00:00Kita di panu air sampai Indonesia pagi saudara.
00:03Anugrah Cerpen Kompas 2026 malam penghargaan sastra bergensi kembali hadir.
00:08Penghargaan ini untuk memberikan apresiasi tertinggi bagi para penulis cerpen terbaik tanah air
00:13yang telah memperkaya kesusastraan Indonesia sepanjang tahun 2025 lalu.
00:23Cerita pendek mata-mata di kepala.
00:26Karya ini Komang Aryani terpilih menjadi cerpen terbaik kompas tahun 2025
00:33pada malam anugrah Cerpen Kompas di Menara Kompas, Jakarta.
00:37Cerpen ini merefleksikan hubungan warga dan negara
00:41di tengah persoalan kebebasan berekspresi yang relevan pada kondisi hari ini.
00:46Mata-mata di kepala terpilih menjadi yang terbaik dari 3.342 cerpen
00:53yang masuk ke redaksi Kompas sepanjang tahun 2025
00:56yang diputuskan oleh para juri
00:58yaitu Andreas Marioto, Dwi Assetia Ningsih,
01:03Dahono Fitrianto, Hilmi Faik, dan Sari Febriana.
01:08Selanjutnya hanya 49 cerpen yang dimuat di harian Kompas
01:13dan 972 cerpen di kompas.id.
01:17Hanya 17 cerpen di antaranya.
01:19Terpilih menjadi nomine cerpen pilihan Kompas 2025.
01:29Ada juga malam ini kita fiksi gitu ya.
01:32Jadi seharian dari yang berat sampai yang malam ini
01:37yang ternyata ya cukup menghibur kita lah, cukup meregakan kita ya.
01:42Jadi biar hidup ini balance, biar kita tuh gak stress-stress banget ya.
01:46Tahun lalu kita menggabungkan malam anugrah cerpen dengan festival kata.
01:51Jadi ada hipotesa kita kalau menulis itu terapi ya.
01:58Membuat hidup tidak terlalu stress ya.
02:02Waktu itu Mas Faik punya hipotesa itu ya.
02:04Jangan lupa like, share, dan subscribe ya.
02:05selamat menikmati