Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BARITO KUALA, KOMPAS.TV - Dua awak helikopter water bombing jenis Super Puma H225 yang jatuh di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, satu awak lainnya yang merupakan warga negara Indonesia masih dalam pencarian.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyebut dua awak yang ditemukan selamat merupakan warga negara Australia, yakni Hug Andrew John Page dan Michael John Betterich. Keduanya telah ditemukan dalam kondisi sehat dan akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, awak berkewarganegaraan Indonesia bernama Yayan Supiansuri yang bertugas sebagai Helicopter Landing Officer (HLO) masih dicari oleh tim SAR.

Basarnas Kantor SAR Banjarmasin telah mengerahkan 18 personel untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Operasi tersebut melibatkan TNI AU, Polri, Babinsa, serta masyarakat setempat dengan dukungan kapal dan peralatan penyelamatan air.

BNPB menyatakan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mendukung pencarian satu awak yang masih hilang serta memastikan penanganan medis bagi dua awak yang telah ditemukan.

#helikopter #sungaibarito #bnpb #waterbombing

Baca Juga Detik-Detik Helikopter Water Bombing Jatuh di Sungai Barito, 3 Kru Selamat di https://www.kompas.tv/regional/700383/detik-detik-helikopter-water-bombing-jatuh-di-sungai-barito-3-kru-selamat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/700386/terkini-helikopter-water-bombing-jatuh-di-sungai-barito-1-awak-hilang
Transkrip
00:00Saudara, BNPB menyampaikan perkembangan terbaru terkait insiden jatuhnya helikopter saat melakukan waterbombing di perairan sungai Barito, Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
00:08Dua awak warga negara asing ditemukan dalam kondisi selamat, sementara satu awak lainnya yang merupakan WNI masih dalam pencarian.
00:15Berikut pernyataan PLT Kapus Datin Kom Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan.
00:23Berdasarkan informasi awal yang kami terima dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan dan laporan operasi SAR dari Basarnas Kantor SAR Bajarmasin,
00:34telah terjadi kecelakaan helikopter Super Puma H-225 dengan nomor register VHHGM.
00:44Lokasi kejadian berada di perairan sungai Barito, tepatnya di wilayah desa Tabatan, kecamatan Kuripan.
00:51Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
00:56Helikopter tersebut merupakan helikopter angkut yang digunakan untuk mendukung operasi pemadaman karutlah.
01:03Berdasarkan laporan awal, helikopter membawa tiga orang awal, yaitu Hugh Andrew John Page berkewarga negara Australia sebagai pilot,
01:15Michael John Betteridge berkewarga negara Australia sebagai pilot,
01:22Yayan Su Piansuri berkewarga negara Indonesia sebagai helikopter landing officer atau HLO.
01:31Jadi ini kebaruan dari apa yang kami sampaikan tadi.
01:33Ada warga negara Australia, ternyata dua-dua warga negara asing adalah Australia.
01:40Berdasarkan laporan awal kantor Basarnas Banjarmasin,
01:46dari tiga awak helikopter, ada dua yang telah ditemukan dalam kondisi sehat,
01:52yaitu Hugh Andrew John Page dan Michael John Betteridge.
01:57Sementara itu, satu orang awal lainnya, yaitu Yayan Su Piansuri, masih dalam pencarian.
02:06Sekaligus, ini pembaharuan dari informasi kami sebelumnya.
02:10Kami memberikan perhatian penuh terhadap upaya pencarian tersebut.
02:16Seluruh unsur terkait telah berkoordinasi untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan.
02:23Kami juga memastikan agar dua awal yang telah ditemukan
02:27mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis sesuai kebutuhan.
02:32Kepada keluarga korban, kami menyampaikan bahwa
02:35pemerintah memberikan perhatian serius terhadap proses pencarian,
02:40pertolongan, dan penanganan seluruh awal helikopter.
02:46Setelah menerima informasi kejadian tersebut,
02:50kantor SAR Banjarmasi segera mengerahkan tim
02:52untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
02:56Berdasarkan laporan Sarnas, pada pukul 13.10 waktu Indonesia bagian tengah,
03:05telah diberangkatkan satu tim rescue sebanyak 18 personil
03:11dari kantor SAR Banjarmasi menuju lokasi kejadian.
03:16Tim bergerak menggunakan kendaraan, rescue, dan kapal rigid inflatable boat atau RIB.
03:27Jarak lokasi kejadian sekitar 141 km dari kantor SAR Banjarmasi
03:33atau sekitar 71 nautical miles dari Dermagasar Basiri.
03:48Berdasarkan perhitungan awal,
03:51waktu tempuh diperkirakan sekitar 5 jam
03:54dan perkiraan tiba di lokasi akan pukul 16.10 waktu Indonesia bagian tengah.
04:03Dalam operasi ini, unsur yang terlibat meliputi
04:07kantor SAR Banjarmasi, TNI Angkatan Udara, Polri, Babinsa, dan masyarakat setempat.
04:14Ada pun peralatan yang dikerahkan antara lain RIB, kendaraan rescue,
04:22perahu karet, peralatan penyelaman di air, peralatan selam,
04:26IQI, alat komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.
04:32Kami mengapresiasi respon cepat Basarnas dan seluruh unsur yang terkait,
04:38termasuk masyarakat setempat yang turut membantu proses penanganan kejadian ini.
04:43BNPB terus melakukan koordinasi dengan Basarnas, BPBD Provinsi, Kalimantan Selatan,
04:51pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait untuk mendukung penanganan kejadian ini.
04:57Beberapa langkah yang menjadi prioritas BNPB adalah,
05:00pertama, mendukung penuh operasi pencarian dan pertolongan.
05:05Kami memastikan dukungan koordinasi dan kebutuhan yang diperlukan untuk membantu Basarnas
05:11dalam melakukan pencarian terhadap satu awak yang masih dalam pencarian.
05:17Prioritas kita adalah menemukan korban dan memastikan seluruh proses pencarian,
05:23serta evakuasi dapat berjalan dengan aman.
05:28Kedua, memastikan penanganan awak yang telah ditemukan.
05:32BNPB berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan kedua pilot
05:37mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis yang diperlukan.
05:42Ketiga, mengamankan helikopter kejadian dan unit helikopter.
05:47Heliko kejadian dan unit helikopter.
05:51Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan lokasi

Dianjurkan