00:04Jangan pakai rumus disana senang, disini senang, dimanaman hatimu senang.
00:11Kebiasaan-kebiasaan lama udah harus kita berlahan-lahan, ya lupakan, kita mau yang baru lah.
00:23Bapak Ibu semua yang berikut, apa strategi ke depan?
00:28Dan pemerintah Indonesia juga sudah melakukan kerjasama dengan beberapa negara untuk tembalkan nuklir.
00:36Salah satu diantaranya nuklir yang akan kita tempatkan masih dalam studi, kita akan taruh di Kepri, di Batam.
00:45Untuk bagaimana mendorong ketahanan energi kita.
00:50Ini masih dalam perhitungan.
00:54Ini masih dalam perhitungan.
00:57Dan kita sampai dengan hari ini masih melakukan kajian untuk tahapan proses ekspor listrik ke negara lain.
01:12Karena kita masih butuhkan listrik banyak di negara kita, jadi mungkin belum dalam waktu dekat kali ya.
01:19Tapi semuanya akan kita kaji lagi.
01:22Kita hitung itu, kita timbak-timbak lah.
01:25Indonesia juga tahu bahwa kita mengimpor BBM RUM 90 yang tadi saya sampaikan dari negara tetangga.
01:35Dan mulai besok saya akan berangkat ke beberapa negara termasuk India, China dan beberapa negara untuk saya mendapatkan kepastian pasokan.
01:46Rakyat Indonesia tenang.
01:50Insya Allah saya memberikan jaminan atas arahan dan perintah perintah perintah Prabowo.
01:57Bahwa cadangan BBM kita dalam standar minimum nasional, harga tidak akan naik untuk BBM subsidi.
02:07Jadi, saya diperintahkan untuk mencari kontrak jangka panjang.
02:14Dan terakhir, saya senang untuk kita sama-sama menghargai.
02:22Ya, kita sama-sama harus menghargai apalagi sesama sodalah.
02:29Nah, tapi kalau ada yang merasa untuk dihargai saja, sementara lain-lain tidak dihargai, maka saya pikir semua pasti ada
02:40jalannya.
02:41Seperti orang Papua bilang, jangan tulis lain, baca lain, bikin lain.
02:47Saya pikir demikian, teman-teman media.
02:49Terima kasih telah menonton!