Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap berbagai demonstrasi yang dihadapi lembaganya terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Sudaryono saat berbicara di hadapan Rocky Gerung dalam sebuah forum diskusi Transformasi MBG 2.0 yang dilansir dari Youtube Badan Gizi Nasional RI.

Sudaryono menyebut, demonstrasi datang hampir setiap hari dengan kelompok dan tuntutan yang berbeda-beda.

Pada Senin, BGN didemo kelompok yang menolak program MBG.

Selasa, demonstrasi datang dari mitra dapur yang dapurnya sudah selesai dibangun tetapi belum beroperasi.

Sementara pada Rabu, mahasiswa menyampaikan protes karena menilai program MBG mengurangi anggaran pendidikan.

Adapun pada Kamis, demonstrasi dilakukan kontraktor pembangunan dapur menggunakan APBN yang mempersoalkan pembayaran pekerjaan.

"Senin didemo oleh orang yang anti-MBG, Selasa didemo oleh mitra dapur yang dapurnya sudah jadi belum beroperasi. Rebo mahasiswa karena katanya ngurangi anggaran pendidikan. Kamis didemo sama kontraktor yang bangun dapur APBN ini yang karena fraud belum dibayar demo juga," ujar Sudaryono.

Ia bahkan berseloroh mempertanyakan mengapa tidak ada kelompok yang menggelar demonstrasi untuk mendukung program MBG.

"Jadi kupikir-pikir kok Senin sampai Jumat ini enggak ada demo dukung MBG. Enggak ada," katanya.

Meski demikian, Sudaryono menegaskan BGN tidak antikritik dan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat.

Video Editor: Joshua

Baca Juga Momen Kepala BGN Sudaryono Berbahasa Jepang Bahas Inovasi MBG, Disambut Tepuk Tangan di https://www.kompas.tv/nasional/698817/momen-kepala-bgn-sudaryono-berbahasa-jepang-bahas-inovasi-mbg-disambut-tepuk-tangan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698851/kepala-bgn-sudaryono-curhat-ke-rocky-gerung-tiap-hari-saya-didemo
Transkrip
00:00Ini sudah tidak bisa lagi.
00:03Saya ini setiap hari di demo.
00:38Saya jelaskan, pengadaan membangun dapur.
00:41Ada membangun dapur pakai APBN.
00:43Sekarang sedang diperiksa oleh kejaksaan.
00:46Jadi dia membangun dapur itu kan kayak membangun rumah.
00:49Iya enak?
00:49Oke, Pak Budi, saya mau membangun rumah.
00:53Ini saya kasih kontrak.
00:55Kontrak membangun rumah.
00:56Ini enggak, Pak.
00:57Membangun rumahnya itu pakai katalog, Pak Rago Girung.
01:01Jadi nanti judulnya jasa pemasangan jendela.
01:05Jasa pemasangan pintu.
01:07Jasa pemasangan atap.
01:09Jadi membangun rumahnya diketeng.
01:12Kayak membangun lego.
01:14Jadi pengadaannya pengadaan seperti itu.
01:16Ini jelas-jelas keliru.
01:20Jadi jasa elektrikal, mekanikal.
01:24Jadi bikin rumah kayak bikin nyolok-nyolok gitu.
01:29Udah gitu, mohon maaf.
01:31PT yang diklik itu, namanya lucu-lucu.
01:36Apa bu namanya?
01:37PT Belok Kiri Langsung.
01:40Dia mau nyolong aja, itu enggak kreatif bikin nama ya.
01:45Apalagi, wana aneh.
01:47Bikin PT Pak Rago Girung, Pak Wihaji.
01:49PT Belok Kiri Langsung.
01:52Dia nyari nama aja, malas.
01:55Bayangkan tuh.
01:58Ini udah enggak bisa lagi ya.
02:01Ini saya ini setiap hari didemo.
02:04Senin didemo oleh orang yang anti MBG.
02:07Selasa didemo oleh mitra dapur yang dapurnya sudah jadi, belum beroperasi.
02:13Rebu didemo mahasiswa karena katanya ngurangi anggaran pendidikan.
02:17Kemis didemo sama itu.
02:19Kontraktor yang bangun dapur APBN ini yang karena fraud belum dibayar demo juga.
02:27Terus hari Jumat saya didemo siapa lagi ya?
02:30Jadi aku pikir-pikir kok saat Senin sampai Jumat ini enggak ada demo, dukung MBG enggak ada.
02:36Yang demo itu, kadang-kadang mohon maaf, itu yang demo lima orang, pakai toak gede-gede.
02:40Jadi satu orang teriak-teriak, empat orang minum es.
02:43Jadi nanti kalau dia udah serak, dia turun, minum es, temennya naik.
02:47Astaga.
02:48Tapi kami elus dada.
02:50Apapun, ya dalam negara demokrasi ini, orang boleh mengutarakan pendapatnya, orang boleh menuntut, orang boleh kemudian mengekspresikan harapan dan juga
03:03ini kami tidak anti kritik.
03:05Kami enggak ada masalah.
03:07Tapi yang kami sampaikan kepada orang-orang yang kemudian datang, kemudian kami temui pada saat demo, itu kami sampaikan, izinkan
03:15saya kasih saya waktu, nomor satu.
03:17Yang kedua, izinkan saya kerja dengan benar.
03:19Kalau ibu, bapak, yang bapak, ibu demo itu adalah hak yang bapak, ibu itu benar, pasti kami upayakan untuk kita
03:28kabulkan.
03:30Tapi kalau yang demo itu adalah anggota PT Belok Kiri Langsung, kira-kira ya mohon maaf lah ya.
03:36Lama-lama kita jadi ikut gendeng kalau kita bayar.
03:39Ya jadi, dua, kalau saya ketemu, kalau ada demo, kadang suka saya temui.
03:44Bapak, ibu semua itu saya temui, dua aja syaratnya.
03:46Kasih saya waktu dan izinkan saya kerja dengan benar.
03:50Manakala bapak, ibu semua itu kemudian haknya adalah hak yang memang benar harus dipenuhi,
03:56maka saya pastikan hak bapak, ibu tidak akan berkurang sedikitpun.
03:59Tapi manakala hak itu adalah bagian dari hengki-pengki yang ini, mohon maaf, kita tidak bisa teruskan.
04:07Baik, terima kasih. Itu kira-kira beberapa update yang kita berikan,
04:13yang kita laksanakan dalam 100 hari atau 3 bulan ini.
04:17Terima kasih atas semua support dan dukungannya.
04:20Kami tidak bisa mungkin kerja sendiri, kami dibantu oleh semua pihak.
04:24Terima kasih.
04:24Pak Lito Sikit, Prabowo Pak Kepala KSP.
04:28Sebelum jadi Kepala KSP, beliau Kapolri, prima, dari TNI prima, dari mana-mana kami disupport.
04:34Terima kasih. Terima kasih untuk tim BGN.
04:37Saya tahu kurang tidur, tapi ya enggak apa-apalah, nambah pahala.
04:44Aku nitip kalau mereka ini, kalau mereka tahajud itu aku nitip, tolong doakan saya.
04:50Saya juga ikut ini juga, ikut nge-zoom juga.
04:53Jadi kalau kepalanya ikut, itu yang lain ikut semua.
04:56Jadi ternyata memang menyiksa anak buah itu caranya gitu.
05:00Cukup datang saja, yang lain datang.
05:02Jadi saya pastikan Bapak-Ibu S1, S2, dan tim BGN, penderitaanmu belum berakhir.
05:11Cara baru nonton di Smart TV.
05:14Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
05:20Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:25Cari Kompas TV melalui pencarian.
05:28Pilih aplikasi, lalu install.
05:30Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
05:35Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
05:41Terima kasih.

Dianjurkan