Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Usai masa reses berakhir pada 8 November 2026 besok, DPR berencana membahas sikap lanjutan pascaputusan Mahkamah Agung soal surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengaku, masa reses membuat DPR memiliki keterbatasan dalam membahas surat masuk maupun aspirasi yang disampaikan masyarakat.

DPR juga masih menunggu putusan lengkap Mahkamah Agung soal surat keterangan penyetaraan Gibran.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang juga merupakan anggota koalisi pendukung pemerintah, terlihat paling aktif dalam mendorong pembahasan desakan pemakzulan Gibran. PKS mengatakan akan berkomunikasi dengan partai politik lain.

Ketua DPP PKS, Muhammad Iqbal, menilai polemik surat Wakil Presiden Gibran Rakabuming merugikan citra pemerintahan Presiden Prabowo.

Di ranah pidana, Komite Masyarakat Jakarta Utara (Kom-JU) melaporkan Gibran ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan tindak pidana pemalsuan dan penggunaan surat keterangan penyetaraan ijazah SMA.

Wacana pemakzulan muncul usai sejumlah kelompok masyarakat mendatangi DPR dan mendesak agar putusan MA dan MK ditindaklanjuti.

Baca Juga Aksi Women's March di Jakarta Sempat Ricuh, Massa Saling Dorong dengan Polisi saat Long March! di https://www.kompas.tv/regional/700279/aksi-women-s-march-di-jakarta-sempat-ricuh-massa-saling-dorong-dengan-polisi-saat-long-march

#pks #gibran #suketgibran #ijazahgibran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/700281/pks-polemik-suket-gibran-ganggu-stabilitas-negara-kompas-petang
Transkrip
00:00Sondera usai masa reses berakhir pada 8 November 2026 atau besok, DPR berencana akan membahas sikap lanjutan pasca Mahkamah Agung
00:07soal surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA Wakil Presiden, Gibran Rekabumi.
00:17Sondera usai masa reses berakhir pada 8 November 2026 besok, DPR berencana akan membahas sikap lanjutan pasca Mahkamah Agung membatalkan
00:26surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA Wakil Presiden, Gibran Rekabumi.
00:31Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasko Ahmad mengaku, masa reses membuat DPR punya keterbatasan membahas surat masuk maupun aspirasi yang disampaikan
00:40masyarakat.
00:41DPR pun juga menunggu putusan lengkap Mahkamah Agung soal suket penyetaraan Gibran.
00:47DPR RI masih dalam menjalankan reses sampai dengan tanggal 8 November 2026, sehingga kemudian ada keterbatasan untuk membahas surat-surat
01:05masuk maupun aspirasi-aspirasi yang berdatangan.
01:08DPR juga belum melihat bahwa keputusan lengkap dari Mahkamah Agung yang belum dikeluarkan.
01:16Partai Keadilan Sejahtera, PKS yang juga anggota koalisi pendukung pemerintah terlihat paling aktif dalam mendorong pembahasan desakan pemaksulan Gibran.
01:24PKS mengatakan akan berkomunikasi dengan partai politik lain.
01:28Ketua DPP PKS Muhammad Iqbal menilai, polemik suket Wapres Gibran Raka Buming merugikan citra pemerintahan Presiden Prabowo.
01:37Saja kami akan berkomunikasi dengan partai lain agar masalah ini cepat selesai.
01:42Karena ini membuat kegaduhan dan tentu saja mengganggu stabilitas negara, turunnya kepercayaan kepada pemerintah.
01:51Menganggap ini sebagai ijazah jid karena masalah ijazah ini tidak tuntas-tuntas.
01:56Di ranah pidana, Komite Masyarakat Jakarta Utara Komju melaporkan Gibran ke Bares Lim Mabes Polri
02:02atas dugaan tindak pidana pemaksulan dan penggunaan suket penyetaraan ijazah SMA.
02:07Wacara pemaksulan pun muncul usai sejumlah kelompok masyarakat mendatangi DPR
02:12dan berdesak menindaklanjuti putusan MA dan MK.
02:16Tim Liputan, Kompas TV

Dianjurkan