00:00Kita ke berita selanjutnya, sedara karangan bunga masih terlihat berjejer di area gedung Mabes Polri, Jakarta.
00:05Isinya beragam ucapan untuk mendukung pengusutan kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto.
00:14Karangan bunga masih terlihat di sekitar gedung Mabes Polri hingga Sabtu sore.
00:18Mengirimnya dari berbagai elemen masyarakat, namun ada pula yang tak mencantumkan.
00:23Isi ucapan di karangan tersebut mayoritas sama,
00:26yakni mendukung pengusutan kasus dugaan tindak pidana penyadapan Presiden Prabowo Subianto.
00:42Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan partainya mendukung penuh proses hukum kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
00:51Bahlil mengaku dirinya juga turut menjadi korban penyadapan.
00:55Ia pun mengecam narasi yang mengaitkan dirinya dengan penyadapan Presiden.
00:59Bahlil minta pihak yang menuduhnya terkait dengan penyadapan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan klarifikasi.
01:11Mohon perhatian, hadirin dimohon berdiri.
01:17Untuk kepulauan negara disadap, tidak hanya kepulauan negara disadap, saya pun disadap soalnya.
01:26Awal kau jadi disadap, dan saya takut juga itu barang disadap.
01:30Karena telpon saya itu kan, kalau kuansian dan rana kan ketahuan semua disitu kan.
01:35Para jendela-jendela ditangkap, kata yang ada ketua umum pantai rapat dengan mereka.
01:44Awal-awalnya saya tidak terlalu nek, karena ketua umum pantai kan banyak.
01:52Tapi begitu saya bangun tajam pagi dan ke sewa kelihatan, kok ini sudah menuduhnya ke saya.
02:03Saya bilang, apa maksudnya ini?
02:04Jadi saya mau sampaikan kepada saudara-saudara saya, ya di dalam mimbar ini.
02:11Karena menuduh ketua umum pantai, saya senang ada bicara di forum ini.
02:15Segera klarifikasi itu.
02:19Segera klarifikasi itu.
02:21Dan buktikan, saya minta kepada pihak aparat keamanan, pihak keputusan,
02:24untuk diusuk tuntas, dibuka aja.
02:27Jangan fitna terus yang dibangun.
02:32Iusuk aja.