Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi sorotan negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Kabut asap lintas batas memicu kritik dan perbedaan pandangan dari sejumlah tokoh, mulai dari anggota parlemen Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman hingga mantan Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi.

Syed Saddiq mengingatkan agar perhatian tidak hanya diarahkan kepada satu pihak, sementara perusahaan lain yang diduga turut bertanggung jawab justru luput dari sorotan.

Sementara itu, Muhammad Lutfi menyoroti besarnya kepemilikan perusahaan perkebunan Malaysia di Indonesia.

Sorotan terhadap persoalan kabut asap juga datang dari mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Ia menilai kritik dan ancaman terbuka melalui media sosial tidak akan menghasilkan solusi yang baik.

Persoalan kabut asap lintas batas juga dibahas dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Arrmanatha menegaskan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera dan Kalimantan, menjadi pihak pertama yang merasakan dampak karhutla.

Di tengah berbagai sorotan tersebut, Polri mengungkap perkembangan penegakan hukum kasus karhutla.

Kabareskrim Polri Irjen Pol Asep Safrudin menyatakan, sebanyak 20 korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 97 korporasi yang ditangani dalam proses penyidikan, 22 perusahaan di antaranya merupakan perusahaan dengan penanaman modal asing (PMA).

Rinciannya, sembilan perusahaan berasal dari Singapura, delapan dari Malaysia, dua dari Inggris, serta masing-masing satu perusahaan dari China, Jepang, dan Korea Selatan.

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698839/kritik-malaysia-dan-singapura-soal-karhutla-polri-ungkap-korporasi-asing-jadi-tersangka-parasot
Transkrip
00:00Terdapat 22 korporasi dengan penanaman modal asing.
00:06Dari negara Malaysia, 8 perusahaan.
00:11Singapura, 9 perusahaan.
00:13Kemudian Inggris, 2 perusahaan.
00:17Dan Cina, 1 perusahaan.
00:20Jepang, 1 perusahaan.
00:23Serta Korea Selatan, 1 perusahaan.
00:46Bapak ini bukan soal Malaysia lawan Indonesia.
00:49Bendera kita berbeza.
00:50Tapi bila sesat nafas, deritanya sama.
00:53So bila Bapak kata syarikat Malaysia salah, syarikat Singapura salah.
00:56Kalau ada bukti hukum, saya tak akan jadi pelindung pencemar.
00:59Walaupun dari negara saya sendiri.
01:01Bapak, ini 3 respon saya bersandakan fakta dan data.
01:04Pertama, tindak pelakunya.
01:06Jangan pilih benderanya.
01:08Perusahaan Malaysia, Indonesia atau Singapura,
01:10kalau terbukti membakar hutan untuk keuntungan cepat,
01:13ambil tindakan.
01:13Bendera bukan lesen untuk merosakkan alam.
01:16Mereka beroperasi di Indonesia.
01:18Dibawah undang-undang Indonesia.
01:20The power is in your hands.
01:21Di parlimen saya sendiri sudah mendesak tindakan terhadap syarikat Malaysia yang terlibat.
01:25Watch my full speech.
01:26Jangan potong ucapan sampai terpotong kebenaran.
01:29Kedua, ladang besar bukan bukti bersalah.
01:31Bapak kata tentang SD Guthrie.
01:33Dia syarikat besar tapi sampai sekarang tiada bukti mereka pencetus kebakaran.
01:37Mereka mempunyai 67 pasukan lebih seribu anggota terlatih drone dan inframerah
01:41dengan pembelanjaan lebih RM800,000 sebulan.
01:43Untuk tangan ni isu ni.
01:44Yang ketiga,
01:45kalau mahu petik laporan Greenpeace,
01:46jangan petik separuh cerita.
01:48Laporan ni tu merekodkan 19 titik sumber asap di konsensi syarikat Kelce.
01:52Berbanding 6,811 yang lain.
01:54Bapak mahu kami hanya fokus kepada penyumbang 0.3% dari 99.7% yang lain.
02:00Jangan lantang terhadap satu nama,
02:02kemudian senyap terhadap yang lain.
02:03In summary,
02:04ini bukan Malaysia lawan Indonesia.
02:06Ini rakyat yang mahukan udara bersih
02:08berlawan pihak yang mengotorkannya.
02:10Bila hutan dibakar untuk keuntungan,
02:12untung masuk akaun syarikat,
02:13asap masuk,
02:14paru-paru rakyat.
02:14Malaysia sudah pun menawarkan pesawat,
02:16tiga helikopter dan anggota.
02:17Tetapi kena ghosting oleh petak media Indonesia.
02:19Nak tolong pun susah.
02:20Bapak,
02:21Haze does not discriminate.
02:22It does not care about the color of your skin,
02:23your religion or your nationality.
02:25Anak Malaysia sesak nafas,
02:26anak Indonesia pun sesak nafas.
02:28Our flags may be different,
02:29but our need to breathe is the same.
02:31Jangan bela pembakar kerana bendiranya,
02:33bela rakyat kerana nyawa ni.
02:35A Malaysian politicians just stood up and said
02:38Indonesia should be treated as an oddcast
02:41in ASEAN over the haze.
02:43But now,
02:44let me show you the treat mechanics
02:45behind the scene
02:47and why neighboring hubs
02:48are really upset with Indonesia.
02:50Let me explain.
02:51I'm not speaking here
02:52for the Indonesian government.
02:54I'm speaking as an Indonesian
02:56because this is about
02:57our national dignity.
02:59They own vast plantation in Indonesia
03:02while running refineries
03:03in Malaysia and Europe.
03:05And for decades,
03:06how did they play the game?
03:08Through custom tariff,
03:09what we in trade call HSCO,
03:11they took raw CPO out of Indonesia,
03:14ship it to Malaysia
03:15and to their refineries in Europe
03:17and captured all the high-margin
03:19value-added product for themselves.
03:21Because the biggest profit margin
03:23sits in a downstream processing.
03:25Then Indonesia said,
03:26enough.
03:27We fought back with downstream
03:29just like we did with nickel.
03:31We started downstream
03:32our own palm oil
03:33for domestic cooking oil
03:35and for our B30,
03:37B40,
03:37and B50 biodiesel program.
03:39The moment we stopped feeding
03:41cheap raw CPO to overseas refinery,
03:44they panicked.
03:45They accused us of dumping.
03:47Why?
03:47Because their European refineries
03:49lost their cheap supply.
03:51Look behind the curtain
03:52at who complained in Europe.
03:54It's the exact same corporate group
03:56taking raw palm oil
03:58from Indonesian soil
03:59to feed their European refineries.
04:01Even at the World Trade Organizations,
04:04Malaysia had to challenge
04:05Europe's biodiesel rules
04:07right alongside Indonesia
04:09because Malaysia's entire
04:11palm oil supply chain
04:12depends on plantations
04:14inside Indonesia.
04:16And before you lecture us
04:17on sanctions,
04:19look in the mirror.
04:20When America banned palm oil
04:21at its border
04:22over modern slavery
04:24and child labor,
04:25it was Malaysia's own flagship giant,
04:28Siam Derby,
04:29and FGV.
04:31Did Indonesia ever call
04:32the entire nations
04:33of Malaysia an odd cast?
04:35Because of that?
04:36Never.
04:36Even the Greenpeace report,
04:38you quote,
04:39point right back
04:40at Malaysians' group
04:41recording 19 fire hotspots
04:44in KL Kepong's
04:45Indonesia concessions
04:46alongside historical burnt areas
04:49in Genting and TSH.
04:51These parent companies
04:52booked their earnings
04:53in Kuala Lumpur
04:54and Singapore
04:55from plantation
04:56operating in Indonesia.
04:58If you want accountability,
04:59investigate the companies
05:01and their supply chains.
05:03Do not make
05:03my whole country a target.
05:06So, if you don't understand
05:07how this business works,
05:09don't make my whole country a target.
05:10Kula Arup ngomong
05:12soal kabut Asep sing
05:13sabun tahun kok
05:15menes
05:16songko Indonesia
05:17nganti Malaysia.
05:19Pak,
05:21Asep songko
05:22kok bongan alas kuih,
05:24gawe wong Malaysia
05:25susah Arup ambekan.
05:27Akeh sing watu
05:29tenggoro ibu do gato.
05:33Sesek ambekan nih.
05:34Sekolah nganti tutup,
05:36pariwesoto
05:37dati sepi,
05:39lahan wong-wong
05:40sing nyambut gawe
05:41ning kebon
05:42orang iso bodo kerja.
05:45Sing susah
05:46orang wong
05:47wong Malaysia, pak.
05:49Wang Indonesia
05:49sing nyambut gawe kerja
05:51ning kebon
05:52Malaysia,
05:52ya milu susah
05:53akibat
05:55Asep ini.
05:57Orang iso kerja,
05:59orang oleh duit.
06:00Urib
06:01Arup
06:02terus
06:03piring.
06:04Arup ngirim duit
06:05kanggu
06:07anak bujo
06:07nak Indonesia aja lah.
06:10Mulau
06:11aja malah
06:13is
06:14iki
06:14digawe
06:15guyuan
06:15digawe
06:17luconan
06:18ngomong
06:19naik alas
06:20Indonesia
06:21wis ngirim
06:22oksigen
06:22kanggu
06:23Malaysia.
06:24Lah
06:24alas
06:26Malaysia
06:27kuih opo
06:27mongpok
06:28kok plastik.
06:30Orang iso
06:31ngasil ki
06:31oksigen.
06:33Pak Prabowo,
06:35tolong
06:36masalah iki
06:37enggal
06:38ditangani.
06:39Kobungan alas
06:40kudu dipateni.
06:42Ojo
06:43meneh-meneh
06:44nganti
06:44sabun
06:45tahun
06:46Malaysia
06:46dan Indonesia
06:47bodo
06:48nandang
06:49susah
06:49merguasep.
06:51Kita
06:52kabeh
06:53pingin
06:53langit
06:53padang
06:54gimiar.
06:55Kuduruni
06:56resik
06:57ambekane
06:58lego
06:58dan
06:59uripe
06:59sehat
07:00selawase.
07:01Kulomantur
07:02suun
07:02Bapak Presiden.
07:04Harap-harap
07:04mereka paham.
07:10Mengkritik
07:11apalagi
07:13secara terbuka
07:14di sosial media.
07:18Apalagi
07:18juga
07:19melakukan
07:20ancaman
07:20secara terbuka.
07:23menurut
07:23saya
07:25tidak
07:25akan
07:26menghasilkan
07:26outcome
07:27yang
07:28baik.
07:29Baik dalam
07:30jangka pendek
07:31maupun
07:31jangka pendek.
07:32You need to treat
07:33them as an outcast
07:34in the region.
07:34Bukan sangat
07:35Malaysia.
07:35Tetapi
07:36tekangan
07:36diplomatik
07:37daripada
07:38peringkat
07:38region ini
07:39sangat kuat.
07:39Kita
07:40bicara
07:40kebakaran
07:42hutan dan lahat.
07:43Apa yang disebut
07:44garhutlah.
07:46Singapura
07:47dan Malaysia
07:48melakukan
07:49kritik
07:50melalui
07:51para tokohnya.
07:52Padahal kita
07:52sudah memiliki
07:53framework
07:54ASEAN Agreement
07:55on Transboundary
07:56Haste Pollution
07:57yang diratifikasi
07:59atau ditanggatangani
08:00di Malaysia
08:00oleh 10 negara.
08:02Semua negara
08:03ASEAN sepakat
08:04dalam framework
08:05ASEAN.
08:05Apakah
08:06Singapura
08:07atau Malaysia
08:07memiliki
08:08playbook yang
08:09berbeda?
08:10Ataukah hanya
08:11untuk
08:11bicara secara
08:13politis
08:13untuk melayani
08:14konstituannya?
08:16Saya pikir
08:16ini tidak akan
08:17menghasilkan
08:18solusi yang baik.
08:19Kalau ingin
08:20ini ditangani
08:22ayo kerjasama
08:23setiap negara
08:25menurut saya
08:27harus
08:28memiliki
08:29peralatan
08:30harus
08:31memiliki
08:32teknologi
08:33dan harus
08:33memiliki
08:34personil yang cukup.
08:35Kalau menangani
08:37human trafficking
08:37bisa
08:38menangani
08:38terorisme
08:39bisa
08:39bersama
08:40menangani
08:41obat
08:41perdagangan
08:42obat
08:42bisa bersama
08:43kenapa ini
08:43tidak?
08:44Kok tiba-tiba
08:45mengkritik
08:46secara terbuka?
08:47kalau ada unsur
08:48kesengajaan
08:49coba
08:50dicari
08:50bersama
08:51bekerja
08:52sama
08:52ayo tangani
08:53bersama
08:54kalau ingin
08:54dikenakan
08:55sanksi
08:55secara fair
08:56dan optimal
08:56kita duduk
08:58bareng
08:58diselesaikan
08:59karena banyak
09:00juga perusahaan
09:01itu juga
09:02ada yang listrik
09:03kemungkinan listrik
09:04di Singapura
09:04atau di Malaysia
09:05atau sebagian
09:06dimiliki oleh
09:07perusahaan yang
09:08didirikan di
09:09Singapura
09:09atau Malaysia
09:10kenapa
09:11sekarang
09:12dilakukan
09:12kritik
09:13kenapa
09:13tidak
09:13saat-saat
09:14enak
09:15bencana
09:15ekologi
09:16tidak semua
09:17bisa dihindar
09:18tapi
09:19yang penting
09:20adalah
09:20kita bekerja sama
09:21tidak perlu
09:22mengkritik
09:23tidak perlu
09:24saling
09:24melakukan
09:25hal-hal
09:25yang
09:26saling menghina
09:27karena ini
09:27frameworknya
09:28framework
09:28ASIA
09:29terima kasih
09:30saya
09:30selamat siang
09:31kepada
09:32teman-teman
09:33pres Indonesia
09:35yang saya
09:36hormati
09:36ini
09:38this is my
09:38third visit
09:39to Indonesia
09:40this year
09:41alone
09:43coincidentally
09:43I think
09:44I'm the
09:44third official
09:45visitor
09:45to Pak Tata
09:47since
09:47he was
09:48recently appointed
09:50as the
09:50foreign minister
09:51of Indonesia
09:53and
09:54I
09:55therefore
09:56take this
09:56opportunity
09:57to formally
09:57congratulate you
09:59on your
09:59appointment
09:59and as
10:00if you
10:00said
10:00I've
10:01known you
10:01for
10:01many years
10:02Bapa
10:04president
10:04has
10:05chosen
10:05a
10:06very
10:06well
10:07qualified
10:08person
10:08to fill
10:09this
10:10very
10:10very
10:11challenging
10:11post
10:12at a
10:13very
10:13challenging
10:13time
10:14in the
10:14world
10:15for both
10:15Indonesia
10:16and
10:16Singapore
10:19as
10:20this
10:20was
10:20our
10:20first
10:21official
10:22meeting
10:22as
10:22foreign
10:23ministers
10:23the
10:24two
10:25of
10:25us
10:25took
10:25stock
10:25of
10:26our
10:26overall
10:26bilateral
10:27relationship
10:28we
10:28also
10:29discussed
10:29the
10:30plans
10:31for
10:31ASEAN
10:32particularly
10:32since
10:33Singapore
10:33will
10:34be
10:34chairing
10:34ASEAN
10:35next
10:36year
10:36and
10:37of
10:37course
10:37we
10:37had
10:37to
10:37deal
10:38with
10:38some
10:38of
10:38the
10:38current
10:39issues
10:41I
10:41can
10:42tell
10:43you
10:43all
10:43that
10:43we
10:43had
10:44a
10:44very
10:44fruitful
10:45a
10:45very
10:46sincere
10:47conversation
10:48we
10:49agreed
10:50to
10:50build
10:50on
10:51the
10:51momentum
10:51and
10:53outcomes
10:54of
10:55the
10:55recent
10:56Singapore
10:56Indonesia
10:57leaders
10:58retreat
10:58between
10:58my
10:59Prime
10:59Minister
10:59Lawrence
11:00Wong
11:00and
11:01Bapa
11:01President
11:01Prabowo
11:02this
11:03was
11:04if
11:04you
11:05all
11:05recall
11:05in
11:05July
11:06this
11:06year
11:06and
11:07we
11:07signed
11:0726
11:08agreements
11:09which
11:10range
11:10from
11:10areas
11:11economy
11:12energy
11:13defense
11:14digital
11:14cooperation
11:15the
11:16environment
11:16and
11:17human
11:17capital
11:18development
11:18it
11:19reflects
11:20a
11:21very
11:21broad
11:21agenda
11:22for
11:23the
11:23strategic
11:24developments
11:24of
11:25our
11:27relations
11:28between
11:28Indonesia
11:29and
11:30Singapore
11:30and
11:31the
11:31deep
11:31commitment
11:32from
11:33the
11:33leadership
11:33level
11:34downwards
11:34I
11:36would
11:37like
11:37to
11:37emphasize
11:38that
11:39Singapore
11:39has
11:40full
11:40confidence
11:41in
11:41the
11:42future
11:42of
11:43Indonesia
11:44we
11:45want
11:45Indonesia
11:46to
11:47succeed
11:47and
11:48we
11:49want
11:49this
11:50because
11:51our
11:51futures
11:52are
11:52intertwined
11:53Singapore
11:54success
11:55also
11:56depends
11:56on
11:57a
11:57prosperous
11:57stable
11:59peaceful
12:00Indonesia
12:01Indonesia
12:02is a
12:02key
12:03pillar
12:03for
12:04the
12:04neighbourhood
12:04for
12:05ASEAN
12:05and
12:06Indy
12:06for
12:06the
12:07world
12:07and
12:08our
12:08confidence
12:09is
12:10reflected
12:10in
12:11our
12:11actions
12:12Singapore
12:13has
12:13been
12:13the
12:14top
12:14foreign
12:14investor
12:15in
12:15Indonesia
12:17since
12:182014
12:19and
12:20you
12:21would
12:21also
12:21be
12:21aware
12:22of
12:23the
12:23investments
12:23from
12:24our
12:24sovereign
12:24wealth
12:24funds
12:25into
12:25Indonesia
12:26as
12:26well
12:26this
12:27is
12:27a
12:27vote
12:28of
12:28confidence
12:28in
12:29the
12:29future
12:29of
12:30Indonesia
12:30we
12:32also
12:32discuss
12:33the
12:34trans
12:35boundary
12:36Hays
12:36I
12:38completely
12:38agree
12:39with
12:39Patata
12:39that
12:40in
12:40fact
12:40the
12:41first
12:41and
12:42the
12:43primary
12:43victims
12:44of
12:44the
12:44Hays
12:44are
12:45Indonesian
12:45citizens
12:46especially
12:46those
12:47in
12:48Kalimantan
12:49and
12:49in
12:49Sumatra
12:49The
12:51El Nino
12:52is a
12:52natural
12:53climatic
12:55phenomenon
12:56but
12:57the
12:57haze
12:58is not
12:59a
13:00natural
13:00phenomenon
13:01El Nino
13:03adalah
13:04phenomenon
13:05yang
13:06semula
13:07jadi
13:07tetapi
13:09kebakaran
13:10hutan
13:10dan
13:11lahan
13:11disebabkan
13:13aksi
13:14manusia
13:15jadi
13:17kita
13:18ada
13:19tanggungjawab
13:20untuk
13:21menyelamatkan
13:22kesihatan
13:24semua
13:24negara
13:25semua
13:25warga
13:26negara
13:27di
13:27Indonesia
13:28dan
13:28di
13:28Singapura
13:29oleh
13:31itu
13:31saya
13:32berharap
13:35pemerintah
13:37Indonesia
13:37dan
13:38Singapura
13:39akan
13:40bekerja
13:40sama
13:41untuk
13:42mengatasi
13:43tantangan
13:45ini
13:47Singapura
13:48stands
13:48in
13:48solidarity
13:49with
13:49Indonesia
13:50ini
13:50is
13:51a
13:51common
13:51problem
13:52and
13:53one
13:53that
13:54we
13:54can
13:55best
13:55achieve
13:56collectively
13:58we
13:59appreciate
13:59the
14:00efforts
14:00of
14:00President
14:01Prabowo
14:02in
14:03trying
14:03to
14:04resolve
14:04this
14:05problem
14:05and
14:07I
14:07also
14:08want
14:08to
14:08pay
14:08tribute
14:09to
14:10the
14:10many
14:10thousands
14:11of
14:11Indonesian
14:12emergency
14:13personnel
14:13and
14:14firefighters
14:15who
14:16have
14:16been
14:16working
14:16tirelessly
14:17over
14:19the
14:19past
14:19few
14:19weeks
14:20in
14:21very
14:21difficult
14:21and
14:22dangerous
14:22circumstances
14:23and
14:23in
14:23fact
14:24I
14:24know
14:24some
14:24of
14:24them
14:25have
14:25been
14:25quite
14:26severely
14:27injured
14:28and
14:29we
14:29pray
14:30for
14:30their
14:30recovery
14:31these
14:32are
14:32people
14:33literally
14:33on
14:34the
14:34front
14:34of
14:35we
14:36also
14:37recognize
14:37the
14:38President's
14:39firm
14:39commitment
14:39to
14:40hold
14:40the
14:40companies
14:41responsible
14:41for
14:43these
14:44forests
14:44and
14:45land
14:45fires
14:47make
14:47them
14:48accountable
14:48and
14:50to
14:50prioritize
14:51fire
14:51prevention
14:52as a
14:53long-term
14:54solution
14:54I
14:55shared
14:56with
14:56Park Tata
14:57how we
14:57will be
14:57taking
14:58action
14:58against
14:59the
14:59companies
14:59who are
14:59responsible
15:00for
15:00the
15:01haze
15:01including
15:02those
15:02who
15:03are
15:04registered
15:04in
15:05Singapore
15:05and
15:07I
15:07can
15:07give
15:07you
15:07this
15:08assurance
15:08that
15:08we
15:08are
15:09going
15:09to
15:09exercise
15:09all
15:10every
15:11single
15:12legal
15:13and
15:13regulatory
15:13power
15:14and
15:15we
15:16are
15:16prepared
15:16to
15:16use
15:16an
15:17even
15:17wider
15:17range
15:18of
15:18legal
15:18regulatory
15:19and
15:19economic
15:20measures
15:20to
15:20deter
15:21future
15:22violations
15:23by
15:23companies
15:24and
15:25we
15:25will
15:26work
15:26closely
15:26with
15:27Indonesia
15:27Park Tata
15:28proposed
15:29the
15:30establishment
15:30of a
15:31joint
15:31task
15:31force
15:32Singapore
15:32agrees
15:33and
15:34we
15:35are
15:35in
15:35effect
15:36putting
15:36all
15:36the
15:37companies
15:37on
15:38notice
15:38that
15:39the
15:39joint
15:40task
15:40force
15:40will
15:40ensure
15:41that
15:42there
15:42is
15:43a
15:43very
15:43close
15:44coordination
15:44of
15:45actions
15:46and
15:46sharing
15:46of
15:47information
15:47between
15:48Indonesia
15:48and
15:49Singapore
15:49and
15:49we
15:50expect
15:50therefore
15:50the
15:51deterrence
15:52impact
15:53of
15:54this
15:54joint
15:54task
15:54force
15:55to
15:56make
15:56a
15:56difference
15:57looking
15:58ahead
15:582027
16:00will
16:00be
16:00an
16:00important
16:00year
16:01for
16:01both
16:01our
16:02countries
16:02we
16:03in
16:04fact
16:04will
16:04be
16:04commemorating
16:05the
16:0560th
16:06anniversary
16:06of
16:07our
16:07diplomatic
16:07relations
16:08and
16:09this
16:09is
16:10an
16:10opportunity
16:10not
16:11only
16:11to
16:11celebrate
16:13not
16:13only
16:14to
16:14look
16:14back
16:15at
16:15our
16:16history
16:16but
16:16also
16:16to
16:17look
16:17forward
16:17at
16:17what
16:18we
16:18can
16:18do
16:22in
16:23key role
16:24in
16:25ASEAN
16:25since
16:26the
16:26beginning
16:27as
16:27a
16:27founder
16:27of
16:29ASEAN
16:30Jakarta
16:31is
16:31home
16:31the
16:31ASEAN
16:32secretariat
16:33in
16:33fact
16:34the
16:34first
16:34secretary
16:34general
16:35of
16:35ASEAN
16:36was
16:36also
16:36Indonesian
16:37and
16:39we
16:39look
16:39forward
16:39to
16:40working
16:40closely
16:40with
16:41Indonesia
16:42to
16:42strengthen
16:42ASEAN's
16:43unity
16:43centrality
16:44and
16:45resilience
16:46during
16:46our
16:46chairmanship
16:48Singapore
16:50and
16:50Indonesia
16:51adalah
16:53tetangga
16:54dekat
16:54dan
16:55mitra
16:56lama
16:57hubungan
16:59kita
16:59dibangun
17:00atas
17:02dasar
17:02percaya
17:03saling
17:05hormat
17:05dan
17:06kerjasama
17:07yang
17:08saling
17:09bermanfaat
17:10saya telah
17:12melakukan
17:12pertemuan
17:13dan dialog
17:15yang
17:15konstruktif
17:16dan
17:17tulus
17:17dengan
17:18part
17:18data
17:18kita
17:20sepakat
17:21untuk
17:22menindak
17:24lanjuti
17:25hasil
17:26dan momentum
17:27positif
17:28dari
17:29Singapura
17:30Indonesia
17:31Leaders
17:31Retreat
17:32antara
17:33Perdana Menteri
17:34Lawrence Wong
17:35dan Bapak
17:36Presiden
17:36Prabowo
17:37di
17:38bulan
17:38Julai
17:39tahun ini
17:40Tentu
17:42Tentu
17:42sebagai
17:43tetangga
17:44kadang-kadang
17:45kita
17:46ada
17:47berbeza
17:48pendapat
17:49Namun
17:51yang paling
17:52penting
17:52adalah bagaimana
17:54kita
17:55fahami
17:55perbedaan
17:57dan
17:58atasi
17:59tantangan
18:00bersama
18:01seperti
18:03peribadi
18:04Indonesia
18:04berat
18:06sama
18:06dipiku
18:08ringan
18:09sama
18:09di
18:10jinjing
18:11yang
18:12mencerminkan
18:13semangat
18:14gotong
18:14royang
18:15saling
18:17bantu
18:17dan
18:18kerjasama
18:19bahkan
18:20di
18:21masa
18:21sulit
18:22sekalipun
18:23Singapura
18:25sangat
18:25yakin
18:26terhadap
18:27masa depan
18:28Indonesia
18:28dan inginkan
18:30Indonesia
18:31maju
18:32kerana
18:33masa depan
18:34kita
18:35terpaut
18:36erat
18:37tahun depan
18:39kita akan
18:40rayakan
18:40hubungan
18:41diplomatik
18:42yang ke-60
18:43kami
18:44menantikan
18:46untuk
18:47memperingati
18:48tonggak
18:49pencapaian
18:52ini
18:52dan
18:53membawa
18:54hubungan
18:55Indonesia
18:55Singapura
18:56ke tingkat
18:57yang lebih tinggi
18:58terima kasih
19:21selamat
20:00selamat menikmati
20:19selamat menikmati
20:59selamat menikmati
21:29selamat menikmati
21:32today most of our electricity is generated using natural gas
21:38we import a significant amount of this gas through pipelines from Indonesia
21:44yesterday Indonesia announced cuts to its gas exports to Singapore
21:50now the gas supplies are covered by commercial contracts we expect all parties to honor their commitments and Singapore's gas
22:00importer will take the necessary steps to protect its rights and interests under these contracts at the same time we
22:09have been preparing for such risk that's why we invested in LNG terminals
23:14our energy future
23:16selamat menikmati
26:59selamat menikmati
27:13selamat menikmati
27:32selamat menikmati
27:35selamat menikmati
27:53selamat menikmati
27:56selamat menikmati
28:06selamat menikmati
28:09selamat menikmati
28:11selamat menikmati
28:14selamat menikmati
28:15selamat menikmati
28:15selamat menikmati
28:16selamat menikmati
28:16selamat menikmati
28:18selamat menikmati
28:35selamat menikmati
28:37selamat menikmati
28:39selamat menikmati
28:41Kemudian, luas lahan terbakar lebih dari 500 hektare.
28:46Ini sesuai dengan keputusan Deputi Gakub Lingkungan Hidup nomor 9 tahun 2025.
28:52Dari 97 korporasi yang dilakukan penyidikan, kita juga mendalami sumber modal korporasi tersebut.
29:01Baik yang dari luar maupun dari dalam negeri.
29:05Dari 22 korporasi dengan penanaman modal asing, atau terdapat dari 97 korporasi tersebut, terdapat 22 korporasi dengan penanaman modal asing.
29:25Dari negara Malaysia, 8 perusahaan, Singapura, 9 perusahaan, kemudian Inggris, 2 perusahaan, dan Cina, 1 perusahaan.
29:40Jepang, 1 perusahaan, serta Korea Selatan, 1 perusahaan.
29:47Kemudian, 75 korporasi lainnya menggunakan penanaman modal dalam negeri.
29:55Dari 20 korporasi yang telah ditapkan sebagai tersangka, terdapat 4 korporasi yang menggunakan atau yang merupakan PMA, penanaman modal asing.
30:11Dari 3 negara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.
30:16Korporasi tersebut adalah PT HKI, PT RKA, PT API, dan PT AI.
30:28Untuk 16 korporasi lainnya, mereka adalah perusahaan dalam negeri.
30:32Jumlah tersangka korporasi akan terus berkembang, sejalan dengan proses-proses penyidikan yang sedang kami laksanakan.
30:43Sehingga nanti bisa saja korporasi ini terus bertambah untuk hasil daripada penyidikan tersebut.
30:50Modus operandi yang dilakukan para tersangka, para tersangka korporasi maksudnya, antara lain, baik secara sengaja, ataupun lalai, dan melanggar ketentuan
31:02perundang-undangan yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup, bahaya kesehatan manusia, dan terbakar nyalahan.
31:10Terhadap korporasi tersebut, kita sangkakan pasal 98 ayat 1, 2, 3, pasal 99 ayat 1, 2, dan 3, pasal 108
31:21undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,
31:29di mana di dalam pasal persangka tersebut melanggar hak sengaja, ataupun lalai, yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup, serta pembakaran lahan.
31:42Ancaman pidananya dari paling rendah 3 tahun penjara, hingga paling tinggi 5 tahun penjara, serta denda paling rendah 3 miliar
31:50rupiah, paling tinggi 15 miliar rupiah.
32:16Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
32:20Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga!

Dianjurkan