00:00Saudara polisi membeberkan rangkaian aksi pembunuhan berencana yang dilakukan tersangka.
00:07Dalam rekonstruksi, pelaku memperagakan 48 adegan di sejumlah lokasi,
00:13mulai dari hotel, rumah orang tua, hingga rumah pribadi tersangka.
00:19Salah satu temuan yang menjadi perhatian penyidik adalah pembuatan tungku perapian.
00:25Tungku itu diduga dibuat setelah pelaku berusaha menghilangkan jejak.
00:30Aksi tersangka diduga tak terlihat warga karena lokasi kejadian terhalang tembok pembatas dan pintu kecil.
00:37Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 16 aksi, mulai dari manajemen dan pegawai hotel,
00:43tetangga, keluarga tersangka, hingga keluarga korban.
00:48Berdasarkan pemeriksaan psikologis, polisi menyebut kondisi kejiwaan tersangka dinilai stabil
00:53dan belum menunjukkan indikasi psikopat.
01:03Yang menarik
01:07masalah tungku itu ya.
01:08Jadi tungku itu ternyata dibuat ya setelah
01:13dilakukannya semua kegiatan itu.
01:15Ini kita nunggu hasil dari lapor.
01:18Tulang-tulang yang tersisa sedikit itu identik dengan milik siapa.
01:36Para rekonstruksi kasus suami bunuh istri Siri dan anaknya berlanjut di rumah pribadi tersangka.
01:42Di tempat ini, tersangka mempersiapkan upaya menghilangkan jejak pembunuhan.
01:46Dari penyidikan sementara, polisi menyebut pelaku naik pitang usai cek cok dengan korban di hotel di Madiun.
01:52Penyidik juga masih memeriksa kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam rangkaian kasus tersebut.
01:59Itu yang kita dalemi, Mbak.
02:02Jadi sementara yang kita baru dapat di CCTV, hotel itu sangat minim sekali, Mbak.
02:11Sangat minim sekali.
02:12Ini kita juga sedang menyisir perjalanan dari tersangka dan korban ke arah rumahnya.
02:24Ya memang kebetulan sangat minim juga CCTV di seputaran rumah orang tua dan rumah tersangka.
02:34Ini masih kita dalami.
02:36Ibu korban yang hadir saat rekonstruksi meminta tersangka dihukum setimpal.
02:40Sang ibu tidak yakin tersangka bertindak seorang diri.
02:44Ia meminta polisi mengusut kasus ini hingga dumpas.
03:05Dini dan anaknya dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya sejak 20 September 2026.
03:10Sejak saat itu, pelaporan orang hilang pun dibuat di Polres Madiun kota.
03:14Pelaku bahkan sempat berpura-pura ikut mencari keberadaan korban.
03:20Hasil pelacakan polisi, korban dan pelaku diketahui menginap di sebuah hotel di kota Madiun 19 September.
03:27Rekaman lain memperlihatkan pelaku keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.
03:31Polisi menduga korban dibunuh di hotel dan dibawa ke rumah pelaku.
03:35Memanfaatkan area rumahnya yang luas,
03:38Dwi Bagus mengeksekusi rencana penghilangan jejak kedua korban.
03:41Dan setelah itu, keberadaan Dini dan sang anak tak lagi terlihat.
03:51Pusai menghabisi nyawa istri Siri dan anak dirinya,
03:54pelaku melarikan diri ke rumah kerabatnya di Jombang, Jawa Timur.
03:58Namun, pelarian Dwi Bagus berlangsung singkat saat polisi menciduknya 25 Oktober.
04:21Air mata dan penyesalan tersangka tak akan bisa mengembalikan Dini Hardianti dan putranya ke dunia.
04:27Harapan keluarga tersangka mendapat hukuman berat karena telah menghilangkan nyawa korban dengan sadis.
04:34Tim Liputan, Kompas TV
04:41Saudara, untuk memantau perkembangan kasus pembunuhan istri dan anaknya,
04:46kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV,
04:49Alfian Rahman dan Juru Kamera Misbahul Munir di Polda, Jawa Timur.
04:54Alfian, bagaimana dengan perkembangan penyidikan kasus ini?
05:01Ya, selamat siang, Ifu dan juga Saudara.
05:03Perkembangan kasus memang masih terus didalami oleh penyidik dari Jatan Ras Polda, Jawa Timur.
05:08Informasi yang kami dapatkan ini terbaru dari Kasub D3 Jatan Ras Polda, Jawa Timur, AKBP Arabardi.
05:14Arabardi Jumhur yang menyebut memang hingga saat ini perkembangan kasus ini masih ada 16 saksi yang sudah diperiksa.
05:2016 saksi tersebut terdiri dari keluarga korban, keluarga tersangka, termasuk juga pihak manajemen hotel dan juga orang-orang yang diduga
05:29berada di tempat kejadian perkara.
05:33Informasi yang kami dapatkan, penyidik Polda, Jawa Timur ini akan juga memeriksa dua orang yang diduga terlibat dalam penghilangan jejak.
05:41Dua orang ini belum disebut secara rinci perannya sebagai apa.
05:46Namun hingga saat ini penyidik Jawa Timur memang masih tetap menetapkan duit bagus menjadi tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan istri
05:55-istiri dan juga anaknya usia 4 tahun.
05:57Informasi yang kami dapatkan lagi begini, ada beberapa barang bukti yang cukup menarik untuk diulas lebih lanjut oleh penyidik
06:05dimana diketahui bahwa tungku pembakaran yang diduga digunakan untuk menghabisi atau membakar begitu dari potongan tubuh para korban ini ternyata
06:16dibuat setelah semua proses ini selesai.
06:22Jadi ini yang masih didalami makna atau fungsi dari tungku tersebut sebenarnya digunakan untuk apa oleh tersangka.
06:29Selain itu juga ada penyidik juga menemukan beberapa sisa tulang dari korban begitu yang masih diteliti lebih lanjut di laboratorium
06:38forensik.
06:39Apakah nantinya tulang-tulang tersebut atau patan-patan tulang tersebut identik dengan korban yang sedang diidentifikasi lebih lanjut.
06:4916 saksi yang sudah diperiksa, tadi ada juga mengatakan bahwa ada 2 orang lagi yang akan diperiksa,
06:55diduga terlibat dalam kasus ini namun belum diketahui perannya sebagai apa.
06:59Apakah kedua orang ini adalah keluarga tersangka atau rekan tersangka?
07:08Belum ada informasi yang kami dapatkan terkait status dari kedua orang yang nantinya juga akan diperiksa sebagai saksi
07:14yang diduga juga terlibat dalam penyelapan penghilangan begitu dari jejak-jejak korban sendiri.
07:23Namun ada beberapa sumber yang kami dapat informasikan begitu bahwa kedua orang ini juga sebenarnya merupakan kurir
07:31begitu yang membawa dan juga mendistribusikan dari mesin giling yang dipesan oleh tersangka menuju tempat lokasi atau TKP terjadinya penghabisan
07:44barang bukti tersebut.
07:46Namun apakah kedua orang ini mengetahui apakah mesin itu digunakan sebagai alat untuk mengeksekusi korban?
07:54Ini juga belum ada keterangan resmi dari pihak polisian dan hingga saat ini penyedik masih bekerja begitu Ivo dan juga
08:00saudara
08:01baik itu di Madiun maupun di Surabaya untuk mencari lebih lanjut fakta-fakta dibalik barang bukti yang sudah dikumpulkan hingga
08:09saat ini Ivo.
08:10Jurnalis Kompas TV Alfian Rahman dan Juru Kamera Misbahul Munir melaporkan langsung dari Polda, Jawa Timur.
08:16Alfian, terima kasih atas laporan Anda. Selamat bertugas kembali.