Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Beginilah penampakan fasilitas mewah temuan Ombudsman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tampak televisi, kasur, kulkas, hingga kitchen set berada dalam hunian tersebut.

Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, menyebut temuan tersebut akan dilaporkan ke Kemenko Imipas.

"hasil kajian kita, hasil temuan kami dengan seluruh pertimbangan-pertimbangan hukum itu akan kita berikan kepada yang bersangkutan, misal kepada IMIPAS, kepada Menko dan sebagainya agar itu dijadikan rujukan," ujar Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, pada Kamis, (24/9/2026).

Baca Juga Ramai Temuan Ombudsman RI Ada Bangunan Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Kerahkan Tim di https://www.kompas.tv/nasional/692406/ramai-temuan-ombudsman-ri-ada-bangunan-mewah-di-lapas-cibinong-ditjenpas-kerahkan-tim

#ombudsman #lapascibinong #breakingnews


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692432/penampakan-fasilitas-mewah-di-lapas-cibinong-temuan-ombudsman-ada-kulkas-hingga-tv
Transkrip
00:00Direktif itu adalah hasil kajian kita, hasil temuan kami dengan seluruh pertimbangan-pertimbangan hukum
00:05itu akan kita berikan kepada yang bersangkutan, misal kepada IMIPAS, kepada MENKO dan sebagainya
00:11agar itu dijadikan rujukan, salah satunya itu menjadi rujukan, kira-kira itu
00:16Terima kasih banyak Pak Fikri untuk informasinya tadi terkait dengan bagaimana sidak yang dilakukan oleh Ombudsman RI
00:26kemarin di Lapas Cibinong ini, Isan tadi memang disampaikan dari temuan yang ditemukan kemarin
00:36dari tim Ombudsman ini memang sebenarnya awalnya tidak ada niat untuk menyidak sejumlah fasilitas mewah yang ada di dalam Lapas
00:45Cibinong ini
00:46tapi dengan tim Ombudsman ini yang terus dihalangi, akhirnya mereka menemukan ada sejumlah kejanggalan
00:53akhirnya menemukan fasilitas-fasilitas mewah tersebut, ada rumah mewah, mobil-mobil mewah, bahkan miras juga ini ditemukan begitu ya
01:02bahkan juga tadi disampaikan memang warga binaan ini terlihat ada di dalam rumah-rumah tersebut
01:07ini yang masih akan didalami bahwa akan memang disebutkan ada warga binaan yang tinggal di sana
01:12tapi ini yang masih akan didalami apakah sejumlah nama-nama koruptor besar
01:15dan siapa saja sebenarnya yang memanfaatkan fasilitas mewah itu, ini akan dilakukan pendalaman lagi oleh Ombudsman RI
01:21dan tadi juga disampaikan ini tentu menjadi evaluasi
01:24dan juga dari temuan ini, dari Ombudsman RI ini akan menyerahkan juga kepada Kemenko Hukum HAM IMIPAS
01:31begitu bagaimana tindak lanjutnya, tentu yang harus kita tunggu ini bagaimana langkah selanjutnya
01:36atau tindakan yang akan dilakukan dari Kemenko Hukum HAM IMIPAS ini terkait temuan yang ada di lapas Cibinong, ini, Isan
01:45Zevanya Situmeang langsung dari kantor Ombudsman Republik Indonesia
01:49dan saudara tetaplah bersama kami di Breaking News Kompas TV
01:53usai jeda kita akan melihat bagaimana berita soal temuan Ombudsman Republik Indonesia ini bisa sampai di meja redaksi Kompas TV
01:59dan kita juga akan mengejar Jurnalis Kompas TV di lapangan mengejar statement dari pihak-pihak terkait
02:03seperti Kemenko Hukum HAM dan juga Imigrasi Menteri Hukum dan juga Menteri IMIPAS
02:11dan juga pihak terkait seperti DPR Komisi 3 mungkin
02:15bagaimana Jurnalis Kompas TV menghimpun informasi ini di lapangan, kami akan kembali usai jeda
02:20Jurnalis Kompas TV
02:25Koordinator Liputan Kompas TV Valentina Sitorus, Valen
02:28Hei, Isan
02:29Halo, Valen ini ada informasi yang geger banget nih soalnya
02:32ini rame juga di media sosial
02:34kita boleh mundur dikit, Valen
02:36ini informasinya kan rame banget ya, bener ya
02:39bener
02:39kemarin, sidaknya kemarin itu ya
02:43terjadi ribut juga dorong-dorong
02:45itu kan informasi yang sampai ke meja Korib Kompas TV apa aja
02:50ya, kalau sebenernya kemarin itu kita dapat info dari kontributor Bogor, Jawa Barat, Niko
02:57Niko ya
02:57Niko itu nyampein, ya aku lupa jamnya jam berapa tapi sekitar siang ke sore gitu ya
03:02dia bilang kalau ini ada info soal ombudsman yang sidak ke lapas 2A Cibinong
03:08katanya itu ditemuin ada fasilitas mewah di sekitaran lapas itu
03:17cuma memang lokasinya nggak ada di dalam lapas
03:19jadi memang ada di bangunan luar pagar lapas itu
03:22katanya dekat rumah dinas kepala lapas
03:25itu terkonfirmasi nggak?
03:27itu sebenernya masih belum ada konfirmasi
03:30kalau dekat iya mungkin
03:32karena kalau sebenernya informasi yang kita dapatin itu
03:36untuk semua petugas lapas
03:38bukan semua ya, untuk beberapa petugas lapas dengan jabatan tertentu
03:42itu tuh sebenernya dapat rumah dinas
03:43baik
03:44nah rumah dinas
03:45nah lokasinya dimananya dengan rumah dinas kepala lapas itu
03:48yang kita belum dapat konfirmasinya
03:50nah saat itu konfirmasi kita itu
03:53banget Isan
03:54kita nggak dapat apapun termasuk gambar
03:57bahkan kemarin itu cuma kita
03:58memang kita itu dapat infonya dari ombudsman ya
04:01karena ombudsman itu datang ke lapas 2A Cibinong ini tuh
04:06memang satu kru lengkap ombudsman
04:09jadi video juga mereka terlihat rame sekali
04:12iya dan itu memang video dari ombudsman nya sendiri
04:14oke
04:14nah itu ombudsman yang memang
04:16mereka tuh memang punya rencana untuk sidak ke lapas itu
04:19bukan kali pertama sebenernya
04:21sidak ini dilakukan ke lapas 2 Cibinong
04:24eh sorry, lapas 2 Cibinong
04:25karena sebelumnya di bulan lalu
04:28di bulan Agustus lalu
04:29pengakuannya ombudsman ini memang melakukan sidak
04:31tapi memang nggak seterbuka seperti yang kemarin itu
04:35nggak seterbuka itu gitu
04:37nah waktu bulan lalu mau sidak
04:39karena memang dapat informasi ada
04:41ada fasilitas mewah nih di sana gitu kan
04:45ternyata abis itu
04:47karena nggak dibukakan oleh petugas lapasnya
04:49yaudah deh pengakuan dari
04:51apa namanya
04:52anggota ombudsman itu bilang
04:54oke deh besok kami akan datang lagi
04:56dengan bawa surat izin
04:57surat lengkap bahwa ini memang
05:00surat tugas untuk melakukan sidak itu
05:02dan ini adalah hak ombudsman yang
05:04tidak boleh dilarang gitu kan
05:06yaudahlah dari bulan Agustus lalu
05:08yang mereka dilarang
05:09akhirnya mereka datang di bulan September ini
05:11tepatnya kemarin tanggal 23 September
05:13nah itu mereka datang ke sana
05:15ternyata perlakuannya sama lagi Isan
05:17mereka nggak boleh untuk masuk ke dalam lapas
05:20nah yaudahlah pada akhirnya
05:22mereka cuma disuruh tunggu di lobi
05:24tapi kan ya nggak mungkin lah ya
05:25untuk sidak itu dilakukan ya secara formalitas
05:27aja ke tempat
05:29apa namanya ruang tahanan di sana
05:31tapi ternyata ketika mereka jalan ke belakang lapas
05:34itu tuh mereka kok melihat ada pintu yang terbuka
05:38pintu terbuka lalu lalang
05:39lalu lalang kendaraan di situ
05:41kok bisa
05:42ya nggak wajar lah ya di penjara
05:44harusnya kan
05:45tetap ya
05:46apa pengamanannya itu ya
05:48semuanya harus tertutup rapat gitu kan
05:50kok ini ada yang setengah terbuka
05:51ada lalu lalang di sana cobalah keluar
05:54nah waktu keluar itu
05:55kok ada mobil-mobil mewah di sana
05:59terus ada fasilitas mewah di sana
06:01yang memang itu
06:02kemudian jadi rasa penasarannya
06:04temen-temen ombudsman
06:05samalah kayak wartawan kan
06:07rasa penasarannya kok ini kayak ada jangga gitu
06:08kayak mobilnya juga mewah-mewah ya
06:10ada Fortuner
06:11ada Toyota Avan gitu ya
06:12dan waktu itu pengakuannya
06:14anggota ombudsman itu
06:15sorry kalau memang ini
06:17apa namanya
06:18rumah dinas dari pegawai lapas
06:21kok maaf semewah ini gitu loh
06:23nah itu kan kayak nggak masuk di akal
06:25tapi ketika mau masuk ke dalam
06:27ke dalam rumah itu tuh
06:29seperti ada larangan gitu
06:30tapi memang waktu itu pengakuannya
06:32dari mungkin yang tersebar di media sosial sekarang juga ya
06:34itu tuh juga
06:36mereka sempat menanyakan
06:37yang merupakan juga
06:39tahanan di sana
06:40itu tuh dibilang kalau
06:42iya ini yang punya uang yang bisa
06:44yang bisa nempatin ini gitu
06:46cuma di situ
06:47ombudsman mengakui
06:49belum tanya berapa nominalnya
06:51untuk bisa menempati yang ini gitu
06:53nah informasinya cuma sampai di situ
06:55karena setelah itu ya
06:56yang tersebar di sosial media
06:57yang bahkan yang sudah kita tayangkan
06:59lewat breaking news itu
07:00bahwa apa namanya
07:02ombudsman hanya memiliki
07:03minim data
07:05minim apa namanya
07:07ke informasi dari sana
07:10ya seperti itulah
07:12sampai akhirnya
07:13gambar itu sudah dirilis
07:15dan kita memang belum dapat konfirmasi
07:17baik itu dari kepala lapas
07:19kemudian juga dari
07:20satu pun belum ada
07:21dari kepala lapas
07:22dijen pas Jawa Barat
07:24atau siapapun itu yang terkait
07:25belum ada
07:25belum ada sampai sekarang
07:26oke
07:27dan memang
07:28tadi itu
07:29yang kita dapatkan terbaru itu
07:31justru dari
07:32Menko Kumhami Imipas
07:33terkait
07:34Pak Yusril
07:35Pak Yusril
07:35oke
07:36Pak Yusril itu menyebarkan rilis
07:38yang memang
07:39berdasarkan
07:40kasus ini begitu
07:41naik
07:42viral gitu kan
07:43beliau juga mengaku sudah
07:45kontak sama Menteri Imipas
07:46Menteri Imipas
07:47yang memang
07:48ya sudahlah
07:49biarkan media itu
07:50masuk
07:51mereka harus tahu
07:52apa sebenarnya yang terjadi
07:53di sana gitu
07:54dan keterbukaan informasi
07:55dan apa namanya
07:58keterbukaan informasi
07:59seperti ini tuh harus
08:00dipersilahkan ke media
08:01supaya masyarakat tahu
08:02oh dia mempersilahkan
08:03untuk media untuk
08:04masuk gitu ya
08:05bener
08:05dan akhirnya
08:06ketika rilisnya
08:08Pak Yusril ini
08:09Menteri Yusril ini
08:10tadi sekitar jam 10
08:11kami dapat informasi lagi
08:13dapat informasi lagi
08:14dari
08:15Niko kontri kita di Bogor
08:17untuk bisa
08:18masuk ke rumah dinas
08:20yang diduga ini merupakan
08:22fasilitas mewah yang kemarin
08:23ditemukan ombudsman
08:23rumah dinas kalapas
08:24atau di sekitarnya
08:26di sekitarnya itu
08:27oke
08:27jadi katanya ini tuh dari
08:29salah satu
08:30orang yang berjaga mungkin-mungkin yang
08:32memang ditugaskan oleh
08:33lapasnya ya
08:34ini deh kasih tahu media bahwa
08:36ini adalah ruangan kemarin
08:37yang disidak oleh ombudsman
08:38ini tuh dibilang
08:39kalau
08:41pegawai lapas Cibinong
08:42itu sebenarnya dapat hak rumah dinas
08:44memang echelon 4, echelon 5, regu pengamanan
08:48itu juga dapat
08:49dan fasilitasnya mungkin bisa dilihat di visual rumah TV setelah ini ya
08:53itu tuh memang
08:55apa ya
08:56rumah dinas yang dibangun secara kosongan gitu
08:59katanya
09:00dan tadi tuh sebenarnya ada TV
09:01ada sofa
09:02ada kitchen set gitu
09:04katanya ini sih yang mengisi ya orang-orang yang nempatin disitu
09:07itu temuan ombudsman
09:08bukan itu yang tadi barusan diliput sama kontri kita
09:11Niko
09:12oke
09:12di Bogor
09:13nah ini nih
09:15Insan
09:15nah ini
09:16ini
09:16khas ini gambarnya dari ombudsman
09:19oh ini yang masih ombudsman RI
09:20ada sofa
09:22ada ruang tamu
09:24ada AC nya
09:25ada pulkasnya
09:26pokoknya lengkap ini
09:26seperti satu rumah
09:28full lah ya
09:29full furnish gitu ya
09:30full furnish
09:31bener
09:32bener-bener
09:32ini tuh memang tidak disebutkan bahwa ini adalah lapas
09:35rumah dinas gitu
09:37rumah dinas
09:38dan itu juga yang jadi alasan dari Menko Yusril
09:41dia mengatakan kalau
09:42silahkan media masuk
09:44untuk melihat apakah ini benar rumah yang dijual
09:48dalam tanda kutip kepada narapidana
09:50atau ini adalah rumah dinas
09:52ataupun rumah untuk proses asimilasi
09:55katanya gitu
09:56saya juga baca seperti itu
09:57apakah itu juga nanti akan kita tanyakan pasti ke pemerintah
10:01dan juga
10:02terima kasih

Dianjurkan