- 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Kesaksian sejumlah saksi dalam sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap perbedaan pengalaman dalam melihat dokumen ijazah Jokowi.
Dalam persidangan dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Kamis (29/10/2026), saksi Andi Azwan, Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, mengaku tidak pernah melihat ijazah Jokowi dalam bentuk fisik secara langsung.
"Fisik tidak. Tapi melihat dari yang di-upload Dian Sandi," ujar Andi Azwan saat ditanya mengenai apakah dirinya pernah melihat ijazah Jokowi secara langsung.
Kesaksian berbeda disampaikan saksi Ade Darmawan. Dalam persidangan pada Kamis (29/10/2026), Ade mengaku melihat ijazah Jokowi saat gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya.
Ade bahkan menyebut dirinya melihat dokumen tersebut selama sekitar 20 hingga 30 menit.
"Ya, menurut saya itu ijazah analog asli," kata Ade di persidangan.
Sementara itu, saksi pelapor Maret Samuel Sueken juga mengaku melihat ijazah S1 Jokowi saat gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya.
Saat ditanya kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur, apakah dirinya melihat dokumen tersebut dari jarak dekat, Maret menjawab, "Hampir saya sentuh."
Sebelumnya, Dian Sandi Utama, sosok yang mengunggah foto ijazah Jokowi di media sosial X, mengaku belum pernah melihat dokumen ijazah asli Jokowi secara langsung.
Dalam persidangan pada Kamis (22/10/2026), Dian menegaskan dirinya hanya mengetahui dokumen tersebut dari salinan yang beredar.
"Saya belum pernah melihat," ujar Dian di persidangan.
Video Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698844/pernyataan-saksi-di-sidang-dokter-tifa-melihat-langsung-ijazah-jokowi-vs-belum-pernah-parasot
Dalam persidangan dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Kamis (29/10/2026), saksi Andi Azwan, Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, mengaku tidak pernah melihat ijazah Jokowi dalam bentuk fisik secara langsung.
"Fisik tidak. Tapi melihat dari yang di-upload Dian Sandi," ujar Andi Azwan saat ditanya mengenai apakah dirinya pernah melihat ijazah Jokowi secara langsung.
Kesaksian berbeda disampaikan saksi Ade Darmawan. Dalam persidangan pada Kamis (29/10/2026), Ade mengaku melihat ijazah Jokowi saat gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya.
Ade bahkan menyebut dirinya melihat dokumen tersebut selama sekitar 20 hingga 30 menit.
"Ya, menurut saya itu ijazah analog asli," kata Ade di persidangan.
Sementara itu, saksi pelapor Maret Samuel Sueken juga mengaku melihat ijazah S1 Jokowi saat gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya.
Saat ditanya kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur, apakah dirinya melihat dokumen tersebut dari jarak dekat, Maret menjawab, "Hampir saya sentuh."
Sebelumnya, Dian Sandi Utama, sosok yang mengunggah foto ijazah Jokowi di media sosial X, mengaku belum pernah melihat dokumen ijazah asli Jokowi secara langsung.
Dalam persidangan pada Kamis (22/10/2026), Dian menegaskan dirinya hanya mengetahui dokumen tersebut dari salinan yang beredar.
"Saya belum pernah melihat," ujar Dian di persidangan.
Video Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/698844/pernyataan-saksi-di-sidang-dokter-tifa-melihat-langsung-ijazah-jokowi-vs-belum-pernah-parasot
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Saudara melihat ijazah itu dalam jarak dekat?
00:03Iya.
00:04Berapa meter saudara lihat?
00:06Ya hampir saya sentuh.
00:09Hampir saudara sentuh?
00:10Iya.
00:11Saudara tanya, saya melihat tidak langsung.
00:14Tidak langsungnya dari mana?
00:18Saya yang tanya.
00:19Ya saya melihat itu pertama saya mendapatkan juga dari Dian Sandi.
00:25Dari Dian Sandi saya mendapatkan itu.
00:28Artinya ijazah itu kan dari Dian Sandi yang di-upload itu.
00:32Yang di-upload atau fisik?
00:35Fisik tidak.
00:36Fisik tidak, tapi lihat dari yang di-upload Dian Sandi.
00:39Dan itu kan juga terkonfirmasi oleh Pak Dian Sandi.
00:42Ya itu adalah ijazah.
00:44Fotokopi saya kan begitu.
00:46Scan saya.
00:50Ini jawabannya yang benar.
00:54Dari Dian Sandi.
01:00Saya benar Anda katakan bahwa Anda berbicara tentang Roy Suryo.
01:04Karena di sini adalah rekaman-rekaman Roy Suryo.
01:08Tidak ada dokter Tifa di BAP saudara.
01:10Iya betul.
01:11Maka saya bilang, disitu kan saya katakan.
01:13Saya diminta jadi saksi karena saya adalah sebagai narasumber.
01:18Di JLC tidak ada hubungan dengan dokter Tifa.
01:21Itu.
01:22Saya katakan sebenarnya.
01:23Sekarang saya ada pernyataan tadi Anda bicara soal rektor.
01:28Melihat ijazah ya kan.
01:30Sebenarnya pernyataan rektor.
01:32Selama rektor memberikan informasi ke masyarakat,
01:35pernah enggak rektor menunjukkan ijazah atau kopi ijazah?
01:40Ya.
01:41Rektor tidak menunjukkan fotokopi ijazah.
01:45Kalau pertanyaannya seperti itu.
01:47Tapi kan kita paham.
01:49Siapakah institusi yang mengeluarkan ijazah itu?
01:52Siapakah yang berkompeten untuk berbicara sehat?
01:56Mohon maaf yang mulia.
01:57Terima kasih.
01:59Hakim sudah paham.
02:00Saya pernah enggak.
02:02Pernah.
02:02Tidak.
02:03Cantai.
02:04Ini yang buat panjang dia.
02:05Bukan saya.
02:05Biar lanjutkan.
02:06Mohon maaf yang mulia.
02:14Terima kasih.
02:18Terima kasih.
02:30Terima kasih.
02:31Terima kasih.
02:36Saudara saksi, seberapa jauh keyakinan saksi atas keaslian ijazah Jokowi yang beredar?
02:46Entar dulu, entar dulu.
02:49Enggak.
02:50Entar dulu, entar dulu.
02:51Seratus persen saya yakin karena institusi yang berwarna itu asli.
03:07Sudah, saya ingin tunjukkan.
03:20Terima kasih.
04:08Cukup dari saya.
04:20Ini nanti dari perdakwa yang foto ditunjukkan tadi dijadikan sebagai bukti.
04:26Karena sudah beberapa kali ditunjukkan.
04:35Ya, baik.
04:38Yang saya mau menanyakan kepada saudara saksi.
04:45Saudara saksi, tahu tidak bahwa sekitar tahun 2002 ada gugatan atas ijazah Jokowi?
05:00Ini dilakukan oleh TPUA.
05:03Saya tidak tahu.
05:05Oh, saudara tidak tahu.
05:05Saya tidak tahu.
05:07Terkait dengan yang tadi saudara ambil dari hyperpoison tadi, itu akun X juga ya.
05:12Itu saudara sempat nge-kontak gak si hyperpoison ini?
05:17Setelah saya posting ini, saya kontak beberapa kali dan masih ada balasan pada saat itu.
05:22Namun belakangan sudah tidak ada lagi balasan.
05:24Sudah tidak ada lagi ya.
05:26Oke.
05:26Kemudian terkait dengan yang gambar yang saudara download dari komentar hyperpoison yang kemudian dihapus, betul ya?
05:34Betul, sudah dihapus.
05:35Sudah dihapus di komentar, sudah tidak ada di utas Anda ya?
05:38Sudah ada.
05:38Oke, itu saudara ada melakukan pengotongan ataupun saudara edit-edit atau seperti apa?
05:44Sebelum saudara posting di akun X saudara sendiri?
05:47Tidak ada sama sekali.
05:48Saya men-download dan memposting sesuai dengan yang dikirim lewat komentar aslinya dari hyperpoison.
05:56Baik.
05:58Saudara pernah lihat gak ijazah aslinya Pak Jokowi?
06:01Saya belum pernah melihat.
06:02Belum pernah melihat?
06:05Pengetahuan saudara terkait dengan, tadi kan tadi membuat utas.
06:09Saudara bilang gak kalau ijazah Pak Jokowi asli di situ?
06:12Saya mengatakan asli.
06:13Mengatakan.
06:13Saudara tahu dari mana kalau itu asli?
06:15Pertama, saya mengetahui perkuliahan Pak Jokowi ini tahun 2018.
06:21Melalui salah satu teman kuliahnya yang kebetulan satu rekan kerja waktu itu di Tusa Tenggara Barat bersama saya.
06:29Namanya Andi Pramaria.
06:30Saya dulu staf khusus gubernur, staf khusus gubernur di Tusa Tenggara Bidang Kehutangan.
06:37Dan beliau waktu itu adalah kepala dinas kehutangan.
06:41Namanya Pak Andi Pramaria.
06:43Beliau menceritakan saya jauh-jauh hari sebelum tahun 2025 ini.
06:49Dan mungkin karena kebanggaan beliau pernah berpengah dengan seorang presiden,
06:55makanya beliau banyak bercerita ke orang-orang bahwa beliau adalah teman kuliahnya Pak Jokowi.
07:00Bahkan data-data beberapa gambar tentang kuliahnya Pak Jokowi itu saya sempat dikirimkan tahun 2022 oleh Pak Andi Pramaria.
07:11Saya nanti bisa dikoreksi tahunnya, tapi sekitar tahun 2022 itu saya pernah dikirimkan.
07:18Yaitu berupa foto beliau sedang wisuda sama Pak Jokowi.
07:22Selain itu pengaturan saudara terkait dengan kehasilan ijazah itu apa lagi?
07:27Selain dari Pak Andi Pramaria itu?
07:30Tentu karena saya mempercayai reputasi dan integritas dari teman yang tadi saya sampaikan.
07:36Yang kedua saya juga mempercayai Pak Jokowi.
07:40Dan yang ketiga karena memang otoritas yaitu UGM pernah menyampaikan bahwa Pak Jokowi memang berpengah di UGM.
07:46Kalau terkait dengan UGM pernah menyampaikan Pak Jokowi pernah kuliah di UGM itu pada kapan itu saudara?
07:52Saya melihatnya di Youtube.
07:54Di tahun berapa?
07:56Tahun 2023-2023 penan tapi entah kamu.
08:04Kita sebelum saudara posting, sudah jauh hari sebelum saya posting.
08:07Oke.
08:14Sekarang pertanyaan saya tidak berkaitan dengan BAP tapi berkaitan dengan kesaksian Anda tentang gelar perkara yang Anda ikuti.
08:23Ya?
08:24Tanggal berapa itu gelar perkaranya?
08:26Saya kurang ingat ya tanggal berapa ya?
08:34Saya lupa.
08:35Kalau ini adalah sebuah kesaksian yang sangat penting bagi seseorang dengan ancaman hukuman 8 tahun sampai 12 tahun mestinya Anda
08:42ingat dong?
08:43Sudah persiapan gak?
08:45Oke baik yang mulia.
08:48Saya jangan intervensi untuk mengingat.
08:50Jadi tanggal Anda tidak ingat?
08:52saya ingat
08:53tapi saudara-saudara terdapatkan
08:57berjumpa juga saya
08:59saya ingat sekali
09:00saya ingat sekali jamnya saya ingat
09:03makanya kan kita sama-sama master
09:05tapi anda sama sekali tidak ingat
09:07sama sekali tidak ingat
09:10berapa jam itu
09:11gelar perkara itu
09:12lama ya
09:14dan pada sesi pertama saja saya masuk
09:17terus anda menyatakan
09:19bahwa pada gelar perkara
09:20yang tanggalnya itu anda tidak ingat
09:23anda ingat
09:25melihat ijazah Jogowi Dodo
09:27tapi anda ingat
09:29melihat ijazah
09:30anda tidak ingat
09:33tanggalnya tapi anda ingat
09:35jadi ingatan spesifiknya
09:38berapa menit
09:39anda ingat gak melihat ijazah itu berapa menit
09:41cukup lama
09:42karena dokter Tiva pada saat itu belum masuk
09:45di gelar perkara itu
09:46berapa menit ya
09:49sekitar
09:51tiga puluh
09:52dua puluh
09:53dua puluh tiga puluh
09:54tiga puluh menit ya
09:54lalu ada
09:59diperlihatkan di gunting
10:00ya kemudian
10:02ini
10:02ya
10:02seperti itu ya
10:05sepertirakan waktunya terlalu
10:06kemudian
10:07saksi mengatakan bahwa
10:09saksi memastikan
10:10itu adalah ijazah asli
10:13ya menurut saya itu ijazah analog
10:16asli
10:17menurut anda
10:18pertanyaan saya
10:20anda ahli digital
10:21oh
10:22bukan
10:22anda ahli forensik
10:24bukan
10:24anda ahli dokumen
10:26tidak
10:27anda ahli administrasi publik
10:29tidak
10:29dari mana anda bisa memastikan bahwa ijazah yang diperlihatkan pada gelar perkara itu adalah ijazah asli dari mana anda memastikan
11:06iya saya izin
11:06saya tidak tahu bahwa Polda Metro Jaya saja tidak mengatakan bahwa ijazah itu asli
11:11apakah anda tahu
11:13saya tidak tahu
11:14bahwa Polda Metro Jaya mengatakan itu saya belum pernah
11:17ya apakah anda tahu
11:18bahwa Polda Metro Jaya tidak mengatakan itu ijazah asli
11:23apakah anda tahu
11:25saya tidak pernah tahu
11:27tidak kalau begitu saya izin untuk memberitahu anda pada daftar barang bukti yang mulia izin
11:39ya
11:39pada daftar barang bukti yang sampai dengan hari ini kami sudah memohon agar dihadirkan pada sidang ini
11:45Polda Metro Jaya mengatakan
11:48satu lembar ijazah
11:51tidak ada kata-kata asli apapun tidak
11:53satu lembar ijazah
11:55anda tidak tahu ini kan makanya saya tidak tahu
11:57apakah anda bisa membedakan
12:01nomenklatur yang digunakan oleh Polda
12:04keberatan majelis itu pertanyaan harusnya untuk ahli
12:09keberatan majelis
12:11iya saya
12:12oke baik yang mulia
12:23sebentar yang mulia izin yang mulia
12:34baik yang mulia
12:36baik
12:42tinggal sebentar
12:43karena cuma dua poin
12:45saya ingin memastikan kesaksian anda pada BAP halaman 2
13:04peristiwa ALC 23 April 2025
13:07apakah dokter Tifa ada disitu
13:10tidak ada
13:11oke
13:11saya ingin memastikan karena biar kesaksian itu bisa tertulis
13:16kemudian pada halaman 9
13:26nomor 12
13:34pertanyaan nomor 12 itu
13:35berkaitan dengan peristiwa yang ada di mana
13:39pertanyaan nomor 12
13:40karena tadi anda katakan
13:42bahwa di tanggal 23 April
13:44dengan transkrip yang begitu banyak halamannya
13:47itu dokter Tifa tidak ada disitu
13:50ya kan
13:51dokter Tifa tidak ada disitu
13:53lalu kemudian pada halaman 9
13:55anda katakan bahwa
13:57ada perbuatan masyarakat dari pernyataan yang dibuat oleh
14:00saudara KRM Tiroi Suryo
14:02Tifo Ziyatya Suma
14:03padahal itu berkaitan dengan peristiwa
14:06yang ada pada tanggal 23 April
14:09pertanyaan saya apakah
14:11anda katakan tadi jawaban anda
14:14terjadinya pembangkangan terhadap trauma atau nilai sosial
14:17berakibat ketidakpercayaan
14:18pembakaran foto dan sebagainya
14:20saya datang
14:21apakah saksi melihat sendiri
14:22peristiwa-peristiwa yang anda jawab pada BAP ini
14:25apakah saksi melihat sendiri
14:27ada pembangkangan
14:31ada pembakaran
14:33ada pengurudukan
14:34apakah saksi melihat sendiri
14:35melihat melalui pemberitaan
14:39tanggal berapa terjadinya pembangkangan
14:42dan dimana lokus tempusnya
14:44terjadi pembangkangan ada dimana
14:46kalau yang saya baca dan saya lihat
14:50pada saat itu
14:52pada saat itu tuh ada dimana terjadi pembangkangan
14:57dimana dan tanggal berapa
15:00jam berapa terjadi pembangkangan
15:04pembangkangan terhadap norma
15:06terjadi pembangkangan
15:07halaman berapa itu
15:09halaman 9 nomor 12
15:12kan anda katakan sebagai saksi
15:14di BAP ya
15:15terjadi
15:17terjadi pembangkangan
15:18pertanyaan saya adalah
15:21dimana terjadi pembangkangan
15:22dan pada kapan
15:24lokus dan tempusnya
15:26pembangkangan itu dimana
15:29jadi kalau terkait pengurudukan
15:32itu aja saya ketahui
15:33berarti anda menyatakan bahwa
15:37pembangkangan atau pengurudukan
15:39pembangkangan, pembakaran, pengurudukan
15:42itu terjadi dimana
15:44di Solo
15:45di Solo
15:46tanggal berapa
15:47tanggal berapa
15:49Joko Widodo
15:50tanggal berapa tidak ingat
15:52ada di sini
15:53tidak ingat
15:57berarti
15:58hanya melihat dari mana
16:01sebagai saksi itu melihatnya
16:03dari mana
16:03dari tayangan
16:07berita
16:07oke
16:09ada dokter Tifa disitu
16:11tidak ada
16:14oke
16:16sebentar satu halaman
16:18yang melihat
16:18sedikit saja
16:42pertanyaan saya
16:43file yang tadi
16:4515 file yang berkaitan dengan saya
16:47sebagai terdakwa
16:48yang tadi anda jadikan sebagai alat bukti
16:51yang diserahkan kepada
16:51penyidik
16:54itu
16:55anda saksikan sendiri
16:56prosesnya
16:57ya saya melihat
16:59siapa yang melakukan
17:01pemrosesan
17:02memasukkan file-file itu
17:03ke flash disk
17:04ya saya perintahkan
17:06saya punya staff
17:07siapa namanya
17:08bus Tommy
17:09tanggal berapa
17:10gak ingat
17:11anda yakin
17:13bahwa tidak ada rekayasa
17:14manipulasi
17:15tidak ada
17:15karena langsung
17:17dok
17:17saya langsung
17:18link nonton
17:19saya berhubungan
17:20anda tadi katakan
17:22anda bukan
17:23ahli digital forensik
17:24betul
17:25berarti anda tidak punya
17:26kompetensi untuk
17:27meyakinkan bahwa
17:28tidak ada manipulasi
17:29pada flash disk
17:30saya keberatan
17:31dengan pertanyaan
17:33ini
17:35jawabannya
17:36dia melihat
17:38langsung
17:40memasukkan ke flash disk
17:41itu saja
17:41nanti mengenai
17:43apa
17:43bagaimana
17:44saya gak paham
17:45itu
17:47mohon izin
17:49tadi kan terdakwa tanya
17:50sendiri kepada saksi
17:51apakah terdapat manipulasi
17:53pada saat memasukkan data
17:54kemudian setelah saksi menjawab
17:56dijawab lagi
17:57ditanya lagi
17:57sampai terdakwa
17:58anda tidak punya kompetensi
18:00untuk menyatakan
18:00tidak ada manipulasi
18:01jadi ini sepertinya
18:02apa
18:03makanya itu
18:04ini bukan ahli
18:06makanya jawabannya kan
18:07fakta yang dilihat saja
18:09ketika
18:09staffnya diminta
18:10untuk masukkan ke flash disk
18:12kan begitu saja
18:12begitu
18:12sederhana
18:17saya menempatkan
18:18beliau ini sebagai
18:19seorang master
18:19yang mulia izin
18:20baik yang mulia
18:22saya lanjut lagi
18:24makanya
18:25simak pertanyaan saya
18:26sama saya
18:27saya simak
18:28saudara tadi katakan
18:30bahwa pak Jokowi
18:30juga adalah korban
18:32dalam perkara ini
18:33ada pernyataan
18:34saudara tadi
18:35kepada jaksa penuntut umum
18:36bahwa
18:37kalau urusan pak Jokowi
18:38merasa korban
18:40itu tanyakan saja
18:41kepada pak Jokowi
18:42betul ya
18:43saudara saksi ya
18:44ya
18:44nah
18:46apa maksud
18:49pernyataan
18:49atau
18:50apa namanya
18:51kesaksian saudara
18:52bahwa tanyakan saja
18:53kepada pak Jokowi itu
18:54apakah karena
18:55saudara tidak bisa
18:56mewakili keterangan
18:57pak Jokowi
18:57dalam persidangan ini
18:58ataukah
18:59saudara memang
19:00tidak punya
19:01surat
19:02atau tidak punya kuasa
19:03dari pak Jokowi
19:03untuk memberikan keterangan itu
19:05urusan
19:08kerugian orang lain
19:10saya tidak pernah
19:10ikut-ikut campur
19:12kerugiannya pak Jokowi
19:13ya pak Jokowi sendiri
19:14yang urus
19:15oke
19:15jadi
19:16kalau kerugian yang
19:18dialami oleh pak Jokowi
19:19berarti saudara
19:20tidak bisa memberikan
19:21keterangan itu ya
19:21bukan tidak bisa
19:23saya memang
19:23tidak punya kapasitas
19:24oke
19:24saudara tidak punya kapasitas
19:26untuk memberikan keterangan
19:27menggambarkan
19:28suasana kebatinannya pak Jokowi ya
19:30iya dong
19:30baik
19:32karena saksi ini izin yang mulia
19:35juga saksi yang
19:37tidak bisa memberikan
19:38keterangan berhubungan
19:39dengan apa
19:40yang diderita oleh pak Jokowi
19:41atau yang dirugikan
19:43kepada pak Jokowi
19:44oleh karena itu
19:45mohon nanti
19:47untuk persidangan berikut
19:48pak Jokowi
19:49tolong dihadirkan ya
19:50karena dari keterangan
19:51saksi ini kan
19:52kita belum mendapatkan
19:54kerugian seperti apa
19:55yang dialami oleh pak Jokowi
19:56baik
19:57kemudian yang berikutnya lagi
19:59saya mau tanya soal
20:00barang bukti ijazah
20:02tadi saudara katakan
20:04saudara melihat barang bukti itu di
20:07GPK
20:07Polda Metro Jaya
20:08pada saat gelar perkara khusus
20:10betul?
20:11betul
20:11tanggal berapa?
20:12saya lupa
20:1315 Desember ya
20:14saya lupa
20:14oke
20:15saudara hadir dalam kapasitas sebagai apa?
20:17ya tim advokat
20:18diulang-ulang pertanyaan
20:20saudara hadir dalam kapasitas sebagai apa?
20:23ya saya diundang
20:23sebagai pelapor
20:24sebagai pelapor
20:25saat itu
20:27ada berapa barang bukti
20:28yang dibuka oleh penyedih
20:29di Polda Metro Jaya
20:29pada saudara?
20:33ada ijazahnya beliau
20:35dan
20:37pembanding
20:37saya ingat saya ya
20:39ijazah pembanding?
20:40ya
20:40berapa jumlah ijazah pembanding
20:42yang ditampilkan disitu?
20:43saya tidak hitung
20:44saudara tidak hitung
20:45ya
20:46saudara melihat
20:47ijazah itu
20:48dalam jarak dekat?
20:49ya
20:49berapa meter saudara lihat?
20:52ya hampir saya sentuh
20:54hampir saudara sentuh?
20:56ya
20:56itu yang
20:57membukakan barang bukti
20:58pada saudara itu siapa?
20:59ya polisi
21:00polisi
21:00polisi dalam
21:02kedudukan sebagai penyedih
21:03atau sebagai diri krimum?
21:05saya tidak mengerti
21:05oke saudara tidak mengerti
21:06saya tidak pernah tanya pangkatnya orang
21:08baik
21:08ada berapa ijazah yang dibuka
21:10di Polda Metro Jaya saat itu?
21:13apakah ijazah
21:14hanya ijazah S1
21:15ataukah juga ada ijazah SMA?
21:17saya lupa
21:17saudara lupa?
21:18ya
21:18oke
21:19kemudian pada saat
21:21saudara melihat ijazah itu
21:23apakah ijazah itu
21:24ditarik di suatu tempat
21:26seperti hard case
21:27itu
21:28ataukah langsung digelar
21:29di atas meja?
21:30yang saudara ingat aja
21:32ya ada
21:33ada pembungkusnya
21:34ada pembungkusnya ya
21:35pembungkusnya itu
21:37kan ada sisi kiri
21:38sisi kanan
21:39apakah hanya satu ijazah
21:41ataukah dua ijazah?
21:42saya lupa
21:43oke saudara lupa
21:44kemudian
21:45saat saudara melihat
21:46ijazah S1
21:49saudara
21:50melihat itu
21:51apakah itu ijazah Pak Jokowi
21:52atau bukan?
21:53oh iya
21:53saudara tahu dari mana
21:55kalau itu milik Pak Jokowi
21:56ada saya lihat disitu
21:58fotonya Pak Jokowi
21:59oke saudara
22:00saudara karena lihat fotonya
22:01iya
22:02oke
22:03kemudian
22:04di dalam ijazah itu
22:06selain ada foto
22:07informasi apa lagi
22:07yang saudara lihat?
22:10saya tidak ngorek informasi apapun
22:12saudara tidak mengorek informasi apapun
22:14yang penting saya sudah
22:15ada gak nama seseorang
22:16yang disebutkan
22:17atau dituliskan dalam ijazah itu?
22:19namanya Pak Jokowi
22:20nama Jokowi Dodo
22:21betul ya?
22:22ya
22:22oke
22:23kemudian
22:24ada logo UGMnya gak?
22:26ada
22:27ada ya
22:28oke
22:28tadi saudara katakan
22:29saudara melihat foto
22:31itu foto
22:32hitam putih
22:34atau berwarna?
22:36saya sudah lupa-lupa
22:38saudara lupa ya
22:39foto itu yang saudara lihat
22:42sudah kucel-kucel
22:43ataukah masih putih bersih?
22:46saya juga sudah lupa
22:47saudara juga sudah lupa ya?
22:49ya
22:49oke
22:49tapi
22:51yang
22:52foto seseorang yang ada dalam ijazah itu
22:54seseorang itu berkacamata tidak?
22:59saya tidak terlalu perhatikan ya waktu itu ya
23:01saudara tidak perhatikan?
23:02katanya saudara melihat dalam jarak dekat
23:03dekat
23:04tapi saya
23:04tidak terlalu perhatikan lagi
23:07jadi
23:07jajah itu
23:08apa yang saudara perhatikan?
23:10namanya dia
23:10namanya
23:11tadi saudara melihat
23:12katanya saudara melihat foto
23:13foto
23:14ya
23:14pertanyaan saya
23:15ya karena soalnya melihat foto
23:17saudara melihat seseorang berkacamata gak disitu?
23:21saya lupa
23:23apakah berkacamata atau tidak saya lupa
23:25saudara lupa ya?
23:26ya
23:26oke
23:27kemudian
23:28apakah disitu
23:31yang orang yang dipoto itu
23:33berambut gondrong seperti saudara
23:35atau berambut pendek?
23:37tidak gondrong juga
23:39tidak terlalu pendek juga
23:41tidak terlalu
23:42kemudian
23:43kalau yang saudara lihat
23:44berdasarkan foto ya
23:46itu wajahnya
23:47bentuknya oval
23:48lonjong
23:49atau bulat?
23:50oh saya
23:51tidak
23:51analisa ke sana
23:54saudara tidak
23:55enggak bukan saudara analisa
23:57saudara lihat saja
23:58kan saudara kan tadi
23:58memperhatikan foto kan?
24:00ya
24:00saya tidak terlalu jauh ke sana
24:01apa?
24:03saya tidak terlalu jauh
24:04detail ke situ
24:05oke
24:05saudara tidak jauh terlalu detail
24:07kemudian kalau
24:08bentuk bibirnya
24:10bibirnya tebal
24:11tipis?
24:15yang saya tahu Pak Jokowi
24:16manis orangnya
24:17bukan
24:18saya tidak tanya Pak Jokowi
24:19manis atau tidak
24:20manis
24:20yang tanya adalah
24:21foto yang ada dalam bijasa
24:23makanya saudara perhatikan
24:24pertanyaan saya
24:25bibirnya itu tebal apa
24:27tipis?
24:27itu saya juga
24:28enggak detail ke situ
24:29oke
24:30izin yang mulia
24:32sebenarnya kami ini
24:33kesulitan ya
24:34untuk mengkonfirmasi
24:35kepada saudara saksi ya
24:36karena ketika saksi ini
24:38mengatakan pernah melihat
24:39ijazah Pak Jokowi
24:40kami bertanya lagi
24:41kepada jaksa penuntut
24:42umum mana barang buktinya
24:43supaya kami konfirmasi
24:44kepada saksi
24:45mohon izin sudah disampaikan
24:47apabila diperlukan
24:48akan dipanggil kembali
24:50dan saksi bersedia juga
24:51majelis
24:51oke berarti
24:52kalau saudara dipanggil
24:53bersedia juga ya
24:54untuk hadir ya
24:54siap
24:55buat Pak Jokowi
24:56saya siap
24:56oke pertanyaan saya terakhir
24:57kepada saudara saksi ya
24:58ada beberapa pertanyaan terakhir
25:00tadi di bukti
25:03R10 ya
25:04di rakyat bersuara ya
25:06tadi ada foto
25:08foto Pak Jokowi
25:09yang di
25:10di presentasikan
25:11atau di analisa
25:12yang tadi saudara
25:13mengatakan bahwa
25:14menggunakan ela ya
25:17itu foto
25:18foto ijazah Pak Jokowi
25:19yang dipresentasikan itu
25:21yang saudara tahu
25:22itu sumbernya dari mana
25:23apakah ada data digital
25:27seseorang yang di
25:29ambil disitu
25:30nah itu
25:31coba
25:31saya tanyakan kepada
25:32saudara saksi ya
25:32itu kan ada foto ijazah
25:34Pak Jokowi
25:35dianalisa oleh
25:36saudara terdakwa
25:37saudara tahu gak
25:37itu sumbernya dari mana
25:39gak tahu
25:39tanya terdakwa
25:41saudara tidak pernah tahu
25:43bahwa ada seseorang
25:44bernama Dian Sandi
25:45saudara tahu gak
25:46saya tahu ada
25:47nama Dian Sandi
25:48oke
25:48saudara tahu gak
25:49bahwa Dian Sandi itu
25:50pada tanggal 1 April
25:51pernah mengupload
25:52ijazah itu
25:53di berita-berita ya
25:55di berita-berita ya
25:56saudara pernah lihat
25:57lihat apanya
25:58lihat dokumen digital
26:00yang diunggah oleh
26:00saudara Dian Sandi
26:02di pemberitaan iya
26:04pemberitaan iya
26:04lihat langsung tidak
26:05melihat langsung tuh
26:06langsung di akun X-nya
26:08Dian Sandi pernah
26:08oh di
26:09tempat yang lain
26:11di pemberitaan-pemberitaan
26:12di media
26:13di media ya
26:14di media baik
26:15apakah
26:16yang ditampilkan
26:17dalam rakyat bersuara
26:18dengan yang ada
26:19yang saudara lihat
26:20Dian Sandi itu
26:21apakah sama apa bukan
26:22mirip-mirip
26:23mirip ya
26:24apakah ada perubahan gak
26:25di rakyat bersuara itu
26:27saya gak tahu
26:28kalau perubahannya apa
26:29oh saudara tidak tahu ya
26:30ya
26:31oke
26:31izin cukup
26:32yang mulia dari kami
26:35ada tambahan yang mulia
26:38iya ini soal
26:40pertanyaan
26:41klarifikasi saja
26:42apakah saudara
26:44bukan meyakini ya
26:45meyakini boleh
26:46apakah saudara
26:47meyakini
26:48atau mengetahui
26:50bahwa
26:51ijasa Pak Jokowi
26:53itu memang
26:54asli
26:54saya meyakini
26:56meyakini
26:59yakinan itu
27:00dasarnya
27:01apa
27:02institusi negara yang ngomong
27:04institusi negara yang ngomong
27:05jadi
27:06Anda tidak melihat sendiri
27:08atau tidak meneliti sendiri
27:09ijasa tersebut
27:12saya
27:12percaya sama
27:14institusi negara
27:15ya artinya
27:16Anda kan tidak melihat sendiri kan
27:18oh tidak
27:19oke
27:19keberatan menyimpulkan majelis
27:21bahkan dia
27:22sudah jawab dia tadi
27:23menyimpulkan
27:24dia
27:25iya
27:26sudah menjawab dia
27:28oke ya
27:29jadi Anda cuma
27:30karena ada
27:31statement dari institusi
27:33nanti kita akan periksa
27:33apakah institusi juga
27:35benar atau tidak
27:35oke
27:36makasih
27:36yang mulia
27:42cara baru
27:43nonton di smart tv
27:44nonton live streaming
27:45dan ribuan tayangan
27:47kompas gram media
27:48langsung dari smart tv kamu
27:50cara installnya
27:52buka google play store
27:53di smart tv kamu
27:54cari kompas tv
27:56melalui pencarian
27:57pilih aplikasi
27:59lalu install
28:00selesai
28:01kamu bisa menonton
28:02video pilihan editorial
28:04kompas tv
28:05download kompas tv apps
28:07di tv kamu
28:08sekarang juga
28:10terima kasih telah menonton
28:11kemudian
28:11terima kasih telah menonton