00:00Di sisi lain, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Palo juga menanggapi kasus penyadapan Presiden Prabowo dan tokoh politik.
00:07Surya Palo mengimbau semua pihak untuk tidak larut dalam polemik penyadapan
00:11dan meminta suasana tetap kondusif agar roda pemerintahan dan pembangunan tidak terganggu.
00:30Sebenarnya para pihak harus bisa lebih membuat suasana lebih kondusif saja.
00:35Kita tidak boleh hanyut dengan permasalahan ini terus menerus sebagai isu nasional kita.
00:40Dan melupakan kepentingan lain yang lebih besar.
00:44Saya yakin dan percaya aparat kita sudah melaksanakan seluruh visi dan tugas yang mereka rasa perlu dijalankan segera.
00:57Dan Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaki Mahendra,
01:02juga mengecam penyadapan yang dilakukan ex-KPolri, Jendralis Diyosigit, ke Presiden Prabowo Subianto.
01:09Herzaki menekankan Partai Demokrat mendesak polisi mengusut tuntas penyadapan Presiden Prabowo,
01:14termasuk otak di balik penyadapan.
01:17Demokrat juga meminta polisi mengembangkan penyidikan ke semua pihak yang mendapatkan keuntungan dari penyadapan tersebut.
01:27Kami hari ini akan terus mengawal bagaimana agar penyidikan bisa benar-benar dari Kapolri ini
01:34dan Polri Tersata Jajarannya ini bisa membongkar habis jaringan ini.
01:39Sebenarnya otak di balik ini.
01:40Apakah seorang Lysio Sigit adalah posisi tertinggi?
01:43Kan begitu?
01:45Apakah ada yang lebih tinggi?
01:46Misalnya, atau ada siapa di belakangnya beliau ini?
01:50Ini di bedah, harus benar-benar dicari dan diusut tuntas.
01:52Yang kedua, pertanyaan siapa saja yang mendapatkan manfaat dari hasil penyadapan ini?
01:56Apakah ada pihak-pihak di luar yang ditangkap hari ini?
01:59Ada pihak-pihak yang setiap minggunya atau setiap dua minggu kumpul-kumpul barang dengan mereka
02:03dan mendapatkan informasi-informasi spesifik terkait dengan ini
02:06dan digunakan untuk kepentingan kelompoknya?
02:11Tidak ada perempuan negara yang disadamkan.
02:13Saya pun disadam soalnya.
02:16Alamnya dari disadam.
02:18Dan saya tak juga itu pada disadam.
02:20Karena telpon saya itu kan
02:22kalau kuah siang dan malamkan ketahuan semua disitu.
02:29Saya ngajarlah yang nyasap itu gitu.
02:31Itu kurang ngajar betul.
02:33Lebih kurang ngajar lagi saya tetap yang merasap.
02:39Usai terbongkarnya penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto
02:43yang melibatkan ex-Kapolri Jenderal Listio Sigit.
02:46Pimpinan partai politik menunggu konsolidasi.
02:50Ketua DPP PKS Mardhani Alisera bilang
02:54PKS menunggu undangan konsolidasi dari Partai Gerintra
02:57pasca penyadapan Presiden dan tokoh lain.
03:01Mardhani bilang penyadapan mesti disikapi serius.
03:05Terutama jika ditemukan indikasi magar.
03:08Menurut Mardhani, penyadapan terhadap kepala negara
03:12menjadi alarm keras keamanan negeri.
03:15PKS mendesak pengusutan secara tuntas
03:18kasus penyadapan Presiden.
03:21Tunggu undangan dari Partai Gerindra.
03:24PKS siap untuk membahas dengan seksama
03:27karena masalah penyadapan bukan masalah kecil.
03:32Bahkan kalau pasalnya makar di pasal 191 KUHP baru
03:39hukumannya bisa hukuman mati.
03:41Bahkan kalau Presiden yang disadap
03:44luar biasa rentannya negeri ini.
03:47Ayo ini tidak bisa didiamkan.
03:50Harus segera diselesaikan sampai ke akar-akarnya.
03:56Dalam kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto,
04:00sejumlah pimpinan partai politik
04:02juga mengaku jadi korban penyadapan.
04:05Salah satunya, Ketua Umum Partai Golkar,
04:08Bahlil Lahadalia,
04:09yang mengaku jadi korban penyadapan.
04:12Bahlil pun mengecam narasi yang mengaitkan dirinya
04:15dengan penyadapan Presiden.
04:17Serta, minta polisi mengusut tuntas kasus tersebut.
04:22Negara disadap.
04:24Tidak hanya kepala negara yang disadap,
04:26saya pun disadap soalnya.
04:29Kalau jadi disadap,
04:31dan saya takut juga itu barang disadap.
04:34Karena telpon saya itu kan,
04:36kalau kuansian dan rana,
04:38kan ketahuan semua di situ kan.
04:40Para yang berlanjuran itu ditangkap,
04:42katanya ada Ketua Umum Partai,
04:44rapat dengan mereka.
04:48Awal-awalnya,
04:50saya tidak terlalu ngeh.
04:53Karena Ketua Umum Partai kan banyak.
04:56Tapi begitu saya bangun tajam pagi dari pesawat,
04:59lihat,
05:00kok ini sudah menunduhnya ke saya?
05:06Saya bilang, apa maksudnya ini?
05:08Jadi saya mau sampaikan kepada saudara-saudara saya,
05:12ya di dalam mimbar ini,
05:14karena menunduh Ketua Umum Partai,
05:15saya sengaja bicara di forum ini,
05:19segera klarifikasi itu.
05:22Segera klarifikasi itu.
05:24Dan buktikan,
05:26saya minta kepada biat akurat keamanan,
05:27biat keputusan,
05:28untuk diusuk tuntas,
05:30dibuka aja.
05:30jangan fitnah terus yang dibangun.
05:33Tidak hanya Bahlil,
05:39Ketua Umum PKB,
05:40Muhaimin Iskandar,
05:41juga mengaku jadi korban penyadapan.
05:44Ia menyinggung posisinya sebagai bagian dari partai koalisi
05:48di pemerintahan Presiden Prabowo.
05:50itu kurang ajar betul.
05:52Lebih kurang ajar lagi,
05:53saya termasuk yang disadap.
05:58Itu sangat kurang ajar.
06:01Sangat kurang ajar.
06:03Saya sebetulnya udah tahu 30 tahun yang lalu.
06:08Tapi kita gak bisa nangkap aja.
06:10Prabowo bisa nangkap penyadap,
06:13sekaligus nangkap yang nyadap saya.
06:16Enaknya koalisi sama Pak Prabowo,
06:18ya begitu itu.
06:20Usai terbongkarnya penyadapan Presiden Prabowo Subianto,
06:24kini sejumlah tokoh,
06:26ramai-ramai mengklaim jadi korban penyadapan.
06:30Sementara itu,
06:31soal penyadapan Presiden,
06:33Bar Eskrim telah menetapkan
06:35empat tersangka.
06:37Salah satu dari empat tersangka,
06:40yakni ekskapolri Jendral Listio Sigit Prabowo.
06:43Tim Liputan, Kompas TV.