Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang perkara fitnah ijazah Jokowi diwarnai riuh penonton saat Jokowi menjawab sejumlah pertanyaan seputar ijazah dan perkuliahannya di UGM secara lugas.

Total 13 jam Jokowi memberikan kesaksiannya dalam dua sidang yang berbeda.

Dalam sidang pertama dengan terdakwa Roy Suryo, Jokowi langsung dicecar soal tanggal kelulusan sarjana dari Fakultas Kehutanan UGM pada 1985. Jokowi pun menjelaskan perbedaan tanggal yang disampaikan Rektor UGM mengenai waktu kelulusannya.

Adapun dalam sesi melihat barang bukti, hakim meminta agar kuasa hukum Roy tidak mengajukan pertanyaan soal fisik ijazah sarjana Jokowi yang dinilai kubu Roy masih terlihat rapi.

Jokowi juga dicecar soal sikapnya selama ini yang menolak memperlihatkan ijazahnya kepada publik saat sebagian kalangan menuding ijazahnya palsu.

Selain ijazah, kuasa hukum Roy juga menanyakan soal pengakuan Jokowi bahwa ia lulus dari SMA Negeri 6 Surakarta. Namun, di dalam buku alumni, Joko Widodo tercatat sebagai lulusan SMA Negeri 6 Yogyakarta. Menurut Jokowi, perbedaan tersebut terjadi karena salah cetak.

Selain itu, Jokowi juga dicecar soal pengalamannya semasa KKN di Boyolali oleh terdakwa Roy Suryo.

Lanjut bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Dokter Tifa, Jokowi ditanyai soal nama jurusannya, apakah Jurusan Teknologi Kayu atau Teknologi Hasil Hutan.

Minggu depan, giliran ajudan Jokowi, AKBP Syarif, memberikan kesaksiannya sebagai saksi yang pertama kali melihat unggahan soal tudingan ijazah palsu Jokowi.

Baca Juga Mabes Polri Banjir Karangan Bunga Dukungan Usut Kasus Penyadapan Prabowo | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/700276/mabes-polri-banjir-karangan-bunga-dukungan-usut-kasus-penyadapan-prabowo-kompas-petang

#ijazahjokowi #jokowi #roysuryo #ugm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/700278/roy-cs-persoalkan-beda-tanggal-lulus-jokowi-hingga-fisik-ijazah-sangat-rapi-kompas-petang
Transkrip
00:02Kami lanjutkan Kompas Petang, Saudara Sidang Perkara Fitnah Ijazah Jokowi diwarnai riuh penonton saat Jokowi menjawab lugas sejumlah pertanyaan seputar
00:12Ijazah dan perkuliahannya di UGM.
00:15Total 13 jam, Jokowi memberi kesaksiannya di dua sidang yang berbeda.
00:21Saudara Sasi maaf ya, tidak legowo gitu lah untuk menunjukkan saja.
00:26Karena saya tidak yakin kalau saya menunjukkan di dalam forum biasa Ijazah saya itu kemudian persoalan selesai.
00:35Pak Lura Jendu punya berapa anak Bapak?
00:37Saya KKN tidak mengurus anaknya Lura.
00:44Sidang pertama dengan terdakwa Roy Suryo, Jokowi langsung dicecar soal tanggal lulus sarjana
00:50dari Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985.
00:55Jokowi pun menjelaskan soal beda tanggal yang disampaikan Rektor UGM mengenai waktu kelulusannya.
01:03Mana yang menurut keterangan rektor, karena ini dua keterangan yang berbeda,
01:08mana menurut saudara, saudara lulus tanggal 23 Oktober berdasarkan pernyataan rektor sebelumnya
01:14ataukah saudara lulus pada tanggal 5 November 1985?
01:17Tanggal 23 Oktober 1985 itu saya lulus ujian skripsi.
01:25Kalau untuk wisuda itu tanggal 19 November 1985.
01:31Kalau tanda tangan di Ijazah, di Ijazah yang ditanda tangani oleh Prof. Dr. T. Jakob
01:39dan Dekan Fakultas Kehutanan Prof. Dr. Sunarti Rawirat Mojo itu tanggal 5 November.
01:48Jadi tolong ini dibedakan, jangan dicampur aduk kemudian dipelintir-pelintir.
01:53Baik.
01:55Adapun dalam sesi melihat barang bukti,
01:58Hakim meminta agar kuasa hukum Roy tidak mengajukan pertanyaan soal fisik Ijazah Sarjana Jokowi
02:04yang dinilai kubur Roy masih terlihat rapi.
02:08Dari Ijazah yang diperlihatkan ini,
02:11kelihatannya sisi kanan, sisi kiri, sisi atas masih terlihat rapi.
02:16Tidak ada lipatan-lipatan.
02:19Setelah Bapak mendapatkan skrip Ijazah ini,
02:22Bapak taruh di mana Ijazah ini?
02:24Karena kelihatan tidak ada hal yang berubah dari Ijazah ini.
02:29Ini terlihat masih bersih ini, masih bersih.
02:43Jokowi juga dicecar soal sikapnya selama ini
02:46yang menolak memperlihatkan Ijazahnya ke publik
02:49saat sebagian kalangan menuding Ijazahnya palsu.
02:54Kalau kita di masyarakat, itu ada istilah-istilah lain, Saudara Saksi.
02:58Katalah menunjukkan atau menyatakan gitu.
03:02Mengapa Saudara Saksi maaf ya, tidak legowo gitu lah.
03:07Untuk menunjukkan saja Ijazah Saksi pada waktu itu.
03:12Sehingga tidak perlu ada sekian kali rektor berbicara.
03:15Sekian kali Saudara harus memadakan kegiatan-kegiatan untuk membantah.
03:19Padahal hanya satu kali Saudara tunjukkan,
03:21barangkali Uw Sadi sudah selesai.
03:23Karena saya tidak yakin kalau saya menunjukkan di dalam forum biasa
03:28Ijazah saya itu kemudian persoalan selesai.
03:32Saya tidak yakin.
03:33Sehingga saya ingin persoalan ini diselesaikan lewat
03:39ruang sidang yang terhormat ini yang mulia.
03:48Selain Ijazah, kuasa hukum Roy juga menanyakan
03:51soal pengakuan Jokowi bahwa ia lulus dari SMA Negeri 6 Surakarta.
03:56Tapi di dalam buku alumni, Jokowi Dodo tercatat lulusan SMA Negeri 6 Yogyakarta.
04:03Menurut Jokowi, perbedaan tersebut karena salah cetak.
04:08Buku saya tunjukkan, buku Album Alumni Fakultas Kehutanan
04:12Universitas Gajah Mada, 1957 Februari 1988.
04:17Pernah lihat?
04:19Kelihatannya belum.
04:20Belum.
04:21Di dalam buku ini ada daftar alumni.
04:24Nah saya mau menunjukkan kepada Saudara daftar alumni.
04:27Silahkan maju.
04:29Ya itu yang salah yang nyetak bukan saya.
04:35Selain Ijazah, Jokowi juga dicecar soal pengalamannya
04:39semasa KKN di Boyolali oleh terdakwa Roy Suryo.
04:43Yang saya hormat menegaskan lagi.
04:44Dan yang kedua adalah Profesor Insinyur Ahmad Sumitro.
04:48Bapak tahu nggak kapan Profesor Dr. Ahmad Sumitro itu
04:52dikukuhkan jadi guru besar?
04:54Nggak tahu dan nggak ingat.
04:56Nggak tahu dan nggak ingat.
04:57Saya beritahu Bapak, Profesor Dr. Ahmad Sumitro baru menjadi Profesor
05:00bulan Maret 1986.
05:03Jadi lahirnya Profesor itu lebih dulu dari
05:07istilahnya ibunya lahir lebih dulu dari bayinya.
05:10Soal KKN, kuliah kerja nyata.
05:13Pak Jokowi masih ingat nama Lurah yang Bapak tinggali?
05:20Pak Lurah Jendu.
05:23Betul.
05:23Pak Lurah Jendu punya berapa anak Bapak?
05:27Pasti ingat.
05:29Saya KKN tidak ngurus ananya Lurah.
05:32Baik.
05:34Jadi nggak apa-apa.
05:36Padahal kalau tinggal di sana 3 bulan pasti ketemu.
05:41Lanjut bersaksi disidang dengan terdakwa Dr. Tifa,
05:45Jokowi ditanyai soal nama jurusannya.
05:48Apakah jurusan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan?
05:55Saya tidak melihat itu kartu hasil studi yang ditunjukkan yang mulia.
06:00Bukan transkrip.
06:02Bukan transkrip.
06:05Baik.
06:07Di teknologi kayu atau teknologi hasil hutan, teman-teman saya menyampaikan bahwa saya masuk di jurusan teknologi hasil hutan atau
06:16teknologi kayu.
06:17Karena mereka tahu saya mengambil pengeringan kayu, saya mengambil pengawetan kayu, saya mengambil struktur dan sifat kayu, saya mengambil pot
06:27dan kertas.
06:29Saksi berarti yang memberitahu saksi jurusan apa itu teman-teman saksi, bukan saksi sendiri yang tahu.
06:35Berarti seperti itu.
06:36Ya semuanya di fakultas kehutanan sudah tahu sama tahu.
06:41Kalau tadi kan sudah saya sampaikan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan.
06:46Apakah saudara Saki tahu bahwa tidak ada atau pada jurusan di fakultas kehutanan OGM?
06:52Adanya adalah teknologi hasil hutan.
06:55Yang menjalani jadi matematik saat di kantongan saya, bukan dokter.
06:59Sedangkan, ya.
07:02Ya wartawan suruh masuk.
07:04Tuh wartawan suruh masuk.
07:07Total 13 jam Jokowi memberi kesaksiannya di sidang Roy Suryo dan dokter Tifa.
07:13Minggu depan, kiliran Ajudan Jokowi, AKBP Syarif memberi kesaksiannya sebagai saksi yang pertama kali melihat unggahan soal tudingan ijasa palsu
07:23Jokowi.
07:26Tingli Putan, Kompas TV.

Dianjurkan