00:01Dalam sektor HAM dan demokrasi, saya mengingat satu kalimat yang pernah terucap dan disampaikan.
00:09Aku muat, aku muat menyaksikan demokrasi yang dirayakan dalam bidatung.
00:15Tak perlu capai-capai untuk bersekolah, tak perlu capai-capai untuk mendapatkan ijazah.
00:20Kebutuhan hidupnya sendiri.
00:26Rasanya semua itu hajalah kemunafikan.
00:29Sesaknya nafas dan sebagainya.
00:31Terus ada kawan-kawan dari UB, Universitas Bariwijaya, kawan-kawan dari Universitas Gajah Mada,
00:36kawan-kawan dari PNJ, kawan-kawan dari Undip, kawan-kawan dari UPN Jogja, kawan-kawan dari ITB, kawan-kawan dari
00:43UNER, dan sebagainya.
00:45Apa yang kami lakukan itu hanya bersuara vokal, mengkritisi, dan juga itu mandat kami sebagai rakyat
00:52untuk memberi teguran sebesar-besarnya kepada pemimpin-pemimpin yang memang kami berikan mandat kepemimpinannya.
01:04Sementara itu, Saudara, Greenpeace Indonesia membentangkan dua sepanduk raksasa bertema krisis iklim dan biaya hidup
01:13dari atas patung selamat datang Bundaran HI Jakarta.
01:17Sepanduk bertuliskan, tangani krisis iklim, turunkan biaya hidup, dibentangkan menghadap istana merdeka di utara.
01:27Sepanduk lainnya bertuliskan, bencana makin parah, hidup makin susah, apa kerja pemerintah.
01:35Greenpeace mendesak pemerintah lebih serius, menangani krisis iklim yang kian mengancam kualitas hidup masyarakat.
01:42Greenpeace juga menyinggung langit yang belum biru karena masih ada asam.
02:01Aksi kreatif ini menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
02:07Tidak lama setelah dipasang, sejumlah aparat berwenang datang dan turun ke area kolam Bundaran HI
02:13untuk meminta serta melakukan proses penurunan sepanduk tersebut.
02:27Saudara enam aktivis Greenpeace Indonesia berhasil turun usai membentangkan sepanduk raksasa di Bundaran HI.
02:34Terkait hal ini, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynolds Tagalung memastikan
02:40enam aktivis Greenpeace Indonesia telah dievakuasi dan dibawa ke Bidokes Polda Metro Jaya.
02:47Kepada saudara-saudara kami yang akan menyampaikan pendapat,
02:54sebaiknya tidak mencederai perjuangan dalam ekspresi ataupun penyampaian pendapat di muka umum.
03:03Kami menghimbau kepada saudara-saudara kita yang Greenpeace,
03:08bahkan turut berupaya untuk mengevakuasi dengan mengutamakan keselamatan jiwa dan raga.
03:16Yang pertama tadi turun adalah seorang wanita dengan keadaan dan cukup memprihatinkan.
03:24Sehingga kami sediakan dari unit dokes Polda Metro Jaya dan menyediakan enam ambulans untuk penyelamatan evakuasi.
03:36Dan enam orang tersebut saat ini mendapat perawatan intensif langsung dibawa ke klinik Bidokes Polda Metro Jaya.
03:48Bertempatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Kiburan Raka Buming,
03:55aliansi mahasiswa menggelar demonstrasi saudara di kawasan Tugu Proklamasi Jakarta, Bosan.
04:08Datang saja dan aku akan kuberikan mikir ini kepada kalian.
04:18Mahasiswa akan bergabung dengan Koalisi Masyarakat Sipil di Tugu Kani Jakarta.
04:24Demonstrasi menyuarakan sejumlah persoalan saudara terkait kondisi ekonomi, demokrasi, hukum, lingkungan, dan pendidikan.
04:34Polisi menyiapkan rute alternatif serta rekaya salunitas yang akan diberlakukan secara situasional.
04:40Satu kalimat yang pernah terucap dan disampaikan.
04:44Aku muat, aku muat menyaksikan demokrasi yang dirayakan dalam bidatung.
04:49Bapak lo cabai-cabai untuk bersekolah. Bapak lo cabai-cabai untuk...
04:56Unjuk rasa mahasiswa mengkritisi dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran juga digelar di Yogyakarta selasa siang saudara.
05:04Masa mulai berkumpul di kawasan bekas Taman Parkir Abu Bakar Ali.
05:08Rencananya peserta aksi akan bertahan di sekitar gedung DPRD-DIY, sembari menanti kelompok mahasiswa lainnya.
05:16Dari lokasi ini, masa aksi yang terkumpul nanti akan bersama-sama Long March ke titik 0 km di depan Istana
05:24Presiden Gedung Agung Yogyakarta.
05:26Di titik 0, aksi akan dilanjutkan dengan orasi mengkritisi dua tahun pemerintahan Prabowo Gibran.
05:41Saudara mahasiswa berunjuk rasa di Yogyakarta, bagaimana jalannya demo mahasiswa di Yogyakarta?
05:48Kita akan tanyakan jurnalis Kompas TV, Michael Aryawan.
05:51Selamat siang, Mika. Bagaimana kondisi terkini? Apakah masa sudah mulai menyampaikan tuntutan mereka?
06:00Ya, selamat siang, Mela dan Saudara. Setengah jam lalu, tempat kami melaporkan untuk Anda ini dipenuhi oleh mahasiswa dari berbagai
06:10perguruan tinggi.
06:11Namun, saat ini memang sebagian diantara mereka sudah mulai bergerak menuju ke lokasi aksi yang direncanakan sebagai puncak aksi pada
06:24hari ini,
06:24yaitu di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung di kawasan titik 0 km.
06:30Nah, di halaman DPRDDI ini saat ini tersisa hanya sebagian kelompok saja yang masih bertahan,
06:37karena mereka memang akhirnya berdialog dengan pimpinan dari DPRDDI.
06:45Sebelumnya, Mela, memang tidak ada jadwal dialog dengan pimpinan DPRDDI.
06:50Namun, akibat adanya dialog itu, tadi kami melihat, sesaat sebelum kami menyampaikan kepada Anda,
06:56sempat terjadi ketegangan sehingga akhirnya masa ditinggalkan oleh pimpinan DPRDDI dan dievakuasi oleh pihak keamanan.
07:06Karena memang tampaknya masa tidak menerima apa penjelasan dari pimpinan DPRDDI.
07:14Namun, kami lihat saat ini suasana sudah mulai kembali kondusif dan tampaknya masa akan bersiap-siap melanjutkan aksi long marsnya
07:25menuju ke titik 0 km,
07:27di mana nanti semua elemen aksi yang bergerak pada hari ini di Yogyakarta akan berkumpul di lokasi itu.
07:36Nah, kondisi jalan Malioboro, kami melaporkan saat ini, sudah ditutup oleh pihak kepolisian.
07:42Kami hancurkan juga kepada warga Yogyakarta yang hendak melewati kawasan Malioboro, sebaiknya menghindari ruas jalan utama Malioboro.
07:51Mika, apakah ada informasi masa ini tergabung dari mana saja? Apakah hanya aliansi mahasiswa atau mungkin ada elemen-elemen masyarakat
08:01lain yang juga ikut menyuarakan aspirasinya dengan tema 2 tahun pemerintahan Prabowo Gibran?
08:10Ya, sejauh pengamatan kami sejak pagi hingga siang hari ini, Bela.
08:14Mereka ingin datang ke kawasan Malioboro adalah sebagian besar atau boleh dikatakan 98% adalah mayoritas mahasiswa.
08:27Mereka berasal dari BEM Universitas, kemudian dari kegiatan ekstra kampus seperti HMI, kemudian PMII, ada juga front mahasiswa nasional.
08:42Nah, sementara kami lihat ada memang beberapa warga yang bergabung, tetapi mereka sejatinya adalah para pegiat sosial yang memang sering
08:54atau kerap menyuarakan hal-hal kritis terhadap pemerintahan Prabowo dan Gibran.
09:00Mika, apakah tadi ada juga perwakilan dari DPRD yang menghampiri mahasiswa atau menerima mahasiswa terkait dengan tuntutan yang disampaikan pada
09:14siang hari ini?
09:16Ya, betul. Awalnya, Bela, sebenarnya atau sejatinya tidak ada agenda pertemuan antara pimpinan DPRDi dengan mahasiswa.
09:24Karena tempat kami melaporkan saat ini, raman DPRDi, hanyalah sebagai tempat transit atau titik kumpul sebelum masa menuju ke kerasan
09:350 km,
09:36tepatnya di depan Istana Kepresidenan Gedung Agung.
09:39Namun, takkah suasana kemudian berubah, akhirnya kemudian terjadi dialog, pimpinan DPRDi bersedia menemui masa.
09:50Nah, saat pertemuan itulah terjadi ketegangan, karena memang bisa memaksakan hal-hal yang diluar kewenangan dari pimpinan DPRDi.
10:01Nah, karena tidak di sepakatan yang diinginkan oleh masa, sempat terjadi beberapa kali ketegangan, kami lihat, namun saat ini sudah
10:13kondusir.
10:14Mika, apa aspirasi atau tuntutan yang disampaikan di aksi pada siang hari ini atau yang sudah disampaikan kepada perwakilan dari
10:22DPRDi tadi?
10:25Ya, sama seperti aksi-aksi sebelumnya, tuntutan masih diperatkan kepada beberapa mega proyek pemerintah satu ini,
10:35diantaranya adalah Maka Disi Gratis, kemudian Koperasi Desa Merah Pugli.
10:39Nah, dua program itu diminta untuk dievaluasi oleh masyarakat.
10:43Mereka meminta tadi dua proyek itu, MBG dan Koperasi Desa Merah Pugli, untuk dianggapkan.
10:51Sebenarnya itu ada juga efisiensi di bidang pendidikan, kemudian kesehatan yang ditolak oleh mahasiswa.
11:00Mereka menganggap pendidikan dan kesehatan adalah dua faktor penting yang justru harusnya
11:07menjadi fokus perhatian dari pemerintahan Prabowo Gibran dan tidak boleh dikesampingkan.
11:13Nah, yang terbaru adalah isu kebakaran hutan dan lahan.
11:17Nah, Karhutlah inilah yang kemudian menjadi semacam trigger bagi massa untuk berorasi,
11:28kemudian mereka berapi-api, menyatakan bahwa pemerintahan saat ini gagal
11:34karena dengan patokan bahwa Karhutlah hingga saat ini belum bisa ditangani.
11:39Demikian, Bang.
11:39Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan pada DPRD-DIY oleh mahasiswa pada siang hari ini
11:47salah satunya adalah kebakaran hutan atau Karhutlah yang terjadi di Kalimantan.
11:51Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV Michael Aryawan dari Yogyakarta.
11:55Selamat bertugas kembali dan harap berhati-hati.
11:57Terima kasih atas laporan Anda.