Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Bertepatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Aliansi Mahasiswa menggelar demonstrasi di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Mahasiswa akan bergabung dengan koalisi masyarakat sipil di Tugu Tani, Jakarta.

Demonstrasi menyuarakan sejumlah persoalan terkait kondisi ekonomi, demokrasi, hukum, lingkungan dan pendidikan.

Polisi menyiapkan rute alternatif serta rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan secara situasional.

Mahasiswa juga berunjuk rasa di Yogyakarta. Bagaimana jalannya demo mahasiswa di Yogyakarta? Kita tanyakan Jurnalis KompasTV, Michael Aryawa.

Baca Juga Pramono Respons Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Kita Negara Demokrasi, tapi Jangan Ganggu Ketertiban di https://www.kompas.tv/regional/696993/pramono-respons-aksi-greenpeace-di-bundaran-hi-kita-negara-demokrasi-tapi-jangan-ganggu-ketertiban

#demo #prabowogibran #yogyakarta #jakarta

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696997/unjuk-rasa-mahasiswa-serentak-di-berbagai-kota-begini-situasi-di-yogyakarta
Transkrip
00:01Dalam sektor HAM dan demokrasi, saya mengingat satu kalimat yang pernah terucap dan disampaikan.
00:09Aku muat, aku muat menyaksikan demokrasi yang dirayakan dalam bidatung.
00:15Tak perlu capai-capai untuk bersekolah, tak perlu capai-capai untuk mendapatkan ijazah.
00:20Kebutuhan hidupnya sendiri.
00:26Rasanya semua itu hajalah kemunafikan.
00:29Sesaknya nafas dan sebagainya.
00:31Terus ada kawan-kawan dari UB, Universitas Bariwijaya, kawan-kawan dari Universitas Gajah Mada,
00:36kawan-kawan dari PNJ, kawan-kawan dari Undip, kawan-kawan dari UPN Jogja, kawan-kawan dari ITB, kawan-kawan dari
00:43UNER, dan sebagainya.
00:45Apa yang kami lakukan itu hanya bersuara vokal, mengkritisi, dan juga itu mandat kami sebagai rakyat
00:52untuk memberi teguran sebesar-besarnya kepada pemimpin-pemimpin yang memang kami berikan mandat kepemimpinannya.
01:04Sementara itu, Saudara, Greenpeace Indonesia membentangkan dua sepanduk raksasa bertema krisis iklim dan biaya hidup
01:13dari atas patung selamat datang Bundaran HI Jakarta.
01:17Sepanduk bertuliskan, tangani krisis iklim, turunkan biaya hidup, dibentangkan menghadap istana merdeka di utara.
01:27Sepanduk lainnya bertuliskan, bencana makin parah, hidup makin susah, apa kerja pemerintah.
01:35Greenpeace mendesak pemerintah lebih serius, menangani krisis iklim yang kian mengancam kualitas hidup masyarakat.
01:42Greenpeace juga menyinggung langit yang belum biru karena masih ada asam.
02:01Aksi kreatif ini menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
02:07Tidak lama setelah dipasang, sejumlah aparat berwenang datang dan turun ke area kolam Bundaran HI
02:13untuk meminta serta melakukan proses penurunan sepanduk tersebut.
02:27Saudara enam aktivis Greenpeace Indonesia berhasil turun usai membentangkan sepanduk raksasa di Bundaran HI.
02:34Terkait hal ini, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynolds Tagalung memastikan
02:40enam aktivis Greenpeace Indonesia telah dievakuasi dan dibawa ke Bidokes Polda Metro Jaya.
02:47Kepada saudara-saudara kami yang akan menyampaikan pendapat,
02:54sebaiknya tidak mencederai perjuangan dalam ekspresi ataupun penyampaian pendapat di muka umum.
03:03Kami menghimbau kepada saudara-saudara kita yang Greenpeace,
03:08bahkan turut berupaya untuk mengevakuasi dengan mengutamakan keselamatan jiwa dan raga.
03:16Yang pertama tadi turun adalah seorang wanita dengan keadaan dan cukup memprihatinkan.
03:24Sehingga kami sediakan dari unit dokes Polda Metro Jaya dan menyediakan enam ambulans untuk penyelamatan evakuasi.
03:36Dan enam orang tersebut saat ini mendapat perawatan intensif langsung dibawa ke klinik Bidokes Polda Metro Jaya.
03:48Bertempatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Kiburan Raka Buming,
03:55aliansi mahasiswa menggelar demonstrasi saudara di kawasan Tugu Proklamasi Jakarta, Bosan.
04:08Datang saja dan aku akan kuberikan mikir ini kepada kalian.
04:18Mahasiswa akan bergabung dengan Koalisi Masyarakat Sipil di Tugu Kani Jakarta.
04:24Demonstrasi menyuarakan sejumlah persoalan saudara terkait kondisi ekonomi, demokrasi, hukum, lingkungan, dan pendidikan.
04:34Polisi menyiapkan rute alternatif serta rekaya salunitas yang akan diberlakukan secara situasional.
04:40Satu kalimat yang pernah terucap dan disampaikan.
04:44Aku muat, aku muat menyaksikan demokrasi yang dirayakan dalam bidatung.
04:49Bapak lo cabai-cabai untuk bersekolah. Bapak lo cabai-cabai untuk...
04:56Unjuk rasa mahasiswa mengkritisi dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran juga digelar di Yogyakarta selasa siang saudara.
05:04Masa mulai berkumpul di kawasan bekas Taman Parkir Abu Bakar Ali.
05:08Rencananya peserta aksi akan bertahan di sekitar gedung DPRD-DIY, sembari menanti kelompok mahasiswa lainnya.
05:16Dari lokasi ini, masa aksi yang terkumpul nanti akan bersama-sama Long March ke titik 0 km di depan Istana
05:24Presiden Gedung Agung Yogyakarta.
05:26Di titik 0, aksi akan dilanjutkan dengan orasi mengkritisi dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran.
05:41Saudara mahasiswa berunjuk rasa di Yogyakarta, bagaimana jalannya demo mahasiswa di Yogyakarta?
05:48Kita akan tanyakan jurnalis Kompas TV, Michael Aryawan.
05:51Selamat siang, Mika. Bagaimana kondisi terkini? Apakah masa sudah mulai menyampaikan tuntutan mereka?
06:00Ya, selamat siang, Mela dan Saudara. Setengah jam lalu, tempat kami melaporkan untuk Anda ini dipenuhi oleh mahasiswa dari berbagai
06:10perguruan tinggi.
06:11Namun, saat ini memang sebagian diantara mereka sudah mulai bergerak menuju ke lokasi aksi yang direncanakan sebagai puncak aksi pada
06:24hari ini,
06:24yaitu di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung di kawasan titik 0 km.
06:30Nah, di halaman DPRDDI ini saat ini tersisa hanya sebagian kelompok saja yang masih bertahan,
06:37karena mereka memang akhirnya berdialog dengan pimpinan dari DPRDDI.
06:45Sebelumnya, Mela, memang tidak ada jadwal dialog dengan pimpinan DPRDDI.
06:50Namun, akibat adanya dialog itu, tadi kami melihat, sesaat sebelum kami menyampaikan kepada Anda,
06:56sempat terjadi ketegangan sehingga akhirnya masa ditinggalkan oleh pimpinan DPRDDI dan dievakuasi oleh pihak keamanan.
07:06Karena memang tampaknya masa tidak menerima apa penjelasan dari pimpinan DPRDDI.
07:14Namun, kami lihat saat ini suasana sudah mulai kembali kondusif dan tampaknya masa akan bersiap-siap melanjutkan aksi long marsnya
07:25menuju ke titik 0 km,
07:27di mana nanti semua elemen aksi yang bergerak pada hari ini di Yogyakarta akan berkumpul di lokasi itu.
07:36Nah, kondisi jalan Malioboro, kami melaporkan saat ini, sudah ditutup oleh pihak kepolisian.
07:42Kami hancurkan juga kepada warga Yogyakarta yang hendak melewati kawasan Malioboro, sebaiknya menghindari ruas jalan utama Malioboro.
07:51Mika, apakah ada informasi masa ini tergabung dari mana saja? Apakah hanya aliansi mahasiswa atau mungkin ada elemen-elemen masyarakat
08:01lain yang juga ikut menyuarakan aspirasinya dengan tema 2 tahun pemerintahan Prabowo Gibran?
08:10Ya, sejauh pengamatan kami sejak pagi hingga siang hari ini, Bela.
08:14Mereka ingin datang ke kawasan Malioboro adalah sebagian besar atau boleh dikatakan 98% adalah mayoritas mahasiswa.
08:27Mereka berasal dari BEM Universitas, kemudian dari kegiatan ekstra kampus seperti HMI, kemudian PMII, ada juga front mahasiswa nasional.
08:42Nah, sementara kami lihat ada memang beberapa warga yang bergabung, tetapi mereka sejatinya adalah para pegiat sosial yang memang sering
08:54atau kerap menyuarakan hal-hal kritis terhadap pemerintahan Prabowo dan Gibran.
09:00Mika, apakah tadi ada juga perwakilan dari DPRD yang menghampiri mahasiswa atau menerima mahasiswa terkait dengan tuntutan yang disampaikan pada
09:14siang hari ini?
09:16Ya, betul. Awalnya, Bela, sebenarnya atau sejatinya tidak ada agenda pertemuan antara pimpinan DPRDi dengan mahasiswa.
09:24Karena tempat kami melaporkan saat ini, raman DPRDi, hanyalah sebagai tempat transit atau titik kumpul sebelum masa menuju ke kerasan
09:350 km,
09:36tepatnya di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung.
09:39Namun, takkah suasana kemudian berubah, akhirnya kemudian terjadi dialog, pimpinan DPRDi bersedia menemui masa.
09:50Nah, saat pertemuan itulah terjadi ketegangan, karena memang bisa memaksakan hal-hal yang diluar kewenangan dari pimpinan DPRDi.
10:01Nah, karena tidak di sepakatan yang diinginkan oleh masa, sempat terjadi beberapa kali ketegangan, kami lihat, namun saat ini sudah
10:13kondusir.
10:14Mika, apa aspirasi atau tuntutan yang disampaikan di aksi pada siang hari ini atau yang sudah disampaikan kepada perwakilan dari
10:22DPRDi tadi?
10:25Ya, sama seperti aksi-aksi sebelumnya, tuntutan masih diperatkan kepada beberapa mega proyek pemerintah satu ini,
10:35diantaranya adalah Maka Disi Gratis, kemudian Koperasi Desa Merah Pugli.
10:39Nah, dua program itu diminta untuk dievaluasi oleh masyarakat.
10:43Mereka meminta tadi dua proyek itu, MBG dan Koperasi Desa Merah Pugli, untuk dianggapkan.
10:51Sebenarnya itu ada juga efisiensi di bidang pendidikan, kemudian kesehatan yang ditolak oleh mahasiswa.
11:00Mereka menganggap pendidikan dan kesehatan adalah dua faktor penting yang justru harusnya
11:07menjadi fokus perhatian dari pemerintahan Prabowo Gibran dan tidak boleh dikesampingkan.
11:13Nah, yang terbaru adalah isu kebakaran hutan dan lahan.
11:17Nah, Karhutlah inilah yang kemudian menjadi semacam trigger bagi massa untuk berorasi,
11:28kemudian mereka berapi-api, menyatakan bahwa pemerintahan saat ini gagal
11:34karena dengan patokan bahwa Karhutlah hingga saat ini belum bisa ditangani.
11:39Demikian, Bang.
11:39Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan pada DPRD-DIY oleh mahasiswa pada siang hari ini
11:47salah satunya adalah kebakaran hutan atau Karhutlah yang terjadi di Kalimantan.
11:51Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV Michael Aryawan dari Yogyakarta.
11:55Selamat bertugas kembali dan harap berhati-hati.
11:57Terima kasih atas laporan Anda.

Dianjurkan