00:00Bergeser ke sorotan lain, sederah polisi mengungkap pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur,
00:05mengeksekusi korban dalam dua hari.
00:07Setelah membunuh korban, pelaku sempat bersembunyi di Jombang, Jawa Timur.
00:19Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur adalah masalah pribadi.
00:26Laku pesal terhadap korban dan akhirnya melakukan pembunuhan.
00:29Polisi juga mengatakan pelaku ikut membunuh anak korban karena takut menjadi saksi kasus pembunuhan ini.
00:36Polisi menjelaskan pelaku menghabisi korban dan anaknya dalam waktu dua hari.
00:41Setelah itu pelaku melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Jombang, Jawa Timur.
00:53Jadi mau bu, sosoknya kita dulu.
01:22Polisi mengungkap pembunuhan keji di Madiun, Jawa Timur.
01:25Yang menewaskan Dini dan anak laki-lakinya yang berusia 4 tahun.
01:29Korban dibunuh suaminya, Dwi Bagus Martono, yang telah menjalin pernikahan siri selama 3 tahun.
01:35Berawal dari laporan orang hilang, polisi menemukan fakta pelaku membunuh dan memutilasi korban
01:41usai menemukan dua bukti kuat, yakni rekaman CCTV hotel tempat pelaku dan korban menginap,
01:46serta hasil uji forensik yang mengarah kepada korban dari olah TKP di rumah pelaku.
01:51Sementara motif dipicu cekcok antar pelaku dan korban.
01:56Motif yang dimunculkan pada waktu pekerjaan diakibatkan alihnya perselisihan.
02:02Perselisihan yang terjadi sesaat pada saat tersangka dengan korban bertemu di hotel,
02:10disitu terjadi pencekcokan dan akibat dari pencekcokan itu timbul emosi dari si tersangka
02:18sehingga mengakibatkan korban harus dihabisi pada saat itu.
02:23Mengapa sampai dia menghabisi anaknya berdasarkan hasil penakuan dari tersangka kepada kami
02:30pendidik bahwa ada kekhawatiran dari tersangka yang bersangkutan si anak ini akan menjadi saksi.
02:40Polisi menangkap pelaku di Jombang, Jawa Timur.
02:43Sadisnya tindakan pelaku tergambar dari barang bukti yang dipamerkan polisi saat konferensi pers.
02:50Pelaku mengakui kesalahannya pada korban serta meminta maaf pada keluarga korban.
02:55Saya mau minta maaf pada keluarganya, Pak.
03:25Keluarga terpukul atas peristiwa ini.
03:27Terlebih, pelaku merupakan suami siri korban.
03:31Keluarga meminta pelaku dicatuhi hukuman berat.
03:57Jadi nggak nyangkanya dari situ.
04:00Kasus bermula dari laporan orang hilang di Polres Madiun Kota 5 Oktober 2026.
04:06Dini dan anaknya tidak diketahui keberadaannya sejak 20 September 2026.
04:11Pelaku sempat diperiksa karena dicurigai, namun dilepaskan karena penyidik belum cukup bukti.
04:17Kecurigaan menguat setelah keterangannya dinilai tidak konsisten.
04:21Polisi melacak keberadaan terakhir korban pada 19 hingga 20 September 2026 di sebuah hotel di Kota Madiun.
04:28Dari CCTV hotel, polisi menemukan pelaku dan kedua korban sempat menginap di hotel.
04:33Polisi menduga korban dibunuh di hotel dan dibawa ke rumah pelaku.
04:37Penyidik mendatangi rumah tersangka dan menemukan bukti lain yang mengarah pada jasad korban.
04:41Bukti dikonfirmasi dari hasil uji di Laboratorium Forensi.
04:4625 Oktober 2026, polisi menangkap pelaku di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
04:51Pelaku ditangkap di sebuah rumah di wilayah Gudo, Jombang.
04:55Polisi masih mendalami lebih lanjut soal motif pembunuhan sadis pelaku terhadap istri-istri dan anaknya.
05:01Pelaku juga dicerat pasal pembunuhan berencana.
05:05Tim Liputan, Kompas TV
05:11Untuk mengetahui perkembangan kasus pembunuhan berencana di kasus suami bunuh istri dan anak di Madiun.
05:16Kami sudah bersama di Reskri Mumpolda, Jawa Timur.
05:19Kombes Roy Huton Marulam Ratasi Hombing.
05:22Pak Roy, selamat petang.
05:27Selamat petang, Mbak Sindi.
05:29Pak Roy, pelaku kan sempat ikut ke Polres juga untuk melaporkan istrinya yang hilang.
05:34Kemudian sempat diperiksa juga.
05:35Nah, apa yang menjadi temuan dasar yang menguatkan dugaan polisi kalau ternyata pelakunya adalah sang suami, Pak?
05:47Yang dapat saya jelaskan, Mbak, pada tanggal 5 Oktober 2026,
05:53yang melaporkan hilangnya korban adalah keluarga korban yang dari Bogor.
06:01Kakaknya, adiknya, beserta ibunya.
06:03Dia melaporkan bahwa telah terjadi lost contact, begitu kehilangan komunikasi dengan korban.
06:11Dan pada saat itu didampingi juga oleh suami sirinya.
06:17Dan suami sirinya juga dimintain keterangan pada saat itu.
06:20Memang betul ada beberapa kecerigaan pada saat memberikan keterangan,
06:26namun penyidik belum bisa menemukan bukti yang jelas terkait dengan keterlibatannya pada saat itu.
06:34Ada beberapa indikasi yang sepertinya penyidik agak sedikit mencurigai, yaitu keterangannya yang berubah-rubah.
06:44Namun, karena belum banyak fakta pendukung, sehingga yang bersangkutan pada waktu itu selesai pemeriksaan,
06:52dipersilakan pulang untuk penyidik mencari bukti lain, mengarah kepada siapa pelaku sebenarnya.
06:58Pak Roy, ini kan diduga pembunuhan berawal dari cekcok, tapi pemicunya apa, Pak?
07:09Ini masalah pribadi ya, Pak. Artinya masalah pribadi si suami dengan istri sirinya, demikian juga.
07:19Ya, masalah pribadi lah, Pak, yang bisa dapat saya jelaskan.
07:23Mungkin ada kecemburuan dari istri sirinya, karena yang bersangkutan juga kan sudah memiliki istri yang sah.
07:29Oke, kalau begitu, kalau untuk motif memang murni karena cekcok itu saja, atau ada motif lain, Pak, sebenarnya yang mendasari
07:37pembunuhan ini?
07:42Sampai hari ini, hasil penyidikan kita memang peristiwa itu terjadinya sangat cepat,
07:47dan didasari oleh percekcokan yang timbul pada saat di TKP,
07:53di mana ada ketersinggungan pelaku atas perbincangan yang dibuat oleh mereka pada saat di hotel,
08:03sehingga ada emosi yang mengakibatkan pelaku mengambil tindakan untuk menghabisi korban.
08:10Tapi sampai pelaku juga bisa melakukan upaya penyembuhan jejak yang begitu keji, Pak.
08:15Itu bagaimana? Apa yang terjadi saat itu?
08:21Ya, pelaku ini kan juga kita sudah lakukan pemeriksaan secara psikologis.
08:28Memang pelaku ini memiliki tingkat intelektual yang tinggi,
08:34dan kami mungkin menganalisa sementara bahwa yang bersangkutan ini punya niat untuk menyembunyikan
08:41atau menghilangkan segala bentuk perbuatan yang sudah dia lakukan,
08:46sehingga dia ini berupaya untuk bagaimana biar perbuatannya ini tidak terdeteksi.
08:56Gitu, Pak.
08:56Oke.
08:58Untuk pasal pembunuhan berencana itu bisa disangkakan artinya apa?
09:02Karena itu masuknya terpenuhi syaratnya karena ada upaya penyembunyian jejaknya,
09:07atau memang sudah ada perencanaan juga, Pak, untuk menyakiti korban sampai anaknya juga?
09:15Memang betul, Pak.
09:17Yang bersangkutan kita kenakan beberapa pasal berlapis,
09:20baik pasal pembunuhan sendiri pokoknya, dan juga pasal pembunuhan berencana.
09:25Perencanaannya ini timbul sesaat setelah dia melakukan pembunuhan.
09:30Dimana dia membakar korban, kemudian berupaya untuk menghilangkan barang bukti,
09:38dan jejak-jejak lain yang dilakukan untuk biar apa yang dilakukan ini tidak bisa diungkap oleh petugas
09:45atau tidak diketahui oleh orang lain.
09:47Oke, baik. Pak Roy, terima kasih sudah berbagi bersama kami di Kompas Petang.
09:51Selalu, Pak Roy.