00:00Kami lanjutkan Sampai Indonesia Malam, saya Sindu Permade.
00:03Saudara, satu orang meninggal dan satu lainnya masih hilang
00:06pasca banjir bandang menerjang Kabupaten Solo, Sumatera Barat, Senin Malam.
00:11Sementara itu sedikitnya lima orang terluka akibat peristiwa ini.
00:17Banjir bandang menerjang wilayah Arosuka, area Kaki Gunung Talang, Solo, Sumatera Barat.
00:23Banjir Sungai Batang Barus meluap dan membawa material batu dan kayu besar
00:28hingga menghantam kawasan permukiman dan perkantoran.
00:31PMK Pesolo masih mencari dua korban hilang bernama Davi Arrohman, 21 tahun, dan Angusrah, 59 tahun.
00:42Korban kita yang masih hilang dalam pencarian dua, sudah masuk ke posko.
00:47Umumnya seluruh fasilitas pemerintah ini terdampak,
00:50termasuk bangunan termasuk dokumen-dokumen kita yang memang anyut ya,
00:54terutama bagi Jumbo, itu yang memang dihantam oleh batu-batu besar ya.
01:00Dan kendaraan-kendaraan dinas termasuk alat-alat berat kita yang memang
01:06berdampak di atas masih tertimbun oleh batu-batu.
01:11Senin malam banjir bandang menerjang Kabupaten Solo, Sumatera Barat.
01:15Banjir sempat memutus akses jalan Padang Solo dan merusak rumah warga
01:20hingga kantor pemerintah Kabupaten Solo.
01:23Untuk sementara, warga perlu melewati jalur lembah anai
01:26untuk mencapai Padang ataupun Solo.
01:29Sedikitnya lima orang luka akibat banjir bandang ini.
01:34Banjir di Solo, Sumatera Barat memakan korban
01:38serta merusak permukiman hingga perkantoran.
01:40Mengapa banjir bandang terjadi di satu wilayah
01:43sementara wilayah lainnya kekeringan dampak dari El Nino?
01:46Kita bahas bersama pengamat kebencanaan sekaligus mantan
01:50Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG,
01:54Dwi Korita Karnawati.
01:55Dwi Korita, selamat malam.
01:58Selamat malam, Mbak Sindi.
02:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:02Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
02:04Ibu, BMKG kan emang sudah bilang kalau ini intensitas hujannya tinggi
02:08kemarin di Solo, tapi ini murni hanya karena cuaca?
02:11Atau ada faktor lain ketika dampaknya sampai memutus jalan,
02:14rusaknya fasilitas maupun juga rumah?
02:19Jadi faktor cuaca adalah pemicu, pemicunya.
02:23Namun penyebabnya bukan satu-satunya cuaca.
02:27Pertama, penyebab pertama adalah kondisi lahan dan bentang alam,
02:32terutama kondisi geologi di wilayah tersebut.
02:35Jadi wilayah yang mengalami banjir bandang ini secara geologi merupakan zona tektonik aktif,
02:43di situ zona patahan aktif, dan terdiri dari, itu kan lereng yang curam dari lereng gunung talang.
02:51Dan banjir bandang itu dipicu oleh selain hujan yang lebat,
02:59juga terjadinya longsor pada tebing lereng barat gunung talang.
03:07Dan longsor tersebut merupakan atau menghasilkan batuan-batuan,
03:14rombakan batuan bercampur pasir kerikil ya,
03:18karena secara geologi komposisi dari penyusun gunung talang adalah batuan-batuan beku ya,
03:25tuf ya, bercampur beberapa batuan,
03:28dan saat terjadi longsor yang dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi,
03:33terjadilah longsor dan timbunan longsor itu hanyut terseret oleh aliran yang dibawa oleh,
03:47yang diakibatkan oleh hujan tadi.
03:49Dan mengalir ke bawah, ke kaki, ke kaki lereng ya,
03:54menuju dataran rendah, dalam jarak yang cukup jauh,
03:58dan hal ini sebetulnya tidak terjadi hanya satu kali ini saja.
04:02Dari jejak-jejak sedimen, geologi yang ada di sana,
04:08zona tersebut memang jalurnya banjir bandang.
04:11Jadi zona tersebut yang mengalami banjir bandang ini merupakan endapan kipas alufial.
04:18Kipas alufial itu istilah geologi, terminologinya.
04:22Namun secara awam itu menjadi atau disebut sebagai banjir bandang.
04:29Oke, Bu.
04:29Tapi selain di Sumatera Barat, ada wilayah lain yang memungkinkan juga ada hujan intensitas tinggi,
04:37sampai ada bencana hidrologi?
04:40Ada, karena begini, wilayah Indonesia ini kan sangat luas, topografinya bervariasi,
04:48dan geografi di Sumatera Barat, dan topografi di sana,
04:53yang terhalang oleh perbukitan barisan, itu mengkondisikan daerah tersebut tidak signifikan terdampak El Nino.
05:03Daerah lain kekeringan Karhutlah ya.
05:06Tapi wilayah tersebut karena posisi geografis dan kondisi topografinya,
05:11tetap mengalami musim hujan di sepanjang tahun.
05:15Di beberapa wilayah Indonesia, ada yang memiliki kondisi semacam itu.
05:20Nah, artinya wilayah tersebut selama masih terpengaruh oleh hujan,
05:25dengan intensitas tinggi,
05:27dan kondisi bentang alamnya terdiri dari lereng-lereng yang curam,
05:33ya, kemudian ada jejak-jejak tipas alufial,
05:37sebetulnya itu sudah bisa diidentifikasi sebelum kejadian zona-zona mana yang rentan banjir bandang.
05:47Demikian.
05:47Oke, artinya sebenarnya apa yang terjadi di Solo atau di Sumatera Barat ini bukan hal yang anomali,
05:54memang tergantung dari topografi ya, Bu?
05:56Betul, betul.
05:58Di wilayah Indonesia, hal semacam itu sesuatu yang, apa ya,
06:04menjadi suatu hal yang umum terjadi.
06:07Tapi poinnya adalah, dengan mengetahui itu adalah hal yang bisa dan tidak jarang terjadi,
06:14mestinya mitigasinya itu menjadi semakin baik.
06:18Minimal bisa mengidentifikasi zona-zona mana yang biasanya dilewati banjir bandang.
06:25Itu terlihat dari endapan-endapan sedimennya.
06:28Dan, ya, yang menjadi persoalan penting,
06:33periode ulangnya itu biasanya panjang.
06:36Katakanlah 100 tahun sekali atau 50 tahun sekali.
06:40Tapi saat ini, itu menjadi semakin sering.
06:44Mungkin hanya 20 tahun, 10 tahun, atau bahkan 5 tahun sekali.
06:47Itu karena apa, Bu?
06:48Karena apa?
06:48Nah, karena terlihat bahwa lahan itu sudah semakin luas terbuka.
06:57Sehingga mengakibatkan periode ulang semakin pendek.
07:00Demikian.
07:01Nah, artinya mitigasi apa yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah di wilayah yang kemungkinan terdampak,
07:06misalnya di sekitar Bukit Barisan tadi,
07:08agar jangan sampai ada korban.
07:11Sekarang sudah ada korban meninggal dan juga korban hilang, Bu.
07:13Betul.
07:14Saya turut bela sungkawa akan hal tersebut.
07:16Nah, yang pertama, cek lagi identifikasi tata ruang.
07:21Saya yakin di setiap provinsi, itu ada dinas PU ataupun ESDM-nya.
07:28Beliau-beliau di sana itu akan bisa melakukan identifikasi zona-zona mana yang akan rawan tersebut.
07:37Ada universitas, di situ ada departemen geologi, bisa mengidentifikasi dini zona mana yang rawan.
07:45Sehingga tata ruang itu diatur menghindari zona yang bahaya banjir bandang.
07:51Kalau terpaksa tidak bisa dihindari, pasang sistem peringatan dini.
07:56Jadi, kalau kita tidak bisa, artinya menghindar zona bahaya, terpaksa harus tinggal di zona bahaya,
08:04harus diberi informasi kapan harus segera evakuasi meninggalkan daerah tersebut.
08:09Dan yang lebih penting lagi, lingkungan, lahan yang terbuka, itu harus kembali dihijaukan,
08:18agar mengurangi periode ulang yang terlalu sering.
08:23Demikian.
08:24Oke. Dan kalau gitu untuk masyarakat yang memang tinggal di daerah rawan tadi,
08:28apa yang setidaknya bisa mereka siapkan kalau ada bencana yang mungkin terjadi, Bu Dukerita?
08:35Nah, sebelum terjadi bencana, amati lingkungan sekitar.
08:41Sebetulnya BNPB itu sudah menyediakan aplikasi Inaris.
08:47Jadi, cek di aplikasi Inaris, posisi kita berada.
08:52Itu termasuk rawan apa?
08:55Rawan bencana gempa bumi, banjir bandang, atau bencana apa?
08:59Misalnya, ternyata rawan bencana banjir bandang.
09:02Kita harus waspada.
09:04Rumah kita seberapa jauh dari sungai.
09:07Sehingga kita harus mengantisipasi, siapkan jalur evakuasi.
09:11Kalau ada peringatan dini dari BMKG, atau dari Balai Wilayah Sungai,
09:18atau dari Badan Geologi, kita harus segera menyingkir ke arah mana?
09:23Tentunya kalau banjir bandang, kita menyingkir ke tempat yang lebih tinggi.
09:28Di luar alur-alur yang rawan banjir bandang.
09:32Itu biasanya alur sungai, atau bantaran sungai, atau dekat tepi sungai.
09:37Jadi, siapkan hal tersebut, agar seandainya terjadi, kita segera mengamankan diri.
09:44Demikian.
09:45Bu Dwi Korita Karnawati, terima kasih sudah berbagi pandangan di Shop Indonesia Malam.
09:49Sehat selalu ya, Bu.
Komentar