- 3 menit yang lalu
- #jokowi
- #gibran
- #mahkamahkonstitusi
- #dennyindrayana
KOMPAS.TV - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyebut polemik ijazah dirinya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai operasi politik untuk menjatuhkan reputasi mereka. Jokowi juga menuding adanya penumpang gelap di balik polemik tersebut.
Penggugat ijazah Gibran ke Mahkamah Konstitusi, Denny Indrayana, membantah tudingan itu. Ia justru menilai operasi politik dilakukan Jokowi melalui perubahan aturan terkait syarat usia dan pendidikan calon wakil presiden.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai pernyataan Jokowi menunjukkan kepanikan karena kehabisan argumen. Sementara itu, Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menilai serangan politik terhadap Jokowi sengaja diorkestrasi karena posisi politiknya yang dinilai terlalu kuat bagi lawan.
Polemik ini bergulir setelah putusan MK menyinggung tidak ditemukannya bukti ijazah setara SMA dalam pertimbangan terkait syarat pencalonan Gibran. MK menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk mendiskualifikasi Gibran.
Untuk membahas isu ini, simak pembahasannya bersama Ketua DPP PSI Dedek Prayudi, kuasa hukum pelapor terkait surat keterangan pengganti ijazah Gibran Ahmad Khozinudin, dan pengamat komunikasi politik Unpad Kunto Adi Wibowo.
#jokowi #gibran #mahkamahkonstitusi #dennyindrayana
Baca Juga Khozinudin Minta Bareskrim Periksa Gibran dan Jokowi soal Suket Penyetaraan Pendidikan di https://www.kompas.tv/nasional/696788/khozinudin-minta-bareskrim-periksa-gibran-dan-jokowi-soal-suket-penyetaraan-pendidikan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696791/psi-khozinudin-kunto-adi-soal-klaim-jokowi-dan-gibran-diserang-operasi-politik-sapa-pagi
Penggugat ijazah Gibran ke Mahkamah Konstitusi, Denny Indrayana, membantah tudingan itu. Ia justru menilai operasi politik dilakukan Jokowi melalui perubahan aturan terkait syarat usia dan pendidikan calon wakil presiden.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai pernyataan Jokowi menunjukkan kepanikan karena kehabisan argumen. Sementara itu, Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menilai serangan politik terhadap Jokowi sengaja diorkestrasi karena posisi politiknya yang dinilai terlalu kuat bagi lawan.
Polemik ini bergulir setelah putusan MK menyinggung tidak ditemukannya bukti ijazah setara SMA dalam pertimbangan terkait syarat pencalonan Gibran. MK menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk mendiskualifikasi Gibran.
Untuk membahas isu ini, simak pembahasannya bersama Ketua DPP PSI Dedek Prayudi, kuasa hukum pelapor terkait surat keterangan pengganti ijazah Gibran Ahmad Khozinudin, dan pengamat komunikasi politik Unpad Kunto Adi Wibowo.
#jokowi #gibran #mahkamahkonstitusi #dennyindrayana
Baca Juga Khozinudin Minta Bareskrim Periksa Gibran dan Jokowi soal Suket Penyetaraan Pendidikan di https://www.kompas.tv/nasional/696788/khozinudin-minta-bareskrim-periksa-gibran-dan-jokowi-soal-suket-penyetaraan-pendidikan
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696791/psi-khozinudin-kunto-adi-soal-klaim-jokowi-dan-gibran-diserang-operasi-politik-sapa-pagi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:03Musik
00:04Operasi politik untuk mendowngrade reputasi politik
00:12Tidak ada reputasi yang mendowngrade, memang belum layak
00:18Serta berbakti kepada nusah dan bangsa
00:22Musik
00:23Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyebut polemik ijasahnya dan ijasah putra sulungnya
00:29Wapres Gibran Rakabuming sebagai operasi politik untuk menurunkan reputasinya dan Gibran
00:35Bahkan Jokowi bilang ada penumpang gelap di balik polemik kasus ijasah dirinya dan Gibran
00:40Sehingga menjadi ramai
00:42Namun Jokowi tidak mempermasalahkan polemik ini
00:45Termasuk jika partai politik di DPR mengambil sikap seperti hak angket
00:50Terhadap putusan MK soal ijasah Gibran
00:53Ya kan sudah saya sampaikan sejak awal
00:56Ini ada operasi politik
01:00Kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi
01:04Jadi menjadi ramai sekali
01:05Tapi ya buat saya biasa saja
01:09Operasi politik untuk mendowngrade reputasi politik
01:16Seseorang
01:18Bapak atau Mas Gibran kita masuk
01:20Ya dua-duanya bisa
01:23Sementara itu Denny Indrayana pengugat ijasah Gibran ke Mahkamah Konstitusi
01:27Merespons tudingan Jokowi soal operasi politik untuk menjatuhkan dirinya dan Gibran
01:32Denny bilang operasi politik justru dilakukan sendiri oleh Jokowi
01:35Seperti mengubah pasal terkait syarat umur dan pendidikan
01:39Untuk meloloskan anaknya Gibran menjadi Wakil Presiden
01:42Denny juga membantah dugatannya ke MK untuk menjatuhkan reputasi Gibran
01:46Sarat pendidikan yang seharusnya berpendidikan paling rendah SMA atau sederajat
01:52Digiberankan melalui pasal 18 R3 Peraturan KPU nomor 19 tahun 2023
02:00Yang semakin terindikasi adalah pasal selundupan
02:05Demi meloloskan Saudara Gibran menjadi Wakil Presiden
02:09Itulah sebenarnya operasi politik yang merusak kejujuran dan keadilan
02:16Untuk Saudara Gibran tanpa didowngrade sekalipun memang reputasinya masih belum layak
02:23Beliau seharusnya tidak dipasalkan menjadi Wakil Presiden
02:29Direktur Eksekutif Lingkar Madani Rai Rangkuti menyoroti pernyataan Jokowi
02:34Yang menyebut ada operasi politik dibalik isu ijazah Gibran
02:37Menurutnya pernyataan tersebut merupakan kepanikan yang telah kehabisan argumen
02:41Rai Rangkuti menilai pola reaksi yang ditunjukkan Jokowi
02:45Menyerupai prosedur operasi standar SOP politik lama
02:49Yang kerap digunakan saat menghadapi tekanan publik
02:52Ya lagi panik aja sudah gak ada argumennya ya tinggal serang-serang ke sana kemari kan
02:58Ini kan seperti SOP yang sedang bekerja
03:02SOP pertama itu adalah tuduh mereka sebagai orang-orang yang membuat keributan, kericuhan, dan kegaduhan
03:10Ternyata gak begitu laku di tengah masyarakat
03:13Lalu masuk ke SOP kedua
03:15Apa itu?
03:16Tuduh mereka bahwa orang-orang ini
03:18Ya ada yang bayarin
03:20Ada tokoh politik yang bermain di belakangnya
03:24Ada penumpang gelap gitu
03:25Nah ini yang lagi berjalan nih SOP kedua
03:28Kalau SOP kedua ini nanti tidak laku juga di tengah masyarakat
03:32Biasanya akan maju ke SOP yang ketiga
03:34Apa itu?
03:35Laporkan aja ke polisi satu-satu gitu
03:38Di sisi lain Ketua Umum Rampai Nusantara
03:40Mardian Syasemar
03:41Menilai bahwa serangan politik ini sengaja diorkestrasi
03:45Karena posisi politik Jokowi yang dinilai terlampau kuat
03:48Bagi lawan-lawannya
03:49Mardian Syah menambahkan
03:52Sepanjang karir politiknya
03:53Jokowi memiliki tingkat kemenangan 100%
03:56Di setiap kontestasi yang diikutinya
03:58Terus kalau misalnya dasarnya
04:00Pak Jokowi menyampaikan
04:02Ini karena ingin mendowngrade reputasi
04:04Ya jelas
04:05Pak Jokowi itu win rate-nya 100%
04:08Dia gak pernah kalah dalam kontestasi politik
04:10Dari wali kota sampai calon presiden
04:12Bahkan dia mengikhlaskan Gibran
04:16Menyendampingi Pak Prabowo pun juga menang
04:18Nah dalam konteks politik
04:20Itu membahayakan buat lawan politik
04:22Dalam konteks politik kekuasaan
04:25Pasti kekuatan yang dimiliki Pak Jokowi
04:28Itu sulit dikalahkan
04:30Sehingga harus didegradasi
04:31Harus di downgrade dan lain sebagainya
04:34Jadi wajar-wajar aja
04:35Statement Pak Jokowi
04:36Masuk akal kalau menurut saya sih
04:39Polemik ijazah Gibran bergulir setelah dalam pertimbangannya
04:42MK menyebut
04:43Tidak menemukan bukti ijazah setara SMA
04:45Untuk syarat menjadi cawapres
04:47Di Pilpres 2024
04:48Namun MK menegaskan
04:51Tidak punya kewenangan
04:52Mendiskualifikasi Gibran
04:54Sehingga polemik ini
04:55Menunggu sikap sejumlah partai politik
04:57Di DPR
04:58Di Milputan Kompas TV
05:07Presiden ke-7 RI Jokowi Dodo bilang
05:09Ada operasi politik dan penumpang gelap
05:12Di balik polemik dugaan ijazah palsu
05:14Yang menyeret dirinya
05:15Serta Wakil Presiden Gibran Raka Buming
05:17Lantas benarkah klaim Jokowi
05:19Mengenai adanya operasi politik
05:21Dan penumpang gelap
05:22Di balik kasus ijazah dirinya
05:23Dan Gibran yang diangkat ke MK
05:26Hingga ke polisi
05:27Seperti apa peta politik nasional
05:29Menuju Pilpres 2029
05:31Hussein Jokowi menanggapi
05:32Dinamika DPR
05:33Soal ijazah Gibran
05:35Kita bahas bersama
05:36Ketua DPP PSI Dedek Prayudi
05:38Kuasa Hukum Pelapor Sukit Ijazah Gibran
05:41Ahmad Kozinuddin
05:42Dan juga Pengamat Komunikasi Politik 4
05:44Kunto Adi Wibowo
05:45Selamat pagi
05:46Mas Uki
05:47Bang Kozin
05:48Mas Kunto
05:49Selamat pagi
05:50Baik
05:51Saya kemasuki terlebih dahulu
05:53Yang dimaksud Pak Jokowi ini
05:54Siapa penumpang gelapnya
05:55Dan operasi politik seperti apa sih Mas Uki
05:59Ya pertama-tama yang ingin saya katakan adalah
06:02Pak Jokowi itu tidak ingin menembak dalam gelap
06:07Yang beliau lakukan adalah
06:09Menyalakan secercah cahaya
06:12Sehingga menjadi terang
06:13Sehingga mereka yang dimaksud oleh Pak Jokowi
06:17Pada akhirnya juga akan muncul sendiri
06:19Begitu
06:20Nah posisi saya kali ini adalah
06:22Untuk menjelaskan apa yang dimaksud oleh Pak Jokowi
06:25Bukan untuk mengatakan
06:27Apa yang tidak dikatakan oleh Pak Jokowi
06:30Jadi
06:30Apa yang dimaksud oleh Pak Jokowi
06:33Itu adalah
06:34Bahwa ada
06:35Operasi politik
06:37Dan di dalam perjalanannya
06:38Kemudian ada
06:39Yang ikut menikmati
06:41Bahkan menunggangi
06:42Daripada operasi politik tersebut
06:44Nah kalau kita berbicara operasi politik ini
06:47Apa sih yang dimaksud
06:49Kita sudah sama-sama tahulah ya
06:51Bahwa isu ijazah ini kan
06:53Ya dilakukan oleh orang yang itu-itu saja
06:56Ya
06:57Menggunakan isu yang itu-itu saja
07:00Untuk menyerang
07:02Kelompok atau poros politik juga yang
07:04Itu-itu saja
07:05Tadinya
07:07Ijazah Pak Jokowi yang diserang ya
07:10Oleh mereka
07:11Lalu kemudian
07:12Ijazah Pak Jokowi sudah
07:14Hampir mencapai
07:17Puncaknya
07:18Atau bahkan sudah hampir selesai
07:19Karena sudah masuk sindang pembukian
07:20Dimana kemudian perdebatan politik juga
07:23Sudah tidak
07:23Tidak laku lagi
07:25Dalam tanda kutip
07:25Kini masuk
07:26Bapak baru
07:27Yaitu
07:28Ijazah Mas Gibran
07:29Yang sebenarnya
07:30MK juga kan sudah mengatakan
07:33Bahwa
07:33Seluruh petitum
07:35Pemohon itu
07:37Tidak dapat diterima
07:38Ya
07:39Kemudian
07:40Bahwa ada pertimbangan
07:41Satu
07:42Pertimbangan itu tidak memiliki
07:44Daya eksekusi
07:44Ya
07:45Lalu yang kedua
07:46Di dalam pertimbangannya
07:48MK
07:48Tidak mengatakan
07:50Bahwa pencalonan Mas Gibran
07:52Itu tidak memenuhi syarat
07:53Ya
07:54Dan
07:54Ada beberapa hal lain
07:56Seperti
07:57Surat
07:57Keterangan penyetaraan Mas Gibran
07:59Itu tidak dikatakan
08:00Batal
08:02Atau bahkan sampai sekarang
08:03Masih berkekuatan hukum
08:04Atau lakulah
08:05Kurang lebih seperti itu ya
08:07Dan juga ada hal-hal lain
08:08Seperti
08:09PKPU
08:10Nomor
08:1119 tahun 2023
08:13Pasal 18
08:14Hayat 3
08:15Itu kan juga
08:16Tidak dinyatakan
08:17Tidak mengikat lagi
08:18Atau sekarang masih mengikat
08:20Bahkan apalagi
08:20Kalau kita melihat
08:21Ke pencalonan
08:22Dan lain sebagainya
08:23Jadi sebenarnya
08:24Kalau dari aspek hukum
08:25Ini kan sudah selesai
08:26Mas Gibran itu sah
08:28Dan konstitusional
08:29Sebagai
08:30Calon wakil presiden kita
08:31Pada tahun 2023
08:32Sekarang sudah menjadi
08:34Wakil presiden kita
08:36Nah ini kan sekarang
08:37Sudah masuk ke babak politik
08:38Mas ya
08:38Dan di babak politik inilah
08:41Kemudian kita bisa
08:42Melihatnya secara jernih
08:43Melihatnya helikopter view
08:45Bahwa ini
08:46Dotnya itu
08:47Tidak cuma
08:48Isu ijazah Mas Gibran
08:49Dotnya itu
08:50Adalah sejak
08:51Ijazah Pak Jokowi
08:52Sekarang ijazah Mas Gibran
08:54Dan ini
08:55Tidak lepas ya
08:56Dari
08:56Masih sakpinya
08:57Telunjuk Pak Jokowi
08:59Masih
09:00Kuatnya
09:01Endorsement Pak Jokowi
09:03Apabila kita berbicara
09:04Pemilu
09:04Baik itu pilek
09:05Baik itu pilpres
09:06Sehingga ini
09:07Mengganggu
09:08Ya
09:09Mengganggu
09:10Zona nyaman
09:10Daripada
09:11Oligarki partai politik
09:12Lama demikian Mas
09:13Oke baik
09:14Bang Kozin
09:14Kalau menurut Anda
09:15Dari tiga hal
09:17Paling tidak yang kami soroti
09:18Yang soal MK berlangsung
09:20Sudah berlangsung kemarin
09:21Kemudian yang saat ini berlangsung
09:22Di DPR
09:23Dan juga di Barat Skrim
09:24Betulkah ada operasi politik
09:25Dan juga penumpang gelap
09:26Di balik ini semua
09:28Baik
09:29Bismillahirrahmanirrahim
09:29Jadi yang kami lakukan
09:30Bukan melakukan operasi politik
09:32Tetapi mengambil
09:33Sejumlah langkah
09:34Yang memang sudah diatur
09:35Dalam bernegara ya
09:37Yang pertama langkah hukum
09:38Yang kedua
09:39Langkah konstitusi
09:40Langkah hukum kami tempuh
09:41Karena kami
09:42Membaca pertimbangan MK itu
09:44Bisa memenuhi unsur
09:46Pidana pasal
09:47Pemalsuan dan
09:47Atau keterangan yang tidak benar
09:49Dalam dokumen Suket
09:50Kenapa demikian?
09:51Karena dalam pertimbangan MK
09:53Jelas tidak ditemukan
09:54Bukti ijazah SMA
09:56Milik Ibran
09:57Juga tidak ditemukan
09:58Bukti ijazah
09:59Diploma
10:00Ataupun sertifikat
10:01Kelusun luar negeri
10:02Milik Ibran
10:03Untuk disetarakan
10:04Dan karena surat keterangan itu
10:06Menjadi bermasalah
10:07Kenapa bisa menyetarakan
10:08Dalam konteks
10:09Untuk memenuhi ketentuan pasal
10:10169 huruf R
10:12Sementara objek
10:13Yang disetarakan
10:14Tidak ada
10:14Itu dalam konteks hukum
10:16Kami membawa ini
10:17Dalam dugaan
10:18Tindak pidana
10:18Pemalsuan atau keterangan
10:19Tidak benar
10:20Di baris kemabes polri
10:22Yang kedua
10:22Kami mengambil
10:23Langkah konstitusi
10:24Kenapa demikian?
10:25Karena tidak terpenuhnya
10:26Ketentuan pasal
10:27169 huruf R
10:28Dan ini berkaitan dengan
10:30Tidak lagi terpenuhnya syarat
10:31Yang ini tidak ada
10:32Ijazah SMA
10:33Dan juga tidak ditemukan
10:34Bukti dokumen lain
10:35Untuk disetarakan
10:36Setara dengan SMA
10:37Atau dalam keterangan suket
10:39Disetarakan dengan
10:39SMK
10:40Peminatan dari
10:41Keuangan atau akutansi
10:42Ini mengkonfirmasi
10:44Bahwa
10:44Wakil Presiden
10:45Gibran Raka Buming Raka
10:47Ini terbukti
10:48Tidak lagi menuhi syarat
10:48Dan karena tidak menuhi
11:07Syarat
11:07Diatur oleh konstitusi
11:08Lembaga lain tersebut
11:10Kami yakini adalah
11:11DPR
11:11Dan karena DPR itu
11:13Memiliki sejumlah
11:14Hukum acara
11:15Kami mendorong
11:16Kepada DPR
11:17Dan juga
11:17Partai politik
11:18Untuk mengaktivasi
11:19HMP
11:20Hak menyatakan berdapat
11:21Bukan lagi
11:22Mundur
11:23Menggunakan hak akit
11:24Kenapa?
11:24Karena penyelidikan
11:25Soal ijazah ini
11:26Sudah terwakili
11:27Mengadopsi dengan
11:28Pertimbangan
11:29Mahkamah Konstitusi
11:29Tidak diperlukan lagi
11:31Memanggil bawah
11:32Selu KPU
11:32Dan yang lainnya
11:33Karena
11:33Sejumlah pemanggilan
11:35Penyelidikan itu
11:35Sudah dilakukan oleh
11:36Oleh MK
11:37DPR hanya mengambil
11:39Kesimpuluan dua saja
11:40Apakah DPR
11:41Memiliki pendapat
11:43Gibran Raka Buming Raka
11:44Telah melanggar konstitusi
11:45Karena tidak lagi
11:46Menuhi syarat
11:47Dan karenanya
11:47Dapat dibanjulkan
11:48Atau yang kedua
11:49Gibran dianggap
11:50Masih taat kepada konstitusi
11:52Dan manakala
11:53DPR menganggap
11:54Memiliki pendapat
11:55HMP-nya menyimpulkan
11:56Gibran
11:57Tak lagi menuhi syarat
11:58Dan melanggar konstitusi
11:58Maka hal ini
11:59Akan dibawa ke
12:00Mahkamah Konstitusi
12:01Untuk diotorisasi
12:02Dan selanjutnya
12:03Dibawa ke
12:04Lembaga MPR RI
12:05Untuk melakukan
12:06Dua tindakan sekaligus
12:07Yang pertama
12:08Melakukan pemberhentian
12:10Wakil Presiden
12:11Cari jabatannya
12:11Yang kedua
12:12Memilih dan menetapkan
12:13Wakil Presiden pengganti
12:15Yang diusulkan
12:15Oleh Presiden hari ini
12:17Begitu
12:17Dan saya mau tegaskan
12:19Bahwa kami
12:20Tidaklah menunggangi
12:21Tetapi
12:21Putusan MK itu adalah
12:23Putusan yang bersifat publik
12:24Bukan putusan perdata
12:25Yang hanya mengikat
12:26Para pihak
12:27Karena ini putusan publik
12:28Berkaitan dengan
12:29Etika, moral
12:30Dan integritas berbangsa
12:31Maka kami
12:32Mengambil inisiatif
12:34Untuk melakukan tindakan ini
12:35Bukan dalam konteks
12:36Operasi politik
12:37Tapi langkah hukum
12:38Dan langkah konstitusi
12:39Yang diakui oleh
12:40Organisasi dan
12:41Sumber-sumber
12:42Apa nanya
12:43Peraturan perundangan kita
12:44Sebagai sebuah
12:45Organisasi negara
12:46Yang punya konstitusi
12:47Untuk mengatur itu
12:48Dan paling penting
12:49Saya kira
12:49Downgrade atau tidak
12:51Downgrade itu
12:51Kembali atau berpulang
12:53Kepada Jokowi Dodo
12:54Dan juga
12:54Gibran Raka Bumi Raka
12:56Hari ini
12:56Keduanya itu
12:58Terdowngrade
12:58Tidak karena
12:59Pandangan masyarakat
13:00Tetapi karena
13:01Keduanya bermasalah
13:02Gibran terdowngrade
13:03Karena tidak punya
13:04Ijazah SMA
13:04Dan tidak memiliki
13:06Dokumen lain
13:06Dari luar negeri
13:07Yang bisa disetarakan
13:08Dengan
13:08Ijazah SMA
13:09Sementara Jokowi Dodo
13:10Terdowngrade
13:11Karena sampai hari ini
13:12Hingga persidangan
13:13Berkali-kali
13:14Tidak pula
13:15Bisa menunjukkan
13:16Ijazah S1
13:16Yang diklaim dari UGM
13:18Demikian
13:18Oke
13:19Tidak menunggangi
13:20Dan bukan operasi politik
13:21Yang kami tangkap
13:22Dari Bang Kozin
13:22Saya ke Mas Kunto
13:24Mas Kunto
13:24Dari pernyataan Pak Jokowi
13:25Soal bagaimana
13:27Menanggapi isu
13:27Ijazahnya
13:28Dan juga ijazah
13:29Mas Gibran
13:30Seperti itu
13:30Saat ini yang berlangsung
13:31Mungkin di Jokowi sendiri
13:33Ini seperti apa
13:34Apakah ini bentuk
13:35Pernyataan bahwa
13:35Dia sedang terdesak
13:36Atau mungkin
13:37Ada yang mengusik
13:38Seperti itu
13:39Iya Mas
13:40Kalau menurut saya
13:41Pernyataannya Pak Jokowi
13:42Itu kan menunjuk
13:43Walaupun dalam gelap
13:45Kata Mas Dede Masuki
13:47Bahwa
13:48Ada
13:48Yang operasi politik
13:50Dan ada
13:52Penumpang gelap
13:53Nah penumpangnya
13:53Mungkin lebih dari satu
13:54Kan gitu
13:55Nah ini kan harus
13:56Dibuktikan juga
13:57Kan gitu
13:57Bahwa
13:58Kalau ada operasi politik
14:00Yang berkoordinasi
14:01Maka harus bisa
14:02Diverifikasi tuh
14:03Komunikasinya
14:05Instruksinya
14:06Pendanaannya
14:07Atau pola koordinasi
14:08Yang bisa diverifikasi
14:10Secara empiris
14:11Nah ini kan
14:12Jadi susah
14:13Sama seperti ketika
14:14Pak Jokowi
14:15Dituduh
14:15Melakukan operasi politik
14:17Untuk meloloskan
14:18Mas Gibran
14:19Ini pun juga harus
14:20Diverifikasi semua
14:22Jadi
14:22Kalau saling menuduh
14:24Itu gampang
14:25Yang susah itu
14:26Verifikasi dan
14:27Pembuktiannya
14:28Sama dengan
14:29Apakah ada penumpang gelap
14:30Ya
14:31Yang namanya
14:32Politik
14:32Bahwa
14:33Ada
14:34Fihak-fihak
14:35Yang mendapatkan
14:36Keuntungan politik
14:37Dengan memainkan
14:38Kartu politik
14:39Mumpung
14:40Ada
14:40Event
14:41Seperti ini
14:42Ya itu
14:43Ajar
14:44Bukan berarti
14:44Dia penumpang
14:45Kalau penumpang kan
14:46Secara sadar
14:47Menggunakan
14:47Isu itu
14:48Kemudian
14:49Melakukan operasi
14:50Politik
14:51Sampingan
14:52Lagi
14:52Gitu kan
14:53Untuk
14:53Kemudian
14:54Menguntungkan dirinya
14:56Gitu
14:56Atau
14:57Men-downgrade
14:58Pak Jokowi
14:58Seperti tuduhan
14:59Pak Jokowi
14:59Nah ini kan
15:00Problemnya disitu ya
15:02Mas ya
15:02Bahwa
15:03Apa
15:04Tuduhan-tuduhan
15:05Melempar tuduhan itu
15:06Sangat gampang
15:07Dan ini
15:08Saya setuju
15:09Bahwa
15:10Bentuk-bentuk
15:11Komunikasi politik
15:12Seperti ini
15:12Lahir
15:13Karena adanya
15:14Ketidakjelasan
15:15Satu ketika
15:16MK sudah memutuskan
15:17Dan membuat
15:18Keputusan tadi
15:19Sudah
15:20Dijelaskan oleh
15:21Mas Kozin
15:22Dan panjang sekali
15:24Itu kan
15:25Harusnya
15:26Segera direspon
15:28Oleh
15:28Institusi politik kita
15:30Gitu
15:30Entah itu
15:31Presiden
15:32Harusnya
15:32Atau DPR
15:33Gitu kan
15:34Sehingga
15:35Publik jadi
15:36Paham
15:36Oh ini ada
15:38Jalan keluarnya
15:39Ini ceritanya
15:40Masih begini
15:41Gitu
15:42Kalau sekarang kan
15:43Saya akan putus
15:44Ini udah selesai
15:45Atau belum sih
15:45Ceritanya
15:47Sehingga
15:48Pak Jokowi
15:49Atau aktor-aktor
15:50Politik
15:50Manapun
15:51Bisa dengan
15:51Bebas
15:53Mengeluarkan spekulasi
15:54Mengeluarkan tuduhan
15:55Mengeluarkan apapun
15:57Gitu kan
15:57Dan akhirnya
15:58Yang
15:59Yang tidak
16:01Yang paling tidak
16:02Diuntungkan adalah
16:03Publik
16:03Karena semuanya jadi ruat
16:05Gitu
16:05Secara politik
16:07Gak ada jalan keluarnya
16:08Secara hukum juga
16:09Gak ada jalan keluarnya
16:10Jadi mau gimana nih
16:12Gitu
16:12Gini-gini aja
16:13Kan gitu
16:14Itu permasalahan
16:15Yang menurut saya
16:16Harus segera dijawab
16:17Tidak hanya oleh Pak Jokowi
16:19Tapi juga
16:19Oleh Presiden
16:21Oleh DPR
16:22Gitu sih mas
16:23Oke
16:23Baik
16:24Kemudian yang ingin saya
16:25Tanya ke Mas Uki
16:26Mas Uki
16:27Saling tuduh
16:27Gampang
16:28Tapi kemudian
16:29Buktinya
16:29Seperti apa
16:29Pak Jokowi
16:31Punya bukti
16:31Yang menunjukkan
16:32Bahwa memang
16:32Ada operasi politik
16:33Dan juga penumpang gelap
16:34Dalam kasus ini
16:37Ya
16:38Kalau bukti ya
16:40Sudah pasti ada
16:41Dan satu hal ya
16:41Bahwa Pak Jokowi
16:43Itu adalah
16:45Presiden dua periode
16:46Pak Jokowi juga
16:48Pernah menjadi
16:49Gubernur Jakarta
16:51Sekian tahun
16:51Sebelumnya juga
16:53Pernah menjadi
16:54Wali Kota Solo
16:54Sekian tahun
16:55Dengan win rate
16:56Yang 100%
16:57Tentu Pak Jokowi
16:58Punya intuisi politik
17:00Yang sangat kuat
17:01Yang dimana kemudian
17:02Intuisi tersebut
17:03Didalami
17:04Sehingga Pak Jokowi
17:05Dia juga memiliki
17:05Indikasi
17:06Bahkan bukti
17:07Yang cukup kuat
17:08Untuk kemudian
17:09Pak Jokowi mengatakan
17:10Bahwa memang
17:11Ada operasi politik
17:12Tapi kemudian
17:14Kembali lagi ya
17:15Rana hukum kan
17:15Sudah selesai
17:16Sekarang kita sudah
17:18Masuk ke dalam
17:18Rana politik
17:19Dan di dalam
17:20Rana politik
17:21Ini banyak sekali
17:22Yang
17:23Memainkan persepsi
17:24Dan belakangan ini
17:25Persepsi itu
17:26Sudah
17:28Dipengaruhi oleh
17:29Narasi-narasi
17:30Yang sangat liar sekali
17:31Dan
17:31Tentu
17:32Sudah menjadi
17:33Kewajaran apabila
17:35Kemudian Pak Jokowi
17:36Melihat bahwa
17:37Oh narasi-narasi ini
17:39Sudah terorkestrasi nih
17:40Dan
17:41Orkestrasi tersebut
17:43Juga gak
17:43Sembarangan
17:44Kenapa?
17:44Karena
17:45Selama dua tahun
17:46Saya mengingat ya
17:47Pertama kali
17:48Narasi
17:49Soal
17:50Ijasa palsu
17:51Pak Jokowi
17:51Tuduhan
17:52Ijasa palsu
17:52Pak Jokowi
17:53Maksud saya
17:53Itu kan dimulai
17:55Dari akhir
17:55Tahun
17:572025
18:00Sorry
18:01Akhir tahun
18:022025
18:03Sudah dinarasikan
18:04Sudah kencang
18:05Sekali ya
18:06Sekarang kita sudah
18:07Memasuki
18:08Akhir tahun
18:092026 ya
18:10Jadi orkestrasi ini
18:11Tidak hanya
18:12Bersifat
18:13Semuanya
18:14Di
18:14Diatur
18:16Semuanya
18:16Dibikin
18:17Satu ritme
18:18Dan lain sebagainya
18:18Tapi kan ini juga
18:19Begitu panjang ya
18:20Tentu ada energi
18:22Tentu ada
18:24Bensin yang
18:25Disuntikan
18:25Kedalam tanki
18:26Sehingga
18:27Ini bisa menjadi
18:28Bertahan
18:29Sedemikian lama
18:30Dan Pak Jokowi juga
18:31Beberapa bulan yang lalu
18:33Sudah mengatakan
18:34Bahwa
18:34Ada orang besar
18:36Di balik ini
18:36Demikian
18:37Mas
18:37Oke
18:38Ada orang besar
18:39Di balik ini semua
18:40Bang Kauzin
18:41Tuduhan
18:41Yang kemudian
18:42Ataupun pernyataan
18:43Disampaikan Pak Jokowi
18:44Soal hal ini
18:45Kemudian bagaimana
18:46Dari pihak Anda
18:47Menanggapinya
18:48Apalagi saat ini
18:49Anda juga
18:49Sedang
18:51Dalam tanda kutip
18:52Ini mengurus
18:52Dua perkara
18:53Paling tidak di
18:54DPR dan juga
18:55Di Baraskrim
18:56Ya sebenarnya
18:57Statement saudara
18:58Jokowi Dodo itu kan
18:59Merpetisi tuduhan
19:00Sebelumnya
19:01Sayangnya
19:02Intuisi analisa
19:03Terkait itu
19:04Walaupun punya bukti itu
19:05Sepanjang tidak
19:06Disampaikan ke ruang publik
19:07Tidak akan menimbulkan
19:08Kegaduan
19:09Sayangnya
19:10Jokowi Dodo
19:11Melempar itu ke publik
19:13Dan kami tidak bisa
19:14Mengambil langkah hukum
19:15Karena
19:16Bersembunyi
19:17Di balik
19:17Narasi bersayap
19:18Andai kan
19:19Jokowi Dodo
19:20Sebutkan nama saja
19:22Predikat Ahmad
19:23Kozududdin
19:23Yang operasi politik
19:25Yang bikin gaduh
19:26Mudah bagi saya
19:27Saya bisa segera
19:28Mengambil langkah hukum
19:29Karena definitif
19:29Tapi karena tidak ada
19:31Statement yang tegas
19:32Statement yang bersayap
19:33Bahkan itu bisa
19:35Timbul menimbulkan
19:35Peraduga di antara
19:36Kalangan anak bangsa
19:37Kita jadi saling curiga
19:39Ini yang
19:39Menurut saya
19:40Alih-alih menyelesaikan masalah
19:41Malah menambah
19:42Masalah baru
19:43Dan cara mengelola masalah
19:45Juga sama
19:45Merepetisi dari
19:46Apa yang terjadi
19:47Pada isu ijazah
19:48Jokowi Dodo
19:49Alih-alih
19:49Saudara Gibran
19:50Raka Buming Raka
19:51Menunjukkan dokumen
19:52Ijazahnya
19:52Justru Jokowi Dodo
19:54Membuat operasi politik
19:55Dengan mengerahkan
19:56Berbagai
19:57Simpul relawan
19:58Lawyer-lawyer
20:00Juga partai
20:01Di bawah kendali
20:02Jokowi Dodo
20:02Untuk melawan
20:03Berbagai
20:04Pertanyaan publik
20:05Bukan mengakhiri
20:06Pertanyaan publik
20:07Dengan bukti
20:08Tetapi saling
20:09Beradu
20:10Argumentasi narasi
20:11Yang narasi itu
20:11Tidak bernilai
20:12Kenapa?
20:13Karena seluruh narasi
20:14Yang disampaikan
20:14Kubu Jokowi
20:15Telah masuk
20:16Dalam proses di MK
20:17Namun tidak
20:18Dipertimbangkan oleh MK
20:20Kenapa?
20:20Karena MK
20:21Tidak mempertimbangkan
20:22Berarti tidak relevan
20:23Yang relevan
20:24Hanya dua hal
20:25Pertama
20:26Objeknya
20:26Bahwa
20:27Ijazah Gibran
20:28Tidak ada
20:29Ijazah dari luar negeri
20:30Atau yang bisa disetarakan
20:31Tidak ada
20:32Yang kedua
20:32MK mempertimbangkan
20:33Bahwa parameter
20:34Untuk melakukan penyataraan
20:36Adalah Peraturan
20:36Menteri Pendidikan
20:37Dan Kebudayaan
20:38Nomor 29
20:38Tahun 2014
20:39Khusususnya
20:40Pasal 1
20:41Angka 7
20:41Dan parameter itu
20:42Tidak terpenuhi
20:43Karena itu
20:44Suket yang dikeluarkan
20:45Kementerian Pendidikan
20:46Dasar dan Menangah
20:47Itu bermasalah
20:48Dalam dua hal
20:49Yang pertama
20:50Secara pidana potensi itu
20:51Palsu
20:52Atau ketenangan tidak benar
20:53Dalam suket itu
20:54Yang kami bawa
20:54Ke barat skim
20:55Yang kedua
20:56Dari sisi syarat
20:57Tentu saja
20:58Tidak adanya ijazah
20:59Atau dokumen dari luarga
21:00Itu mengkonfirmasi
21:01Tidak terpenuhi syarat
21:02Dan tidak terpenuhi syarat
21:03Itu ada dalam dua
21:04Rezim
21:04Kalau dia dalam pencalonan
21:06Bisa membatalkan calon
21:07Dan calon ini sudah selesai
21:08Menurut MK
21:09Sejak 20 Oktober
21:10Sudah selesai
21:11Nah
21:11Kami sedang mengelola
21:13Pada konteks
21:14Bahwa ini
21:15Bisa menghentikan
21:16Jabatan Wabres
21:17Karena Gibran sudah dilantik
21:18Dan karena terbukti
21:19Tidak lagi
21:20Menuhi syarat
21:20Maka kami mengaktivasi
21:22Pasal 7A
21:22Dan karena wawanan 7A
21:24Itu bukan ada kami
21:24Tapi ada pada DPR
21:26Kami mendorong
21:26DPR dan partai politik
21:27Untuk mengaktivasi
21:28Hak menyatakan pendapat
21:30Demikian
21:30Oke baik
21:31Mas Kunto
21:31Jika disebut bahwa
21:32Apa yang dinyatakan Pak Jokowi
21:34Ini tidak gamblang
21:35Kemudian menimbulkan
21:36Perasangka
21:37Justru di publik
21:38Dan semakin memperwet
21:39Masalah seperti itu
21:40Siapa yang harusnya
21:41Kemudian bisa keluar
21:42Untuk membuat terang
21:44Ini semua
21:44Pak Jokowi langsung sebut saja
21:46Siapa yang operasi politik
21:47Siapa penumpang gelap ya
21:48Atau justru
21:49Pihak sebalik yang harus
21:50Membuktikan
21:50Kebalikan ya
21:51Bahwa tidak ada operasi politik
21:52Dibandingkan semua
21:54Ya ini kan beda
21:55Antara kepentingan publik
21:56Dan kepentingan politik ya
21:58Mas ya
21:58Kepentingan publik
21:59Pasti ingin
22:00Seterang-terangnya
22:01Pasti ingin
22:02Segera masalahnya
22:03Closure gitu kan
22:05Bisa ketahuan
22:07Sebenarnya yang salah siapa
22:08Yang benar siapa
22:09Lalu kemudian
22:10Setelah ini
22:11Mau gimana
22:12Gitu
22:12Itu harapan publik
22:14Tapi kan di politik
22:15Justru yang samar-samar itu
22:17Yang menguntungkan
22:18Gitu kan
22:19Ketika tidak ada kejelasan
22:21Ketika semuanya masih
22:23Apa ya
22:24Masih belum final
22:26Maka masih ada usaha-usaha
22:28Atau peluang-peluang
22:29Untuk melakukan lobby
22:31Untuk melakukan
22:33Operasi politik
22:34Seperti kata Pak Jokowi
22:36Ataupun untuk kemudian
22:37Mempengaruhi
22:38Opini publik secara luas
22:39Jadi
22:40Ketika samar-samar begini
22:42Memang
22:43Memang
22:43Ini yang
22:44Yang dicari gitu
22:46Kadang-kadang secara politik
22:47Karena
22:48Semua aktor politik
22:50Kemudian bisa
22:51Memainkan kartunya
22:52Tidak hanya soal Pak Jokowi
22:54Tidak hanya soal Mas Gibran
22:55Atau tidak hanya soal
22:56Hambalang gitu kan
22:57Semua partai politik
22:59Di DPR
23:00Kemudian bisa
23:01Memainkan kartunya
23:02Dan kemudian
23:03Bisa mengambil
23:03Keuntungan dari sini
23:05Nah sebenarnya
23:06Harusnya gimana sih
23:08Gitu
23:08Kalau menurut saya
23:09Harusnya ada
23:10Tiga langkah
23:11Yang bisa kita lakukan
23:12Sebagai sebuah bangsa
23:14Sebagai sebuah negara
23:15Dan menurut saya
23:16Pemerintahan
23:17Pak Prabowo
23:18Harusnya bisa melakukan ini
23:19Yang pertama adalah
23:20Verifikasi dokumen pendidikan
23:22Mas Gibran gitu
23:23Itu kan
23:24Kementeriannya ada
23:26Di bawah Pak Prabowo
23:27Kalau mau verifikasi kan
23:29Sebenarnya
23:29Gampang
23:30Dan secara terbuka
23:31Dokumen itu bisa
23:32Bisa kemudian
23:34Dijelaskan
23:36Lahirnya gimana
23:37Gitu
23:38Lalu kemudian
23:39DPR
23:40Bisa meminta
23:42Bisa memeriksa
23:43KPU
23:44Atau meminta
23:45Penjelasan KPU
23:46Atau penjelaskan
23:46Gara pemilu
23:47Yang kemarin
23:48Bang Doli
23:49Di forum ini
23:50Juga
23:50Juga bilang
23:51Bahwa Gulkarn
23:52Akan melakukan itu
23:53Tapi sampai sekarang
23:54Juga belum ada
23:56Inisiatif itu
23:57Lalu kemudian
23:58Ketiga
23:59Ya
24:00Kalau hasil
24:01Verifikasinya
24:02Keluar
24:03Lalu kemudian
24:04Hasil pemeriksaan
24:05Atau
24:06RDP-nya
24:07DPR
24:07Dengan KPU
24:08Keluar
24:08Ya
24:09Harusnya
24:10Klausur tuh
24:11Mau kemana ini
24:13Kalau memang terbukti
24:14Mas Gibran punya ijasa
24:15Dan yang bersalah adalah
24:17KPU
24:17Ya selesai KPU
24:22Dilanjutkan
24:22Ke ranah hukum
24:23Tapi kemudian
24:24Kalau ternyata
24:25Mas Gibran memang
24:26Ijasahnya bermasalah
24:28Ya secara politik
24:29Harus segera
24:30Diklosur
24:31Menurut saya
24:31Itu sih
24:32Masalahnya kan
24:33Willing politiknya ini
24:35Karena masih
24:36Memungkinkan
24:37Untuk bermain-main
24:38Secara politik
24:39Oke
24:39Permainan politik
24:40Yang sedang
24:42Difokuskan oleh Pak Jokowi
24:44Mungkin dengan
24:44Memberikan pernyataan
24:45Yang samar-samar
24:46Seperti itu
24:46Mas Uki
24:48Kalau kita lihat
24:48Pak Jokowi juga bilang
24:50Bahwa ini upaya
24:50Untuk mendowngrade
24:51Reputasi politik Pak Jokowi
24:52Kalau dari Pak Jokowi
24:53Sendiri sudah merasakan
24:54Belum
24:55Downgrade tersebut
24:55Hingga saat ini
24:58Kalau kita berbicara
25:00Dampak
25:00Justru
25:01Sebaliknya
25:02Saya pikir ya
25:03Kenapa saya bilang
25:04Sebaliknya
25:06Dampak yang bisa kita ukur
25:07Tentu saja
25:08Ini kalau kita
25:09Berbicara pada
25:10Elektabilitas
25:12Misalnya ya
25:12Dengan
25:14Semakin melekatnya
25:15Partai Solidaritas Indonesia
25:17Dengan
25:18Asosiasi politiknya
25:19Dengan Pak Jokowi
25:20Kita melihat ya
25:21Belakangan ini
25:22Survei
25:23Elektabilitas kami
25:25Itu meningkat
25:25Itu satu
25:26Lalu yang kedua
25:27Juga
25:28Juga beberapa tokoh
25:29Yang dihubungkan
25:30Dengan Pak Jokowi
25:32Juga
25:32Elektabilitasnya
25:33Baik itu
25:34Sebagai Capreska
25:35Baik itu
25:36Sebagai Cawapreska
25:37Itu juga
25:38Meningkat
25:39Walaupun bukan ini
25:40Yang diharapkan oleh Pak Jokowi
25:42Tapi
25:42Kita
25:43Suka gak suka ya
25:44Kalau kita jujur saja
25:46Beberapa isu
25:47Yang dituduhkan
25:49Beberapa fitnah
25:50Yang dilemparkan
25:51Kepada Pak Jokowi
25:52Ini justru berbalik
25:54Menjadi angin positif
25:55Untuk
25:57Dampak elektoralnya ya
25:58Kepada
25:58Pak Jokowi itu sendiri
26:00Ya itulah dia
26:01Tadi saya katakan
26:02Mengapa ini
26:03Dilakukan
26:05Atau operasi ini
26:06Dilaksanakan
26:07Ya
26:07Kurang lebihnya
26:08Karena
26:08Karena hal tersebut
26:10Kita sama-sama
26:10Tau lah
26:11Sebelum
26:11Pak Jokowi itu
26:13Lengser
26:13Atau
26:14Mengakhiri masa jabatan
26:15Ya bukan Lengser
26:16Itu kan approval rating
26:18Pak Jokowi itu
26:19Antara 75 sampai
26:20Dengan 80 persen
26:21Dan itu konstan
26:22Dan tidak pernah ada
26:23Presiden Indonesia
26:24Bahkan di dunia
26:25Yang mengakhiri masa jabatannya
26:27Itu dengan approval rating
26:29Setinggi itu
26:29Dan
26:30Ketika sudah satu tahun
26:31Tidak menjabat
26:32Ya sebuah survei
26:33Dari indikator politik
26:35Besutan
26:35Prabah Purhanuddin Mutadi
26:37Juga mengatakan
26:38Bahwa kepercayaan publik
26:39Terhadap Pak Jokowi itu
26:40Tetap tinggi
26:40Di angka 83 persen
26:42Jadi
26:42Hal-hal seperti inilah
26:44Yang kemudian
26:45Membahayakan
26:46Bagi para
26:48Elit-elit politik
26:50Yang lain
26:51Yang kemudian
26:52Justru meniupkan isu
26:53Meniupkan tuduhan
26:54Yang kemudian
26:55Justru berbalik
26:56Menjadi
26:57Dampak positif
26:58Secara elektoral
26:59Bagi Pak Jokowi
27:00Juga poros politik
27:01Pak Jokowi itu sendiri
27:02Begian Mas
27:03Oke
27:03Saya sebelum ke
27:04Bang Kozin
27:05Ke Mas Kunto
27:05Terlebih dahulu
27:06Kita lihat dulu
27:07Proyeksi ke
27:072029
27:08Mas Kunto
27:09Dengan adanya isu
27:10Seperti ini
27:10Yang menyerang
27:11Dua tokoh sekaligus
27:12Mas Gibran
27:13Dan juga
27:13Pak Jokowi
27:14Bagaimana nanti
27:15Peta politik
27:15Dari 2029
27:16Seperti apa
27:17Kira-kira
27:18Ya masih terlalu dini
27:20Mas
27:21Untuk ngomong
27:222029
27:22Tapi paling tidak
27:23Kan
27:24Bahwa sangat mungkin
27:26Pecah kongsi nih
27:27Antara Pak Jokowi
27:28Dengan Pak Prabowo
27:29Gitu
27:29Karena
27:30Problem
27:32Legitimasi
27:33Dari
27:34Persoalan injasa
27:35Ini
27:36Persoalan injasanya
27:37Mas Gibran ini
27:37Tidak mudah
27:40Gitu
27:40Opini publiknya
27:41Sudah terbangun
27:42Semungkinan rupa
27:43Ini
27:44Mas Uki
27:46Harus kerja teras
27:47Untuk kemudian
27:48Bisa
27:50Membalikkan
27:50Paling tidak
27:51Persoalan injasa ini
27:53Menjadi
27:53Legitimasi
27:54Buat Mas Gibran
27:55Maupun Pak Jokowi
27:56Gitu
27:57Yang kedua
27:58Yang
28:00Apakah Mas Gibran
28:01Bisa maju lagi
28:02Ya
28:02Tergantung dari
28:03Hasil kerjanya Mas Uki
28:05Kalau menurut saya
28:07Bahwa
28:08Tidak definitifnya
28:10Putusan MK
28:10Dan kan
28:11MK tidak bisa membuktikan
28:13Adanya injasa
28:14Kan gitu
28:14Tapi belum tentu
28:15Ijasa nya gak ada
28:16Kan gitu
28:16Ini yang
28:17Yang juga
28:18Masih dalam
28:20Wilayah
28:21Habu-habu
28:21Atau wilayah
28:22Samak tadi
28:23Yang secara politik
28:24Sebenarnya masih bisa
28:25Dimainkan
28:26Kartunya belum mati
28:28Gitu
28:28Sehingga
28:29Masih banyak hal
28:30Yang bisa dilakukan
28:31Oleh Pak Jokowi
28:32Oleh Mas Uki
28:34Oleh Mas Gibran
28:35Untuk kemudian
28:36Bisa
28:37Di
28:382029
28:38Hidup lagi nih
28:40Kartunya
28:40Atau bahkan
28:41Bisa
28:42Dua periode
28:43Bersama Pak Prabowo
28:44Gitu sih
28:44Oke baik
28:45Terakhir
28:46Saya ke Bang
28:46Kauzin
28:47Bang Kauzin
28:47Seperti apa
28:48Perkembangan terkini
28:49Dari
28:49DPR
28:50Dan juga
28:51Baris Krim
28:51Sejauh disampai mana
28:53Bang Kauzin
28:54Baris Krim hari ini
28:55Kami akan datangin lagi
28:56Untuk menyerahkan
28:57Sejumlah analisa
28:58Tentang siapa orang
28:59Pejabat yang harus
29:00Diperiksa
29:01Kaitannya dengan
29:01Persoalan ini
29:02DPR
29:03DPR
29:03Kami sudah
29:03Roadshow
29:04Keseluruhan
29:05Partai Politik
29:05Agar
29:06Pimpinan
29:07Partai Politik
29:07Memberikan instruksi
29:08Kepada fraksi
29:08Untuk melakukan
29:09Aktivasi hak
29:10Menyatakan pendapat
29:11Dalam rangka
29:12Memproses kasus ini
29:13Tapi satu hal
29:13Yang ingin saya
29:14Tegaskan
29:14Kasus ini
29:15Harus dibedakan
29:17Dampak kasus ini
29:18Dari sisi popularitas
29:19Mampu elektabilitas
29:20Berbeda
29:20Antara elektabilitas
29:21Dan popularitas
29:22Bahwa kasus ini
29:23Meningkatkan popularitas
29:24Ya
29:25Tetapi
29:25Dalam konteks
29:26Elektabilitas
29:27Kami membaca
29:28Justru ini
29:28Terjadi
29:29Inelektabilitas
29:30Baik kepada
29:31Joko Widodo
29:31Yang itulah kemudian
29:33Keduanya menyimpulkan
29:34Merasa terdowngrade
29:35Padahal kalau kita
29:36Kembali ke
29:37Hukum kausalitas
29:38Terdowngrade mereka
29:39Itu bukan karena
29:40Pandangan atau
29:41Sikap masyarakat
29:42Tetapi karena
29:43Persoalan ijazah
29:44Keduanya
29:44Yang tidak ada
29:45Inisiatif subjektif
29:46Dari keduanya
29:47Untuk segera menyelesaikan
29:48Sebenarnya benar
29:49Tadi ada otoritas negara
29:50Presiden
29:51Melalui
29:51Institusi Kementerian Pendidikan
29:53Dasar dan Menengah
29:53Ada juga otoritas
29:54Pengontrol
29:55Kinerja S.G.
29:56Jadi DPR
29:57Untuk melakukan proses
29:58Dengan KPU
29:58Namun secara subjektif
30:00Sebenarnya seorang
30:00Jokowi Dodo
30:01Maupun Gibrang
30:02Itu bisa mengambil
30:03Inisiatif untuk
30:03Menuntaskan kasus ini
30:04Namun karena
30:05Yang bersangkutan
30:06Tidak mengambil
30:06Inisiatif
30:07Justru posisi ini
30:08Menambah inelektabilitas
30:09Baik kepada
30:10Jokowi dan Gibrang
30:11Termasuk
30:12Semua partai
30:13Yang mencoba
30:13Mengasosiasi diri
30:14Terhadap Jokowi dan Gibrang
30:16Jadi
30:162029 ke depan
30:17Alih-alih
30:18Mengasosiasi dengan
30:19Jokowi itu
30:19Meningkatkan elektabilitas
30:20Menurut pandangan saya
30:22Justru itu
30:22Terjadi inelektabilitas
30:24Dan akan menjadi
30:25Dampak bahwa
30:29Itu bermasalah
30:30Ijasanya
30:30Dan karanya
30:31Tidak perlu dipilih
30:32Begitu
30:32Oke
30:32Hanya waktu yang bisa menjawab
30:34Nanti
30:342029 seperti apa
30:35Kemudian apakah
30:36Isu ini menjadi
30:37Dampak positif
30:38Ataupun negatif
30:39Kita lihat bersama-sama
30:40Tergantung juga
30:40Upaya dari Mas Uki
30:41Di PSI
30:42Untuk bisa dalam
30:43Tandakutim ini
30:44Mempertahankan
30:44Elektabilitas Pak Jokowi
30:46Dan juga Mas Gibrang
30:47Terima kasih
30:49Mas Kunto
30:50Kemudian Mas Uki
30:51Dan juga Bang Kosin
30:52Sudah bergabung
30:52Di Sapa Indonesia Pagi
30:54Selamat pagi
30:54Selamat pagi
30:54Selamat sehat selalu