00:00Informasi berikutnya, setelah pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia kembali menggelar Lampung Economic Investment Forum
00:06untuk menarik minat investor lokal, nasional, hingga internasional.
00:11Hal ini guna memperkuat daya saing dan pembangunan daerah Lampung.
00:20Dalam forum investasi kali ini, Pemprov Lampung menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 18%
00:25dengan memaksimalkan potensi komoditas pangan, energi, serta hilirisasi.
00:30Melalui kurasi proyek yang bersih dan jelas, serta bisnis matching,
00:34pemerintah berupaya memastikan investasi yang masuk benar-benar valid dan berdampak luas bagi masyarakat Lampung.
00:40Selain sektor komoditas, Pemprov Lampung juga menyiapkan tiga kawasan wisata terpadu,
00:45di Pesawaran, Lampung Selatan, dan Bakauheni, lengkap dengan insentif seperti diskon pajak hingga 50%
00:51guna menarik minat para investor wisata.
00:53Intinya menundang investor-investor, baik dalam negeri maupun dari luar negeri maupun juga dari beberapa duta besar
01:03dari negara-negara untuk mempresentasikan, mengenalkan semua potensi-potensi dan arah pembangunan provinsi Lampung ke depan.
01:13Intinya kan targetnya kami menjelaskan strategi, kita punya target bagaimana Lampung harus bisa tumbuh
01:2118% untuk menunjukkan RPJMN.
01:24Tentunya strategi-strategi utamanya adalah memaksimalkan potensi-potensi kebetulan, potensi di provinsi Lampung adalah komoditas pangan,
01:31komoditas pangan, energi.
01:33Nah, kita menjelaskan milestone-nya, ada apa saja komoditas yang ada di Lampung, berapa yang sudah dilakukan di downstream-nya,
01:40dan apa saja yang belum dilakukan.
01:43Berkolaborasi bersama Bank Indonesia Provinsi Lampung, agar investasi benar-benar terrealisasi dengan baik,
01:48Bank Indonesia telah melakukan kurasi dan pemilihan proyek secara berjenjang untuk ditawarkan kepada investor.
01:55Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pemilik proyek dalam menyusun dokumen yang jelas,
02:01sehingga calon investor dapat dengan mudah menilai tingkat risiko dan kelayakan investasi.
02:05Selain itu, kegiatan bisnis matching juga dilakukan, agar peluang terjadinya kerjasama di Provinsi Lampung menjadi jauh lebih besar.
02:14Jadi nanti dengan dokumen-dokumen yang lengkap, calon investor bisa menilai tingkat risiko kelayakan dari proyek investasi yang ditawarkan kepada
02:25investor.
02:27Itu yang kami lakukan, lalu kami juga bekerjasama juga dengan mitra strategis lainnya,
02:32untuk memetakan minat-minat investor, sehingga ketika dilakukan bisnis matching seperti hari ini,
02:39investor yang datang itu adalah memang benar-benar investor yang menunjukkan minat untuk menanamkan usahanya di Provinsi Lampung.
02:50Sehingga harapannya probabilitas nanti terjadinya kerjasama itu menjadi lebih besar.
02:59Dengan keunggulan geografis sebagai pusat komunitas, dukungan infrastruktur, serta hilirisasi yang terus didorong,
03:05pemerintah Provinsi Lampung optimistis iklim investasi di daerahnya akan terus berkembang pesat.