Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KARAWANG, KOMPAS.TV - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menilai wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming sebagai langkah tragis.

Menurutnya, pemakzulan bisa dilakukan jika menjadi satu-satunya alternatif sesuai aturan. Namun, ia meminta opsi lain turut dipertimbangkan.

"Ya, saya mengatakan, kalau semua persyaratan yang memang sudah tersedia, memang itu sebagai satu-satunya alternatif penyelesaian, ya jalankan saja. Kalau ada alternatif lain, boleh kita pikir-pikir," kata Surya Paloh usai meresmikan kantor baru Nasdem Karawang, Minggu (8/11/2026).

Surya Paloh mengaku prihatin dengan situasi politik yang mengarah pada kemungkinan pemakzulan wakil presiden yang masih aktif menjabat. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang tragis bagi bangsa Indonesia.

"Presiden yang masih aktif, wakil presiden masih aktif. Nah tiba-tiba wakil presiden harus ada rencana pemakzulan. Nah ini bagi saya jujur saya katakan tragis. Dan ini bukan yang kita harapkan tentunya," ujarnya.

Video editor: Rizal

#suryapaloh #nasdem #pemakzulangibran

Baca Juga Surya Paloh Ngaku Tak Khawatir soal Penyadapan: Obrolan Saya Cuma Halo-Halo di https://www.kompas.tv/nasional/700437/surya-paloh-ngaku-tak-khawatir-soal-penyadapan-obrolan-saya-cuma-halo-halo



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/700443/surya-paloh-soal-wacana-pemakzulan-gibran-bagi-saya-tragis

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Ya saya berkatakan, semua perseratan yang memang sudah tersedia, ya kan, memang itu sebagai satu-satunya, sebagai satu-satunya alternatif
00:15penyelesaian, ya dijalankan aja.
00:18Kan gak ada alternatif lain, kalau ada alternatif lain, boleh kita pikir-pikir.
00:21Itu aja, bagi Nasrim itu, dia ingin menempatkan kepentingan, suasana kebatinan bagi seluruh komponen elemen masyarakat, bisa terjaga secara baik,
00:34tidak dari waktu ke waktu kita terus-menerus, harus bisa merasakan kesedihan diantara kesan-satunya.
00:42Ini kan berangkatnya ada musibah bagi kita, sebagai satu bangsa, presiden yang masih aktif, wakil presiden masih aktif, nah tiba
00:52-tiba wakil presiden harus ada rencana kewakilan.
00:55Nah ini bagi saya, jujur saya katakan, tragis. Dan ini bukan yang kita harapkan tentunya, ya sudah terjadi, kalau ini
01:06harus terjadi.
01:16Terima kasih telah menonton!
01:49Ya saya berkatakan, kalau semua perseratan yang memang sudah tersedia, ya kan, memang itu sebagai satu-satunya, sebagai satu-satunya
02:04alternatif penyelesaian, ya dijalankan aja.
02:07Karena nggak ada alternatif lain, kalau ada alternatif lain, boleh kita pikir-pikir.
02:12Itu aja, bagi Nasrim itu, dia ingin menempatkan kepentingan, suasana kebatinan bagi seluruh komponen elemen masyarakat, bisa terjaga secara baik,
02:24tidak dari waktu ke waktu kita terus-menerus.
02:27Masyarakat, harus bisa merasakan kesedihan diantara kesedihan diantara kesedihan sama lain.
02:32Ini kan barangkanya adalah musibah bagi kita, sebagai satu bangsa.
02:37Presiden yang masih aktif, wakil presiden masih aktif, nah tiba-tiba wakil presiden harus ada rencana kewakilan.
02:45Nah ini bagi saya, jujur saya katakan, tragis.
02:50Dan ini bukan yang kita harapkan tentunya.
02:53Ya sudah terjadi, kalau ini harus terjadi.
03:20Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:25Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga!
Komentar

Dianjurkan