak puas.
04:02Maka
04:04pemerintah
04:05hendaknya
04:06memperhatikan masalah ini.
04:08Dan saya kira Pak Rosan
04:10ya.
04:11Saya sebagai ketuan Dewan
04:13penasihatkan saya wajib
04:14untuk sampaikan yang
04:15yang baik
04:17dan kurang baik.
04:18Betul?
04:19Kabar gembira
04:21saya kira tahun depan
04:23bisa datang.
04:24Tapi kabar buruk
04:25harus sekarang kita hadapi.
04:28Betul atau tidak?
04:30Dan MSCI ini
04:32kita harus mitigasi.
04:34Saya ditugaskan
04:35Presiden Pak Rosantau ini
04:37untuk membantu
04:38supaya jangan
04:39di luar kendali.
04:42Jangan sampai
04:4332 juta
04:45700 ribu
04:46warna negara Indonesia
04:47tidak puas
04:49dengan situasi
04:50seperti ini.
04:51Nah,
04:51terakhir dari saya.
04:53Ini
04:54saya mau
04:55sampai ke kawan-kawan.
04:57Ada indikasi
04:58memang
05:00ada praktek-praktek
05:01yang tidak sehat
05:02yang terjadi
05:04di pasar saham kita.
05:06saya tidak usah sebut
05:08siapa
05:08tapi ada
05:10saham-saham
05:12yang istilah
05:13digoreng.
05:15Itu betul atau tidak?
05:18Ini
05:19yang disorot
05:20dan diperhatikan
05:22dan dipersoalkan
05:24oleh
05:25MSCI
05:27dan pelaku-pelaku
05:29asing.
05:30Ya.
05:32Ini adalah
05:33kalau free float-nya
05:35terbatas
05:36P.E.
05:37ratio-nya itu
05:38gila-gilaan
05:39tidak masuk akal
05:41ini yang
05:42dipersoalkan.
05:44Saya mohon
05:45kepada kawan-kawan
05:47dari KADEN
05:48ini masalah
05:49sangat-sangat
05:50serius.
05:51Karena kalau
05:52investasi
05:54luar negeri
05:54keluar
05:55dari
05:55perusahaan
05:56saham kita
05:59rupiah
06:00bisa
06:00semakin lemah.
06:02saya sudah
06:03hitung
06:03bisa jadi
06:04Rp20.000-Rp21.000
06:07ada yang bilang
06:08Rp22.000
06:09saya pernah
06:10berdiskusi
06:11sama Pak Rosan
06:11kalau itu
06:13terjadi
06:13Pak James
06:14rupiah bisa
06:16Rp21.000-Rp22.000
06:17pinjaman
06:19luar negeri kita
06:20kita harus bayar
06:20lebih mahal
06:21ini jadi
06:23bisa jadi
06:24bencana
06:24dan malapetaka
06:25bagi
06:27ekonomi Indonesia.
06:28Maka
06:28saya minta
06:29kawan-kawan
06:30dari KADEN
06:31mohon
06:32kegiatan-kegiatan
06:34goreng-gorengan
06:35itu dihentikan.
06:39Mohon
06:40dengan sangat
06:41praktek
06:42goreng-gorengan
06:44segera
06:45dihentikan.
06:47Karena
06:47pemerintah
06:48sudah akan
06:49berkendak
06:50untuk
06:51tinggak
06:51tegas.
06:53Tinggak
06:53tegas.
06:55kemarin
06:56ada
06:57kejian
06:58serupa
06:58di
06:58Turkiye
06:59di
07:00Turkiye
07:01ada
07:01masalah
07:02yang
07:02sama.
07:04Kemarin
07:05sudah tercatat
07:0694
07:07pelaku
07:09di
07:10Turkiye
07:10sudah ditangkap
07:11oleh
07:11polisi
07:12Turkiye.
07:14Jangan
07:15sampai
07:16ini terjadi
07:16di Indonesia.
07:18Jangan
07:19sampai
07:19kawan-kawan
07:20KADEN
07:20juga
07:21ikut
07:21dengan praktek-praktek
07:23goreng-gorengan.
07:24Saya kira
07:25ini
07:25nanti
07:26yang jadi
07:27korban
07:27adalah
07:2932
07:29juta
07:30700
07:31ribu
07:31kawan-kawan
07:32kita
07:32saudara-saudara
07:33kita.
07:34Saya maaf
07:35saya mau
07:36terusan saja
07:36tapi ini
07:37masalah
07:38amat
07:39sangat
07:39serius.
07:41Jangan
07:41sampai
07:41rupiah
07:42jadi
07:4221
07:43ribu
07:4322
07:44ribu
07:45ini
07:45jadi
07:46punya
07:47dampak
07:48politik
07:48yang luar
07:49biasa
07:50negatif.
07:50Saya kira
07:51dari saya
07:52maaf
07:53kalau saya
07:53sampaikan
07:53yang ini
07:54tapi
07:55saya perlu
07:56sebagai
07:56ketuan
07:57dewan
07:57penasihat
07:58kalian.
07:59Saya kira
07:59demikian
07:59terima kasih.
08:00Baik.
08:01Baik.
08:01Baik.
08:21Pilih
08:21aplikasi
08:22lalu
08:23install.
08:24Selesai
08:24kamu bisa
08:25menonton
08:26video pilihan
08:27editorial
08:27Kompas TV.
08:29Download
08:29Kompas TV
08:30apps
08:30di TV
08:31kamu
08:31sekarang
08:32juga.

Dianjurkan