Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Serangan kelompok Houthi yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu waktu setempat, menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi menyebut empat korban tewas merupakan warga negara Arab Saudi, sementara delapan lainnya berasal dari Bangladesh, Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan. Para korban luka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Salah satu korban tewas dalam serangan sebelumnya pada Kamis adalah pilot Saudia Airlines.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyalahkan Houthi atas serangan tersebut. Sementara itu, serangan udara menghantam Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi. Koalisi juga mengklaim telah menghancurkan 136 target militer di wilayah yang dikuasai Houthi.

Eskalasi konflik ini memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan meluasnya serangan ke wilayah lain di Arab Saudi. Kita bahas bersama Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.

#houthi #arabsaudi #riyadh #yaman #konfliktimur tengah #kompastv

Baca Juga Perang AS vs Iran Makin Panas, Menlu Iran: Tak Ada Solusi Militer | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/694329/perang-as-vs-iran-makin-panas-menlu-iran-tak-ada-solusi-militer-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/695419/full-perang-memanas-houthi-serang-ibu-kota-arab-saudi-pengamat-ungkap-potensi-konflik-meluas
Transkrip
00:00Petang sodara, 12 orang tewas dalam serangan Houthi yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Arab Saudi Riyadh
00:07pada Sabtu waktu setempat.
00:11Otoritas penerbangan sipil umum Saudi menyebut selain mengakibatkan 12 orang tewas, serangan ini juga melukai lebih dari 300 orang.
00:21Otoritas penerbangan mengatakan 4 korban tewas merupakan warga negara Arab Saudi dan 8 korban tewas merupakan warga Bangladesh, Amerika Serikat,
00:29Mesir, Jordania, Suriah, Palestina, dan juga Sudan.
00:33Pihak berwenang mengatakan korban luka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
00:38Koalisi yang dipimpin Arab Saudi menyalahkan Houthi atas serangan ini.
00:44Houthi sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan sebelumnya yang menargetkan Bandara di Riyadh, Arab Saudi.
00:57Sebelumnya pada Kamis waktu setempat saudara, tiga warga Arab Saudi meninggal dunia dalam serangan yang diluncurkan Houthi ke Bandara Internasional
01:06King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.
01:08Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi mengonfirmasi bahwa salah satu korban tewas adalah seorang pilot, maskapai Saudi Airlines.
01:16Sejumlah warga dengan berbagai kewarga negaraan juga dilaporkan terluka akibat hantaman serangan Houthi ke Bandara Internasional King Khalid di Arab
01:25Saudi ini.
01:31Serangan udara menghantam Sana'a, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi pada Jumat waktu setempat saudara.
01:38Dua ledakan besar terdengar di seluruh kota.
01:41Juru bicara Houthi Yahya Saraya mengatakan Houthi telah memukul mundur sejumlah serangan militer Arab Saudi.
01:48Yahya mengklaim pasukan pro-Saudi mencoba maju menuju Selat Bab Al-Mandad dari Provinsi Lahij di Yaman tetapi tidak berhasil.
02:01Juru bicara Koalisi Multinasional Pimpinan Saudi, Turki Al-Maliki merilis laporan operasi militer terbaru di Koalisi Yaman, saudara.
02:10Ia menyatakan koalisi telah menghancurkan 136 target militer di wilayah yang dikuasai oleh Houthi.
02:23Kedutaan Besar Republik Indonesia, KBRI di Riyad pun menghimbau warga negara Indonesia di Arab Saudi
02:29untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul situasi keamanan terkini termasuk serangan berulang yang menyasar Bandara Internasional King Khalid.
02:38Pernyataan itu dirilis pada 10 Oktober melalui unggahan di akun Instagram resmi KBRI Riyad
02:57Dalam imbauan yang diunggah melalui akun Instagram resmi KBRI Riyad,
03:02KBRI meminta WNI menghindari wilayah yang berpotensi menjadi titik rawan dan membatasi perjalanan yang tidak esensial.
03:12WNI juga diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke kawasan Bandara Internasional King Khalid Riyad.
03:18WNI yang memiliki rencana penerbangan diimbau selalu periksa dan konfirmasi jadwal
03:24serta status penerbangan secara langsung kepada maskapai yang digunakan sebelum berangkat menuju Bandara.
03:33Saudara kelompok Koti Yaman melancarkan serangan ke Bandara Internasional Riyad di Arab Saudi
03:38menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai ratusan lainnya.
03:44Lalu apakah eskalasi akan meluas ke wilayah lain di Arab Saudi?
03:48Kita bahas bersama dengan peneliti Asia Middle East Center, Bang Pizarro Gozali.
03:52Selamat petang, Bang Pizarro.
03:55Selamat petang, Mas Yasir.
03:56Ini bukan serangan yang pertama ya.
03:58Tercatat ada tiga kali Ibu Kota Arab Saudi diserang oleh kelompok Houthi.
04:02Pertanyaannya mengapa sasarannya ini berulang di Ibu Kota Riyad?
04:07Iya, karena kalau kita melihat ya kenapa kemudian Riyad yang menjadi sasaran,
04:12salah satunya karena itu yang paling strategis ya, Sir.
04:15Yang memiliki punya dampak tidak hanya pada domestik, tapi juga internasional.
04:19Kita ketahui Riyad adalah Ibu Kota Saudi.
04:21Yang kedua, disitu juga ada pusat militer Saudi.
04:25Dan yang ketiga, kita mengetahui itu ada bandara internasional.
04:28Kenapa ini kemudian yang menjadikan di sasaran serangan oleh Houthi?
04:33Karena harus diakui tampaknya sekarang serangan Saudi ke Houthi pun ini besar-besaran sekarang, Yasir.
04:38Bahkan kalau kita bisa melihat sekarang, situasi Houthi pun juga terpojok ya.
04:42Makanya kenapa kemudian dia melakukan serangan kepada wilayah Riyad?
04:46Karena harus diakui sekarang beberapa kota-kota yang tadinya dikuasai oleh Houthi,
04:50ini perlahan-dumia perlahan itu juga sudah berhasil dikuasai oleh koalisi Saudi dan pemerintah Yaman.
04:54Maka kemudian akhirnya Houthi meningkatkan serangan yang lebih besar,
04:58intensitasnya itu kembali dikembangkan, sehingga kemudian menyasar Riyad.
05:02Karena kan dampaknya pasti internasional kan?
05:04Ada bandara internasional, kemudian juga ada konsentrasi orang-orang asing di situ.
05:09Makanya kan dari 12 yang terbunuh, yang tewas itu kan ada Suriah,
05:13bahkan ada Palestina, dan juga ada negara-negara yang lain gitu ya.
05:15Ini menurut saya kemudian terjadi, karena memang jalan negosiasi sudah semakin buntu,
05:20serangan terus berlangsung antara satu dengan yang lain,
05:23dan blokade dari Saudi pun juga diberakukan kepada wilayah Yaman gitu.
05:27Sehingga kalau kita lihat...
05:28Sehingga akhirnya Houthi melakukan serangan kepada wilayah Riyad.
05:30Kalau kita lihat tentu Arab Saudi sendiri tidak tinggal diam begitu.
05:34Nah yang Anda baca, langkah yang diambil oleh Arab Saudi sendiri seperti apa?
05:37dengan serangan yang sudah menewaskan warga negaranya ini?
05:43Iya, ini menarik sekarang ya.
05:45Bahwa di Yaman sebenarnya kan banyak sekali koalisi anti-Houthi ya.
05:49Yang melawan Houthi itu bukan hanya pemerintah Yaman,
05:51tapi juga faksi-faksi yang lain.
05:52Tapi faksi-faksi ini selama ini kan tidak bersatu ya.
05:54Selama ini punya pandangan masing-masing.
05:56Tapi yang informasi terbaru ya, Sir,
05:58mereka ini sudah mulai bersatulah faksi-faksi di Yaman,
06:01yang tadinya mungkin mereka punya pandangan berbeda, punya jalan berbeda.
06:04Sudah mulai bersatu, dan itu yang informasi yang kita dapatkan.
06:08Saudi tampaknya sudah mulai menyuntikkan dana,
06:10bantuan militer kepada faksi-faksi,
06:12agar kemudian mereka punya satu sikap yang bersama
06:14untuk melawan Houthi.
06:16Karena ya, Sir, Houthi ini kayaknya nggak bisa,
06:18cuma pakai serangan udara.
06:19Dia harus memakai serangan darat, kayak gitu.
06:21Karena basis Houthi itu di gunung-gunung,
06:23di bukit-bukit, di lembah-lembah gitu.
06:25Maka tidak ada cara lain,
06:26selain serangan udara,
06:28konsentrasi militer juga dimobilisasi oleh Saudi
06:30untuk masuk ke badan pemerintah Yaman.
06:32Dan ke depan kemudian, karena ini ada 12 yang tewas,
06:34saya yakin Saudi tidak akan tinggal diam.
06:36Dan kemungkinan, dan ini kan sudah terjadi ya,
06:39fakta pertahanan antara Saudi, Pakistan, dan Turki itu sudah diaktifkan.
06:44Bahkan informasi yang saya dengar,
06:46itu tentara-tentara kayak Pakistan dan tentara Turki itu sudah masuk bahkan ke Yaman.
06:50Yang memang tidak dipublikasi gitu.
06:52Makanya ini eskalasi akan semakin besar,
06:54apalagi kemudian Donald Trump,
06:56yang sekarang kemarin mengatakan dia kemungkinan juga
07:00berniat melakukan serangan Houthi,
07:01apalagi kemudian Amerika masuk,
07:04ini menurut saya perangnya akan bergeser nih,
07:06yang tadinya konsentrasi ke Iran,
07:08kemudian sekarang bergeser kepada wilayah Yaman.
07:10Kalau kita lihat, seperti yang Anda sampaikan gitu,
07:12koalisi-koalisi non-Houthi sudah bersatu begitu
07:14untuk mendesak Houthi di Yaman.
07:17Kalau yang Anda baca,
07:19kekuatan militer Houthi,
07:21ini akan seperti apa?
07:22Apakah masih akan terus melakukan serangan ke Arab Saudi?
07:27Iya, ini yang menariknya ya, Seria.
07:29Pasukan Houthi itu bisa dikatakan,
07:31secara kemampuan militer,
07:33secara personil,
07:34bisa dikatakan imbang,
07:35bahkan melebihi pemerintahan Yaman itu sendiri.
07:38Ini sama kayak di Libanon.
07:39Kisbuloh itu,
07:40pasukannya lebih banyak dari tentara Libanon.
07:43Artinya, menurut saya Houthi tidak mudah juga ditaklukan oleh Saudi.
07:46Hingga kemudian Saudi mengerahkan pasukan Yaman,
07:49koalisi-koalisi non-Houthi untuk bergerak di sana.
07:51Saya kira tidak mudah gitu ya.
07:53Ini pun juga ada tarik ulur nih,
07:54beberapa wilayah yang tadinya lepas
07:56dan dikuasai Houthi
07:57dan lepas kembali ke panggulan pemerintahan Yaman.
08:01Tapi di beberapa wilayah yang lain,
08:03itu masih dipegang oleh Houthi.
08:04Kayak di Taiz, kayak gitu ya.
08:05Kayak di beberapa wilayah-wilayah ini,
08:06itu masih dipegang oleh Houthi ya.
08:08Maka, pertarungannya akan sengit.
08:09Dan jangan lupa,
08:11ya Seria,
08:12Houthi ini punya senjata rudal balistik.
08:15Yang ini menurut saya...
08:16Senjata-senjata ini yang disuplai oleh Iran?
08:18Atau didukung oleh Iran ya, Bang?
08:21Nah, kalau kita terudal balistik,
08:23itu sepenuhnya bukan hanya dari Iran,
08:24bahkan dari Rusia dan Cina.
08:26Seperti itu.
08:28Sehingga yang...
08:29Dari seuruh rudal-rudal yang di...
08:32Ya, rudal-rudal juga yang mereka kuasai
08:36ketika pemerintahan Ali Abdullah Saleh,
08:38pemerintahan Yaman dulu jatuh di sana.
08:40Nah, itu akhirnya direbut itu,
08:41senjata-senjata itu.
08:42Dan itu sekarang dimiliki oleh Houthi.
08:43Jadi secara persenjataan mereka ini banyak.
08:45Makanya dia bisa nyerang Riyad,
08:46dia bahkan bisa nyerang Israel, kayak gitu ya.
08:48Dan ini menurut saya akan semakin besar konfliknya
08:50kalau kemudian Houthi benar-benar totalitas
08:52berperang melawan Saudi.
08:54Itu tentu yang tidak kita harapkan.
08:56Dan juga beberapa pihak juga masih mengupayakan
08:59upaya negosiasi.
09:00Masih memungkinkan nggak hal itu, Bang Pizarro?
09:03Menurut saya, pertama,
09:04negosiasi tidak tertutup, ya serius ya.
09:07Tetapi makin sulit direalisasikan.
09:09Karena Saudi sendiri mengatakan,
09:10gitar-senjata pada tahun 2022
09:12yang mereka tekan sama Houthi,
09:14itu udah nggak berlaku sekarang.
09:15Mereka punya gitar-senjata 2022,
09:17punya roadmap untuk perundingan damai 2023,
09:20yang dibawahi oleh PBB.
09:22Tetapi dengan eskalasi kayak begini,
09:24saring serang,
09:25apalagi ada warga Saudi yang meninggal,
09:26apalagi juga basisnya Houthi,
09:28di Babul Mandib, berhasil direpuk pertanyaman.
09:29Saya kira ruang negosiasi,
09:31diplomasi,
09:31walaupun terbuka,
09:32masih sangat sulit terjadi pada waktu dekat gitu.
09:34Kecuali kemudian,
09:35ada kesepakatan antara kedua belah pihak,
09:37termasuk juga melibatkan Iran,
09:39yang selama ini menjadi salah satu
09:41supply-nya dari Houthi,
09:43itu juga mau duduk berunding bersama,
09:45dengan negara lain,
09:46untuk kemudian mengaktifkan kembali
09:47penelitian damai tahun 2022,
09:50seperti itu.
09:50Kalau Houthi masih akan terus menyerang Arab Saudi,
09:53menurut Anda,
09:54ini fokus penyerangannya masih di Riyad,
09:56dan pertahanan Arab Saudi sendiri,
09:59dari militernya sendiri,
10:00Anda lihat seperti apa?
10:02Ini problematikanya,
10:03Saudi ini secara jumlah,
10:04secara personil keamanan,
10:06mereka tuh nggak punya pengalaman perang panjang,
10:07ya Sir.
10:08Seperti itu ya.
10:09Dan secara kemampuan militer,
10:11supply militer pun,
10:12mereka pun juga nggak penuhnya mumpuni.
10:13Buktinya kan,
10:14Prudal Houthi berhasil menembus Riyad,
10:1612 orang meninggal,
10:17artinya apa?
10:18Proteksi yang dilakukan oleh
10:19pemerintah pertahanan Saudi,
10:20itu kan jebol oleh Houthi,
10:22seperti itu ya.
10:23Ini yang menurut saya,
10:24ke depan,
10:25pasti kemungkinan Saudi akan meningkatkan,
10:28kerjasamanya kembali dengan Pakistan atau Turki,
10:31untuk kemudian membackup sistem pertahanannya,
10:32agar tidak kemudian jebol oleh Houthi.
10:34Jadi,
10:35menurut saya ini masih,
10:36eskalasi masih akan terus terjadi ke depan,
10:38akan sangat panas,
10:39akan sangat sengit,
10:39apalagi kemudian pemerintah Yaman sekarang
10:41sudah mulai masuk ke Sana'a
10:42untuk merebut kembali wilayah Sana'a
10:44dari tangan Houthi.
10:45Dan Houthi pasti tidak akan tinggal diam,
10:47dan akan terjadi pertempuran yang lebih besar.
10:49Baik.
10:49Harapannya tentu saja eskalasinya
10:51tidak akan membesar,
10:52begitu ya Bang Pizarro.
10:53Apalagi ini sudah 12 orang tewas,
10:56di mana Ibu Kota Arab Saudi ini
10:57terus diserang oleh Houthi.
10:58Terima kasih Bang Pizarro
10:59telah berbagi perspektifnya
11:01di Kompas Petang.
11:02Salam sehat.
11:02Selamat menikmati.

Dianjurkan