Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pamer Skill Bahasa Kongo di Forum Bisnis dan HAM 2026, Aksi Unik MenHAM Natalius Pigai Curi Perhatian!

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mendadak menjadi sorotan berkat kemampuan komunikasinya yang unik saat menghadiri Forum Bisnis dan Hak Asasi Manusia 2026 pada Senin, 26 Oktober 2026. Di tengah acara, Pigai secara spontan melontarkan sapaan menggunakan bahasa Kongo ketika menyambut perwakilan UNICEF yang hadir di lokasi.

Aksi tak terduga tersebut sontak mengundang perhatian peserta forum karena jarang sekali pejabat tinggi Indonesia menunjukkan kebolehan bahasa asing yang spesifik seperti itu. Tidak hanya berbahasa asing, Menteri Pigai juga memamerkan daya ingat tajamnya dengan menghafal seluruh nama tamu undangan penting tanpa harus membaca teks.Kemampuan interaktif dan gaya komunikasi khas Sang Menteri sukses mencairkan suasana di ruang sidang forum internasional tersebut. Publik di media sosial turut memuji keunikan aksi sang pejabat yang tampil percaya diri dan akrab dengan para delegasi dunia.

Selengkapnya dalam video di atas.

#NataliusPigaiPamerBahasaKongo #ForumBisnisDanHAM2026

Creative/Video Editor: Aqilah/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Yang saya hormati juga Pak Filih Fijaj Salvaraj, Deputy Ambassador, Republic of India to Indonesia.
00:14Welcome, Pak.
00:17Fijaj.
00:18Fijaj.
00:25Ya, maybe my grand-grand, five times grand, they come from India, I don't know.
00:33I'm Indian roots and Kenyan roots.
00:37I'm a luog.
00:39Kenyan, Indian, Indonesia.
00:41See, me.
00:43I'm a superpower.
00:47Fijaj, thank you.
00:49Terima kasih.
00:51My brother, already more than 30 years.
00:55Kekiru Fujiyama.
00:58First Secretary Japan Embassy to Indonesia.
01:02Teman saya, bahasa Indonesianya lebih hebat daripada orang Indonesia.
01:08Mari tepuk tangan untuk Kekiru Fujiyama.
01:17And, Herr Excellencies, Embassy of United States of America to Indonesia, Miss Emira and Miss Jen.
01:30Yes?
01:32Terima kasih.
01:33Welcome.
01:34Say hi to your boss.
01:36Yes?
01:37From me.
01:42Ibu Jen juga belum, ya?
01:45Oke.
01:46On the way, ya?
01:49Kemudian, siapa lagi?
01:50Oh, Jen, Tosongi, Tosongi, Tosongi, loke enggak?
02:00Ya.
02:01Deputy Representative Unicep 2 Indonesia.
02:07Ya.
02:09Kenyan.
02:12Kongo, let's say.
02:15Kristina.
02:16Na, na, na, na, na, na.
02:18You know?
02:19You know this song?
02:25Tabulei Roseau.
02:27Yeah, I love him.
02:30Still alive?
02:32Already the OPCW.
02:35Oke.
02:36Thank you.
02:38Kongo.
02:40Terima kasih, ya.
02:42Lokengka.
02:45Wan Muhammad Rafiq Khan.
02:50Ya.
02:50From Unicep to Indonesia Child Protection.
02:56Yes?
02:56Ya.
02:57Thank you.
02:58Welcome.
02:59To Indonesia.
03:01Terus, siapa lagi, ya?
03:03Dari Kedutan, sudah semua, ya?
03:05Terus, satu lagi.
03:07Bapak.
03:09Asis Samsudin.
03:11Dari Kadin Indonesia,
03:13yang selalu beserta kami.
03:16Kemudian.
03:18Nah, ini sekali kenalan,
03:19terus saya hafal semua.
03:21Inilah kelebihan Menteri HAM
03:23dibanding yang lain.
03:30Baru kenalan jabat tangan,
03:32nama saya ini,
03:33ini saya sudah hafal.
03:35Orang Kongo aja saya tahu.
03:37Jen,
03:38terus sengginga,
03:38lokerengga.
03:39nama saya o whoier?
03:49Amin.
03:49Terima kasih.
03:50Terima kasih.

Dianjurkan