00:00Dan untuk mengetahui kondisi terkini di Kabupaten Solok, Sumatera Barat pasca banjir bandang,
00:06sudah ada jurnalis Kompas TV Rio Johannes yang berada di lokasi.
00:10Rio, selamat petang. Bisa diceritakan bagaimana kondisi masyarakat korban banjir bandang di sana?
00:18Ya, saudara, hingga sore hari ini memang di lokasi kejadian tempatnya di Arusoka,
00:23kawasan yang berdekatan dengan pusat perkantoran Kabupaten Solok.
00:28Saat ini masih fokus dalam proses pembersihan.
00:32Tadi juga sudah ada beberapa alat berat lagi yang ditambahkan, ada dua unit lagi yang datang.
00:38Artinya totalnya untuk pembersihan jalur jalan lintas nasional ini ada enam unit alat berat
00:43yang sudah stand-by dan siap untuk melakukan percepatan pembersihan
00:47agar jalur jalan ini bisa segera dilalui seperti setiap kalas.
00:51Dan selain jalur jalan, ini juga dioptimalkan untuk melakukan pembersihan daerah-daerah
00:55atau kawasan permukiman yang terdampak.
00:57Dan hingga saat ini, hingga sore hari ini, tadi dari informasi yang disampaikan oleh Basarnas,
01:04sudah juga ditemukan satu orang korban, satu dari dua orang korban yang masih dalam percarian
01:08dan identitasnya sudah berhasil diidentifikasi merupakan DAPI yang berusia 21 tahun.
01:15Korban ditemukan lebih kurang pada jarak 4-5 km dari titik awal kejadian, dinyatakan hilang.
01:22Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke rumah sakit Umum Mungir Sudi Arusoka.
01:28Lalu berdasarkan hasil identifikasi pihak keluarga, dibenarkan bahwasannya itu adalah korban DAPI.
01:34Dan saat ini korban sudah berada di rumah duka seperti yang di belakang saya.
01:36Karena korban saat ini berada di rumah duka yang di belakang.
01:39Ini adalah salah satu rumah sanak saudara dari korban.
01:43Karena rumah korban sendiri hancur di terjang banjir bandang.
01:46Demikian, kembali ke studio.
01:47Rio, tadi Anda mengatakan bahwa satu dari korban hilang kini sudah ditemukan.
01:52Lantas, fokus pencarian terhadap satu korban lain, bagaimana titiknya?
01:57Ya, untuk pencarian satu korban lainnya, memang hingga saat ini berdasarkan titik temuan korban pertama ini,
02:04tim Sarbasarnas akan melakukan penyisiran tidak jauh dari lokasi penemuan titik korban yang ini.
02:09Dan ini ada tiga tim yang dibagi untuk melakukan penyisiran.
02:13Di ujung sungai, di tempat ditemukannya korban ini, tim juga terkenala karena ada percabangan.
02:20Sehingga harus dibagi lagi untuk melakukan penyisiran.
02:23Dan tim Sargabungan nantinya, berdasarkan keterangan dari Kapolda Surmbar,
02:29menyatakan bahasanya untuk optimalisasi pencarian,
02:33tim Sargabungan juga akan diperbantukan dengan anjing pelacak dari divisi K9.
02:39Demikian, kembali ke studio.
02:41Rio, pasca bencana banjir bandang ini, adakah imbauan khusus dari pemerintah atau pihak terkait,
02:48terutama kepada warga yang lokasi tinggalnya berada di dekat bantaran sungai ini?
02:53Ya, untuk kondisi kejadian seperti saat ini, ini adalah hal yang tidak diduga.
02:59Karena aliran sungai ini sebelumnya kering, bahkan airnya sangat kecil sekali.
03:05Dan ini merupakan kejadian yang sangat tidak diduga.
03:08Baik oleh masyarakat sekitar juga, maupun oleh pemerintah daerah.
03:12Dan melihat prediksi dari BMKG, Bupati Kabupaten Solo,
03:17John Pandu itu menghibau agar warga meningkatkan kewaspadaan.
03:23Segala kemungkinan terburuk bisa terjadi,
03:26karena mengingat percetak ekstrim yang diprediksi melanda daerah Kabupaten Solo ini,
03:32dengan curah hujan yang cukup tinggi.
03:33Jadi itu masyarakat diminta segera melakukan efekuasi mandiri
03:38jika terjadi kondisi-kondisi yang dapat membahayakan jiwa.
03:42Demikian, kembali ke studio.
03:43Baik, terima kasih atas laporan lengkap Anda,
03:46Jurnalis Kompas TV Rio, Johanes,
03:48langsung dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Komentar