Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
MADIUN, KOMPAS.TV - Teka-teki pemicu suami siri yang membunuh istri dan anak di Madiun, Jawa Timur akhirnya terungkap.

Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengungkap apa sebenarnya cekcok yang memicu pembunuhan sadis ini.

Sebelumnya, polisi menangkap pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur. Pelaku sempat melarikan diri ke rumah kerabatnya di Jombang hingga akhirnya ditangkap.

Inilah detik-detik penangkapan Dwi Bagus Martono, pelaku pembunuhan istri siri dan anak balita di Madiun.

Pelaku ditangkap anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di Jombang, Jawa Timur.

Usai ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolda Jawa Timur. Barang bukti senjata tajam dan kendaraan yang digunakan pelaku untuk membunuh korban juga disita untuk penyidikan lebih lanjut.

Polisi mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu dan anak di Madiun dilatarbelakangi perselisihan pribadi antara pelaku dan korban.

Selain menangkap tersangka pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, antara lain sebuah mobil, sepeda motor, hingga gergaji listrik.

Menurut polisi, motif pelaku nekat membunuh karena perselisihan, sebelum kejadian tanggal 20 September 2026 lalu.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698320/polisi-ungkap-pemicu-cekcok-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-kompas-petang
Transkrip
00:00Setelah teka-teki pemicu suami siri yang membunuh istri dan anak di Madiun, Jawa Timur, akhirnya terungkap
00:05di Reskrimon Polda, Jawa Timur, Kombes Roy Huton Maru Lamrata, Sihombing, mengungkap apa sebenarnya cekcok yang memicu pembunuhan sadis ini.
00:15Peristiwa itu terjadinya sangat cepat dan didasari oleh percekcokan yang timbul pada saat di TKP
00:23di mana ada ketersinggungan pelaku atas perbincangan yang dibuat oleh mereka pada saat di hotel
00:33sehingga ada emosi yang mengakibatkan pelaku mengambil tindakan untuk menghabisi korban.
00:41Pelaku ini kan juga kita sudah lakukan pemeriksaan secara psikologis.
00:45Memang pelaku ini memiliki tingkat intelektual yang tinggi dan kami mungkin menganalisa sementara
00:55bahwa yang bersangkutan ini punya niat untuk menyembunyikan atau menghilangkan segala bentuk perbuatan yang sudah dia lakukan
01:04sehingga dia ini berupaya untuk bagaimana biar perbuatannya ini tidak terdeteksi.
01:12Yang bersangkutan kita kenakan beberapa pasal berlapis, baik pasal pembunuhan sendiri pokoknya
01:18dan juga pasal pembunuhan rencana.
01:20Perencanaannya ini timbul sesaat setelah dia melakukan pembunuhan gitu.
01:26Di mana dia membakar korban, kemudian berupaya untuk menghilangkan barang bukti
01:33dan jejak-jejak lain yang dilakukan untuk biar apa yang dilakukan ini tidak bisa diungkap oleh tugas
01:40atau tidak diketahui oleh orang lain.

Dianjurkan