Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Wakil Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Bidang Non-Yudisial, Dwiarso Budi Santiarto, memimpin langsung prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari, Sulawesi Tenggara, Erni Zurnilah, pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Wisuda purnabakti ini menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian Erni Zurnilah selama 37 tahun kepada negara dan lembaga peradilan.

Prosesi wisuda ditandai dengan penanggalan kalung jabatan dan tanda jabatan hakim oleh Erni Zurnilah, yang kemudian diserahkan kepada Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial.

Selanjutnya, kalung jabatan tersebut digantikan dengan kain adat Sulawesi Tenggara sebagai simbol penghormatan, serta dilakukan penyerahan plakat Mahkamah Agung.

Erni Zurnilah mengungkapkan, selama 37 tahun dirinya telah mengabdikan dedikasi dan pengabdiannya kepada negara melalui lembaga peradilan.

Dalam sambutannya, Dwiarso Budi Santiarto menyampaikan bahwa lembaga peradilan merupakan tempat masyarakat menggantungkan harapan ketika hak mereka dipersoalkan.

Oleh karena itu, pengabdian di lingkungan peradilan agama tidak hanya menuntut kemampuan memahami peraturan perundang-undangan, tetapi juga membutuhkan kearifan, kepekaan terhadap nilai-nilai keadilan, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Prosesi wisuda purnabakti ini menjadi momen penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian Erni Zurnilah, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur peradilan untuk terus menjaga integritas dan menegakkan keadilan.

#manews #purnabakti #ketuapengadilantinggiagama

Baca Juga Sidang Roy Suryo: Jokowi Jelaskan soal Kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Singgung Jurusan di https://www.kompas.tv/nasional/699851/sidang-roy-suryo-jokowi-jelaskan-soal-kuliah-di-fakultas-kehutanan-ugm-singgung-jurusan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699853/wakil-ketua-ma-pimpin-wisuda-purnabakti-ketua-pta-kendari-erni-zurnilah-ma-news
Transkrip
00:07Intro
00:12Wakil Ketua Makam Agung Republik Indonesia bidang non-judisial
00:16Dwi Arso Budiya Santiyarto memimpin langsung prosesi
00:19Wisuda Purna Bakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari
00:22Sulawesi Tenggara Eni Zurnillah pada Jumat 30 Oktober 2026
00:26Wisuda Purna Bakti ini menjadi bentuk penghargaan
00:30atas pengabdian Eni Zurnillah selama 37 tahun kepada negara dan lembaga peradilan
00:35Prosesi Wisuda ditandai dengan penanggalan kalung jabatan
00:39dan tanda jabatan hakim oleh Eni Zurnillah
00:41yang kemudian diserahkan kepada Wakil Ketua Makam Agung bidang non-judisial
00:46Selanjutnya kalung jabatan tersebut digantikan dengan kain adat Sulawesi Tenggara
00:50sebagai simbol penghormatan serta dilakukan penyerahan pelakat Makam Agung
00:55Eni Zurnillah mengungkapkan selama 37 tahun dirinya telah mengabdikan dedikasi
01:00dan pengabdian kepada negara melalui lembaga peradilan
01:03Dari perjalanan panjang kedinasan saya, saya rasakan untuk bagaimana perjuangan
01:12Makam Agung dalam menegakkan visi-misinya yaitu mencapai peradilan yang agung
01:18untuk mencapai itu dari kita semuanya lah yang akan memperjuangkannya
01:23Dengan kinerja-kinerja yang baik, dengan kinerja dan integritas yang sangat baik
01:30Karena tanpa integritas dan kinerja yang baik, masyarakat pencari keadilan tidak akan percaya kepada institusi pengadilan
01:39Oleh sebab itu semuanya menurut saya perjuangan kita untuk meraih kepercayaan masyarakat
01:48Dalam sambutannya, Dua Arso Budi Santiarto menyampaikan bahwa lembaga peradilan merupakan tempat masyarakat
01:55menggantungan harapan ketika hak mereka dipersoalkan
01:58Oleh karena itu, pengabdian lingkungan peradilan agama tidak hanya menuntut kemampuan memahami peraturan perundang-undangan
02:04tetapi juga membutuhkan kearifan, kepekaan terhadap nyilai-nyilai keadilan, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah
02:12Proses sewi sudah pernah bakti ini menjadi momen penghormatan atas perjalanan panjang
02:17Pengabdian Eni Zurnila sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur peradilan
02:22untuk terus menjaga integritas dan menegakkan keadilan
02:27Silvian Sekia, Kompasifik Kendari, Sulawesi Tenggara
02:35Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan